Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Kebiasaan Buruk Pemicu Munculnya Batu Ginjal - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Kesehatan

Kebiasaan Buruk Pemicu Munculnya Batu Ginjal

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG – Batu ginjal bisa menimbulkan rasa sakit yang hebat dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, kita bisa mengurangi risiko terjadinya batu ginjal dengan menerapkan pola hidup sehat. Langkah penting adalah minum cukup cairan dan membatasi konsumsi makanan tertentu.

Read More : Bank Bjb Catat Laba Kondsolidasi Rp 1,47 Triliun pada Kuartal III 2024

Minum air putih 1,5 liter sehari dan membatasi makanan tinggi gula dan garam serta makanan olahan merupakan beberapa cara untuk mencegah seseorang terkena batu ginjal. Albert Ivan Parasian, dokter spesialis urologi RS Permata Hijau Tangerang, mengatakan, “Makanan dan minuman banyak pengaruhnya terhadap pembentukan batu ginjal. Jangan sampai batu ginjal terjadi karena faktor pola makan dan gaya hidup.” Kamis (28/11/2024). ).

Hal lain yang bisa Anda lakukan untuk menjaga berat badan ideal adalah dengan mengonsumsi makanan alami yang mengandung kalsium, bukan suplemen. “Hal penting lainnya adalah mengonsumsi buah dan sayur yang baik untuk batu ginjal, seperti jeruk, lemon, anggur, dan sayuran hijau.”

Ia mengatakan, batu ginjal adalah suatu kondisi terbentuknya kristal senyawa kimia di dalam urin. Batu tersebut bisa berasal dari mineral seperti kalsium, asam oksalat, atau asam urat. Batu ginjal biasanya keluar melalui urin dengan sendirinya, namun proses ini bisa sangat menyakitkan. Pembedahan bisa menjadi pilihan untuk batu ureter, termasuk batu ginjal berukuran besar.

Batu ginjal tidak selalu menunjukkan gejala, namun muncul saat batu tersebut mulai keluar dari tubuh melalui saluran kemih. Batu kecil sekalipun bisa menimbulkan rasa sakit, terutama di kuadran kanan atau kiri bawah. Pada saat yang sama, jika batu menyumbat saluran kemih, Anda akan mengalami gejala yang berhubungan dengan masalah saluran kemih.

Beberapa gejala batu ginjal antara lain nyeri tajam dan parah di perut, punggung bawah, atau tulang rusuk. Sakit perut dan perut bagian bawah. Rasa sakit yang datang dan pergi.

Saat buang air kecil (pingsan), urine berwarna merah muda, merah, atau coklat, urine keruh dengan bau tidak sedap, rasa tidak enak saat buang air kecil, dan sering ingin buang air kecil. Infeksi batu ginjal dapat menyebabkan mual, muntah, dan demam

“Batu dapat menghalangi jalannya batu dan batu saluran kemih lainnya serta menyebabkan pembengkakan yang dapat menyebabkan demam. Periksakan kondisi Anda jika Anda mengalami gejala yang disertai demam,” ujarnya.

Read More : Tips Kesehatan Rambut Alami Agar Tetap Berkilau Dan Kuat

Dokter Albert mengatakan, batu ginjal bisa disembuhkan dengan pengobatan yang tepat. Bahkan, pada beberapa kasus, batu ginjal bisa keluar tanpa operasi, terutama pada batu yang berukuran kecil dan penderitanya banyak minum.

Batu yang lebih kecil dari empat milimeter bisa keluar dengan sendirinya dalam waktu 1-2 minggu. Sedangkan batu ginjal berukuran besar mungkin membutuhkan waktu 2-3 minggu untuk benar-benar hilang. Namun batu ginjal berukuran besar mungkin memerlukan pengobatan dengan obat-obatan atau prosedur khusus

Kemudian, tanpa pengobatan yang tepat, batu ginjal dapat menyebabkan aliran balik urin ke ginjal dan pembengkakan ginjal, infeksi ginjal, gagal ginjal akut, infeksi saluran kemih berulang, dan penyakit ginjal kronis. “Jika Anda merasakan nyeri pada bagian perut atau perut, atau nyeri saat buang air kecil, segera temui dokter urologi Anda,” kata dr Albert.

 

 

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *