Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

JAHANGIR NEWS BI: Ruang Penurunan BI-Rate Bergantung Prospek Inflasi dan Nilai Tukar - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Bisnis

JAHANGIR NEWS BI: Ruang Penurunan BI-Rate Bergantung Prospek Inflasi dan Nilai Tukar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan masih ada ruang untuk memangkas acuan BI-Rate ke depan dengan mempertimbangkan prospek inflasi, nilai tukar rupiah, dan pertumbuhan ekonomi. .

Read More : Kenaikan Cukai, Rokok Ilegal Bakal Banjir, Negara Bisa Tekor Triliunan

“Masih ada ruang untuk penurunan suku bunga. “Berapa, tanggal berapa, kita lihat prospek inflasi dan pertumbuhan ekonominya,” kata Perry dalam konferensi pers hasil rapat interim Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) IV tahun 2024 di Gedung Bank Indonesia. , Jakarta, Jumat (18/10/2024).

BI tidak menurunkan BI rate pada bulan ini karena ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan dampaknya terhadap nilai tukar.

BI saat ini mempertahankan BI rate sebesar 6 persen, suku bunga deposito sebesar 5,25 persen, dan suku bunga pinjaman sebesar 6,75 persen.

Oleh karena itu, kebijakan moneter jangka pendek difokuskan pada stabilitas nilai tukar rupee akibat meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan global.

BI terus memperkuat serangkaian responsnya, termasuk kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran, untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Memperhatikan dinamika global serta perlunya kerja sama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, maka sikap atau arah kebijakan moneter mulai seimbang antara menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Read More : Dexa Group Dukung Kemandirian Kesehatan dengan Obat Berbahan Alam Indonesia

Penguatan strategi operasi moneter yang pro pasar untuk menarik aliran masuk modal asing secara berkelanjutan guna meningkatkan stabilisasi nilai tukar rupee dan efektifitas transmisi kebijakan moneter dicapai dengan menjaga struktur suku bunga pasar uang rupee untuk menarik return portofolio inflow asing pada aset keuangan dalam negeri .

Selain itu, BI juga mengoptimalkan Surat Berharga Bank Indonesia Rupiah (SRBI), Surat Berharga Asing Bank Indonesia (SVBI) dan Sukuk Bank Indonesia Valas Asing (SUVBI).

BI juga memperkuat strategi forward repo dan swap valuta asing yang kompetitif serta memperkuat perannya sebagai dealer utama (PD) untuk lebih meningkatkan jumlah transaksi SRBI di pasar sekunder dan transaksi repo (repo) antar pelaku pasar.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *