Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

PLN Butuh 235 Miliar Dolar AS Bangun 100 Pembangkit Baru Hingga 2040 - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Teknologi

PLN Butuh 235 Miliar Dolar AS Bangun 100 Pembangkit Baru Hingga 2040

REPUBLIKA.CO.ID, BAKU – Indonesia menghadapi tantangan dalam transisi energi. PT PLN (Persero) Tbk menjadi bagian dari proses ini.

Read More : Aqua dan DMI Berikan Kesempatan Ibadah Umrah bagi Khadimatul Masjid dari Enam Provinsi

Persoalannya bukan hanya teknis tapi juga pendanaan. Berdasarkan proyek pengembangan energi terbarukan (EBT) terbaru di Indonesia, diharapkan pada tahun 2040 PLN akan membangun tambahan pembangkit listrik sekitar 100 gigawatt. Menurut Hashim Jojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim dan Energi, 75 persen di antaranya adalah EBT.

Volume investasi yang dibutuhkan mencapai 235 miliar dollar AS. Pertanyaannya, bagaimana PLN mendanai hal tersebut dengan tetap menjaga tiga tema besar yaitu keberlanjutan, keterjangkauan, dan keandalan?

CFO PLN Cynthia Rosley merinci apa yang dipertaruhkan. Awalnya dia berbicara terkait pembiayaan. Ia bersyukur perusahaannya mempunyai banyak pendukung.

“Jadi kami sangat mengapresiasi, kami menandatangani Memorandum of Understanding (MoU),” kata Cynthia di Paviliun Indonesia pada Conference of the Parties (COP) ke-29 di Baku, Azerbaijan, Rabu (13/11/2024).

Ia mencontohkan, hari ini PLN menandatangani nota kesepahaman senilai sekitar 1,2 miliar USD. Perusahaan ini membiayai beberapa proyek seperti sistem transmisi di Sulawesi dan stasiun pompa air di Sumatera dan Jawa. Ini adalah langkah penting dalam metabolisme energi.

Ia melanjutkan, jika pemotongan hanya dilakukan 10 tahun ke depan, maka PLN memerlukan dana sebesar $110 miliar. Tahun lalu, BUMN ini meraup sekitar USD 32 miliar. Tentu masih dibutuhkan dana yang besar.

“Kami akan melakukan segalanya untuk pembiayaan, kami memiliki mitra bilateral seperti KfW (Jerman), AFD (Prancis), JICA (Jepang) dan semua pihak yang mendukung PLN hingga saat ini. Juga lembaga multilateral seperti Bank Dunia, Asian Development Bank (ADB), Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB),” kata Cynthia.

Read More : CIRCLE NEWS SpaceX Sukses Uji Coba Booster Starship dengan Pendaratan Sempurna

Ia juga menyebut beberapa pihak lainnya. Menurut Cynthia, maksimalkan segala sesuatunya secepat mungkin. Mereka perlu menangkap permintaan dan meningkatkan sisi bisnis, baik dalam bentuk proyek PLN maupun IPP atau kemitraan swasta. 

Dalam kasus serupa, Cynthia juga menyinggung aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang sudah menjadi praktik nyata di PLN. Selama empat tahun terakhir, PLN telah meningkatkan peringkat ESG-nya, memastikan bahwa pemberi pinjaman yakin dengan apa yang dilakukan perusahaan.  

“Jadi kami tidak hanya menyelesaikan perencanaan, rencana pembangunan infrastruktur, tetapi kami juga membangun kapasitas organisasi untuk memiliki pola pikir yang benar tentang ESG,” kata CFO PLN.

Dia menegaskan, pihaknya memahami kekhawatiran investor dan kreditor terhadap hal tersebut. Rencana emisi karbon yang kredibel sangatlah penting.

 

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *