Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Pemerintah Optimalkan Hunian TOD untuk Masyarakat - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Bisnis

Pemerintah Optimalkan Hunian TOD untuk Masyarakat

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau meninjau langsung kawasan perumahan Samesta Mahata Margonda yang menyatu dengan Stasiun Pondok Cina, Depok, Jawa Barat dan Samesta Mahata Tanjung Barat, Jakarta, Rabu (27/11/2024).

Read More : Pemerintah Prabowo Didorong Pacu Akselerasi Infrastruktur RI

Saat itu, Erick menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Ara atas langkah baru yang mendukung penyediaan perumahan bagi masyarakat.  Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang mendirikan Kementerian Perumahan Rakyat. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ara sebagai menteri. Dengan adanya kementerian ini, harapan untuk mengatasi permasalahan sistem perumahan semakin besar. , “katanya. Eric. .

Erick menekankan pentingnya peran regulasi dalam mendorong pembangunan infrastruktur publik, khususnya yang terintegrasi dengan metode transportasi seperti Transit Oriented Development (TOD).  Erick mencontohkan Samesta Mahata Margonda dan TOD lainnya seperti Stasiun Tanjung Barat, Jakarta, sebagai upaya nyata pemerintah dalam memberikan solusi perumahan yang terjangkau dan strategis bagi masyarakat.  

“Kalau BTN (Bank Tabungan Negara) memberikan dana yang cukup, saya kira BTN tidak akan kesulitan membangun 800 ribu rumah dalam satu tahun. Namun, strategi pendanaan juga harus dipertimbangkan. Misalnya, jika suatu proyek sudah mencapai 50 persen, maka harusnya bisa segera dianggarkan agar pembangunannya “lebih cepat selesai dan dananya bisa dialokasikan ke proyek lain,” tambah Erick.  

Erick mengatakan, salah satu capaian yang dirancang bersama Perusahaan PKP adalah skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan jangka waktu hingga 30 tahun. Erick juga menekankan pentingnya penyediaan bangunan vertikal yang terjangkau, seperti apartemen seharga Rp 270 juta di Samesta Mahata Margonda, agar masyarakat menengah ke bawah dapat mengakses rumah yang baik.  

“Kita perlu melindungi pembeli rumah. Namun jika dipermudah prosedurnya, saya yakin impian besar Pak Prabowo Subianto dan Pak Ara untuk membangun rumah rakyat akan cepat terwujud. Saat ini kami memiliki sembilan ToD seperti ini dan ini tentunya merupakan awal yang baru,” kata pria kelahiran Jakarta ini.  

Read More : Perkembangan Bisnis Franchise Di Era Modern

Erick berharap perbaikan dan kolaborasi antar instansi pemerintah dapat terus mendorong pengembangan perumahan yang dekat, efisien, dan terjangkau. “Ini tidak hanya sekedar membangun rumah, tapi juga memberikan harapan baru kepada masyarakat untuk hidup dalam lingkungan yang padu dan nyaman,” kata Erick.

 

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *