Artikel Merauke Menyala! Swasembada Pangan Bangkit dari Timur Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Kita mulai dari kiri. Cahaya dari timur menyinari barat,” kata Mentan Amran, Senin (25/11/2024). saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kurik Papua Selatan.
Mentan Amran mengaku bangga dengan perkembangan pertanian di Merauke, karena telah disusun program strategis optimalisasi lahan (pemanfaatan) dan pengembangan sawah. Ia mengungkapkan potensi Merauke sebagai keranjang pangan karena kaya akan sumber daya alam, lahan pertanian yang luas dan subur, serta didukung generasi muda yang inovatif dan berjiwa inovatif.
“Kita lihat perkembangan lahan di Merauke seluas 40.000 hektare, IP (indeks perkebunan) naik dua kali lipat dari sebelumnya 1 kali lipat. Produksinya 2-3 ton. Saat Presiden bertanya langsung ke petani saat sedang bekerja, mereka menjawab produktivitasnya sudah mencapai 7 ton. “Kalau melihat antusiasme warga Merauke di bagian timur, sepertinya kita bisa swasembada pangan empat. bertahun-tahun yang lalu,” katanya.
Menteri Pertanian Amran pun merasa bangga dengan semangat para petani muda di Merauke. Kegigihan petani dalam menggarap lahannya tidak hanya membangun sektor pertanian, namun juga berdampak pada kesejahteraannya.
“Kita bangga punya generasi muda yang sangat termotivasi untuk menggarap lahan. Penghasilannya bisa Rp 10-15 juta per bulan. Jadi kita harus bangunkan lahan tidur Merauke, kita harus bangunkan generasi milenial Merauke. , ”katanya.
Menurut Menteri Pertanian Amran, prospek Merauke sebagai daerah penyangga pangan harus ditingkatkan dengan teknologi pertanian. Program optimalisasi (budidaya) lahan basah atau usaha sawah harus menggunakan pendekatan komprehensif, top-down, dan berbasis teknologi.
“Pendekatan kita dari atas, dimulai dari bibit paling atas, kemudian pengolahan dengan traktor, kemudian penanaman dengan rice grafter, panen dengan mesin pemanen, kemudian pengeringan dengan pengering, lalu ke gudang.” dia menjelaskan.
Oleh karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) siap terus mendukung pertanian di Merauke dan seluruh Indonesia dengan memberikan bibit, pompa, alat dan mesin pertanian (alsintan) gratis hingga bekerja sama dengan perbankan.
“Kita semua sama saudara-saudara. Saya penolong rakyat, kita dukung penuh pertanian Merauke. Hidup Merauke! Swasembada pangan, Merauke berkarya!” dia menutup
Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Kurik menghadiri rapat Brigade Pangan di kabupaten tersebut dan memantau kesiapan kelompok Brigade Pangan 214 yang dibentuk untuk mengembangkan pertanian Merauke. Kegiatan ini turut serta dalam kegiatan tersebut Gubernur Papua Selatan, anggota Komisi IV DPRK, Wakil Aster Kasad, Danrem 174, dan Danlanthamal.
Artikel Merauke Menyala! Swasembada Pangan Bangkit dari Timur Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Amran Copot 11 Pegawai Kementan Diduga Terlibat Proses Pengadaan Pupuk Palsu pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Secara spesifik, empat perusahaan tidak memenuhi persyaratan. Kadar NPK hanya nol persen dari standar 15 persen. Kementerian Pertanian mengirimkan dokumen tersebut ke lembaga penegak hukum. Kemudian diproses di sana.
Pupuk dari 23 perusahaan sisanya tidak memenuhi standar yang ditetapkan Kementerian Pertanian. Saat ini sedang dalam proses internal yaitu di Irjen Kementerian Pertanian. Jika terbukti bersalah, mereka akan diserahkan ke aparat penegak hukum.
“Ada pegawai Kementerian Pertanian yang memproses semua lelang ini. Mohon maaf, ada 11 orang yang kami disabilitas. Hari ini kami minta suratnya, 11 orang penyandang disabilitas,” kata Amran dalam siaran persnya. Konferensi di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (26/11/2024).
