Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

Aakriti Infraa Solutions

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

Erura

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

JAHANGIR CIRCLE Laga Vs Indonesia Diminta Pindah ke Luar NKRI, Coach Justin: Bentuk Arogansi Bahrain - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Teknologi

JAHANGIR CIRCLE Laga Vs Indonesia Diminta Pindah ke Luar NKRI, Coach Justin: Bentuk Arogansi Bahrain

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Asosiasi Sepak Bola Bahrain (BFA) memanfaatkan ketakutan rekan senegaranya asal Indonesia dengan menuntut laga kualifikasi Piala Dunia Asia 2026 melawan Indonesia pada 25 Maret 2025. Di luar Republik Indonesia.

Alasan yang diberikan adalah untuk melindungi keselamatan para pemain Bahrain. Jika turnamen tersebut tetap dimainkan di Indonesia, BFA tidak mau mengambil risiko keamanan tersebut.

Usai pertandingan pada 10 Oktober 2024, kemenangan Indonesia hilang dari pandangan karena wasit menambahkan waktu tambahan tiga menit dari waktu tambahan yang direncanakan, membuat rekan senegaranya di Indonesia geram. Ditambah lagi dengan kelakuan para pemain Bahrain di lapangan yang kerap melakukan diving.

Oleh karena itu, para pendukung timnas melalui media sosial mengungkapkan ketidaksenangannya. Masyarakat Indonesia diketahui sangat aktif di media sosial untuk melakukan intimidasi terhadap Referendum, pemain, BFA, AFC dan fasilitas lainnya di Bahrain.

Dihubungi Republika.co.id, Kamis (17/10/2024), pengamat sepak bola Justinus Laxana geram dengan tuntutan BFA yang dinilainya arogansi pihak Bahrain. Selanjutnya Ketua AFC saat ini (2023-2027) adalah Salman bin Ibrahim Al Khalifa dari Bahrain.

“Itu hanya alasan bagi Bahrain, kalau memang lapangannya berubah, lebih baik AFC dibubarkan,” kata pelatih Justin.

Pelatih Justin berkata: “Perilaku ini (meminta untuk memindahkan handicap) menunjukkan arogansi Bahrain. Karena presiden AFC juga orang Bahrain, dia gila. 

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *