Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

gula Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/gula/ berita dari seluruh kalangan dunia Tue, 26 Nov 2024 17:29:35 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://jahangircircle.org/wp-content/uploads/2024/10/cropped-jc-32x32.png gula Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/gula/ 32 32 Jangan Sampai Anak Jadi Pecandu Gula, Orang Tua Harus Lakukan Ini https://jahangircircle.org/jangan-sampai-anak-jadi-pecandu-gula-orang-tua-harus-lakukan-ini/ https://jahangircircle.org/jangan-sampai-anak-jadi-pecandu-gula-orang-tua-harus-lakukan-ini/#respond Tue, 26 Nov 2024 17:29:35 +0000 https://jahangircircle.org/jangan-sampai-anak-jadi-pecandu-gula-orang-tua-harus-lakukan-ini/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Terlalu banyak mengonsumsi gula dinilai lebih berbahaya pada anak. Terlalu banyak gula dalam makanan dan minuman olahan dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, mulai dari obesitas dan diabetes hingga kerusakan gigi. Oleh karena itu, peran orang tua dalam...

Artikel Jangan Sampai Anak Jadi Pecandu Gula, Orang Tua Harus Lakukan Ini pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Terlalu banyak mengonsumsi gula dinilai lebih berbahaya pada anak. Terlalu banyak gula dalam makanan dan minuman olahan dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, mulai dari obesitas dan diabetes hingga kerusakan gigi.

Oleh karena itu, peran orang tua dalam membentuk kebiasaan makan sehat sejak kecil sangat penting. Dokter Spesialis Anak Siska Mayasari Lubis mengatakan, sebaiknya anak mencontohkan kebiasaan makan dan pola hidup sehat agar terhindar dari kelebihan gula yang dapat berdampak pada kesehatan, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Siska mengatakan, banyak hal yang bisa dilakukan orang tua untuk mencegah anaknya kecanduan gula, seperti membatasi makanan manis di rumah, menganjurkan makan bersama untuk mengontrol makan, tidak makan terlalu banyak gula, dan menjalani pola hidup sehat. “Gaya hidup sehat saja tidak cukup dengan mengurangi gula atau membatasi kalori. Namun hal lain yang harus diperhatikan adalah pendidikan jasmani. Berdasarkan rekomendasi CDC, anak-anak diharapkan aktif secara fisik antara usia 3 hingga 5 tahun. hari untuk pertumbuhan dan perkembangan. – kata Siska, Selasa (26/11/2024).

Ia berharap para orang tua dapat mendorong anaknya untuk aktif saat bermain, seperti mengendarai sepeda atau menunggang kuda. Kemudian, pada usia 6-17 tahun, aktivitas fisik yang diharapkan mencakup aktivitas fisik sedang hingga berat selama 60 menit atau lebih per hari, termasuk aktivitas aerobik.

Ia juga merekomendasikan untuk membatasi asupan gula kurang dari 10 persen dari total energi. Saat itu, ia mengidentifikasi sejumlah risiko jangka pendek dan jangka panjang bagi anak-anak, mulai dari konsumsi gula yang tinggi hingga minuman berenergi, gangguan psikologis, dan diabetes.

Makan terlalu banyak gula dapat menyebabkan diabetes pada anak-anak dan orang dewasa karena menyebabkan berkurangnya resistensi insulin, katanya. Menurutnya, hal tersebut bisa menjadi cikal bakal beberapa penyakit kronis lainnya seperti sindrom metabolik, hipertensi, penyakit jantung, penyakit hati dan ginjal. Lalu ada penyakit gastrointestinal, lalu ada penyakit saraf, yang berhubungan dengan masalah mental dan masalah tulang atau masalah ortopedi. 

Masalah jangka pendek termasuk peningkatan energi, kehilangan konsentrasi dan kerusakan gigi, kata dokter. Dalam jangka panjang, kelebihan gula dapat mengganggu kemampuan otak anak dan menyebabkan perubahan neurokimia, katanya. Menurutnya, jalur menuju otak mengarah pada perilaku abnormal.

Artikel Jangan Sampai Anak Jadi Pecandu Gula, Orang Tua Harus Lakukan Ini pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/jangan-sampai-anak-jadi-pecandu-gula-orang-tua-harus-lakukan-ini/feed/ 0
Ini Asupan Gula yang Ideal untuk Segala Usia https://jahangircircle.org/ini-asupan-gula-yang-ideal-untuk-segala-usia/ https://jahangircircle.org/ini-asupan-gula-yang-ideal-untuk-segala-usia/#respond Tue, 26 Nov 2024 15:58:42 +0000 https://jahangircircle.org/ini-asupan-gula-yang-ideal-untuk-segala-usia/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar masyarakat mengurangi asupan gula hingga kurang dari 10 persen dari total asupan energi. Akan lebih baik lagi jika asupan gulanya kurang dari lima persen. Hal ini diumumkan oleh dokter anak dr....

Artikel Ini Asupan Gula yang Ideal untuk Segala Usia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar masyarakat mengurangi asupan gula hingga kurang dari 10 persen dari total asupan energi. Akan lebih baik lagi jika asupan gulanya kurang dari lima persen. Hal ini diumumkan oleh dokter anak dr. Siska Mayasari Lubis.

Dalam tayangan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Siska menjelaskan, anjuran tersebut berlaku untuk semua kelompok umur, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Dokter mengatakan bahwa mengonsumsi terlalu banyak gula dapat menimbulkan berbagai dampak kesehatan, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Sedangkan untuk setiap tahapan anak, lanjutnya, untuk usia 2-4 tahun, jumlah gula yang boleh diberikan adalah 15-16 gram. Bagilah menjadi empat sendok teh.

“Kemudian (pada) umur 4-7 tahun kita bisa memberi 18-20 gram. Ini sama dengan lima sendok teh. Kemudian pada usia 7-10 tahun anjurannya 22-23 gram setara dengan 5,5 sendok makan,” jelasnya, Selasa (26 November 2024).

Ia melanjutkan, untuk anak usia 10 hingga 13 tahun jumlah gula yang disarankan adalah 24-27 gram atau setara dengan 6,5 sendok teh. Kemudian untuk anak usia 13 hingga 15 tahun disarankan 27 hingga 32 gram atau setara dengan delapan sendok teh.

“Umur 15-19 tahun yang diperbolehkan 28-37 gram. Itu setara dengan sembilan sendok teh,” ujarnya.

Minuman manis

 

Artikel Ini Asupan Gula yang Ideal untuk Segala Usia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/ini-asupan-gula-yang-ideal-untuk-segala-usia/feed/ 0
7 Tanda Tersembunyi Anda Konsumsi Terlalu Banyak Gula Setiap Hari https://jahangircircle.org/7-tanda-tersembunyi-anda-konsumsi-terlalu-banyak-gula-setiap-hari/ https://jahangircircle.org/7-tanda-tersembunyi-anda-konsumsi-terlalu-banyak-gula-setiap-hari/#respond Thu, 21 Nov 2024 14:13:17 +0000 https://jahangircircle.org/7-tanda-tersembunyi-anda-konsumsi-terlalu-banyak-gula-setiap-hari/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Apakah Anda tidak sengaja mengonsumsi gula lebih dari yang dibutuhkan? Memeriksa label nutrisi makanan dan minuman sangat penting untuk menghindari tambahan gula. “Sebotol 16 ons soda populer mengandung 51 gram gula, yaitu jumlah yang harus Anda konsumsi...

Artikel 7 Tanda Tersembunyi Anda Konsumsi Terlalu Banyak Gula Setiap Hari pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Apakah Anda tidak sengaja mengonsumsi gula lebih dari yang dibutuhkan? Memeriksa label nutrisi makanan dan minuman sangat penting untuk menghindari tambahan gula.

“Sebotol 16 ons soda populer mengandung 51 gram gula, yaitu jumlah yang harus Anda konsumsi dalam satu hari,” kata spesialis penyakit dalam dan pediatri Audrey Hiltunen kepada Loyola Medicine.

Dikatakan minuman olahraga, minuman energi, jus buah, teh manis, dan minuman kopi manis juga tinggi gula. Kebanyakan orang tidak mengetahui secara pasti berapa banyak gula yang mereka konsumsi per hari.

“Saya selalu bertanya kepada pasien berapa banyak soda dan minuman manis lainnya yang mereka minum. Ini merupakan diskusi penting, bahkan untuk orang yang relatif sehat, karena terlalu banyak gula dapat menyebabkan masalah di kemudian hari,” katanya.

Seperti dilansir Best Life, Kamis (21/11/2024), berikut 7 tanda Anda mungkin mengonsumsi gula lebih banyak dari yang Anda kira:

1. Gula menambah berat badan

Mengonsumsi terlalu banyak gula bisa membuat berat badan sulit turun. “Secara umum, masalah dengan terlalu banyak gula berarti makanan tersebut mengandung banyak kalori (energi) dan dapat menyebabkan penambahan berat badan,” kata ahli gizi Victoria Taylor kepada British Heart Foundation.

“Kelebihan berat badan meningkatkan kemungkinan terkena diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular,” katanya.

2. Sakit kepala

Sering sakit kepala bisa jadi merupakan tanda konsumsi gula berlebihan. “Mengonsumsi terlalu banyak gula sederhana dapat menyebabkan sakit kepala pada beberapa orang karena cepatnya gula sederhana atau gula olahan diserap sehingga menyebabkan gula darah naik dengan cepat dan kemudian turun dengan cepat,” kata ahli endokrinologi Dr. Rekha B Kumar kepada New York-Presbyterian Health Issues.

Pola gula darah yang tidak menentu ini, berbeda dengan konsumsi gula dari karbohidrat kompleks yang penyerapannya lebih lambat, bisa menyebabkan sakit kepala, tambahnya.

3. Tekanan darah tinggi

Gula darah tinggi adalah kemungkinan tanda lain dari konsumsi gula berlebihan. “Mengonsumsi terlalu banyak gula tambahan dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan peradangan kronis, yang keduanya merupakan jalur patologis yang menyebabkan penyakit jantung,” kata Harvard Health.

Menurut Harvard Health, mengonsumsi terlalu banyak gula, terutama pada minuman manis, mendorong penambahan berat badan dengan mematikan sistem pengontrol nafsu makan tubuh karena kalori cair tidak memuaskan dibandingkan kalori dari makanan padat. Oleh karena itu, lebih mudah bagi orang untuk menambahkan lebih banyak kalori ke dalam pola makannya yang biasa ketika mengonsumsi minuman manis.

 

Artikel 7 Tanda Tersembunyi Anda Konsumsi Terlalu Banyak Gula Setiap Hari pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/7-tanda-tersembunyi-anda-konsumsi-terlalu-banyak-gula-setiap-hari/feed/ 0
Orang Amerika Rata-Rata Konsumsi 36 Kg Gula per Tahun Menurut Studi https://jahangircircle.org/orang-amerika-rata-rata-konsumsi-36-kg-gula-per-tahun-menurut-studi/ https://jahangircircle.org/orang-amerika-rata-rata-konsumsi-36-kg-gula-per-tahun-menurut-studi/#respond Sun, 27 Oct 2024 16:05:05 +0000 https://jahangircircle.org/orang-amerika-rata-rata-konsumsi-36-kg-gula-per-tahun-menurut-studi/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Survei kesehatan terkini mengungkap konsumsi gula masyarakat modern tergolong tinggi dan tinggi. Sebuah studi oleh Talker Research menunjukkan bahwa rata-rata orang di Amerika Serikat mengonsumsi 36 pon gula per tahun. Statistik mengejutkan ini berasal dari survei terhadap...

Artikel Orang Amerika Rata-Rata Konsumsi 36 Kg Gula per Tahun Menurut Studi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Survei kesehatan terkini mengungkap konsumsi gula masyarakat modern tergolong tinggi dan tinggi. Sebuah studi oleh Talker Research menunjukkan bahwa rata-rata orang di Amerika Serikat mengonsumsi 36 pon gula per tahun.

Statistik mengejutkan ini berasal dari survei terhadap 2.000 orang Amerika, yang menganalisis kebiasaan konsumsi gula di negara tersebut dan dampaknya yang mengejutkan terhadap tingkat hidrasi. Studi tersebut menemukan bahwa orang Amerika biasanya mengonsumsi 99 gram gula per hari, lebih banyak daripada kandungan gula dalam dua kaleng soda berukuran 12 ons. Konsumsi berlebihan ini terjadi meski 85 persen responden secara aktif berupaya mengurangi asupan gula.

Studi tersebut juga menemukan bahwa 34 persen responden mengatakan sebagian besar asupan gula harian mereka dari minuman pagi berasal dari kopi. Lalu, 28 persen lainnya mengatakan soda adalah sumber gula utama mereka.

Menariknya, lebih dari separuh peserta (51 persen) percaya bahwa mengidam makanan manis adalah tanda dehidrasi. Wawasan ini penting karena pada hari-hari biasa mereka rata-rata hanya meminum 48 ons air, di bawah tingkat yang disarankan.

Amy Calhoun Robb, kepala pemasaran Hint Water, yang mendanai penelitian tersebut, mengatakan rata-rata asupan gula harian orang Amerika adalah dua kali lipat dari yang direkomendasikan oleh American Heart Association. Konsumsi air mereka juga jauh lebih rendah dari yang direkomendasikan oleh Akademi Kedokteran Nasional AS. Seperti dilansir Study Finds, Rabu (23/10/2024), Calhoun Robb mengatakan, “Meskipun penting untuk menemukan solusi atas masalah ini, kita juga perlu memahami alasan di balik kebiasaan tersebut.

Studi tersebut meneliti faktor-faktor emosional yang meningkatkan keinginan akan makanan manis, dengan stres (39 persen), kebosanan (36 persen), kelelahan (24 persen) dan kesepian (17 persen) berada di peringkat teratas. Saat dihadapkan pada keinginan untuk mengonsumsi gula, responden melaporkan merasa cemas (23 persen), mudah tersinggung (22 persen), tidak sabar (20 persen) dan tidak produktif (20 persen).

Sementara itu, berbagai kondisi juga berkontribusi terhadap berkembangnya keinginan ngemil makanan manis. Hal ini termasuk menonton film (31 persen), berhenti makan (31 persen), membutuhkan energi ekstra di siang hari (30 persen) dan mengalami hari yang buruk di tempat kerja (19 persen). Studi ini juga menemukan bahwa pada pukul 15:12. Sudah waktunya untuk gula.

Yang paling mengkhawatirkan, rata-rata orang hanya mampu menahan keinginan mengonsumsi gula selama 13 menit. Beberapa orang berusaha keras untuk memuaskan rasa manis mereka; 12 persen responden mengakui bahwa mereka akan meluangkan waktu dari kesibukan mereka untuk menikmati makanan manis.

Efek dari serbuan gula juga tidak menyenangkan. Responden melaporkan mengalami “crash” hanya 33 menit setelah sarapan manis, merasa lelah (42 persen), menyesal (25 persen) dan tidak memperhatikan (21 persen). “Saat orang Amerika berjuang melawan kecanduan gula, penelitian ini menggarisbawahi meningkatnya kesadaran akan pentingnya hidrasi. “Lebih dari separuh responden secara aktif mencoba minum lebih banyak air untuk menghindari keinginan mengonsumsi makanan manis, menjadikan hidrasi yang lebih baik sebagai tujuan kesehatan utama mereka,” kata Calhoun Robb.

 

Artikel Orang Amerika Rata-Rata Konsumsi 36 Kg Gula per Tahun Menurut Studi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/orang-amerika-rata-rata-konsumsi-36-kg-gula-per-tahun-menurut-studi/feed/ 0
JAHANGIR CIRCLE Impor Beras dan Gula Naik Terus, Neraca Perdagangan Indonesia-Thailand Tekor Terus https://jahangircircle.org/impor-beras-dan-gula-naik-terus-neraca-perdagangan-indonesia-thailand-tekor-terus/ https://jahangircircle.org/impor-beras-dan-gula-naik-terus-neraca-perdagangan-indonesia-thailand-tekor-terus/#respond Fri, 18 Oct 2024 01:53:49 +0000 https://jahangircircle.org/impor-beras-dan-gula-naik-terus-neraca-perdagangan-indonesia-thailand-tekor-terus/ REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK — Neraca perdagangan Indonesia dengan Thailand terus mengalami defisit dari tahun ke tahun. Defisit ini diduga disebabkan oleh impor beras dan produk gula yang sangat besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka neraca perdagangan Indonesia dengan Thailand...

Artikel JAHANGIR CIRCLE Impor Beras dan Gula Naik Terus, Neraca Perdagangan Indonesia-Thailand Tekor Terus pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK — Neraca perdagangan Indonesia dengan Thailand terus mengalami defisit dari tahun ke tahun. Defisit ini diduga disebabkan oleh impor beras dan produk gula yang sangat besar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka neraca perdagangan Indonesia dengan Thailand mengalami defisit sebesar US$2,05 miliar pada tahun 2021 dan meningkat menjadi US$2,79 miliar pada tahun 2022. Kemudian pada tahun 2023, angka defisit mencapai US$3,03 miliar. .

Data impor Indonesia ke Thailand selalu lebih tinggi dibandingkan data ekspor Indonesia ke Thailand. Sehingga kondisi defisit selalu muncul dari tahun ke tahun. Defisit perdagangan Indonesia dengan Thailand muncul lebih dari satu dekade lalu, menurut catatan BPS.

Menyikapi persoalan defisit perdagangan, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Thailand sekaligus Unescap Rahmat Budiman mengatakan, saat ini ekspor Indonesia ke Thailand masih berupa pengiriman bahan mentah. Hal ini menyebabkan defisit perdagangan yang tidak dapat dihindari.

“Faktanya, neraca perdagangan kita masih negatif karena sebagian besar ekspor dan impor kita masih berupa bahan mentah,” ujarnya dalam rangkaian acara KBank Media Tour yang digelar di KBRI Thailand di Bangkok, Thailand, Rabu (16/1). 10/). 2024).

Rahmat kemudian menyoroti dua jenis komoditas yang menyebabkan kelangkaan tersebut, yakni beras dan gula pasir. Kedua komoditas ini menjadi “beban” memburuknya situasi neraca perdagangan dengan negara gajah putih Indonesia.

“Sebagian besar impor dari sini (Thailand) terdiri dari beras dan gula, dan itu jumlah yang sangat besar. “Jumlahnya cukup besar hanya dengan produk ini,” tegasnya.

BPS mencatat impor beras Indonesia dari luar negeri mencapai 3,05 juta ton pada periode Januari-Agustus 2024. Impor terbesar berasal dari Thailand sebanyak 1,13 juta ton. Impor beras tercatat mengalami peningkatan kumulatif sebesar 121,34% selama periode Januari-Agustus 2024.

Sedangkan untuk impor gula, data BPS menunjukkan jumlah impor gula Indonesia dari berbagai negara akan mencapai 5 juta ton pada tahun 2023. Terbesar dari Thailand sebesar 2,3 juta ton. 

Artikel JAHANGIR CIRCLE Impor Beras dan Gula Naik Terus, Neraca Perdagangan Indonesia-Thailand Tekor Terus pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/impor-beras-dan-gula-naik-terus-neraca-perdagangan-indonesia-thailand-tekor-terus/feed/ 0
CIRCLE NEWS Usia 40 dan Mau Diet? Hindari Beberapa Kesalahan Ini Agar Hasilnya Maksimal https://jahangircircle.org/usia-40-dan-mau-diet-hindari-beberapa-kesalahan-ini-agar-hasilnya-maksimal/ https://jahangircircle.org/usia-40-dan-mau-diet-hindari-beberapa-kesalahan-ini-agar-hasilnya-maksimal/#respond Mon, 14 Oct 2024 21:40:14 +0000 https://jahangircircle.org/usia-40-dan-mau-diet-hindari-beberapa-kesalahan-ini-agar-hasilnya-maksimal/ Republik Jakarta – Memasuki usia 40 tahun, tubuh mengalami perubahan metabolisme yang cukup signifikan. Oleh karena itu, penting untuk mengatur pola makan untuk menjaga kesehatan. Berikut kebiasaan makan yang sebaiknya dihindari di usia 40-an, seperti dilansir The Best Life, Senin...

Artikel CIRCLE NEWS Usia 40 dan Mau Diet? Hindari Beberapa Kesalahan Ini Agar Hasilnya Maksimal pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
Republik Jakarta – Memasuki usia 40 tahun, tubuh mengalami perubahan metabolisme yang cukup signifikan. Oleh karena itu, penting untuk mengatur pola makan untuk menjaga kesehatan.

Berikut kebiasaan makan yang sebaiknya dihindari di usia 40-an, seperti dilansir The Best Life, Senin (14 Oktober 2024).

1. Kurang protein

Pelatih selebriti Claire Davis mengatakan kepada majalah Red bahwa mengonsumsi protein berkualitas tinggi sangat penting bagi orang yang berusia di atas 40 tahun.

Dia menyarankan orang yang berusia di atas 40 tahun untuk mengonsumsi protein berkualitas tinggi seperti ikan putih, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Protein telah terbukti merangsang leptin, secara signifikan mengurangi asupan kalori sepanjang hari dan mengurangi lemak perut.

2. Tidak mendapatkan cukup serat makanan

Air penting untuk merasa kenyang dan mencegah lemak perut. “Setelah usia 40 tahun, hormon (estrogen) menurun,” kata dokter Anda.

Hal ini menyebabkan peningkatan insulin, hormon yang membantu tubuh menggunakan gula. Tingkat tiroid rendah. Kombinasi ini akan membuat Anda lapar. Semakin banyak Anda makan, semakin sedikit kalori yang Anda bakar.

Sebagian besar berat badan Anda ada di sekitar perut Anda. Makanlah makanan kaya serat (buah, biji-bijian, kacang-kacangan) untuk membuat Anda merasa kenyang dan makan lebih sedikit. Setelah usia 40 tahun, usahakan mengonsumsi 25 gram serat setiap hari.

3. Terlalu banyak gula

Mengonsumsi terlalu banyak gula tidak baik pada usia berapa pun, tetapi akan menjadi masalah terutama pada usia 40-an. “Seiring bertambahnya usia, kita menjadi lebih resisten terhadap insulin, yang berarti kita tidak dapat menangani gula darah dengan efisien,” kata Davis.

Ketika Anda makan terlalu banyak gula, katanya, kadar insulin Anda melonjak dan kemudian turun lagi, menciptakan penderitaan yang tak berkesudahan karena menginginkan lebih banyak gula. Kelebihan gula dikaitkan dengan lemak perut, depresi, melemahnya kekebalan tubuh, dan banyak penyakit yang mengancam jiwa.

4. Kurang makan

Mengonsumsi makanan yang kaya akan makanan utuh, buah-buahan, dan sayuran penting untuk kesehatan secara keseluruhan dan penuaan yang sehat. “Wanita membutuhkan protein (daging, ikan, susu, kacang-kacangan), karbohidrat (biji-bijian), lemak (lemak sehat), vitamin, mineral, dan air,” kata dokternya. Makanan ini diduga berhubungan dengan pencegahan osteoporosis, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker.

5

Diet ketat berdampak negatif pada kesehatan dan massa otot Anda. “Salah satu kesalahan nutrisi terbesar yang dilakukan wanita adalah mengonsumsi terlalu sedikit kalori,” Courtney Delpra, ahli diet di Cleveland Clinic, mengatakan kepada HuffPost.

“Ketika kadar estrogen mulai turun, seperti di usia 40-an, Anda juga kehilangan massa otot. Jika Anda meresponsnya dengan pola makan, hal ini dapat menimbulkan efek negatif,” katanya.

6. Makan karbohidrat nanti

Makan karbohidrat di malam hari dapat memengaruhi tidur Anda, yang penting bagi kesehatan Anda. “Ini adalah berita buruk karena sejumlah alasan,” katanya.

Ia menjelaskan, karbohidrat merupakan sumber energi utama. Karbohidrat memang baik, tetapi karbohidrat harus menjadi sumber energi utama Anda sepanjang hari, termasuk sarapan dan makan siang.

“Kalau makan malam, energinya tidak terpakai dan disimpan sebagai lemak. Kalau terlambat makan, asupan karbohidratnya berkurang. Kalau makan malam, suhu tubuh naik. Bangun pagi-pagi .” Makanan dicerna. Saya tertidur. Ini mengganggu tidur Anda, ”katanya.

Artikel CIRCLE NEWS Usia 40 dan Mau Diet? Hindari Beberapa Kesalahan Ini Agar Hasilnya Maksimal pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/usia-40-dan-mau-diet-hindari-beberapa-kesalahan-ini-agar-hasilnya-maksimal/feed/ 0
JAHANGIR NEWS Ini yang Terjadi pada Tubuh Anda Jika Mengurangi Konsumsi Gula https://jahangircircle.org/ini-yang-terjadi-pada-tubuh-anda-jika-mengurangi-konsumsi-gula/ https://jahangircircle.org/ini-yang-terjadi-pada-tubuh-anda-jika-mengurangi-konsumsi-gula/#respond Fri, 11 Oct 2024 21:52:47 +0000 https://jahangircircle.org/ini-yang-terjadi-pada-tubuh-anda-jika-mengurangi-konsumsi-gula/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tahukah Anda jika terlalu banyak mengonsumsi gula bisa berdampak buruk bagi kesehatan? Kabar baiknya adalah dengan mengurangi asupan gula hingga kurang dari 10% dari total kalori harian, Anda dapat memperoleh banyak manfaat kesehatan yang penting. Jika Anda...

Artikel JAHANGIR NEWS Ini yang Terjadi pada Tubuh Anda Jika Mengurangi Konsumsi Gula pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tahukah Anda jika terlalu banyak mengonsumsi gula bisa berdampak buruk bagi kesehatan? Kabar baiknya adalah dengan mengurangi asupan gula hingga kurang dari 10% dari total kalori harian, Anda dapat memperoleh banyak manfaat kesehatan yang penting.

Jika Anda mengurangi asupan gula, hal berikut akan terjadi:

1. Mengurangi asupan gula dapat mengurangi asupan kalori

Chris Mohr, konsultan kebugaran dan nutrisi di Fortune Merekomendasikan Kesehatan, mengatakan camilan dan minuman manis cenderung tinggi kalori sehingga mudah untuk makan berlebihan. “Dengan mengurangi asupan gula tambahan, Anda mungkin bisa menurunkan berat badan karena mengurangi asupan kalori secara keseluruhan,” ujarnya seperti dikutip laman Best Life, Rabu (18/9/2024).

Dengan mengganti camilan manis dengan makanan padat, Anda juga akan mengonsumsi vitamin dan mineral penting sekaligus mengonsumsi lebih sedikit bahan berbahaya yang ditemukan dalam makanan olahan.

2. Dapat mengurangi kenaikan insulin 

Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas yang memberi sinyal pada sel bahwa glukosa tersedia untuk digunakan. Namun, lonjakan insulin yang berulang dapat meningkatkan resistensi insulin, yang dapat menyebabkan kadar gula darah tinggi, peningkatan risiko diabetes, dan penambahan berat badan.

“Tingkat insulin yang tinggi dan berkelanjutan karena seringnya konsumsi gula, terutama tanpa olahraga untuk meningkatkan penggunaan gula dan insulin, pada akhirnya dapat menjadi pemicu kenaikan berat badan,” kata Mohr.

3. Dapat mengurangi nafsu makan dan nafsu makan

Mengurangi asupan gula juga dapat membantu Anda mengontrol nafsu makan dan mengurangi keinginan makan secara tiba-tiba. “Mengonsumsi banyak gula dapat mengganggu sinyal kenyang tubuh karena sering memilih makanan yang mengandung gula tinggi, rendah protein dan/atau serat,” ujarnya.

“Semua ini bisa menyebabkan kelaparan dan makan berlebihan,” katanya.

4. Dapat menyeimbangkan kembali indera perasa Anda

Lindsay Malone, ahli gizi dan profesor nutrisi di Case Western Reserve University, mengatakan salah satu manfaat mengurangi asupan gula adalah indera perasa akan lebih sensitif terhadap rasa manis, sehingga lebih mudah memuaskan nafsu makan tanpa makan berlebihan.

“Jika Anda rutin minum dan mengonsumsi makanan yang lebih manis dari yang seharusnya, indera perasa Anda akan terbiasa dengan tingkat manis tersebut, ada sesuatu yang harus diperbaiki pada indera perasa Anda,” ujarnya kepada Best Life.

Catherine Gervacio, ahli diet dan ahli gizi terdaftar yang bekerja dengan E-Health Project, setuju bahwa hal ini dapat berdampak besar pada berat badan dan kesehatan secara keseluruhan. “Seiring berjalannya waktu, tubuh Anda beradaptasi dengan kebiasaan tidak mengonsumsi gula dan akan mulai peka terhadap hal lain yang disukainya,” jelasnya.

Dia mengatakan hal ini mengurangi kemungkinan mengidam makanan manis dan memberikan ruang untuk makanan sehat. “Oleh karena itu, banyak peluang untuk memiliki kebiasaan makan sehat yang bermanfaat bagi seluruh kehidupan,” ujarnya.

5. Mengurangi konsumsi gula dapat meningkatkan kesehatan usus

Ketika sistem pencernaan Anda bekerja dengan baik, sistem ini dapat memecah makanan dengan lebih baik dan membantu Anda menjaga berat badan yang sehat. Memang benar, penelitian menunjukkan bahwa obesitas dikaitkan dengan beragam mikrobiota usus, dan khususnya bakteri tertentu sering dikaitkan dengan penambahan berat badan.

Mengonsumsi terlalu banyak gula diketahui memperburuk kesehatan usus karena berkurangnya bakteri baik dan menyebabkan dysbiosis, atau ketidakseimbangan bakteri usus. “Gula juga merusak lapisan usus, mengganggu kemampuannya menyerap nutrisi yang kita butuhkan dengan baik,” ujarnya.

Artikel JAHANGIR NEWS Ini yang Terjadi pada Tubuh Anda Jika Mengurangi Konsumsi Gula pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/ini-yang-terjadi-pada-tubuh-anda-jika-mengurangi-konsumsi-gula/feed/ 0