Artikel Pertumbuhan Industri Kecantikan di Indonesia Disebut Luar Biasa pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Di Indonesia, industri kecantikan merupakan industri dengan pertumbuhan yang luar biasa, nilainya mencapai 8 miliar dolar pada tahun 2023 dan mencapai 9,17 miliar dolar pada tahun 2024. Setiap tahunnya akan tumbuh sekitar 4 persen,” kata Wakil Menteri Faizol Reza. pidatonya pada peluncuran Paragon. Corp Beauty Science Tech 2024 di kota Senayan, Batavia, pada Kamis (28/11/2024).
Menurut Faizol, pertumbuhan tersebut sejalan dengan industri kecantikan yang semakin inklusif. Ia menjelaskan, dulu produk perawatan kulit hanya diperuntukkan bagi perempuan, namun kini stigma tersebut sudah berubah. Selain itu, masyarakat juga semakin sadar akan pentingnya merawat kulit baik untuk kesehatan maupun penampilan.
Selain itu, kata Faizol, tren penggunaan film atau cat juga dirasakan di pedesaan. Melalui kemudahan akses informasi, masyarakat di berbagai negara kini mengetahui dan menggunakan perawatan kulit.
Namun banyak pria yang menggunakan film, tidak hanya wanita. Belakangan di kampung, aku juga melihat adik-adikku yang kini sadar akan perawatan kulit, kulitnya glowing, kulitnya tak lagi kusam. “Ini sepertinya menjadi kunci sukses industri perawatan kulit,” ujarnya.
Faizol juga mencatat semakin banyaknya perusahaan kosmetik di Indonesia yang terus bertambah. Diperkirakan pada tahun 2023, perusahaan akan menjangkau lebih dari 1000 wirausaha, 892 persen di antaranya merupakan usaha kecil dan menengah (UKM).
“Banyaknya industri pigmen yang didominasi oleh usaha kecil dan menengah menunjukkan bahwa sektor tersebut sangat inklusif dan berpotensi memiliki banyak badan usaha, terutama pengusaha lokal,” ujarnya.
Menurut Faizol, banyak perusahaan kosmetik kecil dan menengah yang cenderung menggunakan bahan-bahan alami dari lingkungan atau asli Indonesia. Selain bahan dan keamanan produk, Faizol juga melihat bagaimana perusahaan kosmetik peduli terhadap kehalalan produk.
“Seperti Paragon Corp yang sudah bertahun-tahun mengimpor produk kosmetik halal. Ini sangat baik bagi kami,” kata Faizol.
Sebagai referensi, Paragon Beauty Science Tech 2024 mengusung tema “Menjawab Masa Depan”. Acara ini diadakan untuk mengeksplorasi peran ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kecantikan, untuk memahami pentingnya kecantikan yang sehat dan berkelanjutan. Acara ini digelar Kamis (28/11/2024) hingga Minggu (1/12/2024) di pusat kota Senayan, Batavia.
Artikel Pertumbuhan Industri Kecantikan di Indonesia Disebut Luar Biasa pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Pendapatan Industri Kecantikan di Indonesia Diperkirakan Capai Rp 142 Triliun pada 2024 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Namun menurut penuturan Wakil Direktur Jenderal PT Paragon Teknologi dan Inovasi dr. Bagi Sari Chairunnisa, perkembangan ini memberikan tantangan tersendiri bagi produsen dan konsumen. Menurutnya, produsen kini harus mengedepankan transparansi, baik dari segi bahan yang digunakan maupun cara produk dikembangkan. Kemudian, bagi konsumen, Dr Sari menekankan pentingnya literasi mengenai kosmetik yang aman.
“Sebagai pelaku industri, kami Paragon Corp selalu ingin lebih transparan kepada konsumen agar mereka percaya bahwa produk kami aman. Konsumen juga perlu berhati-hati dan jangan sampai tertipu, karena saat ini mungkin banyak produk perawatan kulit yang menggunakan bahan kimia ilegal, kata dr Sari dalam paparannya di Beauty Science Tech di Jakarta, Kamis (28/11/2024).
Sari juga memperkirakan industri kecantikan akan semakin multi-segmen atau personal di masa depan. Dalam konteks industri kosmetik, hiper-segmentasi berarti memahami bahwa setiap konsumen memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, mulai dari jenis kulit, warna kulit, gaya hidup, hingga preferensi produk.
“Kalaupun kita berbicara tentang Indonesia yang memiliki banyak suku dan wilayah geografis yang berbeda-beda, yang pasti kebutuhan akan produk perawatan kulit berbeda-beda,” ujarnya.
Sari mengaku optimis tantangan yang hiper-segmentasi ini dapat diatasi dengan inovasi, ilmu pengetahuan, dan teknologi yang semakin maju. Hingga saat ini, Paragon Corp adalah perusahaan kosmetik pertama yang menggunakan ilmu saraf dari teknologi wewangian peningkat suasana hati untuk menciptakan aroma yang tidak hanya wangi, tetapi juga memberikan efek positif pada suasana hati.
Selain itu, Paragon telah mengadopsi teknologi yang disebut Skin Barrier Profiling, yang memungkinkan analisis mendalam mengenai kondisi skin barier setiap individu. “Produk harus menjadi solusi bagi pengguna. “Jadi melalui teknologi ini kami ingin memastikan bahwa produk yang kami ciptakan benar-benar tepat sasaran dan menjawab apa yang dibutuhkan pelanggan,” ujarnya.
Tema Paragon Beauty Science Tech 2024 adalah “Reshaping the Future”. Acara ini diadakan untuk mengeksplorasi peran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam industri kecantikan, sekaligus memahami pentingnya kecantikan yang sehat dan berkelanjutan. Acara ini digelar mulai Kamis (28/11/2024) hingga Minggu (1/12/2024) di Atrium Utama Senayan City, Jakarta.
Artikel Pendapatan Industri Kecantikan di Indonesia Diperkirakan Capai Rp 142 Triliun pada 2024 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>