Artikel Ini Penjelasan Gregoria Usai Putuskan Mundur di Semifinal Denmark Open pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Gregoria berjuang keras meski kalah di game pertama 20-22. Pada laga kedua, peraih medali perunggu Olimpiade Paris itu bermain imbang dengan peraih emas di ajang yang sama. Namun saat skor imbang 12:12, Gregoria tak bisa melanjutkan pertandingan karena cedera pinggul. Seorang pebulu tangkis asal Wonogiri menangis karena harus meninggalkan lapangan dengan menggunakan kursi roda.
Usai pertandingan, Gregoria mengaku awalnya merasa tidak nyaman di bagian pahanya. Ia merasakan otot-otot di belakang lehernya menegang, namun ia mengira itu hanya kelelahan.
Namun rasa tidak nyaman itu lambat laun menjalar ke pinggang. Perasaan itu saya rasakan sejak kemarin. Bahkan saat saya berlaga di Finlandia. Saya juga dirawat oleh tim fisioterapi PBSI, dan sejak kemarin diadakan latihan khusus oleh pelatih dan pelatih fisik PBSI. Bahkan tadi pagi sebelum bertanding, rasanya sakit, kata Gregoria dalam pengumuman resmi PBSI.
Di awal laga pertama, Gregoria masih ingin mencoba bermain di babak semifinal meski rasa sakit masih terasa. Permainan Se Young yang keras kepala membuat hidup Gregoria semakin sulit. Menurutnya, ada beberapa tembakan dari barisan depan yang membuatnya tidak nyaman.
“Butuh tenaga ekstra untuk menangkapnya, sehingga saya merasa permainan itu menghambat saya, seperti tidak bisa mengimbangi ritme permainan lawan. Saya akhirnya memutuskan untuk berhenti di game kedua karena salah langkah dan itu membuat sakitnya semakin parah, seperti tersengat listrik,” kata Gregory.
Ia mengaku tidak memikirkan apa pun melainkan fokus pada rasa sakit yang dirasakannya. Dengan enggan dan sedih, dia menghentikan permainan tersebut.
Jadi saya sebenarnya menangis di lapangan, bukan hanya karena kesakitan yang saya alami, tapi karena saya tidak bisa terus bermain. Semua orang harus tahu bahwa saya masih ingin bermain di semifinal ini, kata Gregoria.
Dokter pertandingan menyarankan Gregoria istirahat dulu. Namun jika dalam beberapa hari ke depan kondisi saya tidak kunjung membaik, ia harus segera memeriksakan kondisi saya ke rumah sakit Indonesia.
Saya berharap bisa cepat pulih dan siap untuk turnamen berikutnya, pungkas Gregoria.
Artikel Ini Penjelasan Gregoria Usai Putuskan Mundur di Semifinal Denmark Open pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Gregoria Cedera, Dua Tunggal Putri Indonesia Terhenti di Semifinal Denmark Open 2024 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Padahal, persaingan medali perunggu dan emas Olimpiade Paris 2024 berlangsung sengit dan seru. Pada pertandingan yang digelar di Iskebank Arena di Odense, Denmark, Ahn Se-young memimpin 20-22 pada game pertama.
Pada game kedua, saat skor imbang 12-12, Gregoria tidak bisa melanjutkan permainan karena cedera pinggul. Pebulu tangkis asal Wonogiri itu menitikkan air mata saat diseret keluar lapangan dengan menggunakan kursi roda.
Pelatih Gregoria Herli Djaenudin menjelaskan, Gregoria sebenarnya sudah mengalami cedera sejak kemarin. Gregoria nyaris gagal melanjutkan pertandingan di game ketiga perempat final. Sebagai pelatih, Herli juga berpesan untuk tidak memaksakan sesuatu. Sebab, masih banyak pertandingan tersisa. Tapi Gregoria tetap ingin terus bermain.”
“Kondisi Gregoria sedang kurang bagus. Mulai dari paha hingga pinggang. Saat pertandingan, saat bermain di sisi kiri lapangan, dia benar-benar tidak nyaman dan tidak bisa terlalu menekuk atau menekuk kakinya. Wah, Pinggang kembali dibukukan di game kedua. Kalau memang tidak bisa, mending mundur saja. Semangat juang Gregoria terlalu tinggi, bisa jadi dia akan sakit. “Kami tidak bisa terus bermain,” kata Herli saat menjelaskan situasi pemain.
Herli menambahkan, Gregoria sebelumnya telah dirawat oleh tim fisioterapi PBSI dan terus diperiksa hingga pagi ini saat latihan pemanasan. Meski pelatih fisik PBSI memberikan pola latihan khusus saat latihan, namun kondisi Gregoria masih membutuhkan waktu untuk membaik.
“Iya semoga Gregoria bisa selamat dari semua ini dan cepat pulih, karena kesehatan Gregoria dan seluruh pemain adalah prioritas utama kita semua.”
Pada pertandingan terakhir tunggal putri Indonesia, Puteri KW tersingkir lebih dulu. Setelah pertarungan sengit, Puteri kalah dari unggulan kedua Wang Zhi Yi 20-22, 14-21.
Putri KW yang tampil luar biasa di babak perempat final kemarin mengungkapkan kelelahannya di babak semifinal. Sebab lawan bermain cukup baik dan sulit untuk dibunuh.
“Saya memberinya beberapa bola sulit dan dia melakukannya dengan baik. Itu sebabnya saya sangat ingin mengambil poin dari Wang Ziyi di game pertama dan kedua. Wang Ziyi sangat sulit dikalahkan.” . putri.
Alhasil, Indonesia menyisakan satu wakil di ganda putra. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan berhadapan dengan wakil tuan rumah Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen pada laga nanti malam.
Artikel Gregoria Cedera, Dua Tunggal Putri Indonesia Terhenti di Semifinal Denmark Open 2024 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR NEWS Gregoria Jumpa An Se-young di Semifinal Denmark Open pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Ini akan menjadi pertemuan pertama mereka sejak pertemuan terakhir mereka di semifinal Olimpiade Paris 2024.
Besok saya akan melawan An Se-yong di semifinal. Terakhir kali kita bertemu di Olimpiade, PP PBSI mengutip ucapan Gregoria dalam keterangan singkat, Jumat (18 Oktober 2024). Dia akan menjadi lawan yang sangat sulit. untukku. “
Namun untuk besok, saya ingin melakukan yang terbaik, menikmati pertandingan dengan semangat tinggi dan berharap hasilnya lebih baik, tambahnya.
Pada perempat final pada hari Jumat di Odense, Denmark, Gregoria mengalahkan Sindhu dari India 21-13, 16-21, 21-9 untuk melaju ke semifinal.
Gregoria mengaku lambat beradaptasi di sisi lain lapangan, terutama di game 2 yang berlangsung ketat.
“Saya bisa memenangkan game pertama dengan cukup mudah, namun di game kedua saya menghabiskan banyak waktu untuk beradaptasi di lapangan sehingga membuat saya banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga membuat lawan semakin percaya diri,” kata Gregoria. .
Meski demikian, kegagalan di game kedua ia rasakan tidak menjadi beban baginya untuk bermain di game ketiga. Karenanya, sejak awal game ketiga, ia tak mau melewatkan momen tersebut dan langsung tancap gas.
“Skor yang tinggi membuat saya merasa nyaman bermain,” ujarnya.
Artikel JAHANGIR NEWS Gregoria Jumpa An Se-young di Semifinal Denmark Open pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel CIRCLE NEWS Fajar/Rian Matangkan Adaptasi pada 16 Besar Denmark Open pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Pada babak pertama Denmark Open, kami masih harus banyak melakukan penyesuaian karena bar yang digunakan benar-benar berbeda dengan Arctic Open kemarin, sehingga hari ini kami masih berusaha menyesuaikan diri,” kata Ryan seperti dikutip PP. . Pernyataan Singkat PBSI.
Peringkat enam Fajjar/Rian akan menghadapi pemain Taiwan Fang Chih Li/Fang Zheng Li di babak 16 besar turnamen BWF Super 750.
Pada babak pertama Rabu (16/10/2024) waktu setempat, juara bertahan Inggris Terbuka pasangan Jerman Bjarne Geiss/Jan Colin Voelker membukukan tempat di babak kedua dengan kemenangan 21-12, 21-18.
Alhamdulillah, alhamdulillah pertandingan berjalan sangat baik, kami menjuarai putaran pertama Denmark Open 2024, kata Fajr.
“Saya berharap kemenangan ini bisa berlanjut pada periode berikutnya juga,” imbuhnya.
Kali ini, pasangan ganda putra membela Indonesia di putaran kedua Denmark Open. Selain Fajr/Ryan, Leo Rolly Karnando/Bagas Maulana juga akan berlaga hari ini.
Sebaliknya di ganda putra, Hendra Setiawan/Mohammed Ahsan harus tersingkir setelah kalah 8-21, 15-21 dari unggulan kedelapan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di babak pertama.
Sementara enam wakil Indonesia akan berlaga di babak 16 besar turnamen Danmark Open 2024 pada Kamis pukul 14.00 WIB.
Selain Fajr/Rian dan Leo/Bagas, Indonesia diwakili tunggal putra Jonathan Christie, disusul dua wakil putri, Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Vardani.
Ganda campuran diikuti oleh Rinov Rivaldi/Pita Haningtyas Mentari dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumavati.
Artikel CIRCLE NEWS Fajar/Rian Matangkan Adaptasi pada 16 Besar Denmark Open pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>