Ia mempersilakan perwakilan media untuk meminta informasi detail kepada Irjen Kementerian Pertanian. Dia mengisyaratkan, yang ada hanyalah direktur, disusul pejabat eselon II, eselon III, dan juga staf yang menangani pembelian pupuk. Menurut Mentan, pihaknya merespons laporan tersebut melalui kontak bersama.
Nomor kontak 081235397615. Amran mengucapkan terima kasih kepada awak media yang turut andil dalam pendistribusian nomor tersebut. Oleh karena itu, beberapa dugaan pelanggaran di wilayah Kementerian Pertanian, termasuk yang baru saja terjadi, mulai bermunculan.
“Soal pertanian, sampaikan langsung kepada kami, rakyat kecil, apa saja yang akan merugikan pertanian kita. Setelah menerima laporan tersebut, kami langsung menyelidiki direktur tersebut dan memecatnya. Kita keluarkan lalu dicek lagi, barang yang masuk, sampelnya benar, jadi kita periksa sampelnya di lab, awalnya benar, semuanya benar, tapi yang dikirim ke petani ternyata salah. . Tidak sesuai spesifikasi, ada yang abal-abal, bukan pupuk, sudah kita konfirmasi, kita proses penegakan hukum,” kata Bone, Sulawesi Selatan.
Amran mencatat, proses verifikasi sampel dilakukan sesuai prosedur. Mereka mengirimkannya ke laboratorium pengujian Institut Pertanian Bogor (IPB), pusat pengujian standar tanah dan pupuk, dll. Sebanyak tiga laboratorium digunakan. Semuanya menunjukkan empat perusahaan memiliki pupuk palsu.
Hal ini menjamin transparansi seluruh proses di Kementerian Pertanian. Semua pihak bisa mengikuti dinamika apa pun yang ada di dalamnya. Termasuk mengambil tindakan terhadap dugaan pelanggaran.
Artikel Amran Copot 11 Pegawai Kementan Diduga Terlibat Proses Pengadaan Pupuk Palsu pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Amran Tindak 27 Perusahaan Pengadaan Pupuk yang Rugikan Negara dan Petani pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Secara spesifik, terdapat 4 perusahaan yang tidak memenuhi syarat. Departemen Pertanian telah mengirimkan catatan tersebut ke penegak hukum. Kemudian diproses di sana.
“Karena yang dikirim bukan pupuk, maka kandungan NPKnya hanya 0% dibandingkan normalnya 15%,” kata Imran dalam konferensi pers di Kementerian. Jadi kami memasukkannya ke dalam daftar hitam, sekali lagi kami mengirimkan catatannya ke penegak hukum.” Dinas Pertanian, Jakarta, Selasa (26 November 2024).
Sedangkan 23 perusahaan sisanya pupuknya belum memenuhi standar yang ditetapkan Kementerian Pertanian. Saat ini masih ditangani internal khususnya di Irjen Kementerian Pertanian. Jika terbukti bersalah, mereka akan dirujuk ke penegak hukum.
Apa dampak dari tindakan yang berbeda? Amran menyatakan potensi kerugian negara sekitar Rp316 miliar. Pengujian sedang berlangsung.
Irjen memanggil semua perusahaan yang terlibat, kata Amran.
Ia menegaskan, jika pupuk dinyatakan palsu dan tidak memenuhi standar, maka petanilah yang paling dirugikan. Hal ini disebabkan karena para petani tersebut telah mengeluarkan uang untuk menggarap lahan tersebut, sejak a.
Baik pupuk yang salah maupun pupuk yang tidak sesuai spesifikasi. Total potensi kerugian bagi petani,” kata Imran.
Mentan menegaskan, apa yang terjadi merupakan bagian dari komitmen partainya untuk memberantas mafia. Pasalnya, hal tersebut sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto. Itu tujuan yang bagus.
Apalagi jika kita tidak mencapai swasembada dalam beberapa tahun ke depan. Jalannya tidak selalu mulus. Pada setiap tahap terdapat tantangan potensial.
“Untuk mencapai swasembada tentunya banyak program yang kita mainstreamkan atau cegah, termasuk korupsi di Kementerian Pertanian,” kata Imran. Ada juga mafia, jika ada, yang beroperasi di sektor pertanian.”
