Artikel JAHANGIR CIRCLE Indonesia Tumbang di Kandang China Meski Mendominasi Laga pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Dengan hasil ini, Indonesia masih berada di peringkat kelima dan memiliki perolehan skor yang sama dengan China, yakni tiga poin. Meski demikian, pasukan Shin Tae-yong masih unggul selisih gol 4-5 berbanding China 4-13.
Kekalahan Indonesia terjadi karena dua kesalahan di babak pertama yang membuat China mencetak gol. Tuan rumah nyaris tidak bertahan dari gempuran pemain Garuda dan hanya kebobolan satu gol hingga pertandingan berakhir.
Timnas Indonesia mampu mendominasi permainan sejak awal. Pada menit ke-11, Indonesia menciptakan peluang melalui Ragnar Oratmanguen yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Tapi tetap saja bola kembali.
Indonesia kebobolan pada menit ke-21 ketika hanya ada sedikit ancaman serius. Berawal dari posisi tendangan bebas, Shane Patinama melakukan kesalahan dengan tidak melemparkan bola melewati garis gawang. Bola hendak keluar batas ketika dicegat oleh Jiang Shenglong, yang melepaskan umpan ke tengah.
Abu Dowili Baihlamu langsung melepaskan tembakan ke arah gawang Indonesia yang tak mampu ditepis Martin Pace yang sudah tergeletak seluruhnya di tanah. Tiongkok memimpin 1-0.
Pada menit ke-44, giliran Zhang Yuning yang berhasil menghalau umpan tersebut. Sebelumnya, ia lolos dari posisi offside karena J-Eds terlambat terjebak dalam jebakan offside. Zhang melewati Nona Hilgers dan kemudian melepaskan tembakan rendah yang tidak bisa diblok oleh Pace. China pun membuat skor menjadi 2-0 di penghujung babak pertama.
Pelatih Shin Tae-yung mengganti tiga pemain di awal babak kedua. Mies Hilgers, Shayne Petinama dan Vitan Suleiman digantikan oleh Rizky Rideau, Marcelino Ferdinan dan Tom Hay.
China bermain bertahan dengan keunggulan dua gol di awal babak kedua. Mereka hanya mengandalkan serangan balik. Indonesia akan terus kesulitan menembus lini belakang China yang menempatkan pemainnya di lini belakang karena kedisiplinan tuan rumah menghambat aliran bola.
Berbagai umpan silang dan tendangan sudut tidak berhasil. Sementara itu, upaya menembak dari jarak jauh tidak dilakukan karena pemain Tiongkok mampu menutup jarak tembakan dengan baik.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Indonesia Tumbang di Kandang China Meski Mendominasi Laga pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Budi Sudarsono: Usaha Keras Erick Thohir tak Berbanding dengan Taktik STY pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Sayangnya kerja keras Pak Erick tidak membuahkan hasil yang baik. Sebaliknya, keputusan ada di tangan pelatih yang akan membentuk tim besar, dialah yang memahami situasi para pemain saat ini, itulah sepak bola. .
Selain itu, pemain yang mencetak gol pertama Indonesia saat mengalahkan Bahrain di Piala Asia 2007 ini menjelaskan betapa energinya selalu ada dalam pertandingan sepak bola. Tindakan yang diambil di lapangan mempengaruhi sifat permainan. Inilah sebabnya mengapa keputusan pelatih benar atau salah, sehingga berujung pada kesalahan.
“Sekarang hal utama yang dibutuhkan adalah bagaimana membangun kepercayaan diri para pemain, tetap termotivasi, lupakan hasil yang belum pernah terjadi sebelumnya di Bahrain dan China. Pesan khusus untuk sisi penyerang, yang menurut saya perlu suntikan atau pemain baru yang dapat mengembangkan bidang ini.” Ia melanjutkan, bek tersebut mencetak 31 gol untuk timnas sepanjang 2002 hingga 2009.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Budi Sudarsono: Usaha Keras Erick Thohir tak Berbanding dengan Taktik STY pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Shin Tae-yong Janji Perbaiki Performa Timnas Indonesia Usai Kalah dari China pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Indonesia yang diharapkan bisa mengalahkan China justru menelan kekalahan pertamanya di Grup C. Sebelum menghadapi lawan yang lebih baik, Indonesia berhasil meraih hasil imbang.
