Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Lawan Myanmar Jadi Laga Krusial di Piala AFF, Waspada Pemain Muda Jangan Jadi Titik Lemah - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Olahraga

Lawan Myanmar Jadi Laga Krusial di Piala AFF, Waspada Pemain Muda Jangan Jadi Titik Lemah

Republika.co.id, Jaket – Dari Sepuluh Peserta Affer 2024, materi akting Indonesia termuda. Usia rata -rata pasir adalah 20,9 tahun. Tingkat di atas Indonesia adalah 23,1 tahun, dan tertua di Singapura, yaitu 28,7 tahun.

Read More : CIRCLE NEWS Eliano: Tijjani Reijnders akan Tonton Laga Indonesia Lawan Bahrain

Pengamat sepak bola Indonesia Muhammad Kinani menyebutkan bahwa pemain muda yang mengendalikan tim Indonesia tidak boleh menjadi titik lemah ketika mereka berada di depan Myanmar. Kedua tim akan bersaing di pertandingan pertama di Team B di Taimon Stadium, Yangon, Senin (12.12.2024) hari ini. Myanmar sekarang memiliki usia rata -rata 26,1 tahun.

Bong Kos, julukan Mohade Kinani ketika dia menghubungi Republika.co.id, mengatakan bahwa pertandingan melawan Myanmar akan sangat penting. Karena tim Indonesia dihuni oleh banyak pemain yang merupakan pengalaman internasional yang relatif minim.

“Beberapa pemain sering berpartisipasi dalam pelatih Tey-jang Shin dalam tim seperti Krakka Hokca, Pratama Arahan dan banyak lagi.

Penting bagi pelatih untuk mempertahankan fokus pemain dari awal hingga akhir pertandingan, lanjutnya. Mengurangi media yang kuat antara pemain dan pemain dan pelatih.

Bong Kos mengatakan bahwa pertandingan hari ini tidak mudah di pukul 19:30 di rumah. “Myanmar bukan saingan ringan. Mereka memiliki banyak warga dan pemain berpengalaman. Mereka akan siap. Permainan ini tidak mudah, tetapi pemain harus tetap optimis dan aman,” katanya.

Read More : Putri KW Bersemangat Jalani Debut di All England 2025

Bong Ko, berharap pemain yang lebih tua bisa tampak baik dan menjadi pemimpinnya yang lebih muda. “Terutama pemain senior seperti Archari, Ferrari dan teman -teman harus dapat memberikan yang terbaik. Bahkan panduan untuk yang lebih muda seharusnya,” katanya.

Adapun tujuannya, Bong Kos mengatakan Anda tidak perlu terlalu banyak berpikir. Terutama kemudian menjadi beban. “Biarkan para pemain menikmati permainan dan menyelesaikan permainan secara bergantian. Pertama Anda mendapatkan hak untuk panggung tim, dan kemudian berpikir untuk memasuki final dan juara,” katanya.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *