Artikel Gaikindo: PPN 12 Persen tidak akan Berdampak Negatif pada Penjualan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Lembah atau Pajak PPN tidak memiliki dampak negatif pada 1 Januari 2025 pada penjualan yang valid, dan siaran persnya dapat dikatakan dalam siaran persnya pada siaran persnya.
Menurut Johnese, kebijakan transmisi keuangan yang dibuat oleh pemerintah kurang dari implementasi 1 Januari, yang takut pada pemain industri dan bisnis otomotif.
Dia mengatakan bahwa pemerintah akan menyediakan mesin hybrid di mesin mesin mesin 1 Januari 2025 untuk meningkatkan barang yang diperpanjang dalam formulir tiga persen.
Dia berkata, “Diharapkan bahwa mereka akan melepaskan perkiraan awal pemerintah untuk kendaraan hibrida untuk kendaraan hibrida yang dapat memulihkan dan membangun kembali industri kendaraan bermotor Indonesia.”
Selain itu, impor untuk kendaraan listrik untuk kendaraan listrik, dan PPNBM DTP untuk kendaraan listrik, dan DTP PPNBM untuk kendaraan listrik, pemerintah.
Yohanes mengatakan bahwa insentif fiskal juga diterapkan untuk meningkatkan persaingan kendaraan listrik di kendaraan domestik dan kendaraan domestik. Pemerintah Indonesia sedang berusaha meningkatkan ketergantungan pada bahan bakar konyol dan mengurangi emisi karbon.
Artikel Gaikindo: PPN 12 Persen tidak akan Berdampak Negatif pada Penjualan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Soal Tarif PPN Jadi 12 Persen, Ini Respons Toyota pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Kami selalu menghormati keputusan pemerintah dan mengikuti pemerintah,” ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (19/11/2024).
Henry mengatakan, saat ini perseroan sedang mempelajari implikasi kebijakan tersebut.
Namun menurut Henry, dampak yang paling mungkin terjadi adalah kenaikan biaya produksi.
“Kalau kita bicara dampak pastinya secara sederhana, kenaikan pajak berarti kenaikan harga, dalam hal ini (harga) mobil,” kata Henry.
“Jadi jelas akan ada dampaknya, kita tinggal mengkaji dampaknya terhadap kemampuan konsumen membeli mobil seperti apa, signifikan atau tidak dampaknya,” imbuhnya.
Selain itu, Henry mengungkapkan kebijakan PPN 12 persen juga dapat mempengaruhi tujuan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaykindo) dalam mencapai penjualan satu juta unit roda empat pada tahun 2025.
Dia menyarankan agar pemerintah mengambil kebijakan PPN 12 persen serta kebijakan lain yang lebih menguntungkan produsen dan konsumen.
“Kami sangat berharap pemerintah juga mengambil kebijakan lain agar pertumbuhan ekonomi pada akhirnya bagus. Jadi kalau itu bisa tercapai, kenaikan PPN mungkin tidak akan berdampak signifikan,” imbuhnya.
Maklum, Menteri Keuangan Shri Mulyani Indrawati mengatakan rencana kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen pada 1 Januari 2025 akan dilaksanakan sesuai amanat undang-undang (UU). ) )
Pembahasan PPN 12 persen tertuang dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) yang sedang disusun pada tahun 2021.
Saat itu, pemerintah mempertimbangkan kondisi kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
Pak Mulyani mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus tetap sehat, dan mampu merespons berbagai krisis.
Artikel Soal Tarif PPN Jadi 12 Persen, Ini Respons Toyota pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Gaikindo Harap PPN 12 Persen tidak Berdampak ke Sektor Otomotif pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Saya perkirakan tidak akan berdampak signifikan terhadap penjualan mobil di Indonesia, kata Presiden Gaikindo I Jongki Sugiarto di Jakarta, akhir pekan lalu.
Terkait strategi menjaga penjualan mobil, Guykindo mendedikasikan sepenuhnya kepada Agen Pemegang Merek (APM). “Kita serahkan sepenuhnya pada penentuan strategi penjualan APM,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menyarankan pemberian subsidi kredit dan insentif dunia usaha untuk mengurangi dampak tekanan masyarakat dari politik PPN 12 persen. “Agar perekonomian tidak terpuruk, harus ada insentif untuk memulai usaha,” kata Esther.
Dia merinci tiga cara yang bisa dilakukan pemerintah untuk memitigasi dampak kenaikan tarif PPN. Pertama, mensubsidi suku bunga kredit ke perbankan.
Kedua, memberikan hibah atau beasiswa. Ketiga, memberikan lebih banyak kesempatan untuk mencoba. Misalnya, memberikan insentif untuk memulai bisnis baru.
Diketahui, Menteri Keuangan Shri Mulyani Indrawati menyatakan rencana kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen pada 1 Januari 2025 akan tetap berjalan sesuai amanat undang-undang. UU). ). Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Fiskal (HPP) yang disusun pada tahun 2021 memuat wacana PPN 12 persen.
Saat itu, pemerintah mempertimbangkan kondisi kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.
Pak Mulyani mengatakan, anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) harus tetap sehat dan sekaligus mampu merespons berbagai krisis.
Artikel Gaikindo Harap PPN 12 Persen tidak Berdampak ke Sektor Otomotif pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel 80 Merek Otomotif Ikuti Pameran Gaikindo Jakarta Auto Week di ICE BSD pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengungkapkan tujuan utama MUF GJAW adalah mendorong kinerja industri otomotif Indonesia pada tahun ini dan memberikan wadah bagi konsumen untuk mendapatkan berbagai model mobil terbaru dengan penawaran terbaik.
“Berbeda dengan tayangan Gaikindo lainnya, MUF GJAW secara langsung bertujuan untuk mendorong penjualan, sehingga yang menjadi keunggulan dari tayangan ini adalah program dan penawarannya yang memberikan momentum terbaik bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan baru dengan berbagai penawaran eksklusif,” Nangoi kata di Jakarta, Kamis (7/10/2024).
Menurut Nangoi, industri otomotif dalam negeri menghadapi tantangan yang tidak kecil pada tahun ini. Tantangan tersebut berasal dari suku bunga yang tinggi, melemahnya rupee terhadap dollar Amerika dan tahun politik karena diadakannya pemilu parlemen, pemilu presiden dan yang terkini yang terjadi dalam beberapa saat adalah pemilu provinsi serentak.
Berbagai tantangan tersebut cukup memberikan tekanan pada pasar mobil dalam negeri. Penjualan pada Oktober 2024, kata Nangoi, justru meningkat enam persen dibandingkan bulan sebelumnya. Namun angka tersebut belum mampu mendorong peningkatan penjualan mobil di Tanah Air. Karena itu, Gaikindo menurunkan target penjualan mobil tahun ini menjadi 850.000 unit, ujarnya.
Menurut Nangoi, dengan adanya stok MUF GJAW, penjualan kembali bergairah sehingga target penjualan tahun ini sebanyak 850 ribu unit tercapai.
Nangoi juga menambahkan, dengan Mandiri Utama Finance sebagai sponsor utama yang akan bekerja sama dengan para peserta pameran, Gaikindo yakin ini akan menjadi kemitraan yang sangat bermanfaat bagi konsumen. Pasalnya dalam pameran ini akan diperkenalkan penawaran spesial, kemudahan pembiayaan, dan promosi menarik bagi pengunjung yang berbisnis di MUF GJAW 2024.
Rumah bagi 1000 mobil dan kegembiraan
Satu lagi yang membedakan MUF GJAW 2024 dengan pameran otomotif Gaikindo lainnya, mengusung tema “Rumah 1000 Mobil dan Serunya” akan fokus memberikan pengalaman luar biasa kepada pengunjung.
Tak hanya menghadirkan rangkaian mobil terbaru dari berbagai merek ternama dunia, MUF GJAW 2024 juga akan memperkenalkan aktivitas mobil interaktif yang dirancang untuk menghibur dan mendekatkan pengunjung dengan dunia mobil.
Ketua Penyelenggara MUF GJAW 2024 Rizwan Alamsjah mengungkapkan MUF GJAW akan lebih dari sekedar pertunjukan melainkan pesta bagi para pecinta mobil.
“Fokus lain akan diterapkan dalam perencanaan MUF GJAW, dimana pengalaman dan kenyamanan pengunjung akan menjadi prioritas. Bukan lagi pengalaman melihat teknologi terkini dari industri otomotif Indonesia, melainkan kemudahan untuk mengujinya secara langsung. . dan kemudahan memiliki kendaraan,” kata Rizwan.
Menurutnya, kolaborasi berbagai peserta kampanye serta kemudahan pembiayaan dari Mandiri Utama Finance di MUF GJAW 2024, seperti bunga 2 persen dan biaya administrasi mulai Rp 1, menjadikan MUF GJAW 2024 sebagai waktu terbaik bagi konsumen berbelanja kendaraan bermotor. .
MUF GJAW 2024 akan diikuti lebih dari 80 merek mobil yang terdiri dari 27 merek mobil penumpang antara lain Aletra, BAIC, BMW, BYD, Chery, Citroen, Daihatsu, Ford, GAC Aion, Honda, KIA, Lexus, Mazda, Maxus, Mercedes -Benz, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Neta, Nissan, Subaru, Suzuki, Toyota, VinFast, Volkswagen, Wuling dan Zeekr.
Sebanyak 12 merek seperti Alva, Aprilia, Harley-Davidson, Motoguzzi, Piaggio, Royal Alloy, Royal Enfield, Scomadi, Vespa, V Move, Yamaha dan ZPT berpartisipasi dalam kendaraan roda dua untuk memperluas jangkauannya. untuk tamu. Lebih dari 40 brand industri pendukung juga hadir untuk memeriahkan MUF GJAW 2024.
Penggandaan wilayah juga memaksimalkan program di MUF GJAW 2024 dengan memberikan pengalaman dan keseruan bagi pengunjung. Tak hanya menjadi showroom mobil saja, namun juga menghadirkan beragam program interaktif yang dapat dinikmati berbagai kalangan, mulai dari pecinta mobil, komunitas hingga keluarga.
Perkembangan ini dibagi menjadi tiga kategori utama: program motorsport, program komunitas, dan program keluarga, semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman yang berkesan bagi semua tamu.
Artikel 80 Merek Otomotif Ikuti Pameran Gaikindo Jakarta Auto Week di ICE BSD pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR NEWS Sebanyak 19 Merek Kendaraan Tampil di GIIAS Bandung 2024 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Dalam sambutannya, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi menyampaikan pentingnya menyelenggarakan pameran otomotif di kawasan strategis sebagai bagian dari komitmen Gaikindo untuk terus mendorong perkembangan industri otomotif tanah air.
Nangoi mengatakan pada pameran GIIAS Bandung 2024, Rabu (25/9): “GIIAS Bandung 2024 bukan hanya ajang akbar menghadirkan inovasi dan model terkini, namun juga menjadi penyemangat bagi perkembangan industri otomotif di Provinsi Jawa Barat” /2024)
Nangoy mengatakan, antusiasme pasar harus terus dijaga, dan suksesnya penyelenggaraan pameran otomotif ini menjadi pertanda positif bagi pertumbuhan industri. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada industri otomotif dan pemerintah, termasuk Kementerian Perindustrian, Kementerian Perhubungan, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas dukungan penuhnya terhadap industri otomotif Indonesia.
Dalam sambutannya, Putu Juli Ardika, Plt Dirjen ILMATE Kementerian Perindustrian menegaskan pentingnya digelarnya rangkaian pameran GIIAS. Ia mengatakan: “Penyelenggaraan GIIAS Bandung 2024 membuktikan komitmen industri otomotif Indonesia dalam mendukung pertumbuhan perekonomian nasional khususnya di bidang alat transportasi dan mobil.”
Putu Juli menjelaskan: “Kementerian Perindustrian akan terus mendorong pengembangan teknologi kendaraan ramah lingkungan, termasuk teknologi kendaraan listrik dan hybrid, yang merupakan bagian penting dalam mencapai target emisi zero-net Indonesia pada tahun 2060.”
Sementara itu, Risyapudin Nursin, Direktur Transportasi Darat Kementerian Perhubungan RI, menekankan pentingnya mendukung pengembangan industri mobil ramah lingkungan. “Seperti yang kita ketahui bersama, bidang transportasi merupakan aspek penting dalam penciptaan dan penciptaan mobil. industri yang ramah lingkungan.
Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Perhubungan Darat senantiasa mendukung segala upaya peningkatan standar keselamatan, inovasi teknologi, dan efisiensi energi, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan meningkatkan kualitas udara. “Berbagai kebijakan telah kami susun untuk mendorong berkembangnya industri otomotif yang aman, andal, berkelanjutan, dan mampu bersaing secara global,” ujarnya.
Kekompakan area seluas lebih dari 8.000 meter persegi mendorong peserta untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan terbaiknya.
Tiga belas merek mobil penumpang antara lain BYD, Chery, Citroen, Daihatsu, dan GAC Aian tampil menampilkan seri model terbaru dan produk otomotif berteknologi terkini. Selain itu, Honda, Kia, Mazda, MG, Mitsubishi Motors, Suzuki, Toyota, Wuling, dll. Selain kendaraan niaga, Kendaraan Komersial Toyota juga akan tampil dengan kendaraan niaga berkualitas tinggi. di dalam
Sementara itu, dari sisi kendaraan roda dua, GIIAS Bandung 2024 juga menampilkan lima brand yaitu Alva, Benelli, Keeway, Royal Enfield, dan Scomadi. Selain itu, GIIAS Bandung 2024 juga mendapat dukungan dari berbagai lini pendukung industri otomotif. merek. di dalam
Nangoi juga menyampaikan bahwa agenda GAIKINDO ke depan adalah terus mengembangkan GIIAS Bandung. “GIIAS Bandung tahun ini mendapat dukungan terbanyak dari total 19 merek mobil sehingga menjadi platform efektif untuk menghadirkan model dan teknologi terkini.
Artikel JAHANGIR NEWS Sebanyak 19 Merek Kendaraan Tampil di GIIAS Bandung 2024 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>