Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Guru Besar FT UMJ Hasilkan Pemetaan dan Jalur Jelajah Cagar Budaya - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Edukasi

Guru Besar FT UMJ Hasilkan Pemetaan dan Jalur Jelajah Cagar Budaya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Profesor Ari Vidyati Purwantiasingh, Guru Besar Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) membuat data pemetaan dan jalur peninggalan. Pemetaan dengan bantuan kecerdasan buatan. Kecerdasan buatan (AI) digunakan untuk mengembangkan aplikasi untuk kegiatan konservasi arsitektur bersejarah.

Read More : Disaksikan Rektor dan Mantan Ketua MK, DPP Keluarga Alumni Unsoed Resmi Dilantik

Informasi tersebut ia sampaikan dalam orasi ilmiahnya pada acara pengukuhan guru besar di Amphitheater. Syafri Guricci FKK UMJ, pada Rabu (20/11/2024), memberikan ceramah ilmiah bertajuk Eksistensi Bangunan Cagar Budaya dari Warisan Kolonial hingga Modernisasi.

Sejak tahun 2000, penelitian ini berfokus pada konservasi bangunan cagar budaya. Eri mengatakan, pelestarian bangunan bersejarah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat juga memegang peranan penting dalam segala kegiatan konservasi atau konservasi.

Sebab, bangunan bersejarah bisa menjadi alat atau media untuk mengedukasi masyarakat tentang sejarah masa lalu. Oleh karena itu Ari menekankan pentingnya peran berbagai pihak dalam mendukung inisiatif konservasi tersebut.

Beberapa pihak yang disebutkannya adalah pemerintah pusat dan daerah, lembaga akademis, komunitas penggiat konservasi, dan pihak swasta. “Alternatif pengelolaan situs bersejarah lama adalah dengan menerapkan konsep yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan binaan situs bersejarah dan kualitas hidup masyarakat yang tinggal di sekitarnya,” kata Erie.

Seiring berjalannya waktu, kemajuan dan modernisasi membawa dampak tersendiri terhadap arsitektur pusaka. Salah satu dampak positifnya adalah pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Read More : Dosen dan Mahasiswa Cyber University Terbitkan Buku Panduan Data Mining untuk Generasi Z

Ari kemudian terdorong untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai penggunaan kecerdasan buatan dalam pembuatan aplikasi Jelajahi Warisan Budaya di Indonesia. Penggunaan aplikasi ini sangat berguna untuk memetakan dan merencanakan jalur eksplorasi peninggalan sejarah di Parkan.

Hasil pemetaan dalam format peta dengan bantuan Pusat Informasi Pariwisata Parkan digunakan untuk menyelenggarakan pencarian warisan budaya bagi wisatawan yang melalui kawasan Parkan atau wisatawan yang berkunjung ke Parkan. Pada tanggal 1 Maret 2024 melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 078/E4/KP/GB/2024.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *