Artikel Royal Sports Bangga Jadi Bagian Penanganan Medis Laga Basket Indonesia Vs Thailand pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Timnas basket putra Indonesia kalah 71-112 di Senayan Indonesia Arena, Jakarta. Hasil ini membuat peluang lolos, setidaknya ke babak selanjutnya, nyaris tertutup. Pasalnya Indonesia belum pernah meraih kemenangan dan hanya menghadapi dua tim kuat yang diharapkan bisa menang secara langsung yaitu Australia dan Korea Selatan.
Meski mendapat hasil kurang memuaskan, Perbasi berhasil menggelar laga internasional tersebut tanpa kendala berarti di stadion indoor terbesar Tanah Air. Segalanya berjalan lancar kecuali papan skor tiba-tiba mati memasuki kuarter ketiga. Thailand pun memuji Indonesia sebagai tuan rumah.
Salah satu langkah Perbasi untuk menjaga keamanan dan kenyamanan adalah dengan menggandeng Royal Sports sebagai salah satu sponsor medis pada pertandingan kali ini.
Koordinator medis MARS 2025 Dr Panudju Djodjprajitno mengatakan: “Sebagai bagian dari tim medis, Royal Sports dengan bangga dapat mendukung tim basket nasional Indonesia melawan Thailand di babak lanjutan Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025 yang akan ditentukan.” Kualifikasi LOC FIBA Asia pada suatu waktu.
Demi keselamatan para atlet selama turnamen di Jakarta, Royal Sports menginformasikan kepada dua orang dokter yang terdiri dari dokter spesialis kedokteran olahraga dan dokter umum, dua orang perawat, seorang fisioterapis berpengalaman, dan satu unit ambulans dengan fasilitas canggih.
Dalam ajang ini beberapa rumah sakit ditunjuk menjadi rujukan dimana-mana, salah satunya Royal Development Hospital, Royal Sports.
“Sebagai tuan rumah tentunya kita perlu menunjukkan bahwa acara ini dapat terselenggara dengan baik dan sukses. Dalam sebuah acara, tim medis merupakan salah satu faktor pendukung yang penting, dimana kita mencegah, melindungi dan mencegah terjadinya potensi cedera, penyakit atau darurat.
Dr. Panudju merasa lega Royal Sports tampil baik tanpa kendala berarti. Ia menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan medis terbaik saat timnas basket Indonesia melakoni laga internasional di kandang Senidi.
“Dengan pengalaman di bidang olahraga khususnya bola basket, kami siap menghadapi tantangan menjaga kesehatan para atlet sepanjang turnamen,” ujarnya.
Royal Sports memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang kedokteran olahraga. Mereka telah bermitra dengan lebih dari 20 cabang olahraga. Royal Sports juga merupakan mitra medis resmi dari 50 klub, asosiasi, dan asosiasi olahraga nasional dan internasional.
“Kemitraan ini merupakan bukti nyata komitmen kami terhadap dunia olahraga internasional,” pungkas Dr.
Pada Piala FIBA Asia 2025, timnas basket putra asuhan Johannis Winar tergabung di Grup A bersama Thailand, Korea Selatan, dan Australia. Usai laga melawan Thailand, tim Indonesia akan bertandang ke Australia pada 20 Februari 2025 dan melakoni laga terakhirnya di kandang melawan Korea Selatan pada 23 Februari.
Artikel Royal Sports Bangga Jadi Bagian Penanganan Medis Laga Basket Indonesia Vs Thailand pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Abraham Damar Janjikan Timnas Basket Bermain Lebih Bagus Lawan Thailand di Indonesia Arena pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Kami akan berusaha bermain bagus di hadapan pendukung kami,” kata bintang anyar Satria Muda Pertamina itu, Sabtu malam (23/11/2024).
Menurutnya, laga melawan Thailand merupakan laga penting bagi Indonesia untuk tetap berpeluang lolos ke putaran pertama FIBA Asia Cup 2025. Timnas basket Indonesia harus menang dengan keunggulan minimal 18 poin. ingin finis ketiga di grup untuk terus lolos ke babak berikutnya.
“Kami sangat mengharapkan dukungan seluruh masyarakat Indonesia agar hal ini dapat kami laksanakan dengan maksimal,” kata Abraham.
Abraham tak hadir membela timnas Indonesia selama dua tahun. Ia mengaku senang bisa kembali membela Merah Putih di kancah internasional. “Start” Abraham terjadi pada Rabu (21/11/2024) lalu saat Indonesia menghadapi Korea Selatan.
Senang rasanya bisa bermain untuk timnas dan mewakili Indonesia di negara lain. Ya, meski tidak memenangkan pertandingan, ujarnya.
Abraham menilai tim basket Indonesia tampil baik saat melawan Korea Selatan di laga terakhir, meski berakhir dengan kekalahan 78-86. Indonesia yang menduduki peringkat jauh di bawah Korea Selatan di FIBA berhasil memimpin dengan 7 poin dan menjadi kebanggaan hingga kuarter keempat.
Kualitas permainan Indonesia yang bisa mendatangkan lawan dari Korea Selatan menjadi keunggulan tim Merah Putih saat menghadapi Thailand hari ini.
“Pelatih mengatakan penting bagi kami untuk mengontrol rebound dan menguasai lebih banyak penguasaan bola. Pada latihan, kami siap untuk pertandingan besok (hari ini),” kata Abraham.
Artikel Abraham Damar Janjikan Timnas Basket Bermain Lebih Bagus Lawan Thailand di Indonesia Arena pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Sempat Imbangi Korsel Sampai Kuarter Empat, Manajer Puji Aksi Pemain Timnas Basket Putra pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Manajer tim basket putra Indonesia Rony Gunawan mengapresiasi perjuangan Abraham Damar Grahita dkk yang mampu melawan tim papan atas Asia. Rony menyebut laga tadi malam kalah karena pemain Indonesia gagal menjaga akurasi di kuarter penentu. Korea Selatan kemudian menggunakan permainan tim yang kuat yang menghasilkan penalti di atas ring untuk meningkatkan peringkat teratas mereka.
“Anak-anak bermain luar biasa hari ini. Mereka bertarung melawan Korea, papan atas bola basket Asia. Sebenarnya kami sempat unggul beberapa kuarter hingga akhirnya di kuarter keempat Korea kejar-kejaran, kata Rony dalam laporan tertulis yang diterima Republika.co.id, Jumat (22/11/2024).
Rony menambahkan, timnas basket putra mampu menguasai permainan di tiga kuarter pertama karena Korsel terhenti dalam kontribusi tembakan tiga angkanya. Bahkan persentase tripoin di Indonesia lebih baik.
Namun saat tembakan tiga angka Indonesia terjatuh, tim tuan rumah berhasil memanfaatkan keunggulan pemainnya. Tapi mereka besar dan bagus untuk diisi ulang. Pada lompatan 50 hingga 32. Kemudian pada lompatan serangan 15:5. Menjelang akhir pertandingan mereka memanfaatkan keunggulan ukuran mereka,” kata Rony.
Mantan pebasket Satria Muda Jakarta ini juga menyebut kontribusi pemain cadangan Korea Selatan lebih baik dibandingkan Indonesia. Secara numerik, 86 poin, 35 poin dicetak oleh pemain cadangan Korea Selatan, dengan 12 pemain memanfaatkan poin yang dicetak.
Saat ini pemain Indonesia sudah mencetak 78 poin, lima pemain Indonesia teratas menguasai 71 poin, dan hanya 7 poin yang menjadi pemain cadangan. Dari 11 pemain yang bermain, hanya delapan yang mencetak gol. Tiga pemain lagi tidak mencetak gol.
Ada pula perbedaan di antara mereka, di mana bangku cadangan Korea turut menyumbang kontribusi bagi tim dengan tiga puluh lima poin dari bangku cadangan, kata Rogun, sapaan akrab Rony Gunawan.
Meski hasil akhirnya kalah, Rony tetap melihat kekuatan tim ini. Dari penampilan yang ditampilkan di Goyang Gymnasium nampaknya para pemainnya mampu menandingi penampilan tim-tim papan atas di Asia.
“Aturan tiga pemain asing di Liga (IBL) dengan aturan dua orang di lapangan dan satu orang di bangku cadangan telah memberikan efek positif. Para pemain percaya diri dan tidak ragu menghadapi pemain level Asia yang lebih besar dari mereka, kata Satria Muda.
Kabar baiknya, Rony mengatakan kondisi pemainnya baik. Tidak ada yang mempunyai masalah kesehatan. Situasi ini penting karena Indonesia harus kembali bertarung pada Minggu 24 November 2024 melawan Thailand di Indonesia Arena.
“Kami harus move on dan melupakan hasil ini dan menantikan pertandingan berikutnya melawan Thailand,” ujarnya.
Rencananya terbang langsung ke Jakarta pukul 10.00 waktu Korea Selatan pada Jumat pagi (22/11/2024) dengan Garuda Indonesia. Rencananya, tim akan tiba pada sore hari untuk persiapan pertandingan selanjutnya, ” jelasnya.
Artikel Sempat Imbangi Korsel Sampai Kuarter Empat, Manajer Puji Aksi Pemain Timnas Basket Putra pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Bertarung Ketat Sampai Kuarter Empat, Timnas Basket Indonesia Akhirnya Dikalahkan Korsel pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Dengan hasil ini, Indonesia untuk sementara berada di peringkat terbawah Grup A. Pasalnya pada dua laga sebelumnya, Yudha Saputera dan kawan-kawan kalah dari Australia dan Thailand.
Pada laga melawan Korea Selatan, pelatih kepala Johanis Winar menurunkan lima pemain starter Yudha Saputera, Abraham Damar Grahita, Brandon Jawato, Vincent Kosasih, dan Anthony Bean.
Indonesia memimpin 15-19 di kuarter pertama, namun menyamakan kedudukan di penghujung babak kedua dengan skor 40-40. Bahkan, Indonesia kembali bangkit di penghujung kuarter ketiga dengan skor 63-58.
Keunggulannya tetap ada. Pada pukul 07:53 kuarter keempat, Yudha dan kawan-kawan masih memimpin 68-64. Namun dengan permainan cepat, taktis, dan solid, tim tuan rumah melaju 11-0 hingga unggul 75-68. Indonesia finis dengan skor 71-75. Namun pada akhirnya Korea mengakhiri pertandingan dengan skor 86-78.
Anthony Bean yang bermain selama 35 menit menjadi top skorer Indonesia dengan 27 poin, Abraham Damar Grahita 15 poin, Brandon Jawato 13 poin, dan Yudha Saputera 12 poin.
Tim Korea memiliki empat pemain di nomor ganda, dengan Yu Kisang dan Byeon Kunhyeong mencetak 13 poin, An Youngjun mencetak 12 poin dan Lee Seunghyun mencetak 10 poin.
Tim tuan rumah unggul dalam mendistribusikan pemain di bangku cadangan secara merata. Non-starter menyumbangkan total 35 poin. Sebaliknya di Indonesia, pertandingan ini hanya diberikan 7 poin kepada seluruh pemain pengganti.
Indonesia akan terus berjuang menyambut Thailand pada Minggu (24 November 2024). Indonesia perlu meraih 18 poin jika ingin menjaga asa mengungguli Arab Saudi, setidaknya bersaing memperebutkan posisi ke-3 klasemen dan lolos ke babak selanjutnya.
Artikel Bertarung Ketat Sampai Kuarter Empat, Timnas Basket Indonesia Akhirnya Dikalahkan Korsel pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>