Dia memastikan seluruh proses di Kementerian Pertanian transparan. Semua pihak bisa mengikuti dinamika apa pun yang ada di dalamnya. Termasuk menindak dugaan pelanggaran hukum.
Artikel Amran Tindak 27 Perusahaan Pengadaan Pupuk yang Rugikan Negara dan Petani pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Mentan Kejar Target Swasembada Sekaligus Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Adat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Amran baru saja mengunjungi Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Ia mengajak masyarakat untuk bahu-membahu mewujudkan konsep nasional tersebut. Menurut dia, proyek produksi pangan bergizi tidak hanya soal pangan. Proyek ini juga membantu penduduk asli merasakan kemakmuran gerakan Seni.
Ia berkata: “Mari kita bekerja sama untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Vanam, masyarakat Melake. Hal tersebut disampaikan Mentan saat memimpin Wanam Pangan Tentara Pangan, Minggu (24/11/2024), demikian dilansir laman resmi Kementerian Pertanian (Kementan), Senin. (25/11/2024).
Dalam kunjungannya tersebut, ia meninjau langsung distribusi sawah di Vanam dan kesiapan Wanam Food Group. Ia mencatat, Kementerian Pertanian siap memberikan bantuan dan pendampingan untuk mendukung kerja pertanian percetakan di lapangan.
“Kami menyumbangkan traktor ini ke bank makanan.” Katanya: “Kita kasih traktor, nanti kita kasih bibit gratis, pupuk, untuk pengembangan lahannya. Lahan ini ada jalan,” ujarnya.
Menteri Pertanian Amran mengharapkan Wanam menjadi pusat pertumbuhan ekonomi melalui partisipasi masyarakat sekitar. Sebelumnya Kementerian Pertanian melakukan rintisan di Kurik dan hasilnya bagus.
“Kita mulai di Kurik, sebelumnya kita produksi dua ton,” tanya Presiden langsung. 7 ton saat ini. Dulu penanaman pohon 3 kali dan ada pemanen yang mendapat penghasilan 6 juta per bulan. “Jadi kami berharap hal ini terjadi di Wanam juga untuk kemaslahatan masyarakat. Akan meningkat,” jelasnya.
Untuk wilayah Vang Nam, Menteri Pertanian tidak hanya mendorong budidaya padi, tetapi juga tanaman lain dan produk lain yang ditanam secara umum. Peternakan tersebut didukung oleh sejumlah peralatan pertanian, antara lain traktor roda empat dan traktor roda dua. Alat ini diharapkan dapat mempermudah penutupan lahan yang sebelumnya membutuhkan tenaga manual
“Kami kirimkan traktor roda dua, traktor roda dua, dan tambah bibit, lalu tambah brigade.” “Karena kalau tidak ditindaklanjuti dengan brigade dan tidak ditindaklanjuti dengan teknologi maka akan sulit bertahan karena tidak bisa dilakukan dengan sekali klik,” kata Amran.
Mentan menyebut proyek ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan produksi pertanian dan mendorong perekonomian di wilayah tersebut. Proyek ini diharapkan menjadikan Merauke sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di India.
Ia juga meninjau lokasi penanaman padi seluas 20 hektar di kawasan Vanam. Mentan Amran berharap budidaya padi berkembang baik dengan teknologi tepat guna. “Saya melihat padi bisa tumbuh dengan baik.” “Itu pertanda baik makanan bergizi yang kita inginkan,” kata pria terlahir dengan tulang ini.
Sebelumnya, pada awal November 2024, Presiden Prabowo melihat persiapan rencana demonstrasi beras untuk meningkatkan produksi pangan di wilayah timur Indonesia.
Sesampainya di lokasi, Presiden Prabowo menuju pusat pelatihan teknik budidaya padi terkini. Di sana ia menyaksikan bagaimana lahan disiapkan untuk para petani sesuai dengan panen tahun berikutnya. Diharapkan dapat menjadi percontohan bagi petani lokal melalui teknik pertanian yang dapat meningkatkan hasil dan kualitas beras.
