Artikel Akademisi Nilai Izin Tambang ke UMKM dan Koperasi akan Bantu Perputaran Ekonomi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Akademisi Nilai Izin Tambang ke UMKM dan Koperasi akan Bantu Perputaran Ekonomi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel BBM Satu Harga Akhirnya Capai Target Sentuh 573 Titik, Termasuk 3T pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>
Artikel BBM Satu Harga Akhirnya Capai Target Sentuh 573 Titik, Termasuk 3T pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Dalam 10 Tahun, Penerimaan Bukan Pajak Sektor Minerba Naik Menjadi Rp 170 Triliun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Menurut Bahlil, sektor minerba menyumbang sekitar Rp 29 triliun terhadap PNBP pada tahun 2014. Pada tahun 2023 mencapai lebih dari Rp 170 triliun. Hal ini menjadikan mineral dan batubara penting bagi pendapatan pemerintah saat ini.
“Dulu memang tidak terlalu dijadikan sebagai sumber pendapatan utama negara. Namun kini 10 persen atau 11 persen dari total pendapatan negara berasal dari sektor PNBP Minerba,” kata Menteri ESDM. Minerba Expo di Balai Kartin, Jakarta pada Senin (25/11/2024).
Jika sektor migas dimasukkan, lanjut Bahlil, PNBP yang disumbangkan Kementerian ESDM kini melebihi Rp 300 triliun.
Maksudnya bapak dan ibu apa? Saya mau jujur, sebagian besar kementerian yang menerapkan Pasal 33 (UUD 1945) adalah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, kata sosok yang juga menyandang status Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Ketua Pelaksana. . dari Golkar.
Ia kemudian menjelaskan ketentuan Pasal 33 UUD. Singkatnya, kekayaan darat, laut, dan udara dikuasai negara dan dipergunakan untuk kesejahteraan umat manusia. Tidak dikuasai oleh pengusaha.
Bahlil meminta semua pihak mempunyai pola pikir yang sama. Hal ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kemudian negara memperbolehkan pengusaha mengelola dengan hak dan kewajiban yang diatur.
“Dalam konteks ini, kami perintahkan Pak Presiden Prabowo (Subianto. Program Pak Presiden Prabowo ke depan adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen, 7 persen, atau 8 persen, growth rate). Peralatannya akan menurun,” kata dia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
Hilirisasi merupakan gagasan penting yang sudah dilaksanakan sejak masa Presiden Joko Widodo. Kini pemerintahan Prabowo terus melakukan hal tersebut. Dampaknya terlihat di berbagai bidang.
Bukan sekedar meningkatkan pendapatan negara. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Jadi, hilirisasi lebih merupakan alat, bukan penggerak pertumbuhan ekonomi. Dari tahun 2035 hingga 2040, total investasinya sekitar US$618 miliar (AS). Dari US$618 miliar tersebut, 91 persennya berada di Kementerian ESDM, katanya. Bahlil.
Fredericks melakukan Mingus Bata
Artikel Dalam 10 Tahun, Penerimaan Bukan Pajak Sektor Minerba Naik Menjadi Rp 170 Triliun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Prabowo Kunjungi UEA, RI Perkuat Kerja Sama di Sektor ESDM pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Penguatan kerja sama ini tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia Bahlil Lahadalia dan Menteri Energi dan Infrastruktur UEA Suhail Mohammed Farad Al Mazrouei. Aksi penandatanganan tersebut berlangsung di sela-sela kunjungan kerja Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk bertemu dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Mohamed bin Zayed Al Nahyan, pada Sabtu (23/11). ). ). /2024) Abu Dhabi, PEA.
Sebelum penandatanganan, Menteri ESDM mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan bilateral untuk bertukar pandangan mengenai isu-isu kepentingan bersama yang akan menguntungkan kedua negara. Bahlil menyampaikan pentingnya JTP dalam memperdalam komitmen dan persahabatan kedua belah pihak. Hal ini dibuktikan dengan komitmen kedua negara untuk saling mengkaji manfaat dan pengalaman masing-masing dalam mendukung pengembangan sektor energi dan mineral di seluruh dunia.
“Kami yakin dengan sinergi yang baik, Indonesia dan UEA dapat menjadi pionir dalam transformasi energi global,” kata Kementerian ESDM dalam keterangan resmi (24/11/2024). ).
Dengan dukungan UEA, lanjut Bahlila, Indonesia dapat mempercepat pengembangan sektor energi melalui teknologi inovatif dan pengelolaan sumber daya mineral yang berkelanjutan. Hal ini merupakan salah satu upaya implementasi program Asta Cita yang diarahkan oleh Presiden Prabovo, khususnya terkait dengan swasembada dan subsidiaritas pasokan energi.
“Melalui JTP ini, kita tidak hanya mempererat persahabatan tetapi menciptakan solusi konkrit untuk mengatasi tantangan energi di dalam negeri dan global,” kata Menteri ESDM.
Bahlil mengatakan kemitraan ini dapat mendorong kerja sama antar unit bisnis kedua negara di sektor rantai pasok mineral. Ini mencakup pemrosesan dan manufaktur perantara dan hilir yang komprehensif.
“Kemitraan ini merupakan bagian dari pengembangan EBT, termasuk inisiatif dekarbonisasi, pengurangan emisi dan pengembangan operasi minyak dan gas, termasuk hulu dan hilir, promosi teknologi dan inovasi rendah emisi,” ujarnya.
Lebih khusus lagi, implementasi kerjasama JTP meliputi pertukaran pengetahuan mengenai kebijakan, strategi dan regulasi, terbukanya peluang pendanaan pada proyek Carbon Capture Storage/Carbon Capture Utilization Storage (CCS/CCUS) dan pengembangan teknologi inovatif untuk biofuel. dan hidrogen, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang energi.
Bahlil meyakini perluasan kerja sama ini sejalan dengan visi besar Indonesia untuk mencapai nol emisi pada tahun 2060. Pemerintah optimis dukungan UEA dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama di sektor energi global.
Dengan penandatanganan MoU ini, Indonesia dan PEA menunjukkan komitmen mereka tidak hanya untuk beradaptasi terhadap perubahan zaman, namun juga untuk memimpin transisi energi yang berkelanjutan dan inklusif. Menurut Menteri ESDM, hal tersebut merupakan warisan industri energi yang diwariskan kepada generasi berikutnya.
Artikel Prabowo Kunjungi UEA, RI Perkuat Kerja Sama di Sektor ESDM pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel ESDM Sebut Perlu Sembilan Pabrik Biodiesel Tambahan untuk Produksi B50 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Makanya kita perlu membangun lebih banyak lagi, sekitar tujuh sampai sembilan pabrik, atau kemudian menambah kapasitas pabrik yang sudah ada, kata Direktur Bioenergi Kementerian ESDM Edi Wibowo di Indonesia Palm Oil Conference 2024. ( IPOC ) di Bali, Kamis (7/11/2024).
Disampaikannya, penambahan pabrik pengolahan CPO ini akan menutup gap kebutuhan konversi ke B50 yang membutuhkan biodiesel sebanyak 19,7 juta kilogram, sedangkan total produksi saat ini hanya 15,8 juta kilogram.
Artinya ada sekitar 3,9 juta kiloliter yang hilang, ujarnya.
Selain itu, Edi mengatakan kebutuhan produksi ini juga dapat dijadikan peluang investasi, mengingat untuk merealisasikan tambahan investasi modal B50 sebesar 360 juta dolar AS.
“Sebenarnya ada peluang investasi juga ketika pemerintah harus mengeluarkan hampir 360 juta dolar AS untuk tambahan investasi,” kata Edi.
“Kalau pabriknya tetap, mungkin nanti akan terekspos, itu soal penerapan B50,” lanjutnya.
Artikel ESDM Sebut Perlu Sembilan Pabrik Biodiesel Tambahan untuk Produksi B50 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Dirut PGE: Pengembangan Panas Bumi Vital dalam Kampanye Transisi Energi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Dari Ketergantungan yang Lebih Besar pada Fosil ke Energi Baru yang Berkelanjutan. Sayangnya, EBT atau dalam hal ini potensi panas bumi yang dimanfaatkan hanya sedikit. Sudah menjadi konsensus berbagai pihak, khususnya PGE, untuk terus melakukan akselerasi. Cadangan panas bumi Indonesia sekitar 24 gigawatt atau 40 persen cadangan dunia.
“Jika kita mengembangkan setengah dari cadangan ini saja, Indonesia bisa menjadi hub energi hijau utama di dunia,” kata Julfi saat diskusi panel di paviliun Indonesia pada Conference of the Parties (COP) ke-29 di Baku, Azerbaijan, pada Rabu. (13). Berbaris). /11/2024).
Angka dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan bahwa negara saat ini hanya memiliki kapasitas terpasang panas bumi sebesar 2.597 megawatt atau 2,5 GW. Untuk mengembangkan potensi tersebut diperlukan percepatan.
Apalagi kampanye transisi energi terus terdengar baik di tingkat nasional maupun global. Indonesia sendiri mempunyai tujuan yang besar. Apalagi jika emisi net zero tidak tercapai pada tahun 2060. atau lebih awal.
“Jika kita terus mengembangkan energi panas bumi, kita akan berhasil mencapai transisi energi. Artinya, energi panas bumi saat ini merupakan satu-satunya energi terbarukan yang bisa dikembangkan dan harus kita akselerasi sekarang hingga mencapai net zero pada tahun 2060,” kata Julfi.
Selain itu, yang sama pentingnya adalah pengembangan energi panas bumi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan PDB. Dia mengulangi pernyataannya di atas. Jika hanya setengah dari kapasitas panas bumi Indonesia yang dioptimalkan, termasuk pengolahan dan produk sampingannya, maka pertumbuhan signifikan dapat dicapai.
Percepatan pengembangan panas bumi, lanjut Jufli, terjadi secara sinergis dengan upaya mencapai swasembada energi. Pada saat yang sama, tujuan lain juga dikejar. Hal ini disebabkan adanya harapan tercapainya pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen.
“Potensi 24 GW sangat besar. Dia ada dimana-mana di negara ini. Yang paling penting adalah (perkembangannya) masuk akal secara ekonomi. Dengan demikian, kami menjamin energi panas bumi dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen,” kata CEO Officer PGE.
Seperti disebutkan, sumber daya industri dan produk sampingannya dapat mendukung hal ini. Bukan hanya dari sisi ekonomi atau transisi energi. “Intinya saat ini geopolitik dunia sedang berkonflik. Mendapatkan ketahanan energi itu sangat penting. Adanya energi panas bumi akan memberikan kita ketahanan energi. Jadi ketiga persoalan itu rumit,” kata Julfi.
Dalam hal ini, PGE juga menjalin kerja sama dengan PT PLN (Persero) Tbk. Jika mereka membangun jaringan super yang menghubungkan lima pulau utama, Indonesia akan memiliki ketahanan energi yang lebih baik.
Artikel Dirut PGE: Pengembangan Panas Bumi Vital dalam Kampanye Transisi Energi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel ESDM Sebut Ketahanan Energi RI Masuk Kategori Tangguh pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Kalau dari empat parameter ketahanan energi, kita bicara akses, aksesibilitas, aksesibilitas, dan ramah lingkungan, kita masuk kategori sulit,” kata Enia di Jakarta, Senin (4/11/2024).
Dikatakannya, Indonesia memperoleh nilai rata-rata 6,64 dari keempat indikator tersebut dan masih menghadapi tantangan pengembangan energi ramah lingkungan yang sejalan dengan konsep Net Zero Emissions (NZE). ) sesuai Perjanjian Paris yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2060.
Namun untuk mengatasi tantangan tersebut, Kementerian ESDM telah menerapkan sejumlah strategi, antara lain efisiensi energi, optimalisasi elektrifikasi melalui penggunaan kendaraan listrik, dan langkah-langkah di sektor pertanian. Moratorium pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) akan diberlakukan, penggunaan energi terbarukan hingga 3.687 gigawatt, dan pengembangan energi baru seperti nuklir, hidrogen, dan amonia akan dihentikan.
Selain itu, ia mengatakan di bawah pemerintahan baru Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, pemerintah fokus pada pengembangan transmisi energi terbarukan, investasi infrastruktur, dan optimalisasi efisiensi energi. “Kita bisa mengurangi emisi sebesar 32 persen hanya dengan menggunakan efisiensi energi.
Kemandirian energi menjadi salah satu topik yang disoroti Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di depan parlemen usai pelantikannya. Prabowo khawatir Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan energinya sendiri, karena ketegangan geopolitik dan potensi perang dapat mengancam pasokan energi Indonesia.
Artikel ESDM Sebut Ketahanan Energi RI Masuk Kategori Tangguh pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Bahlil Mau Subsidi Energi Tepat Sasaran, Skema Mau Diganti Bantuan Langsung? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Ini adalah masalah lama. Pemerintah berhati-hati dalam mengambil keputusan. Jadi sangat berguna saat implementasi.
“Pemerintah masih memperdebatkan beberapa langkah terkait target hibah, dan ini masih kita perdebatkan. Sayangnya, kita sudah menunjuk diri kita sendiri sebagai ketua tim dan akan kita laporkan ke Presiden dalam waktu dekat agar bisa menjadi bahan rujukan. keputusan presiden,” katanya. Bahlil akhirnya berkata di Gedung Negara, Jakarta, Kamis (31/10/2024), dalam rapat kecil yang disampaikan melalui keterangan resmi Kementerian ESDM, Jumat (1/11/2024).
Bahlil mengatakan kebijakan subsidi yang tepat harus dikaji secara matang karena berdampak langsung kepada masyarakat. Menurut dia, pemerintah tidak ingin subsidi diberikan kepada kelompok yang tidak berhak. “Kita sekarang menghitung subsidi mana yang tepat sasaran, datanya harus benar. Lalu kita juga tahu siapa yang paling berhak mendapat subsidi dan siapa yang tidak. Semua sekarang sudah diperhitungkan. Jangan sampai subsidinya turun. . Yang tidak punya hak,” imbuhnya. .
Bahlil juga mengungkapkan, pemerintah sedang mempertimbangkan beberapa skema subsidi, termasuk opsi subsidi langsung kepada masyarakat yang berhak. “Ada beberapa formula yang sedang kami kaji, salah satunya adalah hibah langsung, jika kajian ini selesai kami akan segera informasikan kepada Presiden,” imbuhnya.
Pemerintah memutuskan untuk mengalokasikan anggaran subsidi energi untuk tahun anggaran 2025. Tahun depan, fokus utama subsidi adalah bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG).
Berdasarkan hasil rapat kerja Menteri ESDM dan Komisi VII DPR RI pada 27 Agustus 2024, ditetapkan jumlah alokasi BBM bersubsidi pada tahun 2025 mencapai 19,41 juta kiloliter (KL). Rinciannya, minyak tanah mencapai 0,52 juta KL dan solar mencapai 18,89 juta KL. Sedangkan untuk elpiji 3 kg, pemerintah mengalokasikan 8,2 juta ton.
Pemerintah berharap program subsidi yang lebih tepat sasaran dapat mendorong efisiensi anggaran. Pada saat yang sama, hal ini memastikan bahwa bantuan pemerintah didengar oleh mereka yang benar-benar membutuhkan.
Frederickus Dodunias Bata
Artikel Bahlil Mau Subsidi Energi Tepat Sasaran, Skema Mau Diganti Bantuan Langsung? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Mengintip Efek Hilirisasi, Warisan Jokowi yang Siap Dilanjut Prabowo pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia terus menerapkan konsep tersebut. Suatu saat, Jokowi menyarankan hal itu harus dilanjutkan. Khususnya di bidang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sektor ESDM sangat penting bagi perekonomian nasional, jelasnya.
“Penambahan nilai di sektor ESDM ini sangat penting, karena nilainya sangat besar. (Pengolahan) penambahan nilai itu harus terjadi di internal, yang kita kirimkan tidak mentah, baru diuntungkan oleh negara lain,” kata Presiden. HUT Tambang dan Shakti ke-79, Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (10/10/2024).
Ia juga mengatakan, kejadian di masa lalu tidak boleh terulang kembali. Tidak mungkin seperti ini lagi. Pengolahan bahan mentah menjadi produk jadi menciptakan banyak industri spin-off. Karena produk yang dihasilkan harus dimanfaatkan dan dijual kepada konsumen.
Pengaruh ada dimana-mana. Dengan banyaknya peluang kerja yang terbuka. Menurut Presiden, hal ini merupakan sebuah keuntungan yang didapat negara asing, padahal saat ini Indonesia belum tegas menerapkannya.
“Yang kaya, yang negara maju, kita tidak bisa lompat. Saya sering bicara pentingnya hilirisasi. Hilirisasi dalam industri itu penting sekali. Jangan sampai ada yang mundur dari persoalan ini dengan alasan apapun,” kata Jokowi. .
Karena kebijakan pemerintah ini, perusahaan pertambangan harus memiliki smelter. PT Freeport Indonesia (PTFI) telah menyelesaikan pembangunan smelter keduanya di Gracie, Jawa Timur. PTFI memproses 3 juta ton konsentrat tembaga per tahun.
Dengan adanya pabrik tersebut, perseroan kini memproduksi produk sekunder di dalam negeri. “Mereka sudah menggarapnya lebih dari 50 tahun. Krisisnya di mana (sebelumnya)? Bukan di dalam negeri,” kata Jokowi.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia juga kerap membahas hilirisasi di berbagai acara. Bahlil mengatakan, kini manfaatnya sudah terasa. Ia mencontohkan apa yang terjadi di PTFI dan PT AMNT.
Artikel Mengintip Efek Hilirisasi, Warisan Jokowi yang Siap Dilanjut Prabowo pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel CIRCLE NEWS Bahlil Singgung Gagasan Kemandirian Energi Prabowo-Gibran, Lifting Migas Kurang Optimal? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Banyak ide cemerlang dari Prabowo-Gibran. Salah satunya soal kemandirian energi. Bukan perkara mudah untuk menemukan hal ini.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan produksi minyak Indonesia masih di bawah kebutuhan nasional. Akan mencapai 600 ribu barel per hari (BOPD) pada tahun 2023. Kebutuhan nasional sekitar 1,6 juta BOPD sehingga pemerintah harus melakukan impor.
Situasi ini bertentangan dengan tujuan kebebasan ekonomi. Masuk ke bidang ESDM, Bahlil menemukan beberapa fakta yang menjadi pemicu turunnya produksi minyak, di antaranya banyak sumur yang sudah tua dan tidak aktif. Lalu aturannya rumit dan menghalangi penerbitan izin dll.
Terkait sumur, ia menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 45.000 (44.900) sumur minyak di Indonesia. “Dan sumur produksinya sekitar 16.500,” kata Ketua Umum Golkar Senayan di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (10/9/2024). Yang lainnya sudah tidak produktif lagi.
