Artikel Film 2nd Miracle In Cell No. 7 Siap Bikin Penonton Nangis Lagi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Film pertamanya berhasil menyentuh hati jutaan penonton Indonesia. Trailer ini menjadi momen penting untuk memberikan gambaran lebih dalam kepada penggemar tentang kelanjutan kisah emosional dan penting tersebut, kata Frederica selaku produser Falcon Pictures dalam siaran persnya. pada Rabu (27/11/2024).
Film ke-2 Keajaiban dalam sel no. 7 adalah akhir dari Keajaiban dalam Sel no. 7 (2022), yang diadaptasi dari film Korea Selatan berjudul sama, berkisah tentang seorang pria cacat mental yang dipenjara secara tidak adil atas tuduhan pembunuhan. Dalam upaya untuk menyatukan kembali pacarnya, seorang pria meminta bantuan sesama narapidana untuk menyelundupkan anak tersebut ke penjara.
Film ke-2 Keajaiban dalam sel no. 7 melanjutkan kisah putri laki-laki itu. Alim Sudio menulis skenario film tersebut bersama Graciella Abigail.
Sutradara Herwin Novianto menyebut film 2nd Miracle In Cell No. 7 sebagai proyek yang sulit. Karena kami harus menjaga esensi emosional dari film pertama, sekaligus memberikan dimensi baru pada cerita, kata Herwin.
Diharapkan teaser trailer 2nd Miracle In Cell No. 7 mampu mengajak penonton untuk kembali merasakan hangatnya cinta keluarga yang menjadi inti film.
Artikel Film 2nd Miracle In Cell No. 7 Siap Bikin Penonton Nangis Lagi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Aktor Bryan Domani Belajar Arti Keikhlasan dari Film Pantaskah Aku Berhijab pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Film ini menunjukkan segalanya ada waktunya. Sabar dan jujur saja. Terkadang apa yang kita anggap terbaik, belum tentu yang terbaik,” kata Epi Brian dari Jakarta dalam konferensi pers film Pantaskar Ak Belhijab yang digelar di Centrum. , Rabu (13/11/2024).
Dalam film ini, Brian akan dipasangkan bersama Nadia Arena yang berperan sebagai Sophie. Berkaca pada kisah Sophie dan Axa, Brian mengatakan hubungan mereka benar-benar mencerminkan persahabatan sejati seumur hidup.
“Menurutku, Axa dan Sophie adalah sahabat sejati seumur hidup. Mereka berteman sejak sekolah hingga dewasa, sudah saling mengetahui kelemahan masing-masing dan menerima segala yang dimiliki masing-masing.”
Brian menilai film yang disutradarai Hadra Deen Ratu ini mengandung pesan moral dan nilai-nilai kebaikan yang bisa diterima semua kalangan, termasuk non-Muslim. Oleh karena itu, ia berharap film “Pantaskah Aku Berhijab” mendapat respon positif dari para pecinta film tanah air.
“Alasan kenapa menurutku ini cocok untuk semua orang adalah karena aku tahu banyak orang juga punya kesulitannya masing-masing, Sophie. Kita semua punya masalah, kita semua pernah terpuruk, kita semua berusaha untuk bangkit kembali. . “Kadang-kadang,” kata Brian.
Film Pantaskah Aku Berhijab menggambarkan kisah Sophie yang menjalani kehidupan penuh tantangan dan cobaan. Tumbuh tanpa sosok ayah, Sophie merasa kehilangan. Dia terlibat dalam hubungan yang beracun dan menghadapi kenyataan pahit tentang kehamilan yang tidak diinginkan yang menghancurkan kariernya.
Namun melalui segala liku-liku dan cobaan dalam hidup Sophie, ada satu sahabat yang selalu mendukungnya: Axa. Axa adalah sosok penting yang selalu menguatkan dan mendukung Sophie agar ia bisa melanjutkan hidupnya meski harus melalui proses penerimaan diri yang panjang.
Selain Nadia Arena dan Brian Domani, film “Pantaskar Ak Belhijab” juga dibintangi Dini Aminulti, Anjira Shafa, Indra Bilowo, Tike Priatna, Hifuzi Koia, Chakrawala Airawan, Askya Mahila, Dafa Wardana dan Denmark Sharifa juga tampil. Film tersebut akan tayang di seluruh bioskop di Indonesia mulai 21 November 2024.
Artikel Aktor Bryan Domani Belajar Arti Keikhlasan dari Film Pantaskah Aku Berhijab pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Morgan Oey Bintangi Film Terbaru Joko Anwar Pengepungan di Bukit Duri pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Saya penggemar berat Bang Jok, saya suka film-film yang dibintanginya. Jadi ketika saya baru saja melakukan casting, saya seperti, ‘Apakah kamu serius?!’ “Dan sampai pemilu berakhir, saya merasa tidak percaya,” kata Morgan dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (21/10/2024).
Morgan mengatakan ini merupakan proyek film pertamanya bersama Joko Anwar. Oleh karena itu, ia merasa sangat senang bisa menjadi bagian dari film aksi thriller Pengepungan di Bukit Duri.
“Ketika mereka bertanya kepada saya, saya merasa sangat senang. Apalagi naskahnya bagus sekali, yang menurut Bang Joko juga butuh waktu 17 tahun untuk akhirnya menjadi sebuah film. “Jadi ini adalah kesempatan yang tak terlupakan,” kata Morgan.
Dalam film ini, Morgan akan memerankan karakter Edwin, seorang guru pengganti di SMA DURI yang khusus diperuntukkan bagi siswa bermasalah. Morgan mengatakan bahwa karakter Edwin sangat berbeda dengan dirinya di dunia nyata, sehingga diperlukan pendekatan dan penelitian yang cukup panjang untuk memahami karakter Edwin.
“Untuk bisa memerankan Edwin, Bang Joko juga banyak membantu saya. Jadi dia punya cara untuk membuat aktornya menyatu dengan perannya. “Saat aku di lokasi syuting, aku bukan Morgan lagi, aku Edwin,” kata Morgan.
Joko Anwar mengaku sangat terkesan dengan kemampuan akting Morgan di film tersebut. “Jika Anda menontonnya nanti, Anda pasti akan terkesan dengan penampilan Morgan di film ini. “Karena dia memang berbeda, berbeda,” kata Joko.
Pengepungan di Bukit Duri merupakan film ke-11 Jok Anwar yang menandai babak baru dalam karier filmnya. Genre action thriller menjadi film non-horor pertama Joko Anwar sejak menggarap Gundale (2019) enam tahun lalu.
Menariknya, film ini juga dibuat bekerja sama dengan studio Hollywood, Amazon MGM Studios. Ini merupakan kolaborasi pertama Amazon MGM Studios dengan perusahaan film Asia Tenggara Come and See Pictures untuk rilis di bioskop. Joko mengungkapkan, proses syutingnya akan dilakukan pada tahun 2024. Film ini akan tayang di bioskop Indonesia pada tahun 2025.
Artikel Morgan Oey Bintangi Film Terbaru Joko Anwar Pengepungan di Bukit Duri pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR NEWS Film Cinta tak Seindah Drama Korea Siap Bikin Penonton Meleyot Berjamaah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Ditulis dan disutradarai oleh Meira Anastasia, film ini bercerita tentang Dhea (Lutesha) yang mendapat kejutan manis dari pacarnya Bimo (Ganindra Bimo) saat jalan-jalan ke Seoul bersama kedua temannya Kikan (Dea Panendra) dan Tara (Anya Geraldine ). ) adalah seseorang yang menyukai drama Korea sepertinya. Dhea bersenang-senang, semuanya berjalan baik. Hingga akhirnya secara kebetulan Dhea bertemu dengan Julian (Jerome Kurnia), mantan pacar SMA-nya yang tidak bisa dilupakan Dhea. Pertemuan dengan Julian ini membuat Dhea bingung dengan perasaannya.
Meira menuturkan, ide cerita film ini lahir dari kecintaannya terhadap serial TV Korea (drakor) yang mulai ia tonton sejak wabah Covid-19. Meira khusus mendedikasikan film ini untuk para penggemar drama Korea yang ingin merasakan sensasi menonton film drama Korea di bioskop.
“Kalau kamu suka nonton drama Korea pasti tahu bagaimana rasanya menonton drama Korea. “Kalau nonton serialnya sendirian di rumah, yuk nonton bareng, seru-seruan bareng, berpelukan bareng, ketawa bareng temen-temen di bioskop,” kata Meira dalam konferensi pers yang digelar untuk perilisan poster dan trailer resmi XXI. Episentrum di Jakarta. , Kamis (17.10.2024).
Dalam trailer resminya, terlihat sosok Dhea yang berpamitan dengan pacarnya, Bim, setelah mendapatkan kado spesial untuk liburan di Korea. Namun tak lama kemudian, muncul klip yang memperlihatkan Dhea bersama tokoh pria lainnya, Julian; keduanya mengenakan seragam sekolah menengah; Momen tak kalah romantisnya adalah Julian menangkap Dhea agar tidak terjatuh saat ada sepeda motor yang lewat. demikian. Trailer resmi yang menyandingkan Lutesha, Ganindra Bimo, dan Jerome Kurnia pun dengan tegas menyebutkan adanya cinta segitiga di antara mereka.
Meira mengatakan, kisah cinta segitiga dalam film ini juga sesuai dengan tema-tema drama Korea yang kerap mengangkat isu tersebut. Diakui Meira, meski terinspirasi dari drama Korea, namun ia tetap ingin memberikan sentuhan drama yang mampu memikat penonton Indonesia.
“Kita juga bisa belajar bahwa ketiga karakter ini masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Tidak ada yang sempurna. Tapi bagaimana kita menemukan yang paling cocok untuk kita? “Dan salah satu keinginan saya dalam film ini adalah memberikan sentuhan drama Korea versi Indonesia,” kata Meira.
Selain kisah cinta segitiga, film ini juga akan memperkenalkan kisah persahabatan perempuan antara tokoh Dhea, Kikan, dan Tara. Ketiganya punya cerita masing-masing. Ketiganya membuat gelang persahabatan yang juga digunakan dalam film untuk menjalin ikatan.
Meira juga berperan sebagai produser film ini bersama Ernest Prakasa dan Dipa Andika. Film ini juga menjadi kali pertama Imaginari berkolaborasi dengan penulis dan sutradara perempuan dalam filmnya.
Artikel JAHANGIR NEWS Film Cinta tak Seindah Drama Korea Siap Bikin Penonton Meleyot Berjamaah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>