Artikel BBM Satu Harga Akhirnya Capai Target Sentuh 573 Titik, Termasuk 3T pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>
Artikel BBM Satu Harga Akhirnya Capai Target Sentuh 573 Titik, Termasuk 3T pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Pertamina Tambah Penyalur BBM Satu Harga Jadi 40 Titik pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Peluncuran BBM harga tunggal klaster Maluku-Papua dipimpin oleh Wakil Menteri ESDM Juliet bersama CEO PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahan dan BPH Migas Migas Retnovati. Peristiwa itu terjadi di Terminal BBM Ternate, Maluku Utara, Rabu (30/10/2024).
Juliet, Wakil Menteri ESDM, mengatakan program BBM Satu Harga merupakan bentuk dukungan terhadap 17 proyek prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Jibran Rakabuming Raka. Hal ini disebutkan dalam Asta Cita. Salah satunya adalah penerapan swasembada energi.
“BBM satu harga memberikan banyak dampak positif bagi masyarakat. BBM satu harga merupakan kebijakan pemerintah untuk menjamin pemerataan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, meminimalkan kesenjangan sosial antar wilayah. Itu sebabnya kita harus bersama-sama mengendalikan keberlanjutan. BBM Emas Satu Harga menyambut Indonesia 2045. Pemerintah akan terus berpartisipasi dalam penerapan program BBM Satu Harga,” demikian keterangan resmi Wakil Menteri ESDM Pertamina.
Erica Retnovati, Kepala BPH Migas, mengatakan pihaknya akan terus mengawal program BBM harga tunggal. Alasannya adalah bahwa ini adalah proyek penting yang akan berdampak besar pada lingkungan di daerah terpencil di negara kita.
“Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2016, kami berwenang melakukan pengendalian pelaksanaan program “BBM Harga Tunggal” kepada badan usaha, melaksanakan pembangunan penyaluran “BBM Harga Tunggal” fasilitas yang memberikan instruksi tentang bahan bakar “harga tunggal” di wilayah tertentu. Sejak tahun 2017, kami terus memantau pelaksanaan pembangunan distributor. “Satu harga adalah bahan bakar untuk mencapai tujuan ini,” kata Erica.
Riva Siahan, Presiden Direktur PT Pertamina Patra Niaga, mengatakan program BBM Satu Harga merupakan komitmen dan bukti nyata keterlibatan Pertamina dalam memberikan akses energi terjangkau bagi masyarakat di wilayah 3T (kasta maju, perbatasan, dan terpencil).
Pembukaan 40 fasilitas distribusi BBM harga tunggal ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pertamina untuk memastikan penggunaan energi terjangkau dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia, kata Riva.
Artikel Pertamina Tambah Penyalur BBM Satu Harga Jadi 40 Titik pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Geliat Ekonomi Distrik Salawati Berkat BBM Satu Harga pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Petugas SPBU 1 H Kalobo R4 Irfan Effendi segera melayani Shesa dan menuangkan satu liter bahan bakar Pertalite ke sepeda motor Honda Beat milik siswa Madrasah Aliyah tersebut. Shesa memberi uang lebih dari Rp 10 ribu dan melanjutkan perjalanan.
Tak jauh dari tempatnya, Murniati (50) melayani pelanggan di tokonya. Sementara suaminya Anwar Patar Batubara (56) sedang bergelut dengan juru masak muda pesanan pelanggan.
Hampir empat tahun sudah hadir SPBU Satu Harga di Desa Sakabu, Kecamatan Salawat Tengah, Kabupaten Raja Ampat. SPBU ini merupakan satu-satunya yang ada di wilayah tersebut. Beroperasi mulai Oktober 2021, SPBU Satu Harga akan melayani warga dari Pulau Kalobo hingga Batantan yang jaraknya hampir 50 kilometer.
Kehadiran SPBU ini sangat dinantikan oleh masyarakat setempat. Pasalnya, warga tidak perlu jauh-jauh mengarungi lautan untuk mendapatkan bahan bakar dengan harga yang sama dengan daerah lain.
“Sangat membantu kami di sini karena harga BBM kami lebih murah,” kata Shesa saat ditemui Republika di Raja Ampat, Jumat (13/09/2024).
Sebelum ada SPBU Satu Harga, ia membeli BBM dari pengecer atau kios. Bayar 12 ribu hingga 15 ribu untuk satu liter.
Selama ini pasokan BBM di wilayah Raja Ampat melalui dealer independen dari Sorong. Mereka membeli bahan bakar dari pangkalan dan membawanya ke daerah mereka. Hal ini memaksa konsumen untuk membayar lebih.
Dengan hadirnya SPBU berbayar, warga akhirnya akan merasakan harga BBM yang sama dari Sabang hingga Merauken.
“Mudah-mudahan semakin banyak SPBU yang datang ke sini untuk memudahkan konsumen mengakses BBM,” kata Shesa.
Zainudin Majid, Pengelola BBM Kalobo Satu Harga, mengatakan SPBU satu harga ini melayani konsumen dari berbagai segmen mulai dari pekerja, petani hingga nelayan.
SPBU ini mendapat kuota pertalita sebesar 85 kiloliter per bulan. Sedangkan kuota bahan bakar Biodiesel sebanyak 39 kiloliter. “Semuanya dikirim dari Sorong,” ujarnya di kesempatan lain.
Menurut dia, kuota yang ditetapkan Pertamina masih mencukupi kebutuhan daerah. Rata-rata SPBU Kalobo Satu Harga menjual tiga hingga empat ton bahan bakar setiap harinya.
Program bahan bakar murah
Program BBM Satu Harga diluncurkan pada tahun 2017 untuk memastikan masyarakat di daerah 3T atau daerah tertinggal, perbatasan dan terluar dapat menikmati BBM bersubsidi dengan harga yang sama dengan masyarakat di daerah lain. Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada akhir tahun 2023 akan terdapat 512 lembaga bagi hasil BBM harga tunggal.
Fasilitas ini terletak di beberapa pulau terpencil di Indonesia. Wilayah Papua dan Maluku mempunyai sarana distribusi terbanyak yaitu 175 sarana distribusi, disusul wilayah Kepulauan Kalimantan dengan 108 sarana distribusi, dan Kepulauan Nusa Tenggara dengan 94 sarana distribusi.
Area Manager Comm, Rail & CSR Pertamina Patra Niaga regional Papua Maluku Edi Mangun mengatakan, di Provinsi Papua Barat Daya, BBM harga tunggal disalurkan di 36 titik, yaitu 17 titik di wilayah Maybrat, 7 titik di Kabupaten Raja Ampat, dan 6 titik. . di wilayah Sorong Selatan. , dan 6 titik di Kabupaten Tambrauw.
“Pelayanan BBM dengan harga di sini (Salawati) cukup luas, hingga migrasi,” ujarnya.
Dampak ekonomi
Kehadiran SPBU harga tunggal tidak hanya berdampak pada konsumen, tetapi juga perekonomian seluruh wilayah. Selain mempercepat pergerakan orang dan barang, SPBU Satu Harga juga meningkatkan perekonomian masyarakat.
Anwar pun merasakan hal tersebut. Pemilik toko dan penginapan di Kalobo ini mengaku omzetnya tumbuh cukup pesat sejak mulai mengoperasikan SPBU murah.
“Ketika saya dengar SPBU itu dibangun, saya langsung membangun ruko, kebetulan kami punya sebidang tanah tepat di sebelah SPBU,” kata Anwar.
Pria asal Kabupaten Toba, Porsea, Sumatera Utara ini mengatakan, kios tersebut dibangunnya tak lama setelah pembangunan SPBU Satu Harga. Dari rukonya saja, Anwar kini juga memiliki fasilitas akomodasi yang bisa digunakan oleh pendatang maupun wisatawan.
Tak sedikit orang yang singgah ke outlet setelah mengisi bahan bakar di lokasi tersebut. Banyak juga wisatawan yang menyewa kamar sambil menjelajah Papua.
“Keberadaan SPBU sangat bermanfaat bagi kami, tidak hanya bagi pembeli BBM, tapi juga bagi perekonomian masyarakat setempat,” kata pria yang merantau ke Papua pada tahun 1986 ini.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Geliat Ekonomi Distrik Salawati Berkat BBM Satu Harga pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>