Artikel OJK Minta Ada Insentif Pajak di Lembaga Dana Pensiun Agar Industri Lebih Menggeliat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Insentif perpajakan harus ada. Jika tabungan pensiun saat ini disimpan untuk masa pensiun di lembaga keuangan lain seperti bank sebagai kustodian, maka bunga tabungan tersebut akan dikenakan pajak. “Iya di dana pensiun tidak perlu (pajaknya),” kata Ogi kepada wartawan usai Pertemuan Tahunan International Organization of Pension Supervisors (IOPS) dan OECD/IOPS/NGO Global Forum on Private Pensions di Bali, Rabu ( 20). /11/2024).
Ogi menjelaskan, saat ini jumlah pensiunan mencapai 28 juta orang. Jumlah tersebut sebagian besar mencakup peserta yang diperlukan yaitu ASN, TNI, Polri, dan PNS. Saat ini OJK sedang menggalakkan peningkatan kepesertaan dari kalangan pekerja pengangguran karena potensinya yang tinggi, yaitu sekitar 57-58 persen dari jumlah penduduk. Hal ini juga sebagai upaya untuk meningkatkan kontribusi dana pensiun terhadap PDB yang selama ini masih kecil, yakni sekitar 5-6 persen.
Namun, katanya, menarik pekerja yang menganggur merupakan tantangan bagi industri dana pensiun. Oleh karena itu perlu adanya kerja sama dari berbagai pihak untuk mencari cara untuk menghubungkan kelompok-kelompok yang tidak diketahui menjadi satu.
Ogi membandingkan kondisi Indonesia dengan Tiongkok terkait perkembangan tabungan pensiun. Di Negeri Panda, kata dia, jumlah masyarakat yang ikut dana pensiun meliputi tiga pilar. Artinya, terdapat 1,06 miliar peserta aktif, 80 juta pada usia bisnis dan kerja, serta 60 juta pada pensiun perorangan dan swasta.
“Bagaimana dia memulainya? Memberikan kredit pajak personal care. Jadi saya sudah bilang (uang pensiun) tidak boleh dikenakan pajak,” ujarnya.
Menurut dia, yang diperlukan dari sisi pemerintah adalah pembangunan berupa pemungutan pajak. Ogi meyakinkan, pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membahas masalah tersebut. Apalagi dengan Kementerian/Lembaga terkait, seperti Kementerian Keuangan, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
“Akhirnya kita harus bicara dengan mereka tentang kerja sama, khususnya di Asta Cita, Presiden Prabowo punya ide untuk menaikkan gaji ASN, TNI, Polri, dengan pensiun. “Nanti kami akan coba memberi saran. tentang apa yang perlu dilakukan, tapi ada nuansa politis dalam program yang kami bantu,” jelasnya.
Artikel OJK Minta Ada Insentif Pajak di Lembaga Dana Pensiun Agar Industri Lebih Menggeliat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel OJK Targetkan Total Aset Dana Pensiun Konsisten Naik 10 Persen pada 2024 dan 2025 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>OJK mencatat total aset pensiun per September 2024 atau triwulan III 2024 mencapai Rp1.500 miliar (US$95 miliar). Angka tersebut meningkat 10,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu/September 2023 sebesar Rp1.362 triliun ($86,4 miliar).
Artinya, dengan target kenaikan 10 persen pada tahun depan, total aset dana pensiun tahun 2025 ditargetkan mencapai Rp 1.650 triliun, setidaknya pada triwulan III tahun 2025.
“Sistem dana pensiun ini akan tumbuh secara formal dan sukarela. Dana pensiun kita harapkan tumbuh lagi sebesar 10 persen. Yang sekarang sekitar Rp 1.500 triliun, sehingga berikutnya (peningkatan aset pada tahun 2024 dan 2025) bisa kita capai. 10 persen,” kata Ketua Eksekutif Direktur Asuransi, Penjaminan dan Dana Pensiun, Ogi Prastomiyono, pada Komite Penasihat IOPS dan Rapat Umum Tahunan, dan Forum Global OECD/IOPS/OJK tentang Pensiun Swasta 2024 yang diselenggarakan di Bali, Selasa ( 19/11/2024).
Ogi menjelaskan, total aset dana pensiun sejauh ini sebesar Rp 1.500 triliun dengan kontribusi sekitar 5 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Oleh karena itu, dia sepakat untuk melakukan upaya peningkatan kekuatan dana pensiun.
“Kalau dilihat kontribusinya hanya 5-6 persen terhadap PDB Indonesia. Dan ini perlu kita tingkatkan ke depan, karena perluasan pasar, dan pengelolaan risiko pemerintah, dan sistem keuangan serta implementasi standar internasional,” katanya.
Ogi berharap hedge fund mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pembiayaan perekonomian Indonesia. Hal ini terutama terkait dengan perluasan jangkauan produknya. “Saat ini kami masih fokus pada produk surat berharga berpendapatan tetap, seperti SBN (Surat Berharga Negara) dan lainnya. Ke depan, kami berharap dana pensiun dapat berkontribusi di pasar keuangan,” kata Ogi.
Artikel OJK Targetkan Total Aset Dana Pensiun Konsisten Naik 10 Persen pada 2024 dan 2025 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>