Presiden juga menyaksikan penanaman dan penaburan benih dolomit sebagai langkah penting untuk meningkatkan kesuburan tanah. Para petani melihat penyebaran dolomit di tanah, bahan alami yang mengurangi keasaman tanah, memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan unsur hara.
Artikel Mentan Kejar Target Swasembada Sekaligus Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Adat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Cetak Sawah dan Optimalisasi Lahan, Ini Dua Cara Konkret Kejar Swasembada Pangan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Setelah mengembangkan ide-ide yang berbeda, pejabat dari Departemen Pertanian turun ke lapangan untuk menerapkan metode yang diusulkan. Keduanya merupakan bagian dari proyek Oplah (Percetakan Sawah dan Optimasi Lahan). Contoh nyata dari praktik ini adalah yang dilakukan oleh Brigade Pangan di Kalimantan Tengah.
“Hari ini kami meninjau langsung pencetakan dan produksi beras yang dilakukan kelompok pangan. Harapannya swasembada bisa segera tercapai,” kata Amran saat berkunjung ke Blok B2, Desa Sumber Agung, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Jumat (22/11/2024), dikutip dari keterangan resmi Kementerian. Pertanian, Minggu (24/11 .2024).
Sebagai dukungan konkrit, Kementerian Pertanian memberikan paket bantuan berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan), benih, dolomit, dan pupuk. Pemerintah juga memberikan kesempatan memperoleh dana melalui perbankan untuk mendukung kelompok brigadir utama dalam meningkatkan produksi.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Andi Nur Alamsyah menjelaskan, proyek ini diharapkan dapat meningkatkan Indeks Tanam (IP) dari satu kali menjadi tiga kali dalam setahun.
“Kami berharap akan ada peningkatan besar dalam budidaya padi di negara ini di masa depan. Khususnya tujuannya untuk meningkatkan IP dari satu menjadi dua atau bahkan tiga,” jelas Andi.
Sejauh ini, pekerjaan pencetakan padi telah dilakukan pada lahan di Kabupaten Kapuas seluas 1.414,9 hektare, dari target tahun 2024 seluas 1.785 hektare. Pemerintah juga berencana memperluas lahan pada tahun 2025 dengan target seluas 150.000 hektare di Kalimantan Tengah.
“Dengan upaya ini, kami yakin swasembada pangan dapat tercapai dengan cepat dan efektif sesuai instruksi Menteri Pertanian,” kata Andi sambil menambahkan.
Direktur Jenderal Keuangan PSP Teddy Dirhamsyah mengungkapkan, proyek pencetakan dan pendistribusian padi ini melibatkan banyak pekerjaan dari perbankan, termasuk Himbara dan bank daerah. “Dukungan bank ini sangat penting untuk membantu kelompok tani yang mengurusi pertanahan, budidaya padi, dan distribusi di 12 wilayah,” kata Teddy.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran mengatakan kehadiran perbankan dan lembaga keuangan membawa minat baru dalam pengelolaan uang. Menurut dia, pihak perbankan juga melihat pasokan alat dan mesin pertanian sudah tepat dan bisa diukur.
Artikel Cetak Sawah dan Optimalisasi Lahan, Ini Dua Cara Konkret Kejar Swasembada Pangan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Dampingi Prabowo Naik Combine Harvester di Papua, Mentan Tekankan Pentingnya Alsintan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Merauke sendiri direncanakan menjadi salah satu lokasi pengembangan sentra produksi pangan di wilayah timur Indonesia dan akan didorong untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengakui peran pemuda Papua dalam pertanian modern di Merauke. Generasi muda diharapkan menjadi pionir dalam pemanfaatan inovasi dan teknologi di bidang pertanian dengan tetap menjaga keseimbangan ekologi sesuai tradisi lokal.
Kunjungan pertama Presiden Prabowo disambut hangat oleh ribuan warga setempat. Selain warga Kecamatan Kurik, turut hadir pula pelajar dan petani milenial, food crew serta guru pertanian setempat. Menteri Pertanian Amran mengatakan Merauke memiliki potensi besar sebagai gudang pangan dengan konsep pertanian modern.
“Langkah-langkah strategis untuk mencapai swasembada pangan akan kita ambil melalui beberapa program yaitu penanaman padi dalam 3-4 tahun seluas 3 juta hektar, pemompaan, optimalisasi dan rehabilitasi lahan, sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo.” jaringan irigasi tersier serta alat dan perlengkapan penunjang pertanian (Alsintan) untuk mempercepat proses tanam dan panen,” demikian keterangan resmi Amran dari Kementerian Pertanian, Senin (11/4/2024).
Tahun ini, pemerintah menyelesaikan Program Optimalisasi Lahan Basah tahap pertama seluas 40.000 hektar di Kabupaten Merauke. Saat ini 35.000 hektar sudah ditanami dan 5.000 hektar lagi sedang diolah untuk segera ditanami.
“Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan Indeks Tanam (IP) menjadi IP 300 dan meningkatkan produktivitas tanaman pangan,” kata Amran.
Rencana strategis selanjutnya adalah melaksanakan program pengembangan sawah seluas 1 juta hektar di Kabupaten Merauke secara bertahap, dimulai dengan pilot plot di kawasan Sentra Produksi Pangan seluas 20 hektar di Wanam. kabupaten/kota sebagai teladan.
“Lokasi percontohan ini berfungsi sebagai alat percontohan bagi petani di Kabupaten Wanham untuk meningkatkan produktivitas pertanian mereka.”
Menteri Pertanian Amran menegaskan, modernisasi pertanian di Kabupaten Merauke menjadi kunci mencapai swasembada pangan.
“Untuk meningkatkan efisiensi dan hasil, pertanian skala besar seperti Merauke membutuhkan mesin pertanian seperti traktor, rice grafting, pompa air, dan mesin pemanen.
Sebagai langkah konkritnya, pemerintah telah menyediakan 65 unit traktor roda dua, 113 unit traktor roda empat, 76 unit penanam padi, 638 unit pompa air, 20 unit mesin pemanen, dan 90 unit alat penyemprot tangan. 214 brigade makanan.
“Swasembada pangan tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Papua,” kata Amran.
Artikel Dampingi Prabowo Naik Combine Harvester di Papua, Mentan Tekankan Pentingnya Alsintan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Menko Pangan Tegaskan Industri Harus Serap Susu Dalam Negeri, Baru Boleh Impor pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Kemarin Mentan sudah menyelesaikan pasokan susu yang responnya sangat cepat. Jadi industri sekarang harus menyerap 100 persen produksi dalam negeri untuk kemudian bisa diimpor,” kata Menko Julhas di kantor Kementerian. Pertanian. Jakarta, Selasa (11/12/2024).
Ia memahami produksi susu nasional masih belum mencukupi dibandingkan total kebutuhan. Meski demikian, bukan berarti industri langsung memutuskan melakukan impor. Hal ini diperlukan untuk menyerap produk dari peternak dan pengumpul susu lokal.
Lalu ada langkah-langkah spesifik yang harus diikuti. Kementerian Pertanian akan mengubah aturan agar industri susu bisa menyerap susu dari peternak lokal. Kesepakatan ini akan dikirimkan ke kantor peternakan regional dan departemen untuk ditindaklanjuti.
Melalui kebijakan ini, industri pengolahan susu dalam negeri harus mampu menyerap susu peternak secara maksimal. Kecuali susunya benar-benar basi. Amran meyakini kebijakan ini akan berdampak pada peningkatan semangat peternak sapi perah dalam berproduksi.
“Hal ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang ingin pemerintah berada di tengah-tengah agar industri dan peternak bisa tumbuh bersama,” kata pejabat Bon Born.
Kementerian Pertanian akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan kebijakan ini. Sementara itu, lima perusahaan pengolahan susu membekukan izin impornya untuk memenuhi kewajiban menyerap produksi susu peternak. Perusahaan lain masih menerima rekomendasi impor tanpa masalah.
Kebijakan Kementerian Pertanian tersebut disusul dengan Peraturan Presiden (Perpress) yang memperbolehkan industri menyerap produksi susu nasional. Peraturan ini diharapkan dapat membalikkan kebijakan yang ada sejak krisis keuangan tahun 1997/1998. Saat itu, Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 1985 tentang Koordinasi Pembangunan dan Pembangunan Nasional Sektor Persusuan dicabut pada awal tahun 1998 karena mengikuti letter of Intent antara pemerintah Indonesia dan IMF. Sejak itu, ketergantungan terhadap impor meningkat dari 40 persen pada tahun 1997 menjadi 80 persen saat ini.
Para peternak sapi di seluruh Indonesia mengapresiasi upaya pemerintah dalam mencari solusi permasalahan mereka. Menteri Pertanian (Menton) Andi Amran Sulaiman mengimbau para pelaku industri menyerap susu sapi populer secara besar-besaran.
“Kami menyambut positif kesepakatan yang difasilitasi pemerintah, dalam hal ini merupakan kemajuan langsung dari Menteri Pertanian (Amran Sulaiman) selaku Pak Klein yang meminta perusahaan untuk menyerap susu sapi rakyat,” kata Ketua Persatuan Peternak Kerbau Indonesia. . Nanang Perus Subendro, Senin 11 November 2024, dikutip dalam keterangan resmi Kementerian Pertanian, Selasa (11/12/2024).
Menurut Nanang, upaya Menteri Pertanian Amran kini sedang ramai dibicarakan di kalangan peternak. Mereka berterima kasih kepada pemerintah yang akhirnya turun tangan dan membantu petani kecil mengembangkan usahanya.
Nanong berharap melalui kebijakan ini, pemerintah terus menghidupkan dunia peternakan untuk mengembalikan dinamisme. “Peternak sangat mengharapkan uluran tangan pemerintah dengan mengajukan kebijakan-kebijakan yang bertujuan untuk merevitalisasi dunia peternakan. Baik itu subsidi konsentrasi, subsidi bunga perbankan maupun penggantian sapi eks-PMK yang ada dengan sapi yang lebih baik dan sehat,” katanya. dikatakan.
Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Pengolahan Susu (AIPS), Soni Effendi, bereaksi terhadap keputusan pemerintah terhadap permasalahan yang berkembang belakangan ini. Inilah aksi protes para peternak dan pengepul susu di Pasuruan dan Boolali.
Akibat pembatasan kuota pendapatan industri pengolahan susu, ribuan liter susu terbuang sia-sia oleh para peternak dan pengepul. Situasi ini memancing reaksi dari masyarakat. Pemerintah memaksa industri untuk menyedot susu dari petani lokal.
“Tidak ada masalah karena itu tanggung jawab kami,” kata Soni saat ditemui di kantor Kementerian Pertanian di Jakarta, Senin (11/11/2024).
Ia diminta menjelaskan mengapa IPS belum menyerap seluruh produk susu dari peternak lokal seperti sebelumnya. Menurutnya, faktor terpenting adalah kualitas. Mereka memiliki tanggung jawab untuk melindunginya.
Pasalnya, jika semuanya diadopsi maka masyarakatlah yang akan menjadi korbannya. Ia menyebutkan, air, minyak goreng, sirup gula, karbonat, dan hidrogen peroksida tidak boleh dicampur dengan susu.
“Sesuai standar BPOM, susu tidak boleh mengandung zat tersebut, sehingga wajib kita kelola,” kata Soni.
Inilah sebabnya mengapa industri memilih sebagian kuota dari impor. Susu impor berasal dari Selandia Baru, Amerika, dan Eropa. Pemerintah sekarang akan mengubah peraturan untuk menyedot susu dari petani lokal kecuali industri tersebut bangkrut.
Kuotanya pun tidak dibatasi. Industri juga mempunyai tanggung jawab untuk memimpin. Menurut Sony, yang terpenting adalah semua pihak bahu-membahu menjaga kualitas sesuai standar yang telah ditetapkan.
Artikel Menko Pangan Tegaskan Industri Harus Serap Susu Dalam Negeri, Baru Boleh Impor pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Aturan Penghapusan Kredit Macet Terbit, Mentan: Prabowo Cinta Petani Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Hal ini merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk mendapatkan lebih banyak dukungan di sektor pertanian. Apalagi di tengah permasalahan perekonomian yang semakin meningkat.
Presiden Prabowo sangat mencintai petani Indonesia. Beliau terus mencari cara untuk meringankan beban petani dengan menawarkan kebijakan-kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil. Saya sangat senang, kata Mentan Amran di Gedung Negara, Jakarta,. Selasa (5/11). /2024) diperoleh dari keterangan resmi Kementerian Pertanian.
Amran mengungkapkan, kebijakan keringanan pinjaman ini merupakan dukungan nyata pemerintah terhadap petani dan UMKM di sektor pertanian yang terdampak oleh kondisi perekonomian. Kenaikan harga pupuk baru-baru ini dan kesulitan ekonomi yang dialami banyak petani menjadikan pengurangan pinjaman ini sangat penting bagi mereka. “Kami berterima kasih kepada Presiden yang telah menunjukkan kepedulian dan dukungannya kepada para petani. Menteri Pertanian mengatakan, “Kebijakan ini tidak hanya akan meringankan beban mereka, tetapi juga akan membuat sektor pertanian berkembang dan semakin berkontribusi terhadap ketahanan pangan negara.”
Dalam acara penandatanganan PP tersebut turut serta sejumlah pejabat tinggi pemerintah antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Pemerintahan, Sekretaris Dewan Menteri, Wakil Menteri Pertanian, dan Wakil Menteri Kelautan. dan Perikanan. , telah. Partisipasi mereka menunjukkan dukungan nyata dalam penguatan sektor pertanian dan UMKM yang menjadi penopang perekonomian Indonesia.
Dalam acara ini, selain para pemimpin pemerintah, perwakilan dari banyak asosiasi petani juga berpartisipasi dan mengucapkan terima kasih atas proses ini. Presiden RI Prabowo Subianto menandatangani Peraturan Umum (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Kredit Macet UMKM Bidang Pertanian, Peternakan, Peternakan dan Kelautan serta UMKM lainnya.
“Melalui hal ini, pemerintah berharap dapat membantu mitra-mitra sukses kita yang bekerja di sektor UMKM pertanian dan para nelayan yang merupakan produsen pangan penting, dapat melanjutkan usahanya dan mendapatkan penghasilan yang lebih banyak,” kata Presiden Prabowo.
Menurut Presiden Negara, semua persyaratan khusus yang terkait dengan peraturan ini akan dipatuhi oleh departemen dan organisasi terkait. Jutaan keluarga akan mendapatkan manfaat dari keputusan ini.
Artikel Aturan Penghapusan Kredit Macet Terbit, Mentan: Prabowo Cinta Petani Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Ini Penyebab Petani Kerap Terlambat Dapat Pupuk Subsidi dari Pemerintah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Berbagai kemajuan telah dilakukan pemerintah. Cara lainnya adalah dengan menambah kuota. Pada tahun 2024 saja, kuota bantuan sebanyak 9,5 juta ton dibandingkan sebelumnya 4,7 juta ton. Sayangnya, yang diolah hanya sekitar 5 juta ton.
“Kenapa? Karena itu perintah Menteri, perintah Gubernur, makanya saya teriak. Oleh karena itu, walaupun besaran subsidinya besar, tapi kalau prosedurnya lama tidak bisa dimasukkan,” ujarnya. Menteri Pangan Zulkifli Hasan saat jumpa pers di Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (11 Desember 2024).
Jika terus berlanjut maka akan menghambat gagasan pokok pemerintahan saat ini. Apalagi jika itu tidak berhubungan dengan makanan. Untuk mencapai swasembada, perlu dilakukan peningkatan produktivitas pertanian.
Berkat itu, tindakan perbaikan telah diambil. Menteri Pangan dan Pertanian bertemu dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan pejabat kementerian/departemen lain di Kemenperin. Hasilnya adalah pengeditan yang mudah. Kementerian Pertanian adalah badan pengatur utama.
“Jadi banyak regulasi yang kita kurangi hari ini,” kata Zulhas. Ini adalah kabar baik bagi petani Indonesia.”
Menteri Pertanian Amran menambahkan, mengingat situasi sebelumnya sangat sulit. Perizinan disertakan dalam beberapa bisnis. Itu tidak akan disebutkan di bagian.
Lebih sulit lagi jika negara atau wilayah tersebut berada dalam tahun politik. “Bayangkan, kemarin kita putuskan di bulan Januari, tapi bulan Juni pesanannya baru selesai 50%, yang jadi korban adalah petani,” kata nomor lahir Bone itu.
Akibat musyawarah nasional tersebut, ada 145 aturan yang dipotong sehingga memperlambat proses distribusi. Nanti akan dikoreksi oleh Presiden, namun akan dikoreksi di hadapan Menteri Pertanian. Memberi akan menjadi mudah.
Kementerian Pertanian segera memutuskan untuk mengalokasikan setiap areal kepada PT Pupuk Indonesia. Kemudian muncullah Gabungan Gabungan Petani (Gapoktan). Gapoktan memberikan dukungan langsung kepada petani.
“Kalau pupuknya dialokasikan, keluar perintah, kelompok tani terima, mudah,” kata Amran.
Menurut Menteri Integrasi Zulhas, kebijakan ini akan berlaku setelah Keppres ditandatangani, sekitar Januari tahun depan.
Artikel Ini Penyebab Petani Kerap Terlambat Dapat Pupuk Subsidi dari Pemerintah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Paparkan Strategi Swasembada Pangan, Amran: Tidak Boleh Ada Ego Sektoral pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Jika produk pangan tertentu terus bergantung pada impor, maka akan timbul ketidakpastian. Presiden percaya bahwa perang besar bisa terjadi kapan saja. Ia kemudian menyinggung kekayaan sumber daya alam Sabang-Marauke yang kaya dari dalam. Itu harus dioptimalkan.
Menteri Pertanian Andi Amran Suleiman menghadapi tugas yang sangat berat. Tentu saja ia dibantu oleh rekan-rekannya di Kantor Merah Putih dan sejumlah pihak berkepentingan lainnya. Amran memaparkan langkah Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mencapai tujuan swasembada pangan. Dua strategi utama tersebut adalah intensifikasi dan perluasan pertanian modern, sumber daya manusia, dan kerja sama.
“Kami punya dua metode. Pertama, mari kita intensifkan atau tingkatkan indeks penanaman lahan di Pulau Jawa. Kedua, kami memperluas penanaman hingga 3 juta hektar. Tujuan kami adalah menghasilkan 1 juta hektar sawah pada tahun 2025 kantornya Demikian dikutip dari pengumuman resmi Kementerian Pertanian, Sabtu (26/10/2024).
Amran mengatakan transformasi pertanian dari tradisional ke modern menjadi salah satu kunci keberhasilan produksi sawah untuk meningkatkan produktivitas padi dalam negeri. Maka biaya produksi bisa ditekan.
“Panen tradisional memerlukan 25 orang. “Dengan mesin pemanen gabungan, satu orang bisa menyelesaikan pekerjaan hanya dalam waktu empat jam,” ujarnya.
Amran mencontohkan lain seperti penggunaan benih berkualitas dan mekanisasi pertanian berdasarkan kondisi lingkungan. “Kami mengolahnya sesuai kebutuhan alam. Gunakan benih berkualitas tinggi yang cocok dengan tanah. Misalnya saja beras bio-asin yang tahan terhadap kondisi laut dan lahan basah,” ujarnya.
Mentan juga menyampaikan pentingnya peran sumber daya manusia dalam mencapai swasembada pangan. Amran menjelaskan, Indonesia memiliki bonus demografi generasi milenial yang dapat berkontribusi dalam pembangunan pertanian.
“Generasi Milenial mempunyai peran di bidang pertanian.” Cara terlibat dalam pertanian adalah dengan menjadikan sektor pertanian menguntungkan. “Kalau mereka untung, mereka akan berproduksi,” ujarnya.
Oleh karena itu, Kementerian Pertanian akan merumuskan peraturan terkait dan berkoordinasi dengan semua pihak. Hal ini untuk menjamin produktivitas pertanian optimal dan petani kaya.
“Kami tidak boleh membiarkan egoisme sektoral dan kami hanya akan menghadapi satu perselisihan jika diperlukan.” “Pertanian tidak bisa mandiri tanpa kerja sama dengan sektor lain,” kata Amran.
Artikel Paparkan Strategi Swasembada Pangan, Amran: Tidak Boleh Ada Ego Sektoral pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>