Artikel IHSG Anjlok, Bos Bursa: Waktunya Beli pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Waktu Aman untuk membeli, ”kata Aman di tepi industri jasa keuangan (PTIJK) pada hari Selasa di Jakarta, 11 November 2015).
Ini adalah kinerja optimis JCI untuk memicu ketidakpuasan pasar sebagai akibat dari tingkat pasar internasional. “Optimis, naik,” katanya. “
Dia menekankan bahwa peserta pemasaran diperlukan untuk melihat investasi untuk waktu yang lama dalam waktu singkat.
“Kita berbicara tentang investasi jangka panjang, bukan hanya pendek.”
Trust mengatakan bahwa IDX akan selalu mempertahankan kualitas perusahaan yang direkam, jadi terutama lembaga dan individu domestik. Untuk membantu investor, kondisi pelabelan IDX, menetapkan beberapa alat keuangan baru yang merupakan penjualan pendek dan penjualan singkat dan penjualan pendek (IDSS).
BEI berfokus pada awal fasilitas dalam waktu dekat, kemungkinan akan tersedia pada bulan Maret 2025 atau akan memberikan pilihan strategi pasar dalam waktu singkat.
Renovasi Bursa Efek pertukaran (11/2) Selasa (11/2) pada sore hari ditutup hingga 6 531.99. Sementara 45 mitra berkepala atau indeks LQ45 11.17 poin atau 1,44 % LQ45.
Frekuensi stok 1 1 273 000 transfer dengan mitra dengan nilai 12,67 triliun rp senilai 15,67 triliun rp. Lebih banyak 182 peserta berpartisipasi dalam 446.446 api berkurang dan 327 tidak bergerak dalam nilainya.
Artikel IHSG Anjlok, Bos Bursa: Waktunya Beli pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel KPEI Sosialisasikan CCP PUVA, Ajak Perbankan Jadi Anggota pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel KPEI Sosialisasikan CCP PUVA, Ajak Perbankan Jadi Anggota pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel BEI: Laporan Keberlanjutan di Bursa Penting untuk Evaluasi Risiko dan Peluang Bisnis pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>BEI mendorong emiten untuk meningkatkan kinerja ESG-nya. “Selain menyelenggarakan pelatihan dan workshop bagi pihak-pihak yang berkepentingan,” kata Syandi Ramadhan, Plt Kepala Unit Penegakan Disiplin Perusahaan yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia, dalam webinar diskusi publik dan media bertajuk COP-29 dan Standar Pelaporan Pembangunan Berkelanjutan, di Jakarta, minggu ini (20/11).
Dalam diskusi antara Envmission, startup net-zero emisi, dan Institut Jurnalisme Indonesia (IIJ), Syandy mengatakan tren ESG saat ini terus meningkat dengan banyaknya penerbitan green bond dan pertumbuhan investasi berbasis ESG yang signifikan. . produk.
Syandi juga mengatakan telah dibentuk unit khusus untuk mendukung pengembangan kerangka lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) di EIB. Untuk itu, semakin penting bagi emiten untuk menghasilkan laporan keberlanjutan sebagai keterbukaan publik.
Terkait dengan laporan pembangunan berkelanjutan, BEI memiliki standar yang menjadi acuan dalam penyusunan laporan pembangunan berkelanjutan. Standar-standar ini dapat dijadikan rujukan oleh jurnalis ketika perusahaan menyiapkan laporan keberlanjutan, serta oleh masyarakat, termasuk jurnalis, ketika meninjau laporan tersebut.
Tidar Bayu Herlambang, CEO Envmission, menyoroti pentingnya partisipasi pemangku kepentingan dalam proses penyusunan laporan keberlanjutan yang kredibel. Partisipasi ini menjadi landasan utama yang harus dipenuhi oleh perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
“Ini bukan hanya tentang karyawan, pelanggan, dan pemasok: perusahaan juga perlu mengumpulkan data terperinci untuk mengidentifikasi permasalahan spesifik, seperti konsumsi energi pada lini produksi tertentu. » ujar Tidar dalam diskusi yang sama.
Jika tidak, Anda perlu membandingkan diri Anda dengan perusahaan lain di sektor yang sama untuk menilai pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Validasi pihak ketiga merupakan langkah penting dalam memastikan keakuratan pelaporan, khususnya pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
Salah satu pemain di sektor perbankan yang mencapai pelaporan berkelanjutan, Bank Syariah Indonesia (BSI) menawarkan laporannya di situs web perusahaan. “Laporan ini merupakan alat penting bagi publik dan media untuk menilai kinerja keberlanjutan kami,” kata Rima D Permatasari, Senior Vice President (SVP) ESG di BSI.
Selain itu, BSI berkomitmen melakukan tanggung jawab sosial dengan menyalurkan zakat sebesar Rp223 miliar kepada dunia usaha pada tahun 2024, sejalan dengan prinsip Syariah dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Artikel BEI: Laporan Keberlanjutan di Bursa Penting untuk Evaluasi Risiko dan Peluang Bisnis pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Kawasan Asia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Kawasan Asia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel BEI Catat Nilai Transaksi Saham dalam Sepekan Naik Menjadi Rp 12,28 Triliun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Dalam keterangan resminya, BEI menyatakan data perdagangan saham periode 11-15 November 2024 ditutup berbeda. Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume perdagangan bursa harian sebesar 48,51 persen menjadi 31,99 miliar lembar saham dari 21,54 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Total transaksi saham selama sepekan juga mengalami peningkatan mencapai 5,09 persen sebesar Rp12,28 triliun dari minggu sebelumnya Rp11,67 triliun, tulis BEI, dilansir Sabtu (16/11/2024).
Namun BEI juga mencatat adanya perubahan kapitalisasi pasar menjadi Rp12.063 triliun, turun 1,46 persen dari pekan sebelumnya Rp12.241 triliun. Begitu pula dengan pergerakan indeks harga gabungan (IHSG).
“Selama sepekan IHSG mengalami perubahan sebesar 1,73 persen ke level 7.161.258 dari 7.287.191 pada pekan lalu,” jelasnya.
Perubahan terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa sebesar 1,77 persen menjadi 1,28 juta transaksi dari 1,30 juta transaksi mingguan. Pergerakan investor asing hari ini mencatatkan total nilai penjualan Rp 517,12 miliar. Sedangkan sepanjang tahun 2024, investor asing mencatatkan total nilai pembelian sebesar Rp 29,11 triliun.
Diketahui, pada pekan 11-15 November 2024, bursa akan disibukkan dengan pencatatan saham, obligasi, dan waran. Dalam sepekan ini telah dilakukan pencatatan tiga saham, satu waran, dan dua obligasi, serta peluncuran Single Stock Future di PT BEI.
Mengawali pekan Senin (11/11/2024), pembukaan usaha BEI dilakukan oleh PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) dalam rangka pencatatan perdana sahamnya di Papan Utama BEI. DAAZ akan menjadi perusahaan ke-37 yang tercatat di BEI pada tahun 2024. DAAZ bergerak di sektor bahan baku termasuk industri besi & mineral lainnya.
Pada hari yang sama, PT OKI Pulp & Paper Mills resmi mencatatkan obligasi berkelanjutan I OKI Pulp & Paper Mills tahap VI 2024 dan obligasi berkelanjutan USD I OKI Pulp & Paper Mills tahap VI 2024 di BEI dengan jumlah masing-masing Rp2. 250.917.000.000 dan 9.219.000 dollar Amerika. Hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dan PT Kredit Rating Indonesia untuk masing-masing obligasi adalah idA+ (Single A Plus) dan irAA- (Double A Minus). PT Bank KB Bukopin Tbk bertindak sebagai kustodian dalam penerbitan obligasi tersebut.
Kemudian keesokan harinya yakni Rabu (12/11/2024), PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) resmi mulai mencatatkan sahamnya di papan pengembangan BEI. BOAT akan menjadi perusahaan ke-38 yang tercatat di BEI pada tahun 2024. BOAT bergerak di bidang transportasi jasa lepas pantai dengan fokus pada industri minyak dan gas. BOAT memasuki sektor energi termasuk operasi minyak, gas dan batubara & industri utilitas.
Artikel BEI Catat Nilai Transaksi Saham dalam Sepekan Naik Menjadi Rp 12,28 Triliun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Dirut BEI Sebut Ada Tiga Perusahaan Mercusuar akan IPO pada Akhir 2024 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Ketiganya kita harapkan bisa terwujud,” kata Iman dalam workshop jurnalis pasar modal di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, akhir pekan lalu.
Berikutnya, perusahaan mercusuar salah satu perusahaan terbesar di bidang energi ini akan menyelesaikan proses IPO pada November 2024.
Direktur Nilai Korporasi BEI 1 Gede Nyoman memastikan BEI akan terus berinvestasi pada perusahaan-perusahaan dengan kekayaan bersih tinggi, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan anak perusahaannya.
Hingga 25 Oktober 2024, BEI menyebutkan terdapat 28 perusahaan yang berada dalam pipeline (antrian) untuk melakukan IPO di pasar saham Indonesia.
Pada tahun ini, ada 36 perusahaan yang tercatat di BEI dan menghimpun dana senilai Rp 5,42 triliun.
Sedangkan berdasarkan urutan IPO, aset perseroan terbagi menjadi dua perusahaan kecil dengan aset di bawah 50 miliar dolar, sepuluh perusahaan menengah dengan aset antara 50 miliar hingga 250 miliar birr, dan 16 perusahaan dengan aset tinggi. Rp 250 miliar.
Alokasi aset mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.53/POJK.04/2017.
Artikel Dirut BEI Sebut Ada Tiga Perusahaan Mercusuar akan IPO pada Akhir 2024 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel BEI Berharap Stabilitas Politik Tingkatkan Antusiasme IPO di 2025 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Untuk meningkatkan minat IPO, BEI menggandeng Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraft) dengan Program Ciptakan IPO dan Program IPO Usaha Kecil Menengah (UKM). Dengan Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.
“Kami berharap hal ini dapat berdampak positif terhadap peningkatan jumlah IPO pada tahun 2025 seiring dengan mulai terlihatnya stabilitas politik, salah satu faktor yang mendorong perusahaan untuk wait and see sebelum melakukan IPO pada tahun 2024,” kata Direktur BEI Iman Rahman. Pada konferensi pers pertemuan tersebut. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT BEI (RUPSLB) di Jakarta pada Rabu (23/10/2024).
Iman menjelaskan, untuk melakukan proses IPO harus melalui tahapan seleksi yang ditetapkan BEI, salah satunya adalah aspek keberlanjutan perusahaan.
Tahun ini, dia menjelaskan, rasio transisi perusahaan yang berhasil melakukan emisi di BEI adalah 70 persen dari total pendaftar, artinya 30 persen tersebut belum memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.
Artinya ada 30 persen yang kita harapkan bisa memperbaiki catatan atau kita melihat keadaan perusahaan. “Keberlanjutan perusahaan ini sangat penting bagi kami di Bursa Efek Indonesia (BEI),” kata Iman. .
Dalam kesempatan yang sama, Manajer Penilaian Korporasi I BEI Gede Nyoman Yetna menjelaskan, pendaftaran efek seluruh instrumen hingga saat ini mencapai 467 efek atau 137 persen dari target tahun 2024 sebanyak 340 efek.
Sedangkan pencatatan efek meliputi pencatatan efek bersifat ekuitas, penerbitan obligasi, pencatatan efek lainnya termasuk dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), dana investasi real estat (DIRE), dana investasi infrastruktur (DINFRA), dan efek beragun aset. (EBA) ). ), serta memesan emisi struktural.
“Itu berarti keuntungan kami hingga saat ini adalah 137 persen,” kata Newman.
Sementara pada tahun depan 2025, BEI menargetkan jumlah pencatatan efek mencapai 407 efek dari seluruh instrumen tersebut.
Artikel BEI Berharap Stabilitas Politik Tingkatkan Antusiasme IPO di 2025 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Sritex Resmi Pailit, Ini Kata BEI Terkait Potensi Delisting pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Manajer Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, berdasarkan Pernyataan III.1 Peraturan Perusahaan I-N disebutkan bahwa saham dapat dikeluarkan karena beberapa alasan. Artinya, emiten mempunyai situasi atau peristiwa yang berdampak negatif signifikan terhadap kelangsungan usaha finansial atau hukum emiten dan emiten tidak dapat menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang cukup. Dan/atau saham-saham emiten tersebut telah diuji security stop paling sedikit 24 bulan baik di pasar reguler maupun pasar uang, dan/atau di semua pasar.
Berdasarkan pantauan kami, sehubungan dengan adanya penghentian sementara pembayaran pokok dan bunga MTN Sritex tahap III 2018 tahap keenam, maka Bursa telah menghentikan sementara perdagangan Efek SRIL di seluruh pasar mulai tanggal 18 Mei 2021. Penangguhan efek tersebut telah mencapai 42 bulan, kata Nyoman dalam keterangannya, dikonfirmasi Jab Republica, Jumat (25/10/2024).
Nyoman menginformasikan, untuk menghadapi permasalahan tersebut, pihaknya meminta Sritex memberikan informasi lebih lanjut mengenai situasi perusahaan yang bangkrut tersebut.
Sehubungan dengan pemberitaan mengenai putusan pailit SRIL tersebut, bursa telah mengajukan permintaan klarifikasi dan penarikan kembali kepada SRIL untuk menyampaikan informasi mengenai tindak lanjut dan rencana perseroan terkait putusan pailit tersebut, termasuk upaya perseroan terkait putusan pailit tersebut. Sedih sekali,” jelasnya.
Selain itu, Nyoman mengatakan, dalam pengawasan emiten, bursa telah melakukan beberapa upaya untuk melindungi investor kecil. Apabila perusahaan tercatat memenuhi beberapa kriteria yang diatur dalam Peraturan Bursa I-X tentang pencatatan efek bersifat ekuitas pada Dewan Pengawas Khusus, dapat dilakukan dengan cara mengajukan penunjukan dan penunjukan khusus kepada Dewan Pengawas Khusus.
“Hal ini diharapkan dapat memberikan peringatan dini kepada investor terhadap kemungkinan terjadinya permasalahan pada emiten,” tegasnya.
Nyoman melanjutkan, ketika emiten melakukan suspensi, baik karena sanksi maupun suspensi karena alasan lain, upaya melindungi investor kecil dilakukan dengan beberapa hal. Antara lain dengan mengirimkan pengingat delisting kepada emiten yang terkena dampak suspensi selama 6 bulan, mengirimkan undangan rapat, upaya memperbaiki alasan suspensi, dan meminta klarifikasi rencana bisnis ke depan.
Selain itu, emiten juga harus memberikan update perkembangan rencana reformasi setiap tahunnya pada bulan Juni dan Desember. Bursa akan diinformasikan setiap enam bulan sekali mengenai potensi penerbitan, termasuk masa penangguhan, struktur kepengurusan, dan calon pemegang saham. serta diumumkan. hubungan yang relevan,” ujarnya.
Artikel Sritex Resmi Pailit, Ini Kata BEI Terkait Potensi Delisting pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel BEI Rilis Aturan Pencatatan EBA Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Sekretaris Perusahaan BEI Katser Prime Noor Ahmad menjelaskan, salah satu aspek penting dari Peraturan I-K No. I-K ini adalah upaya BEI dalam menyederhanakan mekanisme pencatatan EBA dan meningkatkan transparansi informasi. “Manajer investasi wajib menyampaikan dokumen pendaftaran melalui sistem elektronik yang pelaksanaannya akan ditentukan oleh BEI,” kata Koutsar.
Selain itu, lanjutnya, terdapat ketentuan khusus mengenai persyaratan pelaporan berkala untuk menjamin transparansi dan pengawasan ketat terhadap EBA yang terdaftar.
“BEI juga mewajibkan pencatatan peringkat investment grade agar EBA dapat dicatatkan sebagai upaya melindungi investor dan memberikan jaminan atas kesesuaian investasi atas produk yang ditawarkan,” kata Koutsar.
Untuk memastikan aturan baru tersebut diterapkan dengan baik, dia menjelaskan BEI telah menerapkan masa transisi bagi manajer investasi untuk menyampaikan dokumen pendaftaran.
Pada masa transisi, Manajer Investasi tetap dapat menyampaikan dokumen dalam format elektronik (hard copy) melalui compact disc (CD), hard disk, atau media elektronik sejenisnya kecuali BEI menerbitkan surat edaran mengenai penyampaian dokumen melalui sistem elektronik. .
“Masa transisi ini memungkinkan pelaku pasar memenuhi kewajiban pencatatannya tanpa mengganggu operasional,” kata Koutsar.
Artikel BEI Rilis Aturan Pencatatan EBA Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>