Artikel Kunjungi Kementerian BUMN, Kepala BPPIK Tegaskan Siap Bersinergi Tumpas Habis Korupsi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Aries mengunjungi beberapa sektor institusi. Kali ini di Kementerian BUMN. Di hadapan Menteri BUMN Eric Tohir dan media, ia menegaskan pihaknya melaksanakan instruksi Presiden Prabowo Subianto.
“Saya langsung koordinasi dengan Kepala Kejaksaan Agung, Kapolri, BPKP dan sekarang saya ke BUMN. Tentu nanti saya juga akan ke Badan Intelijen Negara. Komite Pemberantasan Korupsi dan beberapa kementerian yang harus kita kunjungi untuk mengikuti, memverifikasi, memantau dan mengendalikan kebijakan Presiden.
Dia menjelaskan, Prabowo kerap menyebut harapan pemberantasan korupsi. Bukan rahasia lagi jika banyak terjadi kebocoran dan limbah yang merugikan negara. Pasukan terjun payung berpartisipasi di dalamnya.
Menurut dia, pembersihan sebaiknya dilakukan oleh petugas atau pimpinan. Sayangnya, mereka malah terjebak dalam pusaran korupsi. Hal ini terjadi bahkan di lembaga penegak hukum.
Oleh karena itu, kami di Badan Pengawasan dan Penyidikan Khusus Pembangunan akan lebih fokus bekerja sama dengan seluruh penegak hukum untuk menelusuri permasalahan ini hingga ke akar-akarnya, kata Aris.
Ia kembali mengingat arahan Presiden Prabowo. Apalagi jika tidak menciptakan pemerintahan yang bersih. Tujuan ini tidak dapat tercapai jika pejabat terlibat korupsi.
Hal ini disusul oleh BPPIK. Aries menegaskan, tubuh yang dipimpinnya siap dibersihkan hingga ke akar-akarnya. Memastikan APBN dan ABPD tersalurkan dengan benar.
“Ini uang rakyat, ini uang negara, jangan sampai pemerintah mencurinya.
Dia menegaskan, petugas yang terlibat korupsi harus ditangkap. Aries berharap sinergitas ini terus berlanjut hingga menemukan solusi. Dengan sedikit kebocoran maka otomatis pertumbuhan ekonomi akan meningkat.
Ia mengimbau seluruh pengusaha terus bersinergi membangun bangsa. “Hentikan mereka yang melakukan penambangan ilegal, pembalakan liar, penangkapan ikan ilegal, penanaman ilegal, penyelundupan, narkoba, dan lain-lain.
Bagi pihak yang terlibat kasus tersebut, kata Aries, segera berkoordinasi dengan pihak berwajib. Uang apa pun yang merugikan negara harus dikembalikan kepada sumbernya.
Artikel Kunjungi Kementerian BUMN, Kepala BPPIK Tegaskan Siap Bersinergi Tumpas Habis Korupsi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Terima Kepala BPPIK, Erick Pastikan Program Bersih-Bersih BUMN Harus Terus Dijalankan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Hal itu diungkapkan Erick saat kunjungan Kepala Badan Pengendalian dan Penyidikan Khusus (BPPIK) Aries Marsudiyanto ke Kantor Cabang BUMN, Jumat (11/8/2024) sore WIB. Ini memastikan bahwa semuanya beres. Namun tentunya masih ada yang perlu ditingkatkan.
“Program bersih-bersih BUMN sedang berjalan, yang mana pada awalnya kita mengetahui bahwa saat itu banyak terjadi tindak pidana antara lain Asabri, Jiwasraya, Garuda, dan tentunya sekarang juga sama, pada pembersihan BUMN periode kedua, Program ini harus dilanjutkan,” kata pria yang juga menjabat sebagai Direktur PSSI itu.
Erick menjelaskan, peran BUMN sebagai penyambung perekonomian negara sangat penting. BUMN menjaga standar dalam penerapan sumber daya manusia dan pelaksanaan kegiatan proyek di bidang perencanaan nasional (PSN). Pada saat yang sama, pendanaan pemerintah yang memadai dapat dijamin.
Ya, berbagai kegiatan tersebut perlu transparan dalam praktiknya. BPPIK, jelas Erick, akan memberikan penjelasan spesifik mengenai hal tersebut. Hasilnya adalah kemajuan positif yang dapat dihitung secara rutin.
“Kami akan bekerja sama untuk melihat bagaimana perkembangan ini harus dinilai dan juga harus diselidiki jika ada yang salah dengan hal tersebut. Karena kita tidak bisa menekan pertumbuhan hanya dengan mendorong program ekonomi saja,” kata Menteri BUMN.
Ia melanjutkan, salah satu tuntutan Perdana Menteri Prabowo Subianto adalah efisiensi keuangan. Erick membenarkan hal itu dilakukan Kementerian BUMN. Sekarang lebih baik lagi.
Erick mencontohkan 114 BUMN, kini tinggal 47 saja. Artinya sejalan dengan kebijakan presiden.
“Tapi kalau melihat jumlah BUMN saat ini hanya 47, itu menunjukkan sehat. 40 di antaranya dalam kondisi baik dan 7 sedang diperbaiki. “Jadi kami akan terus mengambil langkah-langkah dan saya berencana mengumpulkan seluruh pimpinan dan komisaris untuk bertemu pada waktu yang tepat.”
Cabang BUMN, jelas Erick, membuka pintu seluas-luasnya jika ada yang perlu didalami. Menurutnya, semua itu demi kualitas hidup yang lebih baik dan penghapusan budaya korupsi.
Artikel Terima Kepala BPPIK, Erick Pastikan Program Bersih-Bersih BUMN Harus Terus Dijalankan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Sesuai Arahan Prabowo, Erick Singgung Aksi Efisiensi yang Sudah Berjalan di Kemen BUMN pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Eric Thohir mendukung penuh arahan Presiden tersebut. Hal itu dikatakan Eric saat kunjungan Kepala Badan Pengawasan dan Penyidikan Khusus (BPPIK) Aris Marsudiyanto, ke kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/11/2024). Eric menjelaskan, efisiensi mengalami peningkatan pada sektor yang dikelolanya.
Kalau kawan-kawan media ingat BUMN juga mencapai angka 47 dari 114, ini juga membuktikan bahwa efisiensi dan jumlah BUMN yang banyak belum tentu sehat, kata sosok yang merupakan Ketua Umum PSSI itu.
Kini tersisa 47 orang, menurutnya keadaan BUMN baik. Dari jumlah tersebut, 40 diantaranya sehat, dan tujuh sisanya masih menjalani restrukturisasi. Itu tidak akan berhenti.
Perbaikan akan terus dilakukan. Ini mengumpulkan direktur dan komisaris perusahaan milik negara. Hal ini bertepatan dengan pekerjaan perbaikan di BUMN.
Dalam kesempatan tersebut, ia membahas kedatangan BPIK. Eric mendukung penelitian setiap kegiatan di bidang ini, termasuk Kementerian BUMN. Semua itu untuk mencegah dan menghilangkan penyakit korupsi di Indonesia.
“Makanya saya siap. Tentu saya akan buka pintunya selebar-lebarnya. Karena kita yakin kita bisa maju dengan memberantas korupsi dan efisiensi. Terima kasih,” kata Mendikbud.
Eric mencatat, fungsi BUMN merupakan penopang perekonomian nasional. Dalam pelaksanaannya harus tetap berada pada koridor keseimbangan. Selain mensukseskan pelaksanaan proyek strategis nasional, juga terdapat upaya penyelenggaraan perekonomian nasional.
“Juga bagaimana agar pendapatan pemerintah lancar, tapi tentunya ada yang perlu diperbaiki,” ujarnya.
Eric pada dasarnya menegaskan agar program bersih-bersih BUMN tetap dilanjutkan. Hal itu dilakukannya sejak ia menjadi menteri pada era Presiden Joko Widodo. Sekarang dia melanjutkan apa yang dia mulai.
Artikel Sesuai Arahan Prabowo, Erick Singgung Aksi Efisiensi yang Sudah Berjalan di Kemen BUMN pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>