Artikel Sucor AM Gandeng Perbankan Jadi Mitra Penjual Reksa Dana pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Partisipasi ini memungkinkan lebih banyak manajemen bank untuk mencapai dana investasi manajemen SPSTHET. Rantai distribusi lebih banyak, dan perusahaan berkomitmen untuk mengakses literasi keuangan dan menyediakan layanan investasi yang lebih mudah untuk mengakses kota.
Posisi manajemen aset juga memperkuat solusi investasi terperinci dan kebutuhan konsumen dengan berbagai jenis OfAP.
Pelanggan dapat membeli mitra atau Bank Danamon, Bank Danamon, Bank Danamon, Bank Danamon, Bank Danamon, Bank Danamon, Bank Danamon, Bank Danamon, Bank Danamon, Bank Danamon, Bank Danamon, Bank Danamon dan Livin.
Selain perluasan rantai pasokan, produksi kegiatan manajemen aset menunjukkan pertumbuhan yang positif. 3024 hingga Desember Desember Under-Under Under Under Under Under Under-Asul Asset Management mencapai 23,4 triliun rp. 1,9 juta investor mencapai investor. Sementara itu, hingga 24 Januari, 25.1 triliun rp.
Tumbuh tidak hanya angka, tidak hanya angka, dan taktik investasi yang komprehensif, komprehensif, komprehensif, kompeten, berkualitas, “kata Jemma.
Di masa depan, dari bank-
Artikel Sucor AM Gandeng Perbankan Jadi Mitra Penjual Reksa Dana pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Bank Syariah Indonesia Jalin Kerjasama Kontra Bank Garansi dengan Askrindo Syariah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Seremonial pelaksanaan kerja sama ini dilakukan bersamaan dengan Festival Ekonomi Syariah Indonesia (ISEF) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC) sebagai bagian dari acara bisnis Bulan Pembiayaan Syariah (BPS) Bisnis dan Pembiayaan. 2024. Serta saksi dalam upacara tersebut, Direktur Utama Askrindo Syariah, Kokok Alun Akbar dan Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta.
Alun menjelaskan, kerja sama ini merupakan penambahan dan reformulasi dari produk Counter Bank Garansi (KBG) yang sudah beroperasi sebelumnya. Hal itu dilakukan guna memperkuat dukungan dunia usaha khususnya badan usaha yang membutuhkan penjaminan dalam berbagai transaksi khususnya pembiayaan nontunai.
Sementara itu, Ari Rizaldi menyampaikan bahwa “Kolaborasi ini dapat menjadi win-win solution, tidak hanya bagi BSI dan Askrindo Syariah, namun juga bagi masyarakat, khususnya bagi para supplier yang membutuhkan layanan bank garansi syariah dengan potensi nominal sebesar Rp 1 triliun untuk pemerintah. .”
Askrindo Syariah telah melakukan beberapa kerjasama dengan BSI antara lain penjaminan produk KUR Syariah, Microfinance dan Retail financing. Selain itu, Askrindo Syariah juga telah bermitra dengan BSI untuk layanan penitipan syariah dalam rangka mitigasi risiko pengelolaan portofolio efek syariah Askrindo Syariah. Hingga saat ini, total layanan kustodian syariah telah mencapai Rp750 miliar dan akan terus meningkat ke depannya.
Alun juga mengatakan, untuk meningkatkan angka jaminan pendanaan pada akhir tahun 2024 dan tahun berikutnya, Askrindo Syariah terus bekerja secara intensif dengan berbagai mitra usaha strategis. “Nilai kafala dan IJK akan terus kami tingkatkan untuk mencapai target di akhir tahun ini dan tahun depan,” ujarnya.
“Selama dua tahun terakhir bekerja sama dengan BSI, terjadi pertumbuhan yang cukup baik pada nilai kafala dan jumlah peminjam yang dijaminkan, yang sebagian besar didominasi oleh penjaminan produk KUR Syariah dan Mikro.” dukungan dan peran perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk menjamin kemudahan akses terhadap jaminan keuangan syariah khususnya bagi usaha kecil dan menengah, sehingga perusahaan dapat berkontribusi terhadap pembangunan perekonomian nasional,” ujarnya.
