Artikel Pemuda Mainkan Peran Aktif Semangat Nasionalime pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Kini saatnya generasi penerus, khususnya generasi muda, melanjutkan karya besar tersebut. Dalam konteks saat ini, peran pemuda, perguruan tinggi, dan perpustakaan sangat penting dalam menjaga dan mengembangkan perjuangan semangat pahlawan melalui pendidikan dan ilmu pengetahuan.
Pemuda berada di garda depan perjuangan rakyat. Pada masa kemerdekaan, pemuda Indonesia berperan aktif dalam menggerakkan semangat nasionalisme dan berkontribusi dalam pencapaian kemerdekaan. Semangat ini harus tetap hidup meski tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini sangat berbeda. Globalisasi, perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang pesat menuntut generasi muda untuk terus beradaptasi dan berinovasi.
Sofia Nurainiová, menurut Kepala Perpustakaan Nasional Universitas Nusa Mandiri (UNM), menyatakan semangat juang para pahlawan yang tidak hanya mengandalkan fisik, tetapi juga kecerdasan, harus dilestarikan.
“Pemuda masa kini mempunyai tanggung jawab sosial terhadap pembangunan negara, tidak hanya dengan mencapai kesuksesan pribadi, tetapi juga dengan memberikan kontribusi nyata melalui pendidikan, teknologi, dan kewirausahaan,” tegasnya dalam keterangan yang diterima, Rabu (27 November 2024). .
Ia menegaskan, Hari Pahlawan mengingatkan kita bahwa peran pemuda dalam kemajuan negara sangat penting dan mempunyai potensi besar untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
“Perguruan tinggi berperan penting dalam mencetak pemimpin masa depan yang tidak hanya terampil secara teknis tetapi juga memiliki nilai kebangsaan dan kesadaran sosial yang tinggi,” ujarnya.
Di kampus, mahasiswa mempunyai kesempatan untuk mengembangkan keterampilan intelektual melalui penelitian, inovasi dan teknologi. Salah satu cara untuk melanjutkan perjuangan pahlawan tersebut adalah dengan memperkuat kualitas pendidikan dan penelitian di perguruan tinggi. Perguruan tinggi harus menjadi tempat yang melahirkan pemimpin-pemimpin yang berpikir kritis dan mampu menyelesaikan permasalahan negara.
“Melalui pendidikan berbasis riset dan pengembangan teknologi, perguruan tinggi dapat mencetak generasi muda yang siap bersaing di dunia global. Mahasiswa dapat memanfaatkan ilmu yang diperolehnya untuk membantu mengembangkan Indonesia menjadi negara yang lebih maju,” ujarnya.
Ia menyatakan, perpustakaan berperan penting dalam mendukung pengembangan pendidikan dan penyebaran ilmu pengetahuan. Dalam perjuangannya, para pahlawan memperjuangkan haknya untuk mendapatkan pendidikan dan ilmu pengetahuan.
Perpustakaan saat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan buku, tetapi juga sebagai pusat informasi yang menyediakan berbagai sumber ilmu pengetahuan baik dalam bentuk fisik maupun digital.
“Di era digital, perpustakaan telah berubah dengan menyediakan akses terhadap e-book, jurnal ilmiah, dan berbagai sumber online yang dapat diakses oleh generasi muda untuk melanjutkan pendidikan dan inovasi mereka,” ujarnya.
Selain itu, perpustakaan juga berperan besar dalam mendokumentasikan sejarah perjuangan negara, mengajarkan nilai-nilai kebangsaan, dan mengenalkan generasi muda pada kisah-kisah para pahlawan sebelum kita.
Pemuda, perguruan tinggi, dan perpustakaan harus bersinergi untuk melanjutkan perjuangan pahlawan. Generasi muda yang cerdas dan mempunyai semangat juang dapat memanfaatkan pendidikan yang diberikan oleh perguruan tinggi dan sumber informasi yang ada di perpustakaan untuk mengembangkan diri dan memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa.
“Sinergi ketiga unsur ini akan menjamin semangat perjuangan para pahlawan tetap hidup. “Pemuda yang terdidik, inspiratif, dan sadar sosial akan menjadi agen perubahan yang mampu mengatasi tantangan zaman dan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah,” jelasnya.
Hari Pahlawan tidak hanya sekedar mengenang masa lalu, namun juga melanjutkan perjuangan para pahlawan dalam bentuk yang lebih modern dan relevan dengan kondisi saat ini. Pemuda, perguruan tinggi, dan perpustakaan mempunyai peran strategis dalam memastikan semangat juang para pahlawan tetap hidup dan memberikan manfaat bagi pembangunan bangsa Indonesia.
“Dengan pendidikan yang berkualitas, akses terhadap ilmu pengetahuan yang luas dan semangat juang yang tiada habisnya, generasi muda Indonesia dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang diperjuangkan para pahlawan,” tutupnya.
Artikel Pemuda Mainkan Peran Aktif Semangat Nasionalime pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Siapa Pun Bisa Jadi Pahlawan, Dimulai dari Rumah Sendiri pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Kami mendorong generasi muda untuk memahami nilai-nilai moral dan etika para pahlawan seperti kejujuran, tidak mementingkan diri sendiri, dan pengorbanan. Hal ini membantu mengembangkan karakter yang kuat dan positif.” Siapapun bisa menjadi pahlawan di lingkungannya dengan memberikan kontribusi positif dan aktif. di masyarakat,” kata Kompol Heru Budyo Nugroho PP Tabera dalam keterangan tertulis, Minggu (10/11/2024).
Harga ini diharapkan akan terus berlanjut dan tumbuh dalam lingkungan yang menguntungkan, tentunya dimulai dari lingkungan yang kecil. Lingkungan terkecil adalah tempat tinggal atau rumah. Perumahan merupakan kebutuhan pokok dan keharusan bagi banyak orang. Namun, membeli rumah tidak semudah yang Anda bayangkan. Faktanya, ada kekhawatiran bahwa kepemilikan rumah masih mungkin dilakukan oleh sebagian generasi terakhir. Selain kenaikan harga rumah, biaya hidup yang terus meningkat juga membebani generasi ini.
Tentu saja pemerintah tidak akan membiarkan hal tersebut. Pemerintah melalui BP Tapera membangun perumahan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di sini. BP Tapera didirikan untuk memobilisasi dan menyalurkan pembiayaan perumahan terjangkau jangka panjang. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan peserta akan perumahan yang layak dan terjangkau, dan misinya adalah untuk melindungi kepentingan peserta.
BP Tapera saat ini mengelola dua portofolio. Pertama, adanya skema pembiayaan perumahan berbasis dana yang dikenal dengan nama FLPP, hingga saat ini masih terdapat kesalahpahaman di masyarakat bahwa skema FLPP berasal dari perbankan dan sebenarnya merupakan bank penyalur dana FLPP.
Yang kedua adalah program berbasis pendanaan partisipatif yang disebut Tabera Funding. Generasi sekarang, Gen Z dan Milenial, dapat memanfaatkan fitur FLPP dan Tapera yang dikelola BP Tapera, antara lain pembiayaan rumah bunga 5 persen, pembiayaan FLPP dengan tenor maksimal 20 tahun hingga 30 tahun. Bertahun-tahun untuk pendanaan kamp. Skema Tabera memberikan rencana pembiayaan jangka panjang (hingga 35 tahun) untuk menyediakan perumahan vertikal di wilayah perkotaan.
Sebagai Public Investment Operator (OIP), BP Tapera akan mulai membayarkan dana perumahan FLPP pada tahun 2022 dari dana yang diberikan Kementerian Keuangan mulai Desember 2021. Sejak tahun 2010 hingga 31 Oktober 2024, tercatat dana FLPP tersalurkan kepada 1.578.506 rumah tangga dengan nilai Rp148.686 triliun.
Rinciannya, hingga 31 Oktober 2024, penyaluran dana FLPP mencapai 179.917 rumah atau senilai Rp 22,039 triliun. Untuk tahun 2024, penyaluran FLPP tersebar di 394 kabupaten/kota di 33 provinsi. Sebanyak 13.888 unit rumah dibangun oleh 8.240 pembangun yang bermitra dengan 37 tepian kanal.
Menariknya, pada tahun ini kelompok usia 19-30 tahun yakni generasi Z dan generasi Milenial mendominasi penyaluran dana FLPP dengan porsi penyaluran FLPP sebesar 62,36 persen senilai 109.639 unit atau senilai Rp13,43 triliun. Hal ini merupakan suatu prestasi yang membanggakan karena menunjukkan bahwa generasi sekarang sangat menyadari rencana Pemerintah di bidang perumahan melalui peran PP Tabera dalam hal tersebut.
Sedangkan untuk PNS x Bapertarum PNS tahun 1993-2020 yakni pembiayaan Dapera portofolio kedua, telah tersalurkan sebanyak 18.276 rumah senilai Rp 2,861 triliun sejak tahun 2021 hingga 29 Oktober 2024. , 22-27 tahun Tahun ini, Tabera Fund yang terpakai sebanyak 453 unit dengan nilai Rp 75,18 miliar.
Salah satu penerima manfaat Ruma Tabera yang berjuang untuk keluarganya, Waya Oktaviani, guru SDN Bola Haraban Jaya-Murakempong di Kabupaten Bekasi, bersaksi bahwa rumah itu penting bagi dirinya dan keluarganya. “Rumah mempunyai peranan penting dalam pendidikan karena merupakan tempat pertama anak membaca, menulis, dan membaca bersama orang tuanya,” kata Octaviani. “Rumah ini akan melahirkan pejuang dan pahlawan masa depan.”
Hadi dan Di, pasangan suami istri yang merupakan pekerja swasta sekaligus penerima manfaat Rumah Tabera di Pesona Kahuriban 5, Kabupaten Bogor, juga merasakan hal serupa. “Bersyukur untuk PP Tabera. “Rumahnya tahan air, kualitasnya bagus, dan bisa dibayar hingga 15 tahun,” kata Hadi gembira.
Bustomi, seorang pengusaha berjualan ayam masak, bangga bisa mengatasi masalah yang mendera keluarganya. “Saya sudah pindah 7 kali sebelumnya, melelahkan sekali. Kini keluarga kami bisa dengan mudah tinggal di rumahnya sendiri. “Istri dan anak-anak saya bahagia, saya juga bahagia,” kata Bustomi bangga.
Bustomi merasa terbantu karena BP Tapera memberikan kemudahan bagi UMKM untuk mendapatkan rumah subsidi terjangkau dalam waktu sebulan dengan subsidi cepat. “Perjuangan membeli rumah akhirnya membuahkan hasil,” ujarnya.
Ya, semuanya dimulai dari rumah, termasuk pendidikan dan pembentukan karakter kuat anak bangsa yang akan menjadi pemimpin masa depan. Lingkungan rumah yang baik akan menghasilkan keturunan yang cerdas, kuat dan mempunyai semangat juang. Semua pejuang rumah pertama adalah pahlawan bagi keluarga mereka.
“Pahlawan ada di setiap zaman dan setiap pahlawan pasti punya peran di zamannya. Oleh karena itu, bangsa Indonesia membutuhkan pahlawan-pahlawan baru.” Indonesia kini membutuhkan seseorang yang berdedikasi dan sukses di bidangnya dan dari sinilah semuanya dimulai. rumahnya bagus dan nyaman,” kata Heru Budio. Kata Nugroho.
Dengan memperingati Hari Pahlawan, seluruh generasi diajak untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan berkontribusi bagi bangsa. Mulailah dari dirimu sendiri, keluargamu, rumahmu, dan lingkungan sekitarmu.
Artikel Siapa Pun Bisa Jadi Pahlawan, Dimulai dari Rumah Sendiri pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Hari Pahlawan, ASDP Berkomitmen Hadirkan Layanan Prima di Seluruh Wilayah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>ASDP tidak hanya fokus pada pelayanan di kota-kota besar dan pusat perekonomian saja, namun juga berperan strategis sebagai penyedia akses transit di wilayah perbatasan, terluar, dan tertinggal (3T). Langkah ini bukan hanya bagian dari tanggung jawab sosial, melainkan upaya mendukung pertumbuhan ekonomi di seluruh pelosok tanah air.
Peran ASDP sebagai penghubung utama mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan telah membuktikan pentingnya strategi transportasi dalam membangun konektivitas nasional.
Hingga September 2024, ASDP akan mengoperasikan 220 kapal yang melayani 311 rute di seluruh Indonesia, dan 208 diantaranya akan menjadi rute perintis yang sangat dibutuhkan masyarakat di daerah terpencil. Melalui layanan ini, ASDP telah mendukung mobilitas lebih dari 779.000 penumpang dan 722.000 kendaraan logistik, menjadikan ASDP sebagai penggerak transportasi utama di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.
Sekretaris Perusahaan ASDP Shelvi Arifin mengungkapkan, sebagai BUMN, ASDP tidak hanya berorientasi pada keuntungan, namun juga memiliki tanggung jawab untuk membangun konektivitas berkelanjutan di seluruh Indonesia.
“Kami meyakini penyediaan akses transportasi di wilayah terpencil Tanah Air merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata ASDP dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Shelvey.
Selain itu, ASDP juga berperan aktif sebagai pembawa perubahan dan pembawa pembangunan. Dimana BUMN ini berupaya memberikan kesempatan dan pelayanan yang setara di setiap daerah.
Dalam praktiknya, layanan rintisan ASDP membantu masyarakat di wilayah 3T terhubung dengan pusat perekonomian, layanan pendidikan, dan kesehatan. Pendekatan ini sangat penting, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah dengan transportasi dan aksesibilitas terbatas.
Tanpa layanan perintis ini, masyarakat di pulau-pulau yang sangat kecil dan daerah terpencil akan kesulitan mengakses kebutuhan dasar dan layanan dasar lainnya, seperti distribusi logistik pangan dan kebutuhan sehari-hari.
Bagi ASDP, melayani daerah 3T tidak hanya sekedar menjalankan operasional saja, namun juga bagian dari upaya pemerataan kesempatan bagi seluruh warga negara, apapun letak geografisnya.
Misalnya, beberapa jalur perintis yang dikelola ASDP, seperti jalur yang menghubungkan pulau-pulau kecil di Indonesia Timur, telah menjadi jalur penghubung bagi masyarakat lokal. Layanan ini memberikan kemudahan mobilitas sekaligus mendukung peningkatan perekonomian dan kualitas hidup warga sekitar.
Sebagai bagian dari tanggung jawab tersebut, ASDP juga memastikan bahwa setiap layanan yang diberikan mengedepankan standar keamanan dan kenyamanan yang tinggi bagi seluruh pengguna layanan. Keselamatan dalam menyeberang menjadi prioritas utama, terutama bagi masyarakat yang rutin menggunakan layanan ini untuk beraktivitas sehari-hari.
Dalam semangat Hari Pahlawan, ASDP berkomitmen tidak hanya menyediakan transportasi, namun juga menjamin setiap penumpang merasa aman, nyaman dan tenteram serta menjamin pelayanan kepentingan umum terlaksana secara efisien.
