Artikel Kementerian UMKM akan Buat Holding Agar Terhubung dengan Industri pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Langkah tersebut diambil sebagai respons terhadap lambatnya pertumbuhan UMKM di Indonesia dibandingkan negara Asia lainnya seperti China, India, dan Korea Selatan.
Konsep kepemilikan UMKM yang digagas Kementerian UMKM juga bertujuan untuk mengkonsolidasikan UMKM pada sektor manufaktur tertentu seperti manufaktur, pertanian dan lain-lain. Dengan begitu, kata Maman, pemerintah dapat dengan mudah memberikan bantuan dan program bantuan yang diperlukan.
“Ini sedang kami evaluasi. Misalnya saja di pabrik produksi suku cadang khusus kendaraan listrik, kami akan membangun tempat khusus untuk sepeda motor yang akan menampung kelompok kecil dan menengah,” kata Maman.
Maman menjelaskan, terbentuknya holding UMKM bukan berarti mengubah peran koperasi yang merupakan wadah UMKM. Di sisi lain, kerja sama akan tetap menjadi pilar penting dalam pengembangan UMKM. Maman mengharapkan terbentuknya kelompok UMKM yang lebih besar dan kuat dalam lima tahun ke depan. Banyak UMKM yang diharapkan dapat terasosiasi dengan sektor UMKM dan masuk dalam rantai pasok perusahaan-perusahaan besar.
“Kementerian UMKM tidak bisa menjangkau 64 juta UMKM. Bagaimana kalau membuat kelompok kecil melalui klaster yang memiliki 10 atau 20 ribu UMKM. “Ini kebijakan UMKM kami lima tahun ke depan,” kata Maman.
Artikel Kementerian UMKM akan Buat Holding Agar Terhubung dengan Industri pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>