Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

cop29 Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/cop29/ berita dari seluruh kalangan dunia Sat, 23 Nov 2024 03:41:38 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://jahangircircle.org/wp-content/uploads/2024/10/cropped-jc-32x32.png cop29 Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/cop29/ 32 32 Bappenas: Indonesia dalam Posisi Tepat Pimpin Industri Baterai https://jahangircircle.org/bappenas-indonesia-dalam-posisi-tepat-pimpin-industri-baterai/ https://jahangircircle.org/bappenas-indonesia-dalam-posisi-tepat-pimpin-industri-baterai/#respond Sat, 23 Nov 2024 03:41:38 +0000 https://jahangircircle.org/bappenas-indonesia-dalam-posisi-tepat-pimpin-industri-baterai/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard mengatakan Indonesia berada pada posisi yang tepat untuk memimpin industri baterai. “Dengan cadangan nikel terbesar di dunia, Indonesia berada pada posisi yang tepat...

Artikel Bappenas: Indonesia dalam Posisi Tepat Pimpin Industri Baterai pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard mengatakan Indonesia berada pada posisi yang tepat untuk memimpin industri baterai.

“Dengan cadangan nikel terbesar di dunia, Indonesia berada pada posisi yang tepat untuk memimpin industri baterai, menyediakan bahan-bahan yang sangat dibutuhkan untuk dekarbonisasi global,” ujarnya pada Konferensi Perubahan Iklim PBB di Paviliun Indonesia COP29 (Konferensi Para Pihak 29 ) dengan tema “Memetakan Indonesia Maju Sebagai Green World Battery Center” di Baku, Azerbaijan, yang hampir dikaji di Jakarta, Jumat.

Saat dunia menghadapi dampak perubahan iklim, lanjutnya, negara-negara mempercepat upaya menuju transisi energi dan ketahanan ekonomi.

Setelah COP28 di Uni Emirat Arab (UEB), komunitas global sepakat untuk mencapai target emisi nol bersih, yang mendorong peningkatan permintaan mineral penting sebagai bahan penting transisi energi.

Dalam hal ini, Febrian mengatakan Indonesia berpotensi menghasilkan pasokan bahan mineral esensial yang melimpah untuk mendukung dekarbonisasi global karena Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia.

Mulai tahun 2020, Indonesia disebut-sebut telah melarang ekspor bijih nikel guna membangun rantai pasokan pertambangan dalam negeri yang komprehensif, termasuk produksi baterai kendaraan listrik.

Langkah strategis ini dinilai tepat karena membuahkan kesuksesan besar, yakni peningkatan ekspor produk sebesar sepuluh kali lipat akibat proses pembuatannya (produk antara).

Melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas bekerja sama dengan World Resources Institute, pemerintah Indonesia sedang menyusun peta jalan nasional dekarbonisasi industri nikel sebagai respon terhadap fenomena gerakan global yaitu serangan keberlanjutan (global Sustainability Movement) .

“Peta jalan tersebut akan diintegrasikan ke dalam rencana pembangunan nasional Indonesia. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, Indonesia berkomitmen menjadi negara yang berdaulat dan stabil pada tahun 2045, kata Wakil Kepala Bappenas.

 

Artikel Bappenas: Indonesia dalam Posisi Tepat Pimpin Industri Baterai pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/bappenas-indonesia-dalam-posisi-tepat-pimpin-industri-baterai/feed/ 0
Di Panggung COP29, Pertamina Siapkan 5,7 Miliar Dolar AS untuk Pengembangan EBT https://jahangircircle.org/di-panggung-cop29-pertamina-siapkan-5-7-miliar-dolar-as-untuk-pengembangan-ebt/ https://jahangircircle.org/di-panggung-cop29-pertamina-siapkan-5-7-miliar-dolar-as-untuk-pengembangan-ebt/#respond Tue, 19 Nov 2024 13:53:27 +0000 https://jahangircircle.org/di-panggung-cop29-pertamina-siapkan-5-7-miliar-dolar-as-untuk-pengembangan-ebt/ REPUBLIKA.CO.ID, BAKU — Pertamina menyiapkan 8 persen dari total biaya investasi hingga 2029 atau sekitar 5,7 miliar dolar AS untuk pengembangan sumber energi baru dan terbarukan. Hal tersebut disampaikan oleh CEO Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) John Anis...

Artikel Di Panggung COP29, Pertamina Siapkan 5,7 Miliar Dolar AS untuk Pengembangan EBT pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, BAKU — Pertamina menyiapkan 8 persen dari total biaya investasi hingga 2029 atau sekitar 5,7 miliar dolar AS untuk pengembangan sumber energi baru dan terbarukan. Hal tersebut disampaikan oleh CEO Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) John Anis di Paviliun Indonesia COP29 di Baku, Azerbaijan pada Senin (11/11/2024).

Sumber energi baru dan terbarukan yang dikembangkan dengan anggaran ini antara lain energi panas bumi, bioetanol, hidrogen hijau, energi surya, energi angin, energi biomassa, baterai, dan perdagangan karbon.

“Investasi yang dilakukan Pertamina dalam pengembangan EBT sangat besar. Hal ini merupakan bagian dari komitmen kuat Pertamina untuk mendukung pertumbuhan kontribusi nasional Indonesia. Kami yakin kemajuan diperlukan untuk mencapai tujuan besar,” kata John dalam keterangan resmi Pertamina yang disiarkan online, Selasa (11/12/2024).

Investasi tersebut bertujuan untuk mengembangkan bisnis rendah emisi Pertamina sekaligus mendukung tujuan Indonesia net zero emisi pada tahun 2060. Setidaknya ada empat target agresif Pertamina pada tahun 2029 untuk mendukung hal tersebut, antara lain penjualan biofuel sebesar 60 juta kiloliter (KL), produksi petrokimia sebesar 5,5 KL. , kapasitas terpasang panas bumi sebesar 1,4 gigawatt (GW) dan pengurangan emisi CO2 setara dengan 1,5 juta ton melalui CCS/CCUS.

Implementasi BBN yang dilakukan Pertamina dimulai pada tahun 2015 dengan menawarkan produk biodiesel kepada masyarakat. Saat ini, Pertamina juga mendukung pemerintah dengan mengembangkan bensin ramah lingkungan berbahan dasar bioetanol. Sebagai bagian dari proyek percontohan tahun lalu, Pertamina meluncurkan Pertamax Green 95, yang memadukan bensin dengan 5% bioetanol. Pertamina melalui anak usahanya, Pertamina NRE, juga menggandeng PT Sinergi Gula Nusantara untuk memulai pembangunan pabrik bioetanol di Banyuwangi dengan kapasitas produksi 30.000 KL per tahun.

Untuk energi panas bumi, kapasitas terpasang saat ini sebesar 672 megawatt (MW). Setelah menyelesaikan penawaran umum perdana (IPO) pada Februari 2023, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk giat mengejar peluang pengembangan energi panas bumi dengan target menggandakan kapasitas terpasang pada tahun 2029.

Komitmen Pertamina dalam mendukung tujuan pemerintah zero waste tidak main-main. Hal ini dibuktikan dengan penurunan emisi sebesar 8,5 juta ton setara CO2 pada tahun 2020-2023 atau turun sebesar 34 persen dibandingkan jilid 1 dan 2. Sementara itu, Pertamina berhasil menurunkan emisi sebanyak 327 juta unit. pada tahun 2023 jumlah tersebut akan setara dengan CO2 dari produksi bahan bakar.

Komitmen kuat Pertamina terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) juga tercermin dari skor ESG sebesar 20,7 yang dinilai oleh lembaga pemeringkat ESG global. Skor ini menempatkan Pertamina pada peringkat pertama dalam industri migas terintegrasi.

“Strategi korporasi Pertamina mencerminkan dukungan yang kuat terhadap transisi energi. Namun, komitmen yang kuat saja tidak cukup. Mewujudkan dekarbonisasi nasional secara bersama-sama juga memerlukan dukungan kuat dari seluruh pemangku kepentingan,” kata John.

Vice President Corporate Communications Pertamina Fadjar Joko Santoso menjelaskan, Pertamina berupaya memperkuat posisi Indonesia dalam aksi global memerangi perubahan iklim. Kegiatan ini sejalan dengan Peta Jalan Energi Bersih Pertamina yang terus mendorong langkah-langkah inovatif untuk masa depan energi berkelanjutan.

“Kami ingin menjadi pionir dalam transisi energi, memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pembangunan berkelanjutan dan menjadi katalis bagi pencapaian masa depan energi ramah lingkungan di Indonesia. Melalui berbagai forum dan kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia memiliki energi kelas dunia. kemampuan terdepan dalam mengurangi perubahan iklim,” kata Fajar.

Pertamina tidak hanya berupaya keras untuk mempertahankan nihil emisi, namun juga senantiasa mewujudkan komitmen kuat untuk mendukung ketahanan energi nasional. Hal ini diwujudkan dalam strategi pengembangan ganda yang dijalankan Pertamina, dimana di satu sisi, Pertamina memaksimalkan pertumbuhan bisnis yang sudah ada, termasuk minyak dan gas, untuk mewujudkan ketahanan energi guna mendukung pembangunan perekonomian nasional. Di sisi lain, Pertamina sedang giat membangun bisnis rendah limbah.

Pertamina berkomitmen mendukung target emisi bersih tahun 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Seluruh upaya tersebut terkait dengan penerapan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) di seluruh area operasi dan aktivitas perusahaan.

Artikel Di Panggung COP29, Pertamina Siapkan 5,7 Miliar Dolar AS untuk Pengembangan EBT pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/di-panggung-cop29-pertamina-siapkan-5-7-miliar-dolar-as-untuk-pengembangan-ebt/feed/ 0
PLN Butuh 235 Miliar Dolar AS Bangun 100 Pembangkit Baru Hingga 2040 https://jahangircircle.org/pln-butuh-235-miliar-dolar-as-bangun-100-pembangkit-baru-hingga-2040/ https://jahangircircle.org/pln-butuh-235-miliar-dolar-as-bangun-100-pembangkit-baru-hingga-2040/#respond Fri, 15 Nov 2024 00:15:57 +0000 https://jahangircircle.org/pln-butuh-235-miliar-dolar-as-bangun-100-pembangkit-baru-hingga-2040/ REPUBLIKA.CO.ID, BAKU – Indonesia menghadapi tantangan dalam transisi energi. PT PLN (Persero) Tbk menjadi bagian dari proses ini. Persoalannya bukan hanya teknis tapi juga pendanaan. Berdasarkan proyek pengembangan energi terbarukan (EBT) terbaru di Indonesia, diharapkan pada tahun 2040 PLN akan...

Artikel PLN Butuh 235 Miliar Dolar AS Bangun 100 Pembangkit Baru Hingga 2040 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, BAKU – Indonesia menghadapi tantangan dalam transisi energi. PT PLN (Persero) Tbk menjadi bagian dari proses ini.

Persoalannya bukan hanya teknis tapi juga pendanaan. Berdasarkan proyek pengembangan energi terbarukan (EBT) terbaru di Indonesia, diharapkan pada tahun 2040 PLN akan membangun tambahan pembangkit listrik sekitar 100 gigawatt. Menurut Hashim Jojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim dan Energi, 75 persen di antaranya adalah EBT.

Volume investasi yang dibutuhkan mencapai 235 miliar dollar AS. Pertanyaannya, bagaimana PLN mendanai hal tersebut dengan tetap menjaga tiga tema besar yaitu keberlanjutan, keterjangkauan, dan keandalan?

CFO PLN Cynthia Rosley merinci apa yang dipertaruhkan. Awalnya dia berbicara terkait pembiayaan. Ia bersyukur perusahaannya mempunyai banyak pendukung.

“Jadi kami sangat mengapresiasi, kami menandatangani Memorandum of Understanding (MoU),” kata Cynthia di Paviliun Indonesia pada Conference of the Parties (COP) ke-29 di Baku, Azerbaijan, Rabu (13/11/2024).

Ia mencontohkan, hari ini PLN menandatangani nota kesepahaman senilai sekitar 1,2 miliar USD. Perusahaan ini membiayai beberapa proyek seperti sistem transmisi di Sulawesi dan stasiun pompa air di Sumatera dan Jawa. Ini adalah langkah penting dalam metabolisme energi.

Ia melanjutkan, jika pemotongan hanya dilakukan 10 tahun ke depan, maka PLN memerlukan dana sebesar $110 miliar. Tahun lalu, BUMN ini meraup sekitar USD 32 miliar. Tentu masih dibutuhkan dana yang besar.

“Kami akan melakukan segalanya untuk pembiayaan, kami memiliki mitra bilateral seperti KfW (Jerman), AFD (Prancis), JICA (Jepang) dan semua pihak yang mendukung PLN hingga saat ini. Juga lembaga multilateral seperti Bank Dunia, Asian Development Bank (ADB), Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB),” kata Cynthia.

Ia juga menyebut beberapa pihak lainnya. Menurut Cynthia, maksimalkan segala sesuatunya secepat mungkin. Mereka perlu menangkap permintaan dan meningkatkan sisi bisnis, baik dalam bentuk proyek PLN maupun IPP atau kemitraan swasta. 

Dalam kasus serupa, Cynthia juga menyinggung aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang sudah menjadi praktik nyata di PLN. Selama empat tahun terakhir, PLN telah meningkatkan peringkat ESG-nya, memastikan bahwa pemberi pinjaman yakin dengan apa yang dilakukan perusahaan.  

“Jadi kami tidak hanya menyelesaikan perencanaan, rencana pembangunan infrastruktur, tetapi kami juga membangun kapasitas organisasi untuk memiliki pola pikir yang benar tentang ESG,” kata CFO PLN.

Dia menegaskan, pihaknya memahami kekhawatiran investor dan kreditor terhadap hal tersebut. Rencana emisi karbon yang kredibel sangatlah penting.

 

Artikel PLN Butuh 235 Miliar Dolar AS Bangun 100 Pembangkit Baru Hingga 2040 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/pln-butuh-235-miliar-dolar-as-bangun-100-pembangkit-baru-hingga-2040/feed/ 0
Dirut PGE: Pengembangan Panas Bumi Vital dalam Kampanye Transisi Energi https://jahangircircle.org/dirut-pge-pengembangan-panas-bumi-vital-dalam-kampanye-transisi-energi/ https://jahangircircle.org/dirut-pge-pengembangan-panas-bumi-vital-dalam-kampanye-transisi-energi/#respond Thu, 14 Nov 2024 09:05:34 +0000 https://jahangircircle.org/dirut-pge-pengembangan-panas-bumi-vital-dalam-kampanye-transisi-energi/ REPUBLIKA.CO.ID, BAKU — Direktur PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Tbk Julfi Hadi angkat bicara soal besarnya potensi panas bumi di Indonesia. Pengembangan energi panas bumi sangat penting bagi perusahaan dan upaya transisi energi. Dari Ketergantungan yang Lebih Besar pada Fosil...

Artikel Dirut PGE: Pengembangan Panas Bumi Vital dalam Kampanye Transisi Energi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, BAKU — Direktur PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Tbk Julfi Hadi angkat bicara soal besarnya potensi panas bumi di Indonesia. Pengembangan energi panas bumi sangat penting bagi perusahaan dan upaya transisi energi.

Dari Ketergantungan yang Lebih Besar pada Fosil ke Energi Baru yang Berkelanjutan. Sayangnya, EBT atau dalam hal ini potensi panas bumi yang dimanfaatkan hanya sedikit. Sudah menjadi konsensus berbagai pihak, khususnya PGE, untuk terus melakukan akselerasi. Cadangan panas bumi Indonesia sekitar 24 gigawatt atau 40 persen cadangan dunia.

“Jika kita mengembangkan setengah dari cadangan ini saja, Indonesia bisa menjadi hub energi hijau utama di dunia,” kata Julfi saat diskusi panel di paviliun Indonesia pada Conference of the Parties (COP) ke-29 di Baku, Azerbaijan, pada Rabu. (13). Berbaris). /11/2024).

Angka dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan bahwa negara saat ini hanya memiliki kapasitas terpasang panas bumi sebesar 2.597 megawatt atau 2,5 GW. Untuk mengembangkan potensi tersebut diperlukan percepatan. 

Apalagi kampanye transisi energi terus terdengar baik di tingkat nasional maupun global. Indonesia sendiri mempunyai tujuan yang besar. Apalagi jika emisi net zero tidak tercapai pada tahun 2060. atau lebih awal.

“Jika kita terus mengembangkan energi panas bumi, kita akan berhasil mencapai transisi energi. Artinya, energi panas bumi saat ini merupakan satu-satunya energi terbarukan yang bisa dikembangkan dan harus kita akselerasi sekarang hingga mencapai net zero pada tahun 2060,” kata Julfi.

Selain itu, yang sama pentingnya adalah pengembangan energi panas bumi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan PDB. Dia mengulangi pernyataannya di atas. Jika hanya setengah dari kapasitas panas bumi Indonesia yang dioptimalkan, termasuk pengolahan dan produk sampingannya, maka pertumbuhan signifikan dapat dicapai.

Percepatan pengembangan panas bumi, lanjut Jufli, terjadi secara sinergis dengan upaya mencapai swasembada energi. Pada saat yang sama, tujuan lain juga dikejar. Hal ini disebabkan adanya harapan tercapainya pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen.

“Potensi 24 GW sangat besar. Dia ada dimana-mana di negara ini. Yang paling penting adalah (perkembangannya) masuk akal secara ekonomi. Dengan demikian, kami menjamin energi panas bumi dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen,” kata CEO Officer PGE.

Seperti disebutkan, sumber daya industri dan produk sampingannya dapat mendukung hal ini. Bukan hanya dari sisi ekonomi atau transisi energi. “Intinya saat ini geopolitik dunia sedang berkonflik. Mendapatkan ketahanan energi itu sangat penting. Adanya energi panas bumi akan memberikan kita ketahanan energi. Jadi ketiga persoalan itu rumit,” kata Julfi.

Dalam hal ini, PGE juga menjalin kerja sama dengan PT PLN (Persero) Tbk. Jika mereka membangun jaringan super yang menghubungkan lima pulau utama, Indonesia akan memiliki ketahanan energi yang lebih baik.

Artikel Dirut PGE: Pengembangan Panas Bumi Vital dalam Kampanye Transisi Energi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/dirut-pge-pengembangan-panas-bumi-vital-dalam-kampanye-transisi-energi/feed/ 0