Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

anggur muscat Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/anggur-muscat/ berita dari seluruh kalangan dunia Sat, 02 Nov 2024 20:04:58 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://jahangircircle.org/wp-content/uploads/2024/10/cropped-jc-32x32.png anggur muscat Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/anggur-muscat/ 32 32 Badan Pangan Rapid Test Residu Pestisida Anggur Shine Muscat di 100 Kota, Ini Hasilnya https://jahangircircle.org/badan-pangan-rapid-test-residu-pestisida-anggur-shine-muscat-di-100-kota-ini-hasilnya/ https://jahangircircle.org/badan-pangan-rapid-test-residu-pestisida-anggur-shine-muscat-di-100-kota-ini-hasilnya/#respond Sat, 02 Nov 2024 20:04:58 +0000 https://jahangircircle.org/badan-pangan-rapid-test-residu-pestisida-anggur-shine-muscat-di-100-kota-ini-hasilnya/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Badan Pangan Nasional (NFA) bersama Dinas Pengelolaan Pangan Provinsi dan Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) melancarkan penyelidikan cepat terhadap residu pestisida pada anggur muscat yang sudah diperiksa Silakan Deputi Keanekaragaman dan Perlindungan Konsumen Pangak Yusra Igyanthi...

Artikel Badan Pangan Rapid Test Residu Pestisida Anggur Shine Muscat di 100 Kota, Ini Hasilnya pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Badan Pangan Nasional (NFA) bersama Dinas Pengelolaan Pangan Provinsi dan Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) melancarkan penyelidikan cepat terhadap residu pestisida pada anggur muscat yang sudah diperiksa Silakan Deputi Keanekaragaman dan Perlindungan Konsumen Pangak Yusra Igyanthi mengatakan, pemeriksaan cepat dilakukan di sekitar 100 titik kabupaten/kota. 

Sebagian besar atau 90 persen hasilnya negatif, dan 10 persennya mengandung residu dalam jumlah yang aman sehingga aman untuk dikonsumsi. “Hasil rapid test yang dilakukan OKKP menunjukkan bahwa anggur Muscat saat ini aman dikonsumsi karena dalam jumlah yang aman dari semua rapid test. Kami masih mengirimkan beberapa sampel ke laboratorium untuk memastikan kandungannya,” kata Yusra. dalam keterangannya, Kamis (31/10/2024). 

Sebelumnya, Ketua NFA Arif Prasetio Adi menegaskan dalam pernyataannya, Rabu (30/10/2024) bahwa dirinya akan menyelidiki lebih lanjut pemberitaan media yang melibatkan anggur muscat bersinar di Thailand. Pihaknya telah meminta OKKP dan OKKPD provinsi memperketat pengawasan keamanan pangan segar untuk menjamin keamanan produk yang beredar di pasar Indonesia.

Sesuai arahan Kepala Badan Pangan Nasional, kami akan terus memperkuat pengawasan keamanan produk pangan segar yang beredar di masyarakat melalui pengambilan sampel dan uji laboratorium secara berkala, kata Yusra. 

Kasus tersebut bermula dari Thailand, dimana dilaporkan anggur red muscat yang diimpor dari Tiongkok ditemukan mengandung residu pestisida di atas batas aman. Terkait hal tersebut, Food and Drug Administration (FDA) Thailand telah mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan bahwa produk Shine Muscat Grape aman untuk dikonsumsi. https://oryor.com/media/newsUpdate/media_news/3025. 

Meski hasil rapid test menunjukkan buah anggur aman untuk dikonsumsi, namun badan nasional juga mendorong masyarakat untuk menerapkan praktik yang baik sebelum mengonsumsi buah anggur. Hal ini termasuk memilih wine yang memiliki izin edar; Cuci dengan air bersih sebelum digunakan.

Badan Pangan Nasional juga menggalakkan konsumsi buah-buahan lokal. Buah-buahan lokal juga memiliki keunggulan dalam hal kesegaran dan kualitas, karena kami menggunakan buah-buahan sesuai musim, menurut Reena Syaval, direktur keanekaragaman konsumsi pangan di NFA. 

“Buah lokal tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk sampai ke konsumen, jadi lebih segar dan rasanya lebih enak,” kata Reena. 

Menurut dia, ajakan mengonsumsi buah-buahan lokal sejalan dengan Perpres 81 Tahun 2024 yang mengacu pada peningkatan keanekaragaman pangan berbasis potensi sumber daya lokal.

“Mengonsumsi buah-buahan lokal merupakan bagian dari mencintai produk lokal, khususnya di bidang pangan. Kita harus bersama-sama melaksanakan Perpres 81 Tahun 2024 untuk memperkuat kebebasan pangan kita,” kata Reena.

 

Artikel Badan Pangan Rapid Test Residu Pestisida Anggur Shine Muscat di 100 Kota, Ini Hasilnya pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/badan-pangan-rapid-test-residu-pestisida-anggur-shine-muscat-di-100-kota-ini-hasilnya/feed/ 0
Rendam Anggur 15 Menit dalam Larutan Soda Kue untuk Kurangi Kontaminasi Pestisida https://jahangircircle.org/rendam-anggur-15-menit-dalam-larutan-soda-kue-untuk-kurangi-kontaminasi-pestisida/ https://jahangircircle.org/rendam-anggur-15-menit-dalam-larutan-soda-kue-untuk-kurangi-kontaminasi-pestisida/#respond Wed, 30 Oct 2024 23:14:24 +0000 https://jahangircircle.org/rendam-anggur-15-menit-dalam-larutan-soda-kue-untuk-kurangi-kontaminasi-pestisida/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Belakangan ini santer beredar informasi mengenai buah anggur impor yang diduga mengandung residu pestisida berbahaya. Hal tersebut mengacu pada hasil pengujian laboratorium Thai Pesticide Alert Network (Thailand-PAN) yang menemukan residu 14 bahan kimia pada anggur musk dengan...

Artikel Rendam Anggur 15 Menit dalam Larutan Soda Kue untuk Kurangi Kontaminasi Pestisida pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Belakangan ini santer beredar informasi mengenai buah anggur impor yang diduga mengandung residu pestisida berbahaya. Hal tersebut mengacu pada hasil pengujian laboratorium Thai Pesticide Alert Network (Thailand-PAN) yang menemukan residu 14 bahan kimia pada anggur musk dengan konsentrasi melebihi batas aman.

Meski belum ada laporan resmi di Indonesia mengenai buah anggur kesturi mengkilap yang mengandung pestisida berbahaya, masyarakat tetap disarankan untuk mencuci buah anggur dengan benar. Pembina kesehatan sekaligus pendiri Harmony Healthy Indonesia, Dr. Kasim Rasjidi menyarankan untuk merendam buah dalam larutan baking soda selama 15 menit sebelum disajikan.

Setelah direndam, sebaiknya buah anggur dicuci hingga bersih sebelum diolah atau dimakan. Semua proses ini penting dalam mengurangi risiko residu pestisida.

“Pertanian narkoba adalah sebuah masalah. “Yang bisa dilakukan adalah merendam sayur dan buah dalam larutan baking soda selama 15 menit lalu dibilas hingga bersih,” kata dr Kasim kepada Republika.co.id pada Rabu, 30 Oktober 2024.

Aji Muhavarman, Kepala Komunikasi Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), juga menyarankan agar masyarakat mencuci sayur dan buah seperti anggur untuk mengurangi residu pestisida. Larutan yang bisa digunakan antara lain garam dan cuka.

“Mencuci buah secara menyeluruh dengan air mengalir atau merendamnya dalam larutan garam dan cuka dapat mengurangi residu pestisida,” kata Aji saat memberikan sambutan, Rabu (30/10/2024).

Aji juga mengimbau masyarakat untuk memilih produk buah organik. Menurut Aji, buah-buahan tersebut mampu melindungi dan mencegah penyakit akibat pestisida. “Pilihlah produk buah organik yang tidak menggunakan pestisida. “Pilihlah buah-buahan yang bisa dikupas untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Pada saat yang sama, menanggapi pengungkapan Thai-Pan, Badan Karantina Indonesia juga melaporkan bahwa pihaknya memantau secara ketat setiap barang yang masuk ke Indonesia.

 

Artikel Rendam Anggur 15 Menit dalam Larutan Soda Kue untuk Kurangi Kontaminasi Pestisida pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/rendam-anggur-15-menit-dalam-larutan-soda-kue-untuk-kurangi-kontaminasi-pestisida/feed/ 0
Malaysia Nyatakan Anggur Shine Muscat di Negaranya Aman, tak Ada Pestisida Berlebihan https://jahangircircle.org/malaysia-nyatakan-anggur-shine-muscat-di-negaranya-aman-tak-ada-pestisida-berlebihan/ https://jahangircircle.org/malaysia-nyatakan-anggur-shine-muscat-di-negaranya-aman-tak-ada-pestisida-berlebihan/#respond Tue, 29 Oct 2024 07:14:33 +0000 https://jahangircircle.org/malaysia-nyatakan-anggur-shine-muscat-di-negaranya-aman-tak-ada-pestisida-berlebihan/ REPUBLIKA.CO.ID, PETALING JAYA – Kementerian Kesehatan Malaysia menyatakan anggur muscat impor yang beredar di dalam negeri tidak mengandung residu kimia melebihi kadar yang diizinkan. Kementerian mengungkapkan bahwa 234 sampel anggur dianalisis oleh Program Kualitas dan Keamanan Pangan Malaysia. “Empat sampel tidak...

Artikel Malaysia Nyatakan Anggur Shine Muscat di Negaranya Aman, tak Ada Pestisida Berlebihan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, PETALING JAYA – Kementerian Kesehatan Malaysia menyatakan anggur muscat impor yang beredar di dalam negeri tidak mengandung residu kimia melebihi kadar yang diizinkan. Kementerian mengungkapkan bahwa 234 sampel anggur dianalisis oleh Program Kualitas dan Keamanan Pangan Malaysia.

“Empat sampel tidak memenuhi kadar residu maksimum (MRL), namun tidak termasuk muscat,” demikian keterangan Kementerian Kesehatan, Senin (28/10/2024) yang dikutip situs Star.

Muatan anggur muscat berkilau berikutnya akan diperiksa menggunakan mekanisme uji, tahan dan pelepasan. Berdasarkan prosedur ini, pengiriman makanan harus dihentikan dan sampel diambil oleh pihak berwenang. Persetujuan hanya diberikan jika hasil analisis memenuhi MRL dan dikenakan larangan impor jika terjadi pelanggaran berulang.

Sebagai pedoman bagi konsumen, setiap pangan yang diimpor dan dikemas harus memuat informasi dasar, termasuk negara asal produk. Sejak tahun 2020 hingga September tahun ini, Kementerian Kesehatan Malaysia menganalisis 5.561 sampel sayuran dan buah-buahan untuk mengetahui adanya residu pestisida.

Sebanyak 165 sampel tidak memenuhi MRL berdasarkan Peraturan Pangan 1985. Tindakan yang diambil terhadap buah dan sayuran impor yang tidak patuh termasuk penarikan, pemusnahan, ekspor ulang, atau tindakan hukum. Kementerian setempat juga menyarankan warga Malaysia untuk membaca label makanan, dan meyakinkan masyarakat bahwa pemeriksaan ketat sedang dilakukan di perbatasan negara untuk memastikan keamanan pangan.

Sebelumnya, Jaringan Peringatan Pestisida Thailand mengeluarkan peringatan untuk anggur muscat berwarna cerah, mengungkapkan bahwa sebagian besar sampel mengandung residu kimia berbahaya yang melebihi tingkat yang diizinkan. Thai-PAN dan Dewan Konsumen Thailand meminta Kementerian Kesehatan Thailand mengambil tindakan, termasuk mewajibkan importir dan distributor memberi label negara asal wine tersebut.

 

Artikel Malaysia Nyatakan Anggur Shine Muscat di Negaranya Aman, tak Ada Pestisida Berlebihan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/malaysia-nyatakan-anggur-shine-muscat-di-negaranya-aman-tak-ada-pestisida-berlebihan/feed/ 0