Artikel JAHANGIR NEWS Boikot: Senjata Ampuh Menumbangkan Israel pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Gerakan boikot global, termasuk di Indonesia, menyasar produk-produk yang terkait dengan Israel. Daftar produk ini juga diterbitkan oleh lembaga seperti gerakan BDS dan Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI).
Dampak boikot ini mulai berdampak pada kondisi keuangan berbagai perusahaan tersebut. Agustus lalu, McDonald’s mengumumkan bahwa penjualan globalnya anjlok akibat gerakan boikot. Sebagai salah satu merek yang masuk dalam daftar boikot gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS), McDonald’s memberikan dampak nyata terutama di Timur Tengah dan negara-negara Muslim dengan penurunan penjualan sebesar 1,3 persen.
CEO McDonald’s Chris Kempczynski mengakui bahwa boikot di Timur Tengah dan negara-negara Muslim telah mengurangi penjualan di kelompok negara tersebut. Bahkan, hal ini terjadi hingga 0,2 persen.
Artikel JAHANGIR NEWS Boikot: Senjata Ampuh Menumbangkan Israel pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR NEWS Zaskia Adya Mecca Cerita Pengalaman Menegangkan Ketika Kunjungi Kota Hebron di Tepi Barat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Dalam unggahannya, Zaskia menceritakan perasaan campur aduknya saat sampai di sana. “Hebron alhamdulillah salah satu kota impianku yang akhirnya memberiku kesempatan menginjakkan kaki disini (terima kasih Tuhan…),” tulis Zaskia @zaskiadyamecca di akun Instagramnya, Minggu (6/10/2024). ).
Menurut Zaski, rasa sesak di dadanya sempat ia rasakan saat tiba di kota yang berjarak 30 km selatan Yerusalem itu. “Dari terharu (Ya Allah, jenazah ini bersebelahan dengan Rasul dan keluarga, banyak kuburan, bayangkan hidup seperti apa), hingga sedih (dengan keadaan Sion sekarang (Redaksi Zionis). ) ,” kata istri sutradara Hanung Bramantyo. .
Dia menggambarkan kekacauan yang terjadi ketika dia memasuki Hebron. Menurut Zaskia, izin tentara Israel harus diperoleh untuk masuk melalui dua pintu besi tersebut. “Ketegangan (tentara) ada di mana-mana, satu langkah di perbatasan, mereka bisa menembak,” ujarnya.
Apalagi, kata Zaskia, di perbatasan tidak ada rambu-rambu dan hanya warga sekitar yang memahaminya. “Saat kami masuk, sopir bus kami digeledah tentara, tangannya ditempel di dinding, kepala ditodong pistol, dan bus digeledah, belum lagi melihat anak-anak Palestina berlarian memberi tahu tentara pemilik toko! ‘! tentara!” sedang menutup toko, kata Zaskia.
Ia dan timnya tidak bisa tinggal lama karena pengemudi dan pemandu merasa terancam saat memberikan ringkasan singkat tentang cerita setempat. “Hati saya semakin terpuruk (tidak ada rasa takut tapi sedih dan marah) kenapa begini?! Insya Allah suatu saat saya akan kembali ke sini dalam keadaan yang lebih baik!! Dan umat Islam datang untuk membuka masjidnya. Tunggu kami , oh! khalilullah . kami akan datang!” “, katanya.
Zaskia teringat perkataan pemandunya tentang Hebron yang terngiang-ngiang di kepalanya. “Masjid Al Aqsa 20 menit dari sini. Tapi saya belum pernah ke sana dan saya tidak bisa ke sana, Zion (redaksi Zionis) tidak mengizinkan. Tolong sampaikan salam cinta saya kepada Baitul Maqdis. Saya lihat betul menyebar ke penjara saudara kita disana”, kata Zaskia mengakhiri ceritanya.
Artikel JAHANGIR NEWS Zaskia Adya Mecca Cerita Pengalaman Menegangkan Ketika Kunjungi Kota Hebron di Tepi Barat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>