Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Benarkah Planet Mars Layak Dihuni? Ini Bukti yang Ditemukan Peneliti - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Hiburan

Benarkah Planet Mars Layak Dihuni? Ini Bukti yang Ditemukan Peneliti

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Apakah Mars Seperti Bumi Miliaran Tahun Lalu? Sebuah studi baru menunjukkan bahwa Mars mungkin merupakan tempat yang layak huni miliaran tahun yang lalu.

Read More : CIRCLE NEWS Resmi, SM Entertainment Putus Kontrak Taeil di Tengah Skandal Pelecehan Seksual

Ilmuwan Australia baru saja menemukan bukti kuno bahwa Planet Merah memiliki sistem air hangat yang mungkin mendukung bentuk kehidupan primitif. Studi terobosan ini menganalisis butiran zirkon kecil dari meteorit Mars yang lebih tua dari sebagian besar benua di Bumi. Berukuran sepersekian milimeter, kapsul waktu mikroskopis ini menceritakan kisah luar biasa tentang Mars kuno.

Butiran zirkon berusia 4,45 miliar tahun yang merupakan bagian dari meteorit yang dijuluki “Black Beauty” berasal dari sejarah geologi awal Mars. Dengan menggunakan teknik pencitraan skala nano yang canggih, para ilmuwan telah menemukan tanda-tanda kimia yang menunjukkan sirkulasi aktif air hangat selama tahun-tahun pembentukan kerak planet.

“Sistem hidrotermal sangat penting bagi perkembangan kehidupan di Bumi, dan hasil kami menunjukkan bahwa Mars juga memiliki air, komponen kunci dari lingkungan yang layak huni, pada awal sejarahnya,” kata Dr. Aaron Cavosie, ilmuwan planet di Curtin University. Pada temuan penyidikan, Rabu (27/11/2024).

Tim peneliti mengidentifikasi unsur-unsur tertentu seperti besi, aluminium, yttrium dan natrium dalam zirkon. Tanda-tanda kimiawi ini menunjukkan adanya cairan kaya air selama masa vulkanik Mars, bahkan setelah planet tersebut mengalami dampak meteorit besar yang mengubah permukaannya secara dramatis.

Penemuan ini sangat menarik karena menantang asumsi sebelumnya mengenai lingkungan awal Mars. Bukti menunjukkan bahwa meskipun permukaan planet ini kasar, sistem air tanah berpotensi menciptakan kantong-kantong yang dapat mendukung kehidupan miliaran tahun yang lalu.

Read More : Fairmont Jakarta Tawarkan Pengalaman Kuliner Spesial Sambut Tahun Baru 2025

Memahami sistem perairan kuno di Mars dapat memberikan wawasan penting tentang kondisi yang dapat mendukung kehidupan di luar bumi. Meskipun penelitian ini tidak membuktikan secara meyakinkan keberadaan kehidupan, hal ini meningkatkan kemungkinan bahwa Mars pernah memiliki lingkungan di mana kehidupan primitif bisa saja muncul.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science Advances ini merupakan upaya bersama para peneliti dari Curtin University, University of Lausanne, dan University of Adelaide. Penelitian ini merupakan upaya manusia untuk memahami sejarah Mars dan kemungkinan adanya kehidupan di luar bumi.

“Studi baru ini membawa kita selangkah lebih jauh dalam memahami Mars kuno dengan mengidentifikasi tanda-tanda cairan berair dalam zirkon. Hal ini memberikan tanda geokimia dari keberadaan air di kerak Mars tertua,” kata Kavosi.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *