Artikel DPR RI: Kenaikan PPN Tunggu Keputusan Presiden Prabowo pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel DPR RI: Kenaikan PPN Tunggu Keputusan Presiden Prabowo pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Komisi V DPR Dorong Kebijakan Permanen Penurunan Harga Tiket Pesawat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Kami mengapresiasi diskon 10 persen tiket pesawat yang berlaku selama 16 hari. Kebijakan ini tentunya akan sangat membantu masyarakat yang ingin merayakan Natal bersama keluarga atau berlibur ke berbagai destinasi wisata. Huda pada Rabu (27/11/2024) mengatakan kepada Evening Republic: “Namun, yang diharapkan masyarakat adalah penurunan tarif secara permanen, bukan penurunan tarif sementara.”
Huda menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir, harga tiket pesawat berdampak negatif terhadap kualitas perjalanan udara domestik. Ia juga mencatat, mahalnya harga tersebut menjadi keluhan banyak pemerintah daerah yang memiliki destinasi wisata utama seperti Raja Ampat, Labuan Bajo, dan Danau Toba.
Sekadar informasi, penurunan harga tiket pesawat selama libur Natal dilakukan dalam beberapa tahap. Pertama, memangkas biaya pajak bandara sebesar 50 persen. Kedua, mengurangi biaya bahan bakar (fuel surcharge) dari 10 persen menjadi 2 persen. Ketiga, PT Pertamina memberikan diskon hingga 10 persen harga bahan bakar jet di 19 bandara besar. Meski efektif dalam jangka pendek, HUDA meyakini langkah tersebut tidak bisa diterapkan secara permanen.
Hooda mengatakan, “Pengurangan pajak bandara dan diskon bahan bakar penerbangan hanya dapat dilakukan sementara karena kemungkinan akan merugikan pengelola bandara seperti Incasa Pura atau pemasok bahan bakar seperti Pertamina.”
Hooda mendesak pemerintah untuk merancang kebijakan berkelanjutan untuk mengurangi tarif penerbangan. Salah satu solusinya adalah dengan menutup pajak pertambahan nilai (PPN) tiket pesawat atau menurunkan pajak bahan bakar penerbangan.
“Rencana yang stabil sangat penting untuk meningkatkan ketersediaan transportasi udara di Indonesia. Selain itu, stabilitas tarif juga diperlukan untuk menjaga perjalanan udara dalam negeri,” tegasnya.
Jika rencana permanen sulit dilaksanakan, Hooda menyarankan agar pemerintah rutin meninjau harga tiket pesawat pada momen-momen penting seperti libur Natal, mudik lebaran, atau liburan sekolah.
Penurunan harga tiket pesawat periode 19 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025 merupakan hasil koordinasi Kementerian Perhubungan, PT Incasa Pura, PT Pertamina, dan maskapai penerbangan. Kebijakan ini dilaksanakan berdasarkan rekomendasi Presiden Prabowo Subianto.
Juru bicara Kementerian Perhubungan Elba Dimhouri mengatakan keputusan tersebut akan membantu meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian domestik sekaligus mengurangi beban masyarakat. “Kami optimis kebijakan ini akan memberikan manfaat yang besar, khususnya bagi masyarakat yang melakukan perjalanan saat Natal,” jelas Elba.
Meski demikian, Hooda menekankan solusi jangka panjang harus tetap menjadi prioritas pemerintah. Ia kembali menegaskan: “Kebijakan sementara ini tentu bermanfaat, namun pemerintah harus mengambil tindakan permanen agar harga tiket pesawat lebih terjangkau.”
Artikel Komisi V DPR Dorong Kebijakan Permanen Penurunan Harga Tiket Pesawat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Komisi XI DPR Minta Apple Lakukan Investasi dan Tingkatkan Kontribusi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Komisi XI DPR Minta Apple Lakukan Investasi dan Tingkatkan Kontribusi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel DPR Minta Tindak ‘Fraud’ demi Cegah Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Dalam solusi cost sharing, lansia diminta membayar dalam jumlah kecil, misalnya Rp15 ribu atau Rp20 ribu. Ia yakin hal ini akan membuat mereka berpikir ulang dan tetap menggunakan BPJS.
Artikel DPR Minta Tindak ‘Fraud’ demi Cegah Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Legislator: Peternak Susu Sapi Lokal Harus Dapat Perhatian Khusus pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Saan meminta Pemerintah memberikan prioritas perhatian kepada peternak lokal sementara kegiatan impor tetap dilakukan untuk memenuhi kebutuhan susu nasional. “Peternak (lokal) harusnya mendapat perhatian khusus. Jadi perlindungan terhadap peternak lokal itu penting, pengalokasian masyarakat lokal tetap harus menjadi prioritas,” kata Saan kepada wartawan, dikutip Minggu (10/11/2024).
Ia menegaskan, pemerintah harus segera merespons untuk memastikan susu yang dihasilkan peternak lokal tetap laku dan mampu bersaing dengan produk susu impor. Sehingga kejadian membuang susu atau mandi susu di kemudian hari diperkirakan akan menimbulkan kekecewaan bagi para peternak setempat.
Politisi Partai Nasdem ini menegaskan, setelah memprioritaskan produksi susu dari peternak lokal, mereka harus mengukur terlebih dahulu berapa kebutuhan susu impor. Sehingga kebutuhan susu nasional dapat terpenuhi.
“Jadi, tetap memperhatikan perlindungan terhadap peternak lokal harus menjadi komitmen atas keberpihakan dan kemauan pemerintah,” tegasnya.
Manusia peternak sapi perah diketahui menjadi viral dan mengganggu produksi susu sapi. Kasus ini terjadi di berbagai daerah seperti Boyolali dan Pasuruan. Protes terhadap pembatasan kuota yang diberlakukan IPS dilakukan dengan menuangkan susu ke tubuh, yakni mandi susu. Kondisi tersebut terlihat dari serangkaian video di media sosial yang menampilkan sejumlah orang sedang mandi susu.
Artikel Legislator: Peternak Susu Sapi Lokal Harus Dapat Perhatian Khusus pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR NEWS DPR Nikmati Tunjangan, Rakyat Tercekik Potongan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 75 Tahun 2000 tentang Gaji Pokok Pimpinan Badan Pemerintahan yang Lebih Tinggi/Lebih Tinggi dan Anggota Badan Tinggi Negara serta Honorarium Anggota Badan Tinggi Negara, besaran gaji DPR disebutkan pada Bagian 1. .
Gaji pokok (gapok) Ketua DPR RI sebesar Rp5.040.000 per bulan. Sedangkan Wakil Presiden DPR RI Rp 4.620.000 per bulan. Besaran gapok anggota DPR sebesar Rp 4.200.000 per bulan.
Selain gaji pokok, anggota DPR RI juga mendapat sejumlah tunjangan. Syaratnya diatur dalam Surat Edaran Sekretariat Pusat DPR RI Nomor KU/00/9414/DPR RI/XII/2010 tentang Gaji dan Tunjangan Pokok Anggota DPR.
Dalam SE tersebut disebutkan tunjangan jabatan sebesar Rp9.700.000 per bulan untuk anggota DPR, Rp15.600.000 per bulan untuk anggota dan wakil ketua DPR, serta tunjangan jabatan untuk anggota dan ketua DPR. . adalah Rp 18.900.000 per bulan.
Selanjutnya tunjangan suami/istri (10 persen dari gaji pokok) atau Rp420.000 per bulan untuk anggota DPR, Rp462.000 per bulan untuk anggota DPR yang merangkap wakil ketua, dan Rp504.000 per bulan untuk anggota DPR yang juga ketua.
Ada pula tunjangan anak sebesar 2 persen dari gaji pokok. Rp168 ribu per bulan untuk anggota DPR. Anggota DPR yang juga menjabat Wakil Ketua sebesar Rp184 ribu per bulan dan anggota DPR yang juga menjabat Ketua sebesar Rp201.600 per bulan.
Selain itu, terdapat honorarium sebesar Rp5.580.000 per bulan untuk anggota DPR, Rp6.450.000 per bulan untuk anggota DPR merangkap Wakil Ketua, dan honorarium untuk anggota DPR yang juga Ketua Rp. 6.690.000 per bulan.
Ada pula tunjangan komunikasi sebesar Rp15.554.000 per bulan untuk anggota DPR, Rp16.009.000 per bulan untuk anggota DPR merangkap wakil ketua, dan Rp16.468.000 per bulan untuk anggota DPR yang menjabat sebagai ketua. Terdapat pula anggaran sebesar Rp7.700.000,- untuk dukungan listrik dan telepon, asisten anggota Rp2.250.000,-, serta tunjangan peningkatan fungsi administrasi dan Rp3.750.000 per bulan.
Jadi totalnya, anggota DPR RI mendapat penghasilan Rp 60 juta atau lebih per bulan. Itu belum termasuk biaya perjalanan dinas sehari-hari, yakni minimal Rp3 juta per hari untuk perwakilan di daerah Tier II, Rp4 juta per hari untuk wilayah Tier I, Rp4 juta per hari untuk wilayah Tier II, dan Rp5 juta per hari. per hari. Harian I di tingkat daerah.
Anggota DPR RI juga mendapatkan manfaat berupa dana pensiun dan tunjangan beras pensiun. Besaran pensiunnya sebesar 60 persen dari gaji pokok. Ketua DPR Rp3.024.000 per bulan, Wakil Ketua DPR Rp2.772.000, dan anggota DPR Rp2.520.000. Tunjangan beras pensiun sebesar Rp 30.900 per bulan.
Anggota DPR juga dikabarkan tidak mendapat layanan akomodasi kantor, melainkan menukarkan tunjangan perumahan. Hal itu tertuang dalam Sekretariat DPR Nomor B/733/RT.01/09/2024 tentang pemindahan tempat tinggal anggota. Menurut informasi yang beredar, besarannya sekitar Rp 40-an.
Bagaimana Tapera?… (baca halaman berikutnya)
Artikel JAHANGIR NEWS DPR Nikmati Tunjangan, Rakyat Tercekik Potongan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel CIRCLE NEWS Tunjangan Perumahan DPR, Ekonom: Apa Urgensinya? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Etikakh mengatakan kepada Republik di Jakarta pada Rabu (9/10/2024) bahwa pemberian subsidi perumahan kepada anggota Korea Utara telah menimbulkan kontroversi, dan muncul pertanyaan mengenai urgensi dan efektivitasnya dalam penggunaan anggaran nasional.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (UNS) ini memahami kemarahan masyarakat terhadap skema manfaat perumahan. Morales mengatakan, Parlemen sebagai wakil rakyat harus mengedepankan empati dalam mengambil keputusan kebijakan.
“Bantuan sebesar Rp 50 juta per bulan ini terkesan sangat mahal, apalagi masyarakat kini menghadapi pengangguran dan permasalahan pendapatan kelas menengah sehingga sulit mendapatkan tempat tinggal yang layak,” kata Etika.
Etika mengusulkan rencana dimana anggota Korea Utara tidak akan menempati fasilitas perumahan formal dan digantikan dengan subsidi perumahan. Etika berpendapat bahwa Korea Utara tidak bisa mengabaikan penolakan suara orang-orang yang menyatakan keinginannya pada pemilu lalu.
Artinya, jika tidak ada dukungan masyarakat yang kuat terhadap ketentuan tersebut, maka kebijakan tersebut akan semakin mendesak, kata Etka. Selain itu permasalahannya adalah terkait pemborosan dan keraguan terhadap pengelolaan anggaran.
Artikel CIRCLE NEWS Tunjangan Perumahan DPR, Ekonom: Apa Urgensinya? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>