Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

film bolehkah saja kumenangis Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/film-bolehkah-saja-kumenangis/ berita dari seluruh kalangan dunia Sun, 13 Oct 2024 16:41:21 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://jahangircircle.org/wp-content/uploads/2024/10/cropped-jc-32x32.png film bolehkah saja kumenangis Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/film-bolehkah-saja-kumenangis/ 32 32 JAHANGIR CIRCLE Perjuangan Prilly Latuconsina Lepas dari Belenggu ‘People Pleaser’ https://jahangircircle.org/perjuangan-prilly-latuconsina-lepas-dari-belenggu-people-pleaser/ https://jahangircircle.org/perjuangan-prilly-latuconsina-lepas-dari-belenggu-people-pleaser/#respond Sun, 13 Oct 2024 16:41:21 +0000 https://jahangircircle.org/perjuangan-prilly-latuconsina-lepas-dari-belenggu-people-pleaser/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Prilly Latuconsina berbagi pengalaman uniknya membangun karakter Tari di film Hlaqal Once Only Kumenangis. Prilly mengungkapkan, satu kesamaan yang dimiliki Tari dengan kepribadiannya di kehidupan nyata adalah ia lebih mementingkan kebahagiaan orang lain dibandingkan dirinya sendiri dan...

Artikel JAHANGIR CIRCLE Perjuangan Prilly Latuconsina Lepas dari Belenggu ‘People Pleaser’ pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Prilly Latuconsina berbagi pengalaman uniknya membangun karakter Tari di film Hlaqal Once Only Kumenangis. Prilly mengungkapkan, satu kesamaan yang dimiliki Tari dengan kepribadiannya di kehidupan nyata adalah ia lebih mementingkan kebahagiaan orang lain dibandingkan dirinya sendiri dan dikenal sebagai orang yang suka menyenangkan orang lain.

Prilly mengatakan, sebagai publik figur, ia kerap dipaksa untuk tampil ceria dan bahagia di depan umum, meski sedang sedih atau marah. Hal ini memunculkan gambaran Prilly yang selalu menyembunyikan kesedihannya. Menurut Prilly, pengalamannya di dunia nyata mirip dengan Tari yang menderita sakit parah sejak kecil.

“Aku bukan tipe orang yang bisa terlihat sedih di depan orang, bahkan di depan orang tuaku sendiri. Kalau aku punya masalah, aku menyembunyikannya dan melakukannya sendiri. Seperti yang sering kukatakan padamu, Tari selalu menyembunyikannya.” kesedihan. Jadi menurutku ada kesamaan di sini dengan masyarakat Tari, kata Prilly dalam jumpa pers di XXI Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (10/10/2024).

Seperti Tari, Prilly pun mengaku kerap menahan perasaan dan takut menunjukkan kerapuhannya. Selain takut diambil orang lain, ia juga sulit mempercayai orang lain. Bertahun-tahun menjalani kehidupan seperti ini, Prilly mengaku sangat tertekan dan stres yang dialaminya berdampak pada kesehatan fisik dan mentalnya.

“Tidak mudah mengurus semuanya sendiri, kadang seperti mau meledak. Dan kalau aku ada masalah, itu berdampak pada fisikku, aku langsung ke UGD,” kata Prilly.

 

Prilly mulai melihat… lanjutkan membaca >> 

 

Artikel JAHANGIR CIRCLE Perjuangan Prilly Latuconsina Lepas dari Belenggu ‘People Pleaser’ pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/perjuangan-prilly-latuconsina-lepas-dari-belenggu-people-pleaser/feed/ 0
JAHANGIR NEWS Dikta Wicaksono Main Film Bareng Prilly Latuconsina, Ngaku tak Kesulitan Bangun Chemistry https://jahangircircle.org/dikta-wicaksono-main-film-bareng-prilly-latuconsina-ngaku-tak-kesulitan-bangun-chemistry/ https://jahangircircle.org/dikta-wicaksono-main-film-bareng-prilly-latuconsina-ngaku-tak-kesulitan-bangun-chemistry/#respond Sun, 13 Oct 2024 14:05:18 +0000 https://jahangircircle.org/dikta-wicaksono-main-film-bareng-prilly-latuconsina-ngaku-tak-kesulitan-bangun-chemistry/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Musisi sekaligus aktor Dikta Wicaksono kembali membintangi film Hlakrak Modo olim Kumenangis bersama Prilly Latuconsina. Dalam film arahan Reka Wijaya ini, Dikta berperan sebagai Baskara dan Prilly berperan sebagai Tari. Dua di antaranya mengaku dekat dengan kelompok...

Artikel JAHANGIR NEWS Dikta Wicaksono Main Film Bareng Prilly Latuconsina, Ngaku tak Kesulitan Bangun Chemistry pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Musisi sekaligus aktor Dikta Wicaksono kembali membintangi film Hlakrak Modo olim Kumenangis bersama Prilly Latuconsina. Dalam film arahan Reka Wijaya ini, Dikta berperan sebagai Baskara dan Prilly berperan sebagai Tari. Dua di antaranya mengaku dekat dengan kelompok pendukung yang sama.

Untuk membangun chemistry, Dikta mengaku tidak mengalami kendala karena sering berbincang dan terbuka satu sama lain, bahkan syuting di luar ruangan. Menurutnya, keterbukaan tersebut membuat mereka cepat membangun kemesraan di layar kaca.

Berapa lama, dua hari itu yang sering dibicarakan, kata Dikta dalam jumpa pers di 21 Plaza Indonesia, Batavia, Kamis (10/10/2024).

Dikta pun membahas bagaimana Baskara tidak seperti dirinya, seperti pemain. Sebaliknya, Baskara bercita-cita menjadi pebasket namun gagal, sedangkan Dikta mengaku menjadi petenis karena dorongan orang tuanya.

“Iya betul saya atlet dan tidak gagal. Tapi jangan salah, orang tuaku memaksaku. “Sekarang tokoh Baskara memang ingin jadi atlet, tapi gagal,” kata Dikta.

Ketidakmampuan Baskara mencapai cita-citanya sebagai atlet berdampak pada pikirannya. Melalui tokoh Baskara, Dikta ingin menunjukkan bagaimana kelelahan mental bisa diderita siapa saja, termasuk manusia.

“Melalui Baskara, saya juga ingin menunjukkan bahwa kita semua membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat yang sedang menghadapi kesulitan,” kata Dikta.

Musim 1 Mei Modo Kumenangis mengikuti kisah Tari (oleh Prilly Latuconsina), yang, ketika kakak laki-lakinya meninggalkan rumah, harus berjuang sendirian untuk menyelamatkan ibunya (Dominique Sanda) dari ayahnya yang kejam (Surya Saputra). Para penari yang sudah begitu menderita sejak kecil, tidak sanggup lagi menanggung beban tersebut. Bersama Baskara (Dikta Wicaksono), pria angker yang juga tergabung dalam kelompok pendukung yang sama, Tari berusaha mengatasi rasa sakitnya.

Film karangan Reka Wijaya ini juga menghadirkan Widi Mulia (sebagai Nina), seorang support group counselor, Ummi Quary (Ica), Kristo Immanuel (Agoy), Gracia JKT48 (Sarah), dan Antonio Blanco (Dimas). “I Can Win Just Once” akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 Oktober 2024.

 

Artikel JAHANGIR NEWS Dikta Wicaksono Main Film Bareng Prilly Latuconsina, Ngaku tak Kesulitan Bangun Chemistry pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/dikta-wicaksono-main-film-bareng-prilly-latuconsina-ngaku-tak-kesulitan-bangun-chemistry/feed/ 0
JAHANGIR CIRCLE Jadi Bapak Kasar di Film Terbaru, Surya Saputra: Ini Bukan Saya Banget https://jahangircircle.org/jadi-bapak-kasar-di-film-terbaru-surya-saputra-ini-bukan-saya-banget/ https://jahangircircle.org/jadi-bapak-kasar-di-film-terbaru-surya-saputra-ini-bukan-saya-banget/#respond Sat, 12 Oct 2024 00:42:36 +0000 https://jahangircircle.org/jadi-bapak-kasar-di-film-terbaru-surya-saputra-ini-bukan-saya-banget/   REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Aktor Suriya Saputra berbagi pengalamannya memerankan ayah Pras yang kejam dalam film Hlaklah Sekali Saja Kumenangis. Menurut Surya, karakter tersebut sangat sulit karena bertolak belakang dengan kepribadiannya. “Sebenarnya bukan aku. “Main fisik saja tidak bisa, apalagi...

Artikel JAHANGIR CIRCLE Jadi Bapak Kasar di Film Terbaru, Surya Saputra: Ini Bukan Saya Banget pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Aktor Suriya Saputra berbagi pengalamannya memerankan ayah Pras yang kejam dalam film Hlaklah Sekali Saja Kumenangis. Menurut Surya, karakter tersebut sangat sulit karena bertolak belakang dengan kepribadiannya.

“Sebenarnya bukan aku. “Main fisik saja tidak bisa, apalagi membentak keluarga,” kata Suriya dalam jumpa pers di XXI Jakarta, Kamis (10/10/2024).

Namun Surya mengaku jatuh hati dengan cerita yang dituturkan dalam film tersebut sehingga menerima tawaran untuk tampil di Mai Once. Selain itu, Suriya menilai film tersebut bisa menjadi upaya untuk melawan racun maskulinitas yang masih ada di masyarakat.

Istilah maskulinitas beracun adalah tekanan budaya terhadap laki-laki untuk bertindak dan berperilaku dengan cara tertentu. Istilah tersebut biasanya dikaitkan dengan nilai-nilai yang dianggap maskulin, seperti laki-laki tidak boleh mengeluh, laki-laki harus menghindari kekerasan, unjuk kekuatan dan ekspresi emosi.

Seperti tokoh Pras, kata Suriya, laki-laki kerap menghadapi masalahnya sendirian dan tak mau mengungkapkan perasaannya. Akibatnya, ketika beban menjadi terlalu berat, mereka melimpahkan permasalahan tersebut kepada keluarga.

“Sebenarnya ada masalah dengan Pras tapi dia menolak, jadi dia menyalahkan keluarganya. Perlu dicatat di sini bahwa tidak apa-apa bagi pria untuk menangis dan membicarakan masalahnya. “Jangan takut terlihat lemah, jangan sampai kamu jadi seperti Pras,” kata Surya.

FYI, Once Kumenangis berkisah tentang Tara (Prily Latuconsina) yang harus berjuang sendirian menyelamatkan ibunya (Dominic Sanda) dari ayahnya yang kejam (Sur I Saputra) setelah kakak perempuannya meninggalkan rumah. Penari yang banyak menderita luka sejak kecil ini tidak mampu lagi menanggung beban tersebut. Ditemani Bhaskara (Dikto Wichakson), Tari berusaha mengatasi traumanya.

Disutradarai oleh Rec Vijay, film ini juga dibintangi oleh Vidi Mulia sebagai Nina, Umi Quari sebagai Iki, Christa Emmanuel sebagai Agoya, Gracia JKT48 sebagai Sara, dan Antonio Blanco sebagai Dimash. Ide cerita “Hanya Kumenangis” diciptakan oleh Umay Shahab, Prili Latukonsina dan Eunice Aurelita. Sedangkan skenarionya ditulis oleh Eunice Aurelita.

Artikel JAHANGIR CIRCLE Jadi Bapak Kasar di Film Terbaru, Surya Saputra: Ini Bukan Saya Banget pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/jadi-bapak-kasar-di-film-terbaru-surya-saputra-ini-bukan-saya-banget/feed/ 0
JAHANGIR NEWS Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis Ajak Penonton Hadapi Trauma dan Sembuh Bersama https://jahangircircle.org/film-bolehkah-sekali-saja-kumenangis-ajak-penonton-hadapi-trauma-dan-sembuh-bersama/ https://jahangircircle.org/film-bolehkah-sekali-saja-kumenangis-ajak-penonton-hadapi-trauma-dan-sembuh-bersama/#respond Thu, 10 Oct 2024 17:42:56 +0000 https://jahangircircle.org/film-bolehkah-sekali-saja-kumenangis-ajak-penonton-hadapi-trauma-dan-sembuh-bersama/ Republik Jakarta – Cinemark Pictures akan menghadirkan film barunya “May I Just Once Kumenangis” yang disutradarai oleh Rekha Wijaya. Dengan misi untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental, film ini tidak hanya berhasil memaksa penontonnya untuk menghadapi emosi dan bekas lukanya,...

Artikel JAHANGIR NEWS Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis Ajak Penonton Hadapi Trauma dan Sembuh Bersama pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
Republik Jakarta – Cinemark Pictures akan menghadirkan film barunya “May I Just Once Kumenangis” yang disutradarai oleh Rekha Wijaya. Dengan misi untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental, film ini tidak hanya berhasil memaksa penontonnya untuk menghadapi emosi dan bekas lukanya, tetapi juga menunjukkan kepada mereka bagaimana cara menyembuhkan trauma.

I Can Only Win Once mengikuti kisah Tali (diperankan oleh Priri Latuconsina). Tali harus berjuang sendirian untuk menyelamatkan ibunya (Dominique Sanda) dari ayahnya yang kejam (Surya Saputra) setelah adiknya meninggalkan rumah. Tarian yang banyak menderita sejak kecil tidak sanggup menanggung bebannya. Bersama Bhaskara (Dikta Wichaksono), pria bermasalah yang tergabung dalam kelompok pendukung yang sama, Tali berusaha mengatasi traumanya.

Film “May I Just Once Kumenangis” mengisahkan tentang Tali, seorang perempuan yang menderita sejak masa kanak-kanak dan terus menjalaninya hingga dewasa, serta mengeksplorasi pentingnya menerima dan mengekspresikan emosi sebagai sebuah tahapan jenis kelamin.

I Can Win Once Produser Umay Shahab mengatakan, ide cerita film tersebut berasal dari kelompok pendukung. Alih-alih mengagung-agungkan kesedihan, Umay berharap film tersebut bisa menjadi wadah penyemangat bagi mereka yang harus terus berjuang dengan segala macam emosi.

“Kami ingin film ini bisa menjadi sahabat bagi siapapun yang sedang berjuang dengan pikirannya. Kami berharap setelah menonton film ini, penonton akan menemukan kekuatan dalam dirinya,” ujar produser Umay Shahab suatu saat. massa. Kamis (10 Oktober 2024) di XXI Plaza Indonesia, Jakarta.

Film ini menampilkan suasana yang berat dan menyedihkan. Tokoh utama, Tali, hidup di lingkungan yang penuh kekerasan dan perselisihan. Penonton akan merasakan banyak stres dan kesedihan saat menyaksikan Tali berjuang untuk bertahan dalam situasi sulit.

Namun seiring berjalannya film, penonton mulai merasakan adanya perubahan pada Tali. Ia mulai belajar mengungkapkan perasaannya, mencari dukungan dari orang-orang terdekatnya, dan pulih dari trauma masa lalunya. Perjalanan meditatif ini akan memikat penonton dan membuat mereka merasakan krisis Tali.

Salah satu momen paling berkesan dalam film tersebut adalah saat Tali menangis. Adegan ini begitu mengharukan hingga membuat penonton menitikkan air mata. Menangis adalah salah satu bentuk pelepasan emosi yang baik, dan film ini mendorong penonton untuk mengekspresikan emosinya tanpa takut menangis.

“Kami ingin film ini menjadi tempat yang aman bagi penonton untuk merasakan emosi. Melalui kisah Tali, kami ingin menunjukkan bahwa setiap orang berhak untuk menyembuhkan luka dan bahagia. Saya ingin melakukannya, ” kata May. Direktur Kumenangis Reka hanya sekali.

Film ini juga menampilkan dukungan dari konselor kelompok Widi Muria (sebagai Nina), Umi Qualley (sebagai Ica), Cristo Immanuel (sebagai Agoy), Gracia JKT48 (sebagai Sara), dan Antonio Blanco (sebagai Dimas). Ide cerita film “Semoga Sekali Saja Kumenangis” diciptakan oleh Umay Shahab, Prilly Latuconsina dan Junisya Aurelita. Saat ini naskahnya ditulis oleh Junisha Aurelita.

Aku Bisa Menangis Sekali dan menjadi sebuah gerakan melalui hadirnya acara sebelumnya, Bisakah Kita Menangis Sekali yang mengajak ribuan orang untuk bersama-sama mengolah emosinya di bawah bimbingan konselor profesional. Selain itu, ini juga merupakan eksperimen sosial di mana para aktor berbagi pemikiran rahasia yang belum pernah terungkap. Anehnya, tes ini justru menjadi wadah para netizen untuk saling mengutarakan pendapatnya. Film tersebut akan tayang di bioskop Indonesia mulai 17 Oktober 2024.

;

Artikel JAHANGIR NEWS Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis Ajak Penonton Hadapi Trauma dan Sembuh Bersama pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/film-bolehkah-sekali-saja-kumenangis-ajak-penonton-hadapi-trauma-dan-sembuh-bersama/feed/ 0