Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Bappenas: Indonesia dalam Posisi Tepat Pimpin Industri Baterai - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Lifestyle

Bappenas: Indonesia dalam Posisi Tepat Pimpin Industri Baterai

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard mengatakan Indonesia berada pada posisi yang tepat untuk memimpin industri baterai.

Read More : Meriah Sejak Pagi Hari, Pertamina Eco RunFest 2024 Sukses Digelar

“Dengan cadangan nikel terbesar di dunia, Indonesia berada pada posisi yang tepat untuk memimpin industri baterai, menyediakan bahan-bahan yang sangat dibutuhkan untuk dekarbonisasi global,” ujarnya pada Konferensi Perubahan Iklim PBB di Paviliun Indonesia COP29 (Konferensi Para Pihak 29 ) dengan tema “Memetakan Indonesia Maju Sebagai Green World Battery Center” di Baku, Azerbaijan, yang hampir dikaji di Jakarta, Jumat.

Saat dunia menghadapi dampak perubahan iklim, lanjutnya, negara-negara mempercepat upaya menuju transisi energi dan ketahanan ekonomi.

Setelah COP28 di Uni Emirat Arab (UEB), komunitas global sepakat untuk mencapai target emisi nol bersih, yang mendorong peningkatan permintaan mineral penting sebagai bahan penting transisi energi.

Dalam hal ini, Febrian mengatakan Indonesia berpotensi menghasilkan pasokan bahan mineral esensial yang melimpah untuk mendukung dekarbonisasi global karena Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia.

Mulai tahun 2020, Indonesia disebut-sebut telah melarang ekspor bijih nikel guna membangun rantai pasokan pertambangan dalam negeri yang komprehensif, termasuk produksi baterai kendaraan listrik.

Langkah strategis ini dinilai tepat karena membuahkan kesuksesan besar, yakni peningkatan ekspor produk sebesar sepuluh kali lipat akibat proses pembuatannya (produk antara).

Read More : Presiden Prabowo Bentuk 85 Satuan Layanan Uji Coba Makan Bergizi

Melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas bekerja sama dengan World Resources Institute, pemerintah Indonesia sedang menyusun peta jalan nasional dekarbonisasi industri nikel sebagai respon terhadap fenomena gerakan global yaitu serangan keberlanjutan (global Sustainability Movement) .

“Peta jalan tersebut akan diintegrasikan ke dalam rencana pembangunan nasional Indonesia. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, Indonesia berkomitmen menjadi negara yang berdaulat dan stabil pada tahun 2045, kata Wakil Kepala Bappenas.

 

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *