Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Boikot Produk Israel Dinilai Efektif Kalahkan Neokolonialisme Global  - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Teknologi

Boikot Produk Israel Dinilai Efektif Kalahkan Neokolonialisme Global 

REPUBLIKA.CO.ID, IAKARTA – Dina Suleiman, pakar Departemen Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (UNPAD), mengatakan Israel kini menjadi benteng terakhir neokolonialisme global. Untuk mengatasinya, katanya, masyarakat Indonesia perlu meningkatkan boikot terhadap produk-produk yang terkait dengan Israel. 

Read More : Erick Thohir: BUMN Siap Kerja Keras Dukung Visi Prabowo

“Bagaimana kita bisa mengalahkan kekuatan neokolonialisme global? Karena kekuatan mereka ada di ekonomi, maka kita juga bisa mengalahkannya dengan gerakan ekonomi, yaitu boikot,” kata Dina, Selasa (26) di Kantor Republik, Jakarta Selatan. selaku pembicara FGD. /11/2024). 

 

Menurutnya, Israel kini menjadi benteng terakhir neokolonialisme global karena Israel didirikan oleh kekuatan imperialis dunia, seperti Inggris, Prancis, dan kini didukung oleh Amerika. Ia juga percaya bahwa memboikot produk efektif dalam mengalahkan kolonialisme global. 

 

Ya, ini bisa berhasil karena kita tahu dalam sejarah bagaimana rezim apartheid di Afrika Selatan digulingkan dan kemudian pemerintahan demokratis baru dibentuk yang menyebabkan boikot di seluruh dunia. Pemerintahan ini membela persamaan hak antara kulit hitam dan putih, ” katanya. . 

 

“Jadi tujuan kami melakukan boikot adalah untuk melemahkan pilar ekonomi yang menopang Israel,” ujarnya. 

 

Read More : Prancis Ditahan Imbang Israel, tapi Lolos ke Babak Gugur UEFA Nations League

Jika produk-produk yang berhubungan dengan Israel diboikot secara global, benteng neo-kolonialisme akan runtuh. Menurutnya, boikot bisa saja dilakukan oleh masyarakat Indonesia. 

 

“Kita mulai dari diri kita sendiri di Indonesia. Kalau sudah menyebar, Insya Allah akan menjadi bola salju yang membesar dan akhirnya menggulingkan rezim Zionis,” jelas Dina. 

 

Setelah kehancuran rezim Israel, tambahnya, maka pemerintahan demokratis baru dapat dibentuk yang menjunjung tinggi hak-hak semua orang dan semua agama serta memulihkan hak-hak rakyat Palestina yang terjajah. 

 

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *