Artikel Erick Thohir: RUPS Himbara Agar Lebih Efisien Dukung Program Pemerintah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Seperti yang kita ketahui, banyak Presiden Program Pemerintah Prabowo memerlukan dukungan dari Himbara Bank. Mulai dari tiga juta program pengembangan rumah, program pertanian yang terkait dengan keamanan pangan dan pengembangan sektor MSME. Atas dasar ini, kami akan terus mendorong kinerja program pemerintah lainnya” program pemerintah lainnya “program pemerintah lainnya. (3/27/2025).
Erick menambahkan bahwa Himbara GMS saat ini tidak hanya dapat memaksimalkan dukungan untuk program pemerintah Prabowo Subio. Erick berharap saat ini akan memiliki dampak positif pada kemajuan ekonomi nasional, yang saat ini dipengaruhi oleh situasi global dengan berbagai kesulitan seperti ketidakpastian pasar keuangan, konflik geopolitik dan perlambatan ekonomi. Meskipun Erick memiliki peluang untuk meningkat melalui pertumbuhan dan investasi strategis di negara -negara berkembang.
“Kami berharap bahwa efek dari GMS ini positif. Terutama jika kami melihat jumlah Himbara, yang bertemu dengan saham publik kemarin, kami melihat bahwa tanggapannya sangat positif di pasar. Ini membuktikan bahwa harga saham Bumn di Himbara adalah perkembangan yang sangat baik kemarin.
Pada kesempatan ini, program pemerintah Erick dapat dilakukan dan bahwa transparansi kolektif dapat terus menyadari, dan keberadaan perwakilan pemerintah dalam komposisi pemegang saham di Himbara berlanjut.
“Itu sebabnya kami melihat ada perwakilan dari Kementerian UMKM kemarin. Misalnya. Lalu kami melihat bahwa ada perwakilan pemerintah di Sekretariat. Katanya.
Artikel Erick Thohir: RUPS Himbara Agar Lebih Efisien Dukung Program Pemerintah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Airlangga: Perpanjangan Insentif PPN dan Tax Holiday Dukung Pertumbuhan Ekonomi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Airlangga menjelaskan, insentif negara terkait pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi faktor penting bagi masyarakat kelas menengah, terutama dalam hal pembelian rumah dan kebutuhan mobilitas dalam bekerja.
“Kedua hal itu kami usulkan untuk diperpanjang,” kata Airlangga. “Namun jangka waktu perpanjangannya akan kami diskusikan lebih detail dengan Menteri Keuangan.”
Ia menekankan pentingnya melanjutkan insentif tersebut untuk mendukung kelas menengah di tengah tantangan perekonomian saat ini. Terkait tax holiday, Airlangga mengatakan perpanjangan sudah disetujui Kementerian Keuangan.
“Tax holiday memegang peranan yang sangat penting, menyumbang lebih dari 25% investasi di Indonesia,” ujarnya.
Namun ia juga menyebutkan tantangan baru yang timbul dari Pajak Minimum Global (JMT), yang diterapkan oleh lebih dari 100 negara dengan tarif 15%. Jika pajak minimum global diberlakukan, negara-negara yang tidak memungut pajak 15% akan kehilangan prinsip manfaat, dan negara lain akan memungut pajak tersebut.
Airlangga juga meyakinkan bahwa bentuk insentif lain dapat diberikan kepada perusahaan dalam negeri untuk mendorong investasi. Airlangga juga menyatakan mendukung kebijakan penghapusan dan penghapusan yang dipandang perlu untuk mendukung kementerian dan lembaga terkait sektor perbankan.
Ia menegaskan, program tersebut bertujuan untuk memudahkan pekerjaan masyarakat, khususnya petani dan nelayan yang terdaftar di database Kementerian Keuangan namun kesulitan mengakses perbankan. “Ini semacam moratorium bagi mereka yang bermasalah. Harapannya dengan membereskan pembukuan dan melunasi utang, kepercayaan masyarakat akan pulih kembali,” jelasnya.
Airlangga menambahkan, dukungan ini diharapkan dapat diperluas tidak hanya kepada bank-bank milik negara tetapi juga kepada bank-bank swasta. “Bank swasta punya kebijakan berbeda, tapi saya berharap bank swasta bisa membersihkan pembukuan dan koleksinya dengan cara yang sama,” ujarnya.
Artikel Airlangga: Perpanjangan Insentif PPN dan Tax Holiday Dukung Pertumbuhan Ekonomi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Rencana Hapus Kredit UMKM di Himbara, Erick Thohir: BUMN dukung Program Presiden pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Hal itu dijelaskan Eric Thohir dalam rapat kerja dengan Komite Keenam DRC di Senayan, Jakarta, Senin (4/11/2024). “Pertama kita memerlukan payung hukum agar Himbara memiliki landasan yang kokoh. Rencana Peraturan (RPP) pemerintah sedang disusun terkait hal tersebut dan yang pasti adalah semangat dan keinginan untuk mendukungnya, yaitu melalui menulis. keluarkan buku kredit macet dari petani dan dunia usaha,” katanya kepada UKM di sektor pertanian. “Saat ini, kita terus mendorong program-program Presiden Prabowo di bidang pertanian, khususnya swasembada pangan, untuk mempercepatnya.
Menurut Eric, kebijakan penghapusan biaya pinjaman bagi petani dan nelayan merupakan salah satu prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Saat ini, kredit macet sektor usaha mikro, kecil, dan menengah bank-bank BUMN mencapai Rp 8,7 triliun.
“Kuncinya adalah percepatan regulasi karena banyak hal yang perlu disesuaikan, misalnya ada perbedaan jangka waktu kredit macet bagi sektor UKM yang perlu dibereskan kalau dua tahun, dua tahun. atau sepuluh tahun,” katanya kalau bisa mempunyai rekam jejak lima tahun, “bukan dua tahun karena dua tahun itu sangat cepat.
Artikel Rencana Hapus Kredit UMKM di Himbara, Erick Thohir: BUMN dukung Program Presiden pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Sukseskan Program Makan Bergizi, Ini 7 Perintah Erick untuk 8 BUMN pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Program ini meliputi pembentukan Unit Pelayanan Gizi (SP Gizi) yang siap memberikan pangan bergizi gratis kepada masyarakat di berbagai daerah, kata Eric di Jakarta, Jumat (8/11/2024).
Lebih lanjut Eric menegaskan, delapan BUMN yaitu BRI, BNI, Mandiri, Telkomsel, PLN, PGN, ID Check dan Pupuk Indonesia akan mendukung visi Presiden Prabowo untuk menciptakan generasi lebih baik yang sehat dan berdaya saing.
“Pertama, BRI, BNI, dan Bank Mandiri harus merumuskan skema kredit bagi penyedia jasa pangan untuk menjamin pasokan bahan baku pangan bergizi,” kata Eric.
Kedua, tambah Eric, Telkomsel harus menciptakan ekosistem digital untuk layanan nutrisi seperti Peduli Lindungi di masa pandemi COVID-19. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan penargetan, efisiensi dan transparansi. Ketiga, Eric meminta PLN membangun infrastruktur ketenagalistrikan untuk menunjang pelayanan pangan sebagai sumber energi unit pelayanan pangan pedesaan.
Keempat, PGN melengkapi infrastruktur jaringan gas kota sebagai sumber energi unit pelayanan pangan untuk memperlancar proses memasak makanan bergizi, kata Eric.
Kelima, Eric meminta BUMN tetap menjaga layanan inspeksi atau pemeriksaan ID untuk sertifikasi Halal dan sertifikasi Standar Dapur pada unit layanan makanan. Keenam, Eric juga mendorong Pupuk Indonesia untuk bekerja sama dengan lembaga gizi nasional di ekosistem Macmur, khususnya pihak berwenang untuk memperluas efektivitas program tersebut.
Eric menutup, “Aset BUMN yang tersebar di seluruh Indonesia dapat menjadi mitra strategis pembentukan divisi food service. Hal ini dirancang untuk menciptakan generasi dengan potensi kreatif dan inovatif yang tinggi di Indonesia Emas 2024.”
Artikel Sukseskan Program Makan Bergizi, Ini 7 Perintah Erick untuk 8 BUMN pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Prabowo Hapus Utang Macet Petani Sampai UMKM, Ini Tanggapan Bank BUMN pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Pemerintah berharap dapat membantu para produsen di sektor pertanian, kecil, menengah, dan perikanan agar dapat terus berusaha dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat,” kata Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta.
Menanggapi kebijakan tersebut, Direktur Utama Bank Indonesia (BRI) Sunarso menyambut baik kebijakan tersebut. Kebijakan Penghapusan Kredit Macet ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi nasabah UMKM untuk pulih setelah teridentifikasi.
“Kami (Himbara) menunggu kebijakan ini. “Melalui kebijakan ini, kami berharap dapat memberikan kesempatan kepada nasabah UMKM yang bukunya ditolak untuk berinvestasi kembali dan melanjutkan usahanya,” kata Sunarso dalam keterangannya, Kamis (6/11/2024).
Sunarso menjelaskan, kebijakan hapus buku ini diatur dalam Undang-Undang P2SK (Pembangunan dan Peningkatan Keuangan), namun dalam praktiknya, bank-bank eks-negeri hanya bisa menulis uang, tidak menulis uang sehingga nama-nama debitur yang utangnya dihapusbukukan. termasuk dalam daftar mangkir pinjaman.
Ia juga menekankan pentingnya menetapkan aturan yang jelas mengenai kapan kredit harus dihapuskan, dan kapan kredit macet dapat dihapuskan oleh bank. Sunarso juga memaparkan potensi moral hazard, karena peminjam mungkin harus masuk dalam kategori utang yang sebelumnya macet untuk membatalkan pinjaman.
“Kami sangat berhati-hati dalam hal ini agar tidak terjadi moral hazard. “Jika ini terjadi, dapat menghancurkan seluruh sistem perbankan dan perekonomian negara,” kata Sunarso.
Namun, Sunarso menjelaskan BRI sedang mengkaji dampak dari kebijakan legislasi tersebut. Karena kebijakan tersebut tidak menimbulkan moral hazard, BRI mengantisipasi bahwa kebijakan tersebut dapat menciptakan peluang bagi pengembangan usaha baru, khususnya di bidang UKM. Dengan masuknya daftar hitam kredit, nasabah yang sebelumnya kesulitan memperoleh kredit dapat kembali memperoleh pembiayaan untuk melanjutkan usahanya.
“Manfaat kebijakan ini salah satunya adalah memberikan peluang kepada usaha kecil dan menengah yang sebelumnya tidak bisa mendapatkan kredit, padahal usahanya masih kuat, karena terhambat oleh catatan kredit yang buruk,” tambah Sunarso.
Semoga peminjam dengan kredit macet bisa belajar dari pengalaman ini dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Kami berharap mereka tidak berhenti dan mencoba lagi. Tentu bisa dimaklumi jika ada keadaan di luar kendali kami, ujarnya.
Dalam keterangan terpisah, Sekretaris Bank Mandari Teuku Ali Usman menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pembayaran pemerintah. Menurutnya, kebijakan tersebut akan semakin mendukung pembangunan perekonomian negara, khususnya di bidang strategis yang melibatkan UKM.
Ali Usman untuk Republik pada Kamis (6/11/2024): “Sebagai salah satu lembaga keuangan negara, Bank Dunia mendukung dan menyambut baik program pemerintah, terutama untuk mendorong pembangunan perekonomian negara.” .
Ia menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan komitmen bank untuk mendukung perekonomian bangsa. “Kami akan terus mendukung program-program yang membantu UKM tumbuh dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian Indonesia,” ujarnya.
Artikel Prabowo Hapus Utang Macet Petani Sampai UMKM, Ini Tanggapan Bank BUMN pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel BNI Catat Pertumbuhan Kredit 9,5 Persen di Tengah Pemulihan Ekonomi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Chief Financial Officer BNI Novita Widya Angraini mengatakan pertumbuhan tersebut seiring dengan meningkatnya pertumbuhan perekonomian nasional. Salah satu pendorong utamanya adalah sektor dunia usaha dengan peningkatan sebesar 15,1 persen YoY mencapai Rp409,2 triliun.
Sektor konsumsi juga menunjukkan kinerja yang kuat dengan mencatatkan peningkatan sebesar 14,6 persen YoY menjadi 137 miliar. Kredit Perorangan (Utang) dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tetap menjadi kontributor utama pertumbuhan tersebut.
Novita menjelaskan, BNI terus fokus pada peningkatan penjaminan kredit di sektor menengah dan kecil sehingga siap menghadapi diversifikasi beban kredit di tahun mendatang. “Kami yakin hubungan antar departemen akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan BNI ke depan,” ujarnya dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja BNI Triwulan III 2024 di Jakarta, Jumat (25/10/2024).
Anak usaha BNI, BNI Finance, juga berperan sebagai mesin pertumbuhan baru. Kemitraan antara BNI dan BNI Finance dalam mendukung Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) berhasil membukukan penyaluran KKB sebesar Rp 1 triliun, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini sejalan dengan rencana BNI untuk memperkuat kolaborasi di dalam grup BNI.
Dari sisi kualitas aset, BNI berhasil menjaga rasio kredit bermasalah (NPL) pada level 2 persen pada kuartal III 2024. Selain itu, kartu kredit berisiko atau Loan at Risk (LaR) membaik menjadi 11,8 persen, sehingga Cost of Credit (CoC) tetap sebesar 1 persen. Nilai impor juga mengalami penurunan signifikan sebesar 19,7 persen YoY menjadi Rp5,4 miliar. Dukungan terhadap kredit berkualitas berasal dari pertumbuhan CASA (giro dan tabungan) yang tumbuh sebesar 5,5 persen YoY, yang terutama disebabkan oleh kuatnya pertumbuhan tabungan sebesar 7,4 persen YoY.
Artikel BNI Catat Pertumbuhan Kredit 9,5 Persen di Tengah Pemulihan Ekonomi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>