Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

JAHANGIR NEWS Banyak Anak Jadi Fatherless Akibat Perceraian, Ayah Harus Tetap Ingat Perannya - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Lifestyle

JAHANGIR NEWS Banyak Anak Jadi Fatherless Akibat Perceraian, Ayah Harus Tetap Ingat Perannya

JAKARTA – Psikolog klinis anak dan remaja Vera Itabiliana Hadiwijojo dari Institut Psikologi Terapan Universitas Indonesia mengungkapkan perceraian menjadi salah satu penyebab anak yatim. Istilah “yayah” menggambarkan keadaan di mana seorang anak secara fisik dan mental tidak memiliki kehadiran dan peran seorang ayah.

Read More : Siapkan Pemimpin Masa Depan, BEM dan HIMA UNM Sukses Gelar LDKM

“Salah satu penyebab anak yatim adalah perceraian atau tidak lagi hadirnya ayah dalam kehidupan anak,” kata Vera saat dihubungi Antara Jakarta, Minggu (28 April 2024).

Terkait dampak negatif perceraian, Veria menegaskan, kehadiran ayah dalam kehidupan anak mempengaruhi cara berpikir dan perilaku anak dalam menghadapi permasalahan. Ketika orang tua bercerai, kehadiran ini dapat menghalangi anak untuk melakukan berbagai perilaku waspada, seperti perubahan sikap yang berarti terlalu emosional, memberontak, tidak mau bersekolah, atau melakukan hal-hal ekstrem lainnya.

Veera melanjutkan, meski sudah bercerai dari ibunya, ayahnya tidak boleh melupakan perannya sebagai pemimpin keluarga. Sebaiknya orang tua mengurangi rasa egoisnya agar anak tidak merasa “terikat” dengan permasalahan kedua belah pihak.

Vera juga menganjurkan untuk menghindari pengalaman kehilangan ayah atau penelantaran pada anak. Orang tua hendaknya bisa menjaga agar kasih sayang terhadap anak tetap terjaga dengan menetapkan jadwal pertemuan yang rutin.

Read More : Tren Gaya Hidup Plant-based Dan Vegetarian Saat Ini

“Misalnya menjaga kontak rutin dengan anak, seperti terus berada di sekolah untuk mengawasi berbagai aktivitas anak, seperti bermain di kelas atau lainnya,” kata Vera.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *