Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

ekonomi 8 persen Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/ekonomi-8-persen/ berita dari seluruh kalangan dunia Sat, 23 Nov 2024 21:41:27 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://jahangircircle.org/wp-content/uploads/2024/10/cropped-jc-32x32.png ekonomi 8 persen Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/ekonomi-8-persen/ 32 32 BKPM: Perlu Investasi Rp 13.528 Triliun untuk Capai Ekonomi 8 Persen https://jahangircircle.org/bkpm-perlu-investasi-rp-13-528-triliun-untuk-capai-ekonomi-8-persen/ https://jahangircircle.org/bkpm-perlu-investasi-rp-13-528-triliun-untuk-capai-ekonomi-8-persen/#respond Sat, 23 Nov 2024 21:41:27 +0000 https://jahangircircle.org/bkpm-perlu-investasi-rp-13-528-triliun-untuk-capai-ekonomi-8-persen/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan Indonesia membutuhkan realisasi investasi setidaknya Rp13,528 triliun selama lima tahun ke depan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu...

Artikel BKPM: Perlu Investasi Rp 13.528 Triliun untuk Capai Ekonomi 8 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan Indonesia membutuhkan realisasi investasi setidaknya Rp13,528 triliun selama lima tahun ke depan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu mengatakan, target investasi hingga Rp13 triliun diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja bagi 3,74 juta orang.

Disampaikannya, ada tiga cara dasar untuk merealisasikan investasi tersebut guna mencapai tujuan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen, antara lain penguatan hilirisasi, digitalisasi, dan pembiayaan ekonomi hijau. Presiden Astacite Prabovo menempatkan hilirisasi sebagai salah satu prioritas strategis untuk mendorong perekonomian berkelanjutan.

Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, green economy, dan blue economy. Selain itu, pengembangan industri kreatif, penciptaan lapangan kerja berkualitas, dan penguatan kewirausahaan merupakan bagian integral dari strategi ini.

“Bagaimana kita mengarahkan pemanfaatan sumber daya alam agar memberikan nilai tambah yang jauh lebih besar, menghasilkan tambahan pendapatan negara, dan mendorong pertumbuhan negara,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (23 November 2024).

Selain itu, kata dia, pihaknya telah menyiapkan roadmap 28 aset strategis di delapan sektor besar. Peta jalan ini menawarkan potensi investasi senilai US$618,1 miliar yang diperkirakan dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi lebih dari 3 juta orang, serta meningkatkan kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga US$235,9 miliar.

Selain itu, kata dia, BKPM juga telah menetapkan sembilan program quick win untuk mendorong investasi dan mendukung hilirisasi. Program ini mencakup optimalisasi insentif fiskal seperti tax holiday, integrasi sistem digital antar kementerian, dan pengembangan kawasan investasi strategis.

Ia menyatakan BKPM juga akan fokus menyelesaikan kendala investasi, termasuk mengatasi permasalahan lima perusahaan dengan total nilai Rp 556 triliun. Program ini diharapkan dapat menjamin keamanan dunia usaha dan meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi global.

Artikel BKPM: Perlu Investasi Rp 13.528 Triliun untuk Capai Ekonomi 8 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/bkpm-perlu-investasi-rp-13-528-triliun-untuk-capai-ekonomi-8-persen/feed/ 0
Indef: Kenaikan PPN 12 Persen Berpotensi Turunkan Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi https://jahangircircle.org/indef-kenaikan-ppn-12-persen-berpotensi-turunkan-daya-beli-dan-pertumbuhan-ekonomi/ https://jahangircircle.org/indef-kenaikan-ppn-12-persen-berpotensi-turunkan-daya-beli-dan-pertumbuhan-ekonomi/#respond Mon, 18 Nov 2024 14:21:02 +0000 https://jahangircircle.org/indef-kenaikan-ppn-12-persen-berpotensi-turunkan-daya-beli-dan-pertumbuhan-ekonomi/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Rencana pemerintah menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen mulai tahun depan menuai kontroversi. Dampak ini diperkirakan akan mempengaruhi daya beli masyarakat dan perkembangan perekonomian Indonesia. Eco Listianto, direktur pengembangan big data di Institute for...

Artikel Indef: Kenaikan PPN 12 Persen Berpotensi Turunkan Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Rencana pemerintah menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen mulai tahun depan menuai kontroversi. Dampak ini diperkirakan akan mempengaruhi daya beli masyarakat dan perkembangan perekonomian Indonesia.

Eco Listianto, direktur pengembangan big data di Institute for Economic Development and Finance (Indef), memperingatkan bahwa meskipun kenaikan pajak pertambahan nilai akan meningkatkan pendapatan pemerintah, kebijakan tersebut berpotensi memperburuk kondisi perekonomian yang sudah tertekan.

“Ketika keadaan konsumsi melambat dan nilai PPN meningkat, maka daya beli masyarakat menurun. Konsumsi, yang merupakan pilar penting pertumbuhan ekonomi, mungkin akan terkena dampak negatifnya. “Hal ini dapat menyebabkan penurunan pertumbuhan ekonomi,” kata Eco dalam debat publik bertajuk “Arah Kebijakan Menuju Ekonomi 8 Persen” yang digelar secara online, Senin (18/11/2024).

Konsumsi rumah tangga diketahui menyumbang lebih dari separuh produk domestik bruto Indonesia dan menjadi penopang utama perekonomian. Dengan kenaikan pajak pertambahan nilai, harga produk kebutuhan primer bisa meningkat dan belanja masyarakat bisa menurun.

Situasi ini, menurut Eco, dapat memperlambat pemulihan ekonomi, apalagi konsumsi rumah tangga Indonesia diperkirakan hanya tumbuh sebesar 4,9 persen pada tahun 2023, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5 persen.

Sementara itu, Peneliti Indef Ahmad Heri Firdaws mengungkapkan hasil simulasi yang dilakukan lembaganya terhadap dampak peningkatan nilai tambah sebesar 12 persen. Menurut perkiraan Indef, kenaikan pajak pertambahan nilai ini dapat menurunkan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,17 persen dan konsumsi rumah tangga sebesar 0,26 persen.

“Kalau pertumbuhan ekonomi dihitung 5 persen, setelah kenaikan pajak pertambahan nilai, pertumbuhannya hanya 4,83 persen,” jelas Heri.

Selain itu, kenaikan pajak pertambahan nilai juga meningkatkan biaya produksi sehingga dapat menghambat perkembangan industri. Ketika permintaan melambat, perusahaan mungkin mengurangi jam kerja, sehingga mempengaruhi pendapatan dan pengeluaran masyarakat.

Artikel Indef: Kenaikan PPN 12 Persen Berpotensi Turunkan Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/indef-kenaikan-ppn-12-persen-berpotensi-turunkan-daya-beli-dan-pertumbuhan-ekonomi/feed/ 0