Usai pertandingan, Shin mengucapkan selamat kepada Tiongkok atas kemenangan mereka. Menurutnya, baik China maupun Indonesia sudah menunjukkan keinginan untuk memenangkan pertandingan ini.
“Mungkin ada keinginan yang lebih kuat di Tiongkok,” ujarnya.
Meski kalah, Shin yakin Indonesia sudah melakukan yang terbaik. Shin tidak ingin menyesali kekalahannya. Ia berjanji akan bergerak cepat menyongsong pertandingan berikutnya.
“Ini bukan akhir. Kami akan bersiap,” ujarnya.
Pada laga tersebut, China mencetak dua gol di babak pertama melalui Baihelamu Abuduwaili pada menit ke-21 dan Zhang Yuning pada menit ke-44.
Indonesia kemudian melakukan perubahan cepat di babak kedua dengan memasukkan beberapa pemain. Namun gol yang ditunggu-tunggu datang pada menit ke-86 berkat sundulan Tom Haye.
Soal dua gol tuan rumah, Sheen menilai hal itu terjadi akibat kurang konsentrasi.
“Saya tidak mau terlalu banyak berdalih atas kekalahan ini. Tapi saya tidak menyangka China akan bermain bola-bola panjang dan menembak seperti itu. Tapi gol pertama kami kebobolan karena kesalahan pertahanan,” ucapnya. .
Ia menilai gol tersebut akan mempengaruhi jalannya pertandingan selanjutnya. Saya harap kami bisa tampil lebih baik di pertandingan berikutnya, kata Shin.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Shin Tae-yong Janji Perbaiki Performa Timnas Indonesia Usai Kalah dari China pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Maarten Paes Akui Kecewa Gagal Menang di Bahrain, Siap Tebus di China pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Tiga sosok di depan mataku akhirnya menghilang. Selain itu, wasit memberikan tambahan waktu tiga menit kepada pertandingan sepak bola Oman, Ahmed Al Kaf, hingga waktu tambahan yang seharusnya hanya enam menit. Masyarakat Indonesia marah dan kecewa.
Tragedi itu juga menimpa kiper Indonesia, Maarten Paes. Namun, kiper FC Dallas itu fokus pada pertandingan lain. Kekalahan tersebut akan mereka upayakan saat menghadapi China pada laga pekan keempat Grup C Piala Dunia Asia 2026 melawan China di Qingdao Youth Football Stadium, Qingdao, Selasa (15/10/2024) ) pukul 19:00 WIB . .
Ini adalah cara terbaik untuk mendapatkan keuntungan pertama Anda. Di antara enam negara di Grup C, peringkat FIFA yang paling dekat dengan Indonesia adalah China. Pada pemeringkatan 14 Oktober 2024, China berada di peringkat 94, Indonesia di peringkat 127, apalagi di tiga laga pertama China selalu kalah. Oleh karena itu, kesempatan ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin.
Setelah meninggalkan Bahrain, tim Garuda menaiki penerbangan Garuda Indonesia dan terbang langsung menuju Qingdao. Timnas Indonesia tiba mendahului tim tamu yang harus terbang dari Australia menggunakan pesawat komersil. Paes pun mengaku siap beraksi.
“Saya pikir ini balapan yang sangat bagus. Kami siap sekarang. Datang dari Bahrain, kami kecewa karena tidak memimpin di menit-menit terakhir. Kami siap menang di sini. Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik. , Kami berlatih dengan baik. , kami siap untuk besok, “Saya kira kami bisa menang,” tegas Paes dalam jumpa pers, Senin (14 Oktober 2024).
Kasus Timnas Indonesia yang tidak meraih kemenangan di tiga laga awal, Paes menilai hal tersebut karena pertahanan Indonesia yang kuat. Menurut Paes, para pemain Garuda bertahan dengan baik dan senang dengan tugasnya menjaga gawang dan tidak kebobolan satu gol pun.
“Pertahanan sangat penting. Setiap tim yang sukses memiliki pertahanan yang kuat. Hal yang baik tentang kami adalah kami suka bertahan. Saat kami bertahan, kami saling menyemangati. Saat kami menyerang, memblok, membela diri, kami saling menyemangati dengan cara yang sama.” Secara positif. Dengan cara yang saling mendukung, itu sangat berbeda,” kata Paes.
Ia mencontohkan, saat Mees Hilger melakukan blok cantik di penghujung pertandingan, Paes langsung bersyukur. Begitu pula saat Paes melakukan penyelamatan, Mees segera datang untuk memuji dan menyemangatinya.
“Kita punya tujuan yang sama, memperjuangkan Garuda. Saya kira ini menjadi ikatan tersendiri (di latar belakang timnas Indonesia),” tegasnya.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Maarten Paes Akui Kecewa Gagal Menang di Bahrain, Siap Tebus di China pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel CIRCLE NEWS Coach Justin: Eksperimen Aneh Shin Tae-yong Bikin Indonesia Kalah, Jangan Lagi Coba-Coba pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Nyatanya, pil pahit harus ditelan tim Garuda. Pada laga malam ini, tim besutan Shin Tae Young kalah 1-2. Kiper Martin Paes terpaksa kebobolan dua gol di babak pertama. Lahirnya dua gol tersebut berawal dari kesalahan pemain Indonesia.
Pengamat sepak bola Justinos Laksana dalam wawancara di kanal YouTube MF Entertainment menilai kekalahan tersebut merupakan hasil eksperimen sang pelatih dengan melakukan empat perubahan susunan pemain dibandingkan laga sebelumnya di Bahrain. Para pemain yang bermain bagus justru duduk di bangku cadangan, tidak menjadi starter sama sekali.
“Salah, aku tanya ke siapa? Shin Tae-young turunkan peringkatnya begitu. Aku jujur, kali ini aku mengkritik Shin Tae-young. Ya. Aku tidak mengerti pergantian pemain yang justru semakin aneh. Anda tidak dapat mencoba ini,” kata Pelatih Justin.
“STY sebaiknya menurunkan tim yang sudah bermain bagus di masa lalu. Apa gunanya pemain bermain bagus jika pemain berikutnya ada di bangku cadangan? Tom Hay bermain bagus dari bangku cadangan. Jangan lakukan itu, coba saja lagi.” Ya, saya tidak mengerti, Terkadang saya bermain dengan Shin Tae Young. “Ada banyak eksperimen yang tidak perlu. Dia menekankan bahwa paruh pertama Bahrain juga merupakan sebuah pengalaman.
Dengan hasil ini, Indonesia menempati peringkat kelima dengan tiga poin, sama seperti China. Untungnya selisih tempat kedua, ketiga, dan keempat adalah dua poin. Pelatih Justin mengatakan Indonesia masih berpeluang lolos ke Piala Dunia 2026. Laga berikutnya pun kami akan lebih banyak bermain di kandang sendiri.
“Masih ada peluang. Iya benar ada. Di kandang sendiri harus bisa. Kalau mau punya semangat juang yang hebat, harus punya mental menang. Di kandang sendiri harus bisa menang.” , “katanya.
Artikel CIRCLE NEWS Coach Justin: Eksperimen Aneh Shin Tae-yong Bikin Indonesia Kalah, Jangan Lagi Coba-Coba pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Shin Tae-yong: Ini Bukan Akhir dari Segalanya pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Ini bukan akhir dari segalanya. Kami lebih siap. Di laga berikutnya kami bisa menunjukkan hasil yang lebih baik,” kata pelatih berusia 54 tahun itu dalam jumpa pers pascalaga, Selasa.
Dengan enam pertandingan tersisa, Shin menilai kemungkinan Piala Dunia 2026 untuk mengincar peringkat ketiga dan keempat di babak ketiga serta mengincar sisa tiket di babak keempat masih sangat terbuka. Pasalnya, Indonesia berada di peringkat 5 klasemen dengan raihan 3 poin, tertinggal 3 poin dari tim peringkat 4 yakni Bahrain, Arab Saudi, dan Australia.
Padahal, selisih poin tersebut juga membuat Indonesia masih berpeluang lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 dengan finis di peringkat kedua grup atau lolos ke babak ketiga grup. Lebih lanjut, Shin mengatakan kemalangan tim Laos karena kalah dari China setelah menguasai 74 persen dan juga sangat baik dalam menciptakan 14 peluang dan 6 gol.
“Kami tidak bermain bagus melawan Bahrain, terutama dalam penguasaan bola. Usai pertandingan melawan Bahrain, kami merefleksikan permainan normal kami dan mencoba meningkatkan beberapa hal,” ujarnya.
“Kami telah berlatih bagaimana kami akan bermain melawan Tiongkok dan alur permainan itulah yang kami perlukan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin dan berusaha untuk lebih berkembang lagi”.
Hasil ini membuat tuan rumah mengakhiri laga buruknya dengan tiga kekalahan. Sebaliknya bagi Indonesia, kekalahan ini membawa hasil positif berupa tiga kali imbang di tiga laga awal dengan Arab Saudi, Australia, dan Bahrain.
Kekalahan ini tak mengubah posisi kedua tim di Grup C. Indonesia masih berada di peringkat kelima dengan perolehan 3 poin, unggul atas China yang memiliki jumlah selisih poin yang sama. Jepang, yang bermain imbang 1-1 dengan Australia di Stadion Saitama hari ini, masih memimpin tim dengan selisih 10 poin.
Laga Indonesia di Grup C akan dilanjutkan November mendatang. Pada tanggal 14 November, delegasi Tuan Shin Chan-yong menjamu pemimpin Jepang. Setelah itu, pada 19 November, Indonesia kembali menjadi tuan rumah konferensi Asia, yakni Arab Saudi.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Shin Tae-yong: Ini Bukan Akhir dari Segalanya pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel CIRCLE NEWS Pelatih China Ungkap Alasan Timnya Bisa Kalahkan Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Sebelum pertandingan, kami mempelajari dan mengontrol gaya bermain lawan. Ivankovic dari situs resmi AFK, Rabu (16/10/2024).
Kemenangan ini menghilangkan tekanan dan memberikan kepercayaan diri seluruh tim, katanya.
“Wu Lei tidak berlatih lebih dari 20 hari, tapi dia datang ke tim, duduk di bangku cadangan dan siap bermain jika diperlukan. “Itu menunjukkan kesatuan dan tekad tim,” ujarnya.
Kemenangan The Dragons menghidupkan kembali harapan mereka untuk finis setidaknya di posisi 20 besar dan melaju ke babak keempat dengan sisa tiket Piala Dunia 2026. Namun, pelatih Kroasia mengatakan penting untuk fokus pada dua pertandingan mendatang melawan Bahrain dan Jepang pada November.
“Masih banyak pertandingan yang harus dimainkan dan kami harus bersiap untuk pertandingan berikutnya di Bahrain,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Indonesia Shin Tae-Onong mengaku bangga dengan penampilan timnya dan tetap optimis meski timnya mengalami kekalahan pertama setelah tiga kali bermain imbang berturut-turut.
“Kami mengucapkan selamat kepada Tiongkok atas kemenangan ini, namun saya pikir kedua belah pihak menunjukkan keinginan untuk menang,” kata Shin.
“Ini bukanlah akhir. “Kami akan lebih siap dan bugar untuk pertandingan mendatang.
Indonesia menghadapi tantangan berat saat menjamu Jepang pada pertandingan berikutnya pada 15 November, dengan pemimpin Grup C unggul 10 poin di puncak klasemen dengan enam pertandingan tersisa.
Artikel CIRCLE NEWS Pelatih China Ungkap Alasan Timnya Bisa Kalahkan Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Rentetan Kemenangan Dihentikan Australia, Jepang Masih Kokoh di Puncak Klasemen Grup C pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Hasil ini membuat Jepang masih kokoh di puncak klasemen Grup C dengan 10 poin. Australia tetap berada di urutan kedua dengan lima poin setelah Arab Saudi bermain imbang tanpa gol melawan Bahrain dan kekalahan 1-2 Indonesia dari Tiongkok.
Jika melihat babak kedua turnamen kualifikasi Piala Dunia 2026, Jepang sudah memenangi sembilan laga berturut-turut tanpa kebobolan. Namun Shogo Taniguchi menyundul umpan silang mendatar Lewis Miller ke gawangnya sendiri pada menit ke-58 untuk membawa Socceroos unggul.
Pelatih baru Australia Tony Popovic, dalam pertandingan keduanya sebagai pelatih sejak menggantikan Graham Arnold bulan lalu, telah menempatkan timnya dalam formasi yang sangat defensif untuk berusaha mempertahankan keunggulan mereka.
Namun pemain pengganti Keito Nakamura akhirnya mampu membuka pertahanan Socceroos saat waktu tersisa 14 menit. Dia menari melewati lini belakang dan melepaskan tembakan kuat melintasi gawang ke Cameron Burgess, yang kemudian mencetak gol bunuh diri.
Hasil ini membawa Jepang, yang mengincar kualifikasi Piala Dunia kedelapan berturut-turut, mengumpulkan 10 poin dari empat pertandingan, dengan Australia terpaut lima poin di tempat kedua dan Arab Saudi dan Bahrain masing-masing mengumpulkan lima poin.
Kapten Salem Al-Dawsari melihat penaltinya pada menit ke-20 dikonversi oleh Ebrahim Lutfall di Jeddah ketika Arab Saudi gagal menembus pertahanan tim tamu. Tim asuhan Roberto Mancini hanya menang sekali dari empat pertandingan di fase kualifikasi saat ini.
Tiongkok mengklaim kemenangan pertama mereka di Grup C saat tim asuhan Branko Ivankovic mengalahkan Indonesia di Qingdao dengan gol di babak pertama dari Behram Abduwel dan Zhang Yuning untuk mengamankan ketiga poin.
Posisi Dasar Permainan Menang Seri Kalah Selisih Gol
1 Jepang 4 3 1 0 14 10
2 Australia 4 1 2 1 1 5
3 Arab Saudi 4 1 2 1 -1 5
4 Bahrain 4 1 2 1 -4 5
5 Indonesia 4 0 3 1 -1 3
6 Tiongkok 4 1 0 3 -9 3
Artikel JAHANGIR CIRCLE Rentetan Kemenangan Dihentikan Australia, Jepang Masih Kokoh di Puncak Klasemen Grup C pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel CIRCLE NEWS Kalah Tapi Menjanjikan, Modal Timnas Indonesia Sambut Laga Berat Lawan Jepang dan Saudi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Pemandangan tak biasa terbentang di hadapan mata para pecinta sepak bola tanah air yang menyaksikan laga timnas kita di kandang sendiri melawan China pada laga keempat Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Selasa (15/10/2024). Garuda unggul 1-2 di Qingdao. Untuk pertama kalinya kami kalah di babak ini, namun untuk pertama kalinya kami juga menjadi tim yang unggul sepanjang pertandingan.
Biasanya Indonesia bertahan lebih lama. Dia menyerang. Tapi dia melawan. Penentang Indonesia mewaspadai perubahan positif ini. Faktanya, Australia melontarkan strategi menarik saat berhadapan dengan Garuda di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) bulan lalu.
Penyerang Nestory Irankunda dimanfaatkan untuk mengeksploitasi sisi kiri pertahanan Indonesia. Namun ketika serangannya gagal dan menghasilkan tendangan sudut, Iranunda justru berada beberapa di luar kotak penalti. Ia mendapat tugas khusus, mematahkan serangan balik Indonesia dengan kecepatannya.
Strategi tersebut terbukti cukup efektif meredam serangan balik tim besutan Shin Tae-yong. Dalam sedetik, Irancunda berhasil merebut bola dari kaki Rafael Struik yang mengawali serangan balik dari umpan sepak pojok Australia yang hilang, dengan lari cepat.
Jika serangan berhasil dipatahkan namun tak berujung sepak pojok, Australia segera menutup lini tengah dan saluran keluar umpan Indonesia ke sayap, juga untuk menghindari serangan balik.