Selain berperan sebagai jasa angkutan penumpang, ASDP juga berperan penting dalam mendukung kelancaran distribusi logistik di daerah terpencil. Adanya layanan penyeberangan ASDP pada jalur perintis memungkinkan pasokan bahan baku dan kebutuhan pokok terdistribusi dengan baik, sehingga harga kebutuhan pokok di daerah tersebut tetap stabil dan masyarakat hidup lebih sejahtera. Melalui hubungan saling percaya ini, ASDP membantu mendukung perekonomian daerah dan membantu pemerintah dalam upaya menyeimbangkan pembangunan antar daerah.
“Komitmen kami adalah memastikan seluruh masyarakat, baik di perkotaan maupun terpencil, mendapatkan manfaat dari kehadiran ASDP. Pada Hari Pahlawan ini, kami berupaya untuk memperkuat komitmen tersebut. “ASDP tidak hanya memberikan akses, tetapi juga berperan sebagai jembatan penghubung nusantara, menghubungkan Indonesia,” tambah Shelvey.
Artikel Hari Pahlawan, ASDP Berkomitmen Hadirkan Layanan Prima di Seluruh Wilayah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Wapres Gibran Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan di TMP Kalibata pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan terhadap semangat pahlawan yang dipimpin oleh Kolonel Penerbangan Lucky Indrawan selaku Pembawa Acara.
Di tempat hening itu, sirine dibunyikan selama 1 menit dalam rangka memperingati Pertempuran Surabaya 10 November 1945. Wakil Presiden Gibran memimpin acara mengheningkan cipta selama satu menit sebagai moderator upacara.
” Terjadi hening sejenak,” kata wakil presiden.
Wakil Presiden kemudian meletakkan karangan bunga tersebut. Acara dilanjutkan dengan doa arwah pahlawan yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Bimbingan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin.
Selanjutnya, Pembawa Acara memberikan penghormatan terakhirnya kepada jiwa sang pahlawan.
Belakangan, Wakil Presiden bersama para pimpinan lembaga negara dan Kabinet mengadakan prosesi karangan bunga di makam banyak pahlawan, termasuk Presiden Presiden Ketiga Indonesia, BJ. Habibie dan Hasri Ainun Habibie, Ani Yudhoyono, Wakil Presiden Ketiga RI Adam Malik, Wakil Presiden RI Keempat Umar Wirahadikusumah, dan Wakil Presiden Kelima RI Soedharmono.
“Alhamdulillah perjalanannya berjalan lancar, bahkan kompetisi ini diadakan setiap tahun dan semua undangannya selalu sama seperti tahun lalu,” kata Menteri Sosial Saifullah usai rangkaian sembilan.
Dia mengatakan ada banyak acara menjelang festival tersebut. Dengan menanamkan nilai-nilai pada anak SMA untuk berkunjung ke rumah keluarga pahlawan. Mensos juga menyampaikan bahwa banyak pesan penting yang patut ditiru oleh para pahlawan.
“Banyak hal penting yang bisa ditelusuri dari pahlawan kita pendiri negara ini, mulai dari kesabarannya, kesabaran yang memerlukan ilmu kesabaran, kreasi dan yang kedua mendahulukan preferensi, bukan preferensi pribadi dan kelompok. -Tokoh terkenal seperti Gus Ipul.
“Pahlawan kita memikirkan masa depan, memikirkan generasi mendatang dengan imannya, mereka berjuang di dunia dan atas nama akhirat. Ini tafsir dari Presiden kita Hormat,” ujarnya.
Upacara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Hukum dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, Menteri Migrasi Iftitah Sulaiman, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri ATR /Kepala BPN Nusron Wahid, Staf Khusus Presiden Bidang Pemerintahan dan Keamanan Wiranto, Direktur Badan Keamanan Negara (BIN) M. Herindra dan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko.
Turut hadir Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Wakil Menteri Hukum dan Sengketa Daerah (Wamendes PDT) Ariza Patria, serta Wakil Khusus Presiden. untuk Pemuda dan Artis Raffi Ahmad.
Artikel Wapres Gibran Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan di TMP Kalibata pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>