Didirikan pada akhir tahun 2012, PT Guarantee Financing Askrindo Syariah merupakan perusahaan penjaminan keuangan berbasis syariah pertama di Indonesia dengan PT Asuransi Kredit Indonesia (“PT Askrindo”) sebagai pemegang saham mayoritas. Pada tanggal 31 Maret 2020, berdasarkan keputusan Menteri BUMN, PT Askrindo bergabung dengan BUMN induk asuransi dan penjaminan yaitu Indonesia Financial Group (IFG). Askrindo Syariah terus berupaya menjadi perusahaan berbasis syariah terbaik dan terbesar untuk memberikan kontribusi optimal kepada seluruh pemangku kepentingan.
Hingga saat ini, Askrindo Syariah memiliki jaringan 41 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia dan akan terus diperkuat untuk memberikan layanan assurance yang handal dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik. Selain itu, perusahaan juga fokus pada digitalisasi sistem, termasuk penerapan host-to-host, online system application (OSA) dan mobile application (MAASYA), yang merupakan peningkatan dalam konteks pengembangan layanan digital dan inovasi produk. nilai perusahaan.
Artikel Bank Syariah Indonesia Jalin Kerjasama Kontra Bank Garansi dengan Askrindo Syariah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Perkuat Ekosistem Halal, BSI Optimalkan Potensi Industri Makanan dan Minuman pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Potensi ekosistem halal di Indonesia sangat besar. “BSI berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kemampuan industri makanan dan minuman halal untuk mendorong Indonesia menjadi produsen halal global,” ujarnya.
Mengutip laporan SGIE 2023, diperkirakan permintaan produk halal akan mencapai $3,1 triliun atau setara dengan sekitar Rp 48.600 triliun pada tahun 2027. Peningkatan permintaan ini tidak hanya disebabkan oleh populasi Muslim tetapi juga minat konsumen terhadap produk halal yang berkualitas. .
Lebih lanjut Bob menjelaskan, realisasi nilai sektor industri halal yang bisa beroperasi di Indonesia mencapai 264,92 miliar USD atau sekitar Rp 5.000 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar 78,9% atau sekitar USD 209,04 miliar setara Rp 3.900 miliar berasal dari sektor makanan dan minuman halal.
“Sektor makanan dan minuman selain mempunyai potensi yang sangat besar juga mempunyai multiplier effect yang besar terhadap perekonomian dan minuman,” ujarnya.
Untuk mendukung ekosistem halal, BSI telah mengambil langkah-langkah strategis antara lain kemudahan pembayaran sertifikasi halal dan solusi terintegrasi bagi operator industri halal. BSI juga bekerja sama dengan lembaga terkait seperti UPPPH dan BPJPH untuk memperkuat sistem sertifikasi halal nasional.
Kini, BSI telah memfasilitasi sertifikasi halal gratis bagi 1.000 UKM dan mengirimkan lima pelaku ekonominya untuk mengikuti Amazing Indonesia Festival 2024 di Jeddah, Arab Saudi, guna menembus pasar internasional.
BSI juga telah resmi menandatangani nota kesepahaman dengan CV Amanda (Amanda Brownies) untuk optimalisasi layanan digital dalam rangkaian acara ISEF 2024. Kerja sama ini bertujuan untuk memperluas akses dan layanan produk syariah di bidang pangan.
Dengan pertumbuhan basis pelanggan hingga lebih dari 21 juta orang, BSI menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor makanan halal melalui beberapa kemitraan strategis. Inisiatif-inisiatif ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial di Indonesia.
Pada kesempatan lain, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan menekankan pentingnya produk halal yang lebih dari sekedar label. Ia menegaskan, produk halal menjamin kualitas dan keamanan sehingga memberikan peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi pemimpin pasar halal global.
“Halal merupakan simbol keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi semua,” tegas Haikal.
Artikel Perkuat Ekosistem Halal, BSI Optimalkan Potensi Industri Makanan dan Minuman pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>