Namun, Tiongkok mengambil tindakan yang tidak terduga. Dihadapkan pada kewajiban untuk menang, tim Naga memilih bertahan. Pertemuan. Disiplin. Namun mematikan dalam serangan balik dan sensitif saat mengendus peluang mencetak gol. Gol kedua China ke gawang Indonesia yang dilakukan Zhang Yuning menjadi buktinya.
Seluruh pemain Garuda menyerang namun tak mampu menghentikan serangan balik China. Gol tercipta dari aksi dua pemain saja. Sedangkan gol pertama tak lepas dari kelalaian Shayne Pattynama dan Ivar Jenner dalam bertahan dalam situasi bola mati.
Usai menang 2-0, pertahanan China semakin nyaman. Disiplin dalam menutup serangan dari sayap dan mampu memberikan bahaya di tengah pertahanan. Bek-bek Tiongkok yang jangkung mudah mengamankan umpan silang dan juga cukup cepat menutup celah sehingga para pemain Indonesia tidak bisa memanfaatkannya dengan tendangan satu-dua atau tendangan jarak jauh. Tim Naga kadang-kadang mengancam melalui serangan balik, tetapi sebagian besar bertahan di area mereka sendiri.
Efektifitas dalam menyerang dan efisiensi dalam bertahan menjadi kunci sukses tim besutan Branko Ivankovic. Sekilas mengingatkan kita pada gaya permainan tim-tim asuhan Jose Mourinho yang prinsipnya tidak ada salahnya menerima serangan berat asalkan tidak kebobolan. Saat lawan sedang lengah, dia siap menjatuhkannya dengan satu atau dua tembakan. Hal inilah yang sedang dialami oleh Indonesia.
Shin melakukan beberapa perubahan dan sedikit mengubah formasi di babak kedua. Tidak banyak yang berubah sejak sejarah balapan. Indonesia terus mendominasi, namun masih kesulitan memutus rantai bek Tiongkok, apalagi menciptakan peluang emas.
Hanya satu gol yang bisa tercipta dari rencana cadangan, memasukkan Pratama Arhan di penghujung pertandingan untuk mengacaukan pertahanan lawan dengan umpan silang.
Artikel CIRCLE NEWS Kalah Tapi Menjanjikan, Modal Timnas Indonesia Sambut Laga Berat Lawan Jepang dan Saudi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Cedera Engkel Kambuh, Jordi Amat Tinggalkan Timnas Indonesia, Balik ke Malaysia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Jordi absen ketika Indonesia menghentikan Arab Saudi dan Australia. Dia kemudian memainkan seluruh putaran pertama melawan Bahrain. Tetapi kemunculan kembali pergelangan kakinya membuatnya menjadi penonton belaka.
Menurut pernyataan resmi PSSI, Jordi akan menerima perawatan cedera di klubnya di Johor Sarul Ta’zim, Malaysia. Jordi mengucapkan selamat tinggal kepada semua rekan satu timnya, pejabat, dan staf pelatihan pada hari Senin (10/14/2024) sore.
“Dengan hati yang berat, saya harus meninggalkan tim lebih awal. Karena saya akan fokus pada pemulihan lagi.” Ini berarti bahwa saya tidak akan dapat memainkan tim melawan China, “kata Jordi.” Tapi saya akan mendukung dan berharap kami tim yang terbaik. Saya harap kita bisa menang dan saya harap saya bisa berada di tim lagi bulan depan. “
Kondisi Jordi juga disampaikan oleh pelatih Shin Tae-yong dalam konferensi pers pra-pertandingan. Dia mengatakan banyak pemain yang terluka parah. “Terutama Jordi, yang melukai pergelangan kakinya. Kondisinya memburuk selama pelatihan,” kata Shin.
Selain itu, Shin mengatakan bahwa pemain lain yang siap dipersiapkan dengan baik dan tetap fokus pada permainan melawan China. Posisi Jordi sebelumnya dipenuhi dengan baik oleh Rizky Ridho ketika dia absen karena cedera.
Shin mengakui bahwa dia masih menghormati Cina meskipun kalah tiga kali. Dia melihat situasi China lebih baik daripada orang Indonesia sebagai salah satu alasannya.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Cedera Engkel Kambuh, Jordi Amat Tinggalkan Timnas Indonesia, Balik ke Malaysia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>