Bahlil kemudian membina hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan. Baik dengan SKK Migas maupun melalui kontrak kerja sama (KKKS) dengan kontraktor. Ia meminta mereka bertukar pikiran bersama untuk mencari formula terbaik dalam menambahkan minyak ragi.
Karena kalau kita impor terus, bisa sangat berbahaya.
Setelah verifikasi lapangan, dari 16.000 sumur tidak aktif, sekitar 5.000.000 sumur masih bisa diperbaiki, ujarnya. Produktivitas saat ini kurang baik. Dia menjelaskan, dari total 600.000 BOPD, minyak Indonesia dikuasai oleh dua pengusaha.
Pertama, Pertamina (BUMN), kedua ExxonMobil. Pertamina sekitar 65 persen atau 400.000 BOPD. Lalu Exxon 25 persen. “Sisanya yang 10 persen lemah. Artinya naik turunnya minyak Indonesia dipengaruhi oleh kedua perusahaan tersebut,” kata Bahlil.
Mari kita kembali ke pertanyaan tentang hampir 5.000 sumur tak terpakai yang masih bisa dioptimalkan. Setelah ia dan tim melakukan riset, lubang-lubang tersebut sebagian besar ditempati oleh Pertamina. Ia akan terus melakukan persiapan ke depannya. Untuk meningkatkan jumlah minyak dalam negeri, negara dapat mengambil alih dan memasoknya ke perusahaan mana pun.
Maklum, negara akan memprioritaskan BUMN seperti Pertamina. Pada saat yang sama, ini mengikuti tujuan penting. “Negara butuh produksi bapak dan ibu. Sumurnya sudah ada,” kata Bahlil.
Menteri ESDM mengumumkan kunjungannya ke Blok Sepu, lokasi operasi Exxon Mobil. Dalam kunjungan tersebut, beliau terutama belajar tentang bagaimana Exxon menggunakan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) untuk meningkatkan produktivitas minyak.
“Tujuan kami adalah menambah cadangan hingga 200.000 BOPD. Pertama optimalisasi sumur-sumur yang belum terpakai, kedua optimalisasi sumur-sumur eksisting dengan intervensi teknologi, dan ketiga segera dilanjutkan dengan eksplorasi.”
Berdasarkan hal tersebut, Bahlil menganalisis persoalan lain. Sebelum melangkah ke tahap eksplorasi, para pengusaha di sektor migas menghabiskan banyak waktu untuk mengurus izin. Dia menyebutkan, sudah ada sekitar 329 izin.
Saat ini, jumlah tersebut telah dikurangi menjadi 150 hingga 200 lisensi. Masih banyak. Jika pengurusan izin memakan waktu tiga hari, diperkirakan butuh waktu lebih dari satu tahun untuk menyelesaikan langkah tersebut.
Bahlil berkata, “Cuma izin, belum ada penggeledahan.”
Kemudian pencarian membutuhkan waktu dua tahun lagi. Diperlukan waktu hingga empat tahun untuk mencapai tingkat produksi. Masalah ini perlu diselesaikan.
Oleh karena itu, selain optimalisasi sumur-sumur yang tidak terpakai di kemudian hari, kita perlu melakukan rehabilitasi dan dilakukan intervensi teknologi terhadap sumur-sumur tersebut. Kita perlu melakukan pencarian baru, katanya.
Mereka juga berusaha membuat insentif lebih menarik bagi investor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sepakat untuk mengurangi total kriteria alokasi dari 29 lowongan menjadi lima lowongan. “Sekarang begitu saya ubah, ada lima perusahaan yang mau menggunakan fasilitas itu,” kata Bahlil.
Ia menekankan bahwa reformasi “gila” diperlukan jika kita ingin membuat perbedaan di negara ini. Pada akhirnya, importir akan menjadi pihak yang paling bahagia jika tidak ada kenaikan pajak.
Artikel CIRCLE NEWS Bahlil Singgung Gagasan Kemandirian Energi Prabowo-Gibran, Lifting Migas Kurang Optimal? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>