Artikel Benarkah Konsumsi Air Galon Berisiko Bikin Pria Mandul? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Seksolog medis Dr. Binsar Martin Sinaga mengatakan kepada FIAS bahwa berliter-liter air minum kental dalam botol polikarbonat (AMDK) atau yang dapat digunakan kembali tidak menyebabkan kemandulan pada pria. “Desas-desus bahwa galon air polikarbonat dapat menyebabkan kemandulan pada pria sama sekali tidak benar. Tidak ada hubungannya dengan dia, kata Binsar dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (17/11/2024).
Binsar menjelaskan, beberapa penyebab infertilitas adalah gaya hidup yang buruk dan paparan penyakit tertentu. Gaya hidup merupakan faktor utama penyebab infertilitas pria. Misalnya saja merokok dan alkohol diketahui merusak spermatogenesis karena bekerja pada suhu tinggi.
Produksi sperma memerlukan metabolisme yang cukup, suhu yang baik, dan distribusi yang tepat dari unsur-unsur ini di testis. Jadi kalau pembuluh darah rusak karena merokok, hati rusak karena alkohol, panas di luar testis mengganggu sperma, ujarnya.
Efek panas juga bisa mempengaruhi infertilitas pria. Hal ini sering kali disebabkan oleh kebiasaan memakai celana jeans ketat. Lebih lanjut Binsar mengatakan, infertilitas juga bisa menyerang wanita, penyebabnya adalah gangguan pada sistem reproduksi, yaitu gangguan hormonal dan kelainan pada organ reproduksi.
“Penyebab infertilitas pada wanita berbeda-beda, namun biasanya terjadi karena adanya pelanggaran proses ovulasi atau keluarnya sel telur dari indung telur. Jika ovulasi terganggu, sel telur tidak dapat dilepaskan sehingga menyulitkan atau tidak mungkin terjadi. Agar sperma bisa membuahi,” ujarnya. Tak hanya itu, menurut dr Binsar, berbagai penyakit yang menyerang organ reproduksi juga bisa menyebabkan kemandulan pada wanita.
Sebelumnya, dokter kandungan Dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS mengatakan, sejauh ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa polikarbonat padat AMDK menjadi penyebab kemandulan. Menurutnya, penyebab utama pasangan tidak mempunyai anak adalah kebiasaan merokok karena partikel gas yang terdapat pada rokok dapat merusak sperma pria dan organ reproduksi wanita.
“Merokok merupakan penyebab kemandulan pertama pada pasangan suami istri, disusul alkohol,” ujarnya.
Partikel gas dalam rokok menyebabkan produksi radikal bebas berlebih di dalam sperma. Akibatnya, motilitas sperma menurun akibat aglutinasi.
Merokok juga menjadi penyebab utama infertilitas pada wanita. Perokok pasif dapat merusak organ reproduksi wanita, seperti leher rahim, indung telur, saluran tuba, atau saluran tuba. Boyk mengatakan, penyebab infertilitas lainnya antara lain alkohol, stres, infeksi, obesitas, penyakit kelamin, dan kurang tidur atau begadang di malam hari.
Artikel Benarkah Konsumsi Air Galon Berisiko Bikin Pria Mandul? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR NEWS Benarkah Paparan BPA Bisa Ganggu Kesuburan? Ini Kata Dokter pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Mengenai isu yang berkembang mengenai hubungan antara BPA (Bisphenol-A) dan infertilitas, dokter spesialis kebidanan dan kandungan Dr. Jawab Ervan Surya. Menurut Erwan, mengutip studi meta-analisis, tidak ada kaitan antara BPA dengan gangguan reproduksi.
Sebuah studi meta-analisis yang dilakukan antara tahun 2013-2022 meneliti hubungan antara BPA dan kesuburan wanita dengan mempertimbangkan tiga parameter kebutuhan bayi tabung atau IVF, PCOS dan endometriosis. Ditemukan bahwa tidak ada hubungan antara BPA dan endometriosis, IVF dan endometriosis. PCOS,” kata Erwan dalam keterangan tertulisnya dikutip Selasa (15/10/2024).
Masalah lainnya menyebutkan bahwa BPA dapat menyebabkan persalinan prematur. Menurut Ervan, hal tersebut tidak dibuktikan melalui meta-analisis terhadap tujuh penelitian yang melibatkan total 3.004 partisipan. Studi meta-analisis lain meninjau hubungan antara paparan BPA selama kehamilan dan kelahiran.
“Tidak ada hubungan antara paparan BPA dengan usia kehamilan, panjang badan bayi, berat badan bayi, dan lingkar kepala bayi,” kata dr Erwan.
Ia menjelaskan, penyebab persalinan prematur sangat berbeda-beda. Yang paling sering terjadi adalah infeksi saluran kemih (ISK) dan infeksi vagina.
Kaitan BPA dan Infertilitas Pria… Lanjutkan membaca >>
Artikel JAHANGIR NEWS Benarkah Paparan BPA Bisa Ganggu Kesuburan? Ini Kata Dokter pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>