Artikel Perusahaan Alkes Beurer Ungkap Alasan Bangun Fasilitas Produksi di Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Dalam sambutannya pada acara pembukaan, CEO Beurer GmbH, Marco Bühler mengatakan pembukaan pabrik di Indonesia merupakan sebuah langkah besar. “Kami sudah ekspansi ke China dan Asia, dan kini kami hadir di Indonesia sebagai pasar baru, dan dengan tempat produksi baru,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, ada beberapa alasan mengapa perusahaannya memutuskan berinvestasi di Indonesia. “Pertama-tama, manfaat ekonominya. Negara besar dengan pasar besar,” kata Buhler.
Selain itu, Bühler mengatakan, jika dibutuhkan sumber daya manusia, tidak sulit bagi perusahaannya untuk merekrut tenaga kerja lokal. “Sangat mudah bagi perusahaan untuk merekrut orang-orang yang benar-benar baik di sini,” ujarnya.
PT Boror Indonesia Technology diperkirakan menyerap 50 hingga 100 tenaga lokal. Selain alasan tersebut, Bühler juga menyatakan nilai-nilai perusahaannya sangat sesuai dengan Pancasila. “Kami adalah bisnis keluarga. Kami sangat mengandalkan nilai-nilai. Indonesia mendefinisikan nilai-nilainya dalam lima sila konstitusi, Pancasila,” ujarnya.
Ia melanjutkan, penghormatan terhadap keberagaman, kesetaraan, perdamaian dan keadilan merupakan nilai-nilai yang dianut Beorer. “Selain manfaat ekonomi dan nilai-nilai bersama, alasan ketiga datang ke sini adalah dukungan besar dari pemerintah Indonesia,” kata Buhler.
Sebelum membuka pabriknya di Kendall, Beurer sudah mendistribusikan produknya di Indonesia, kata Bühler. Katanya, “Kami telah memiliki distributor yang sangat berharga selama bertahun-tahun. Sekarang dengan pabrik ini, kami memutuskan untuk mendirikan perusahaan penjualan kami sendiri. Kemarin saya berada di Jakarta untuk membuka kantor penjualan di World Trade Center.”
Bühler mengatakan ke depan alat kesehatan produksi Kendall tidak hanya dipasarkan di dalam negeri tapi juga diekspor ke luar negeri. “Kami mengirimkan langsung dari sini ke negara-negara Polinesia, Amerika, dan Timur Tengah,” kata Bühler.
Artikel Perusahaan Alkes Beurer Ungkap Alasan Bangun Fasilitas Produksi di Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Produsen Alkes Jerman PT Beurer Resmikan Pabriknya di Kawasan Industri Kendal pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Peresmian pabrik PT Beurer Indonesia dihadiri oleh Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno, Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Lucia Rizka Andalusia dan Direktur Promosi Kementerian Wilayah Amerika-Eropa. Investasi Hilirisasi Sri Endang Nowitsari. Marco Bühler, CEO Bühler GmbH juga hadir.
Bapak Andang Nowitsari mengatakan pemerintah telah memfasilitasi persiapan investasi Beurer mulai tahun 2021. Saat itu, Beurer masih mempertimbangkan apakah sebaiknya membuka pabrik di Indonesia atau di negara lain di Asia.
Beurer akhirnya menandatangani perjanjian investasi di paviliun Indonesia di sela-sela International Hannover Messe 2023. Saat itu, proses penandatanganan disaksikan oleh Airlanga Hartarto selaku Menteri Koordinator Perekonomian dan Agus Gumiwang Kartasasmita selaku Menteri Perindustrian.
“Mereka sudah memilih Indonesia. Kami sangat mengapresiasi hal ini dari pemerintah. Tentunya Burer bisa membuka lapangan kerja dan meningkatkan kemandirian nasional, karena kita punya banyak potensi dari segi pasar,” kata Bapak Andang Nowitsari.
Ia mengatakan, total investasi PT Burer Indonesia Technology mencapai Rp 179 miliar. “Tapi yang pulih hanya Rp107 miliar per kuartal III. Disusul kuartal IV. Hampir semuanya sudah pulih,” ujarnya.
Sementara untuk penyerapan tenaga kerja, PT Burer Indonesia Technology diperkirakan akan merekrut 50 hingga 100 tenaga kerja lokal. “Karena mereka (Beurer) menggunakan teknologi tinggi,” kata Pak.
Artikel Produsen Alkes Jerman PT Beurer Resmikan Pabriknya di Kawasan Industri Kendal pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>