Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Indef: Peningkatan Investasi dan Ekspor Dukung Ekonomi Tumbuh Delapan Persen - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Bisnis

Indef: Peningkatan Investasi dan Ekspor Dukung Ekonomi Tumbuh Delapan Persen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Peningkatan investasi dan ekspor merupakan salah satu upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan sebesar delapan persen, kata Esther Sri Astudi, Direktur Eksekutif Institute for Economic and Financial Development (INDEF).

Read More : Pemasaran Personal Dan Dampaknya

“Ke depan, jika pertumbuhan ekonomi ingin mencapai 8 persen, maka pertumbuhan ekonomi tidak harus bertumpu pada konsumsi saja, tapi investasi harus meningkat dan ekspor harus meningkat,” kata Esther seperti dikutip, Minggu (20/10/2024). . .

Esther mengatakan, inisiatif strategis selanjutnya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen adalah dengan mengelola utang dengan baik dan membatasi utang tanpa menambahnya. Ke depan, pemerintah juga harus memastikan anggaran belanja modal harus lebih besar dibandingkan belanja biasa.

Demikian pula pembangunan harus merata ke seluruh wilayah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk mewujudkan kesejahteraan seluruh rakyat dan kemajuan bangsa.

Ke depan, pemerintah juga harus memprioritaskan proyek-proyek pembangunan yang dapat berdampak jangka panjang dan memberikan keuntungan yang tinggi.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen bukan hal yang mustahil mengingat Indonesia pernah mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi pada periode 1980-an hingga 1990-an. Namun kini, upaya ekstra harus dilakukan.

Di masa lalu, pertumbuhan ekonomi mungkin akan lebih tinggi seiring dengan kenaikan harga minyak dan komoditas, masuknya investasi ke Indonesia, dan peningkatan ekspor akibat industrialisasi seperti industri tekstil.

Read More : Luhut Sebut Kenaikan PPN 12 Persen Hampir Pasti Diundur

Dalam Asta Sitta Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, pemerintah akan terus melakukan perampingan dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah dalam negeri, meningkatkan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, mendorong industri kreatif, dan pembangunan infrastruktur di masa depan. . . Pada 20 Oktober 2024, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raga akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Pemerintahan Prabowo di masa depan akan mendorong kemandirian nasional melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Pemerintah akan membangun desa-desa untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

Selain itu, pemerintahan Prabowo kemudian akan memperkuat pembangunan, termasuk sumber daya manusia, ilmu pengetahuan, teknologi, pendidikan, dan kesehatan. Pemerintah juga menargetkan peningkatan rasio pendapatan negara terhadap produk domestik bruto (PDB) menjadi 23 persen.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *