Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

blt Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/blt/ berita dari seluruh kalangan dunia Thu, 28 Nov 2024 11:31:25 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://jahangircircle.org/wp-content/uploads/2024/10/cropped-jc-32x32.png blt Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/blt/ 32 32 Ekonom Soroti Insentif Bansos Sebagai Bantalan Kenaikan PPN 12 Persen https://jahangircircle.org/ekonom-soroti-insentif-bansos-sebagai-bantalan-kenaikan-ppn-12-persen/ https://jahangircircle.org/ekonom-soroti-insentif-bansos-sebagai-bantalan-kenaikan-ppn-12-persen/#respond Thu, 28 Nov 2024 11:31:25 +0000 https://jahangircircle.org/ekonom-soroti-insentif-bansos-sebagai-bantalan-kenaikan-ppn-12-persen/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Direktur Eksekutif Center for Economic and Legal Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira Adhinegara menanggapi isu terkini Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Pertama, pemerintah akan menerapkan PPN sebesar 12 persen mulai awal Januari tahun depan. Hal ini sesuai dengan ketentuan...

Artikel Ekonom Soroti Insentif Bansos Sebagai Bantalan Kenaikan PPN 12 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Direktur Eksekutif Center for Economic and Legal Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira Adhinegara menanggapi isu terkini Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Pertama, pemerintah akan menerapkan PPN sebesar 12 persen mulai awal Januari tahun depan.

Hal ini sesuai dengan ketentuan UU No. 7 Tahun 2021 tentang Peraturan Harmonisasi Perpajakan (UU HPP). Akhir-akhir ini mungkin saja terjadi penundaan. Demikian pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.

Bhima mengingatkan masyarakat, pemerintah tidak membatalkan atau membatalkan begitu saja. Artinya, tarif PPN sebesar 12 persen akan terus berlaku pada tahun 2025.

Menurut dia, rencana pemerintah untuk memberikan bantuan sosial terlebih dahulu sebagai insentif atau subsidi kepada masyarakat menengah ke bawah masih merupakan kebijakan yang berisiko tinggi.

“Kalau dukungan diberikan, 2-3 bulan kemudian tarif PPN naik menjadi 12 persen, dampaknya terhadap perekonomian akan negatif. Dukungan tersebut hanya bersifat sementara, dan kenaikan tarif PPN sebesar 12 persen akan berdampak jangka panjang,” kata Bhima kepada Republika, Kamis (28/11/2024).

Ia menilai tidak semua kelompok masyarakat yang terdampak kenaikan PPN, khususnya masyarakat menengah, mendapat kompensasi. “Hampir tidak mungkin, jumlah masyarakat kelas menengah yang disebut kelas menengah yang hanya berkeinginan sebanyak 137,5 juta orang. Besaran alokasi dukungan sosialnya juga tidak jelas,” ujarnya.

Sementara itu, jelas Bhima, kenaikan inflasi terjadi bahkan sebelum kebijakan tarif PPN 12 persen berlaku pada Januari 2025. Situasi inflasi sebelum perjanjian atau inflasi sebelum tarif pajak baru. Pra-inflasi adalah akibat dari perilaku beberapa pengecer dan produsen yang mengubah label harga untuk mempertahankan margin keuntungan sebelum tarif PPN baru diterapkan.

Kekhawatiran terhadap pra-inflasi terlihat dari perkiraan kenaikan harga pada akhir tahun 2024 hingga triwulan I tahun 2025, serta laju musim libur Tahun Baru yang tercermin dari penerapan PPN 12 persen. . Inflasi preemptive akan membuat perkiraan inflasi lebih tinggi dibandingkan tahun 2024.

Direktur Kebijakan Publik CELIOS, Media Wahyu Askar pun turut angkat bicara. Menurutnya penundaan itu hanya tiga bulan. Ia menilai hal ini merupakan strategi pemerintah untuk meminimalisir kritik masyarakat.

“Tetapi pada dasarnya hanya mengubah waktu pelaksanaannya saja,” kata Wahyu.

Ia menjelaskan, bantuan sosial hibah yang diberikan sebagai kompensasi di awal penerapan kenaikan tersebut belum bisa sepenuhnya mengimbangi dampak negatif yang muncul terhadap masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah. Kenaikan PPN yang reaktif ini merupakan beban terbesar bagi kelompok rentan, karena sebagian besar pendapatannya dialokasikan untuk konsumsi kebutuhan pokok yang menyebabkan kenaikan harga.

Sebelumnya, Ketua DEN Luhut Pandjaitan mengatakan kenaikan PPN ditunda karena pemerintah berencana memberikan insentif kepada masyarakat terlebih dahulu. Lebih spesifiknya, berupa bantuan sosial kepada masyarakat menengah ke bawah. Kelompok inilah yang paling terkena dampak dari permasalahan ini.

Namun, dukungan sosial yang diberikan bukan berupa bantuan langsung finansial (BLT). Pemerintah ingin memberikan subsidi listrik.

Anggaran bansos ini disiapkan melalui APBN. Nantinya, rencana distribusinya akan segera siap. Dia mengerti ketika kesepakatan pro terjadi.

Kalangan menengah ke bawah dan berbagai elemen lainnya menolaknya. Menurut Luhut, hal ini dikarenakan banyak masyarakat yang belum sepenuhnya mengetahui bagaimana pengendalian kenaikan PPN ini.

Direktur Pengembangan Big Data Institute for Economic Development and Finance (INDEF) Eko Listiyanto merasa perlu mengkritisi hal tersebut. Ia sudah sering menyampaikan pandangannya ke publik. Ia akan terus melakukan hal yang sama jika tidak ada perubahan.

Menurut Eko, saat ini situasi perekonomian sedang melemah. Dia terkejut bahwa pemerintah masih mempertahankan apa yang diputuskannya. Kenaikan PPN berdampak pada banyak orang.

“Ibaratnya turun tangga, dan yang lebih penting, di mana sensitivitas para pengambil kebijakan terhadap keadaan perekonomian,” kata Eko dalam debat yang digagas INDEF bertajuk “Tantangan Kabinet” Tanah: Tingkatkan Daya Beli, Dukung Dunia Usaha. ”, di Jakarta, Kamis (21/11/2024).

Sebagai seorang analis data besar, dia peduli dengan operasi jaringan. Banyak netizen yang menentang rencana kenaikan PPN karena berbagai alasan.

Artikel Ekonom Soroti Insentif Bansos Sebagai Bantalan Kenaikan PPN 12 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/ekonom-soroti-insentif-bansos-sebagai-bantalan-kenaikan-ppn-12-persen/feed/ 0
Bahlil Sebut Opsi Formula Penyaluran Subsidi BBM dan Listrik Belum Bisa Diputuskan https://jahangircircle.org/bahlil-sebut-opsi-formula-penyaluran-subsidi-bbm-dan-listrik-belum-bisa-diputuskan/ https://jahangircircle.org/bahlil-sebut-opsi-formula-penyaluran-subsidi-bbm-dan-listrik-belum-bisa-diputuskan/#respond Mon, 18 Nov 2024 23:13:25 +0000 https://jahangircircle.org/bahlil-sebut-opsi-formula-penyaluran-subsidi-bbm-dan-listrik-belum-bisa-diputuskan/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan formula subsidi bahan bakar dan listrik yang lebih tepat sasaran masih belum diputuskan. Sebelumnya, Bahlil sempat mengatakan kajian pilihan formula subsidi BBM dan listrik akan selesai dalam...

Artikel Bahlil Sebut Opsi Formula Penyaluran Subsidi BBM dan Listrik Belum Bisa Diputuskan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan formula subsidi bahan bakar dan listrik yang lebih tepat sasaran masih belum diputuskan. Sebelumnya, Bahlil sempat mengatakan kajian pilihan formula subsidi BBM dan listrik akan selesai dalam waktu seminggu.

“Belum final opsi mana yang akan digunakan,” kata Bahlil usai rapat dengan Komisi XII DPR RI di Jakarta, Rabu (13/11/2024).

Dia mengatakan pemerintah menggunakan tiga opsi untuk menyalurkan subsidi energi kepada masyarakat, antara lain skema bantuan keuangan langsung (BLT), skema blending atau gabungan penurunan harga komoditas dan BLT, dan skema ketiga yakni menambah subsidi yang ada saat ini. barang-barang. Menurut dia, dari ketiga opsi tersebut, pemerintah pada hakikatnya ingin mengoptimalkan penyaluran subsidi energi kepada masyarakat agar tepat sasaran.

“Kenapa harus tepat sasaran? Karena menurut kami, selama ini dana hibah tersebut ada yang belum tepat sasaran. Belum sampai ke masyarakat atau saudara-saudara kita yang berhak,” ujarnya.

Selain itu, Bahlil mengatakan pihaknya akan mengumumkan formula penyaluran subsidi bahan bakar listrik segera setelah mendapat persetujuan Presiden. Oleh karena itu, semua alternatif masih kami kerjakan. Kami akan umumkan setelah mendapat persetujuan manajemen, ujarnya.

Sebelumnya, Bahlil Lahadalia mengatakan pembentukan atau formalisasi target subsidi BBM dan listrik akan selesai dalam waktu seminggu mulai Senin (11/4/2024). Bahlil mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan pendalaman menyeluruh atas temuan tersebut dan menunggu laporan dari Pertamina, Badan Pengatur Minyak dan Gas Bumi (BPH), dan PLN.

“Kalau sudah selesai, kita akan punya kesimpulan yang layak dalam waktu singkat, seminggu, untuk dilaporkan ke Presiden,” kata Bahlil.

Artikel Bahlil Sebut Opsi Formula Penyaluran Subsidi BBM dan Listrik Belum Bisa Diputuskan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/bahlil-sebut-opsi-formula-penyaluran-subsidi-bbm-dan-listrik-belum-bisa-diputuskan/feed/ 0
Bahlil Mau Subsidi Energi Tepat Sasaran, Skema Mau Diganti Bantuan Langsung? https://jahangircircle.org/bahlil-mau-subsidi-energi-tepat-sasaran-skema-mau-diganti-bantuan-langsung/ https://jahangircircle.org/bahlil-mau-subsidi-energi-tepat-sasaran-skema-mau-diganti-bantuan-langsung/#respond Sun, 03 Nov 2024 05:54:23 +0000 https://jahangircircle.org/bahlil-mau-subsidi-energi-tepat-sasaran-skema-mau-diganti-bantuan-langsung/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadlia menegaskan kebijakan subsidi energi masih dalam proses pengkajian menyeluruh. Pemerintah saat ini sedang membentuk tim khusus yang dipimpin oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang fokus menangani...

Artikel Bahlil Mau Subsidi Energi Tepat Sasaran, Skema Mau Diganti Bantuan Langsung? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadlia menegaskan kebijakan subsidi energi masih dalam proses pengkajian menyeluruh. Pemerintah saat ini sedang membentuk tim khusus yang dipimpin oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang fokus menangani masalah tersebut.

Ini adalah masalah lama. Pemerintah berhati-hati dalam mengambil keputusan. Jadi sangat berguna saat implementasi.

“Pemerintah masih memperdebatkan beberapa langkah terkait target hibah, dan ini masih kita perdebatkan. Sayangnya, kita sudah menunjuk diri kita sendiri sebagai ketua tim dan akan kita laporkan ke Presiden dalam waktu dekat agar bisa menjadi bahan rujukan. keputusan presiden,” katanya. Bahlil akhirnya berkata di Gedung Negara, Jakarta, Kamis (31/10/2024), dalam rapat kecil yang disampaikan melalui keterangan resmi Kementerian ESDM, Jumat (1/11/2024).

Bahlil mengatakan kebijakan subsidi yang tepat harus dikaji secara matang karena berdampak langsung kepada masyarakat. Menurut dia, pemerintah tidak ingin subsidi diberikan kepada kelompok yang tidak berhak. “Kita sekarang menghitung subsidi mana yang tepat sasaran, datanya harus benar. Lalu kita juga tahu siapa yang paling berhak mendapat subsidi dan siapa yang tidak. Semua sekarang sudah diperhitungkan. Jangan sampai subsidinya turun. . Yang tidak punya hak,” imbuhnya. .

Bahlil juga mengungkapkan, pemerintah sedang mempertimbangkan beberapa skema subsidi, termasuk opsi subsidi langsung kepada masyarakat yang berhak. “Ada beberapa formula yang sedang kami kaji, salah satunya adalah hibah langsung, jika kajian ini selesai kami akan segera informasikan kepada Presiden,” imbuhnya.

Pemerintah memutuskan untuk mengalokasikan anggaran subsidi energi untuk tahun anggaran 2025. Tahun depan, fokus utama subsidi adalah bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG).

Berdasarkan hasil rapat kerja Menteri ESDM dan Komisi VII DPR RI pada 27 Agustus 2024, ditetapkan jumlah alokasi BBM bersubsidi pada tahun 2025 mencapai 19,41 juta kiloliter (KL). Rinciannya, minyak tanah mencapai 0,52 juta KL dan solar mencapai 18,89 juta KL. Sedangkan untuk elpiji 3 kg, pemerintah mengalokasikan 8,2 juta ton.

Pemerintah berharap program subsidi yang lebih tepat sasaran dapat mendorong efisiensi anggaran. Pada saat yang sama, hal ini memastikan bahwa bantuan pemerintah didengar oleh mereka yang benar-benar membutuhkan.

 

Frederickus Dodunias Bata

Artikel Bahlil Mau Subsidi Energi Tepat Sasaran, Skema Mau Diganti Bantuan Langsung? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/bahlil-mau-subsidi-energi-tepat-sasaran-skema-mau-diganti-bantuan-langsung/feed/ 0