Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Bank Indonesia Dukung Program 3 Juta Rumah, Ini Peran dan Langkah Strategisnya - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Kesehatan

Bank Indonesia Dukung Program 3 Juta Rumah, Ini Peran dan Langkah Strategisnya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung mendukung rencana pemerintah membangun 3 juta rumah sebagai langkah penyelesaian backlog perumahan Indonesia. Jouda mengatakan perumahan merupakan sektor kunci dan merupakan kebutuhan nyata masyarakat dan upaya pemerintah dalam menyediakan perumahan bagi masyarakat luas harus mendapat perhatian.

Read More : Anak Ogah Makan Bikin Orang Tua Stres? Ini Metode dari Dokter Agar Anak Lahap

“Kami tentunya sangat gembira dengan program perumahan senilai $3 juta karena simpanan perumahan masih sangat tinggi dan hal ini menjadi kekhawatiran luas.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah untuk mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat. Lebih lanjut Judah menjelaskan peran Bank Indonesia dalam mendukung program tersebut. Ia menekankan, BI berperan penting dalam memberikan insentif likuiditas kepada bank-bank yang menyalurkan pinjaman ke seluruh sektor perumahan dan konstruksi.

Juda Agung menjelaskan: “Prioritas Bank Indonesia adalah memberikan insentif likuiditas kepada bank yang memberikan pinjaman kepada industri perumahan dan konstruksi. Hal ini akan memperlancar aliran pembiayaan pembangunan perumahan.”

Juda menambahkan, dukungan program ini difokuskan pada beberapa sektor yaitu konstruksi, real estate dan kepemilikan rumah melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Rumah (KPA). Selain itu, BI juga melonggarkan rasio pinjaman terhadap nilai (LTV), sehingga pembiayaan menjadi lebih mudah meski dengan syarat uang muka (DP) 0%.

“LTV kami masih sangat longgar bahkan bank mungkin masih menawarkan uang muka 0%. Hal ini akan memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat untuk memiliki rumah,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan pihaknya sudah mulai melakukan pemetaan lahan milik BUMN yang bisa mendukung rencana pembangunan 3 juta rumah dalam setahun. Erick menjelaskan, Kementerian BUMN telah melakukan pembicaraan dengan Menteri Perumahan dan Perkebunan Maruarar Sirait terkait penyediaan lahan untuk program tersebut.

Read More : Cara Menjaga Kesehatan Telinga Dari Paparan Kebisingan Berlebih

“Kami tentukan dulu wilayah-wilayah yang lahannya milik BUMN bisa mendukung percepatan pembangunan perumahan,” kata Erick Thohir di Jakarta, Jumat (17 November 2024).

Eric juga menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk membangun kawasan yang berorientasi transportasi (TOD). Ia berharap dengan mengembangkan kawasan yang kurang optimal di sekitar stasiun kereta api, dapat memberikan solusi perumahan yang terjangkau.​

Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan subsidi kepada masyarakat mampu dan masyarakat tidak mampu. Saat ini BUMN telah membangun 9 TOD di kawasan perkeretaapian. Kementerian BUMN juga mendorong kredit rumah dengan cicilan berkisar antara 15 hingga 30 tahun untuk memudahkan masyarakat memperoleh hunian.

Eric juga menambahkan, pihaknya terus mencari lahan, terutama dari aset departemen, bahkan mungkin diperoleh dari hasil korupsi atau menyita lahan yang belum dikembangkan. Oleh karena itu, dia (Menteri PKR) ngotot ingin mengakuisisi tanah hasil korupsi, tanah sitaan, atau tanah yang belum dikembangkan. Kami juga menawarkan beberapa aset BUMN terkait Perumunas,” tambah Eric.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *