Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

kemendikbudristek Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/kemendikbudristek/ berita dari seluruh kalangan dunia Mon, 28 Oct 2024 19:24:39 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://jahangircircle.org/wp-content/uploads/2024/10/cropped-jc-32x32.png kemendikbudristek Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/kemendikbudristek/ 32 32 Satu Dekade Pembangunan Pendidikan, Semakin Berdampak dan Bermanfaat https://jahangircircle.org/satu-dekade-pembangunan-pendidikan-semakin-berdampak-dan-bermanfaat-2/ https://jahangircircle.org/satu-dekade-pembangunan-pendidikan-semakin-berdampak-dan-bermanfaat-2/#respond Mon, 28 Oct 2024 19:24:39 +0000 https://jahangircircle.org/satu-dekade-pembangunan-pendidikan-semakin-berdampak-dan-bermanfaat-2/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Selama satu dekade terakhir, perkembangan sektor pendidikan di Indonesia terus berkembang pesat. Hal ini tidak lepas dari kebijakan dan program yang dirancang Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bertujuan untuk menjamin keadilan, kesetaraan, dan meningkatkan...

Artikel Satu Dekade Pembangunan Pendidikan, Semakin Berdampak dan Bermanfaat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Selama satu dekade terakhir, perkembangan sektor pendidikan di Indonesia terus berkembang pesat. Hal ini tidak lepas dari kebijakan dan program yang dirancang Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bertujuan untuk menjamin keadilan, kesetaraan, dan meningkatkan akses terhadap pendidikan komprehensif. Dampak positif dari kebijakan yang diterapkan tidak hanya dirasakan oleh siswa, namun juga oleh guru, tenaga pengajar, dan masyarakat luas.

Kepala Badan Perencanaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Vivi Andriani menekankan pentingnya mengedepankan keadilan, kesetaraan, dan akses terhadap pendidikan. Ia mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerapkan berbagai kebijakan, antara lain bantuan pendidikan seperti program Indonesia Pintar dan penguatan pendidikan menengah dan perguruan tinggi.

“Masih banyak anak yang belum mengenyam pendidikan, bahkan ada yang tidak bersekolah. Oleh karena itu kebijakan-kebijakan tersebut harus dipastikan terlaksana, kata Vivi dalam webinar Persahabatan Merdeka Belajar yang ditayangkan di kanal YouTube Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Minggu (20/10/2024).

Ia menambahkan, dalam lima tahun terakhir, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerapkan beberapa kebijakan penting melalui program Merdeka Belajar. Upaya yang dilakukan adalah memastikan pengajaran di sekolah lebih terfokus pada siswa dan sesuai dengan potensi dan kapasitas satuan pendidikan. Hal ini juga didukung secara seimbang, seperti penyaluran bantuan kegiatan pendidikan (BOS) yang dialokasikan berbeda-beda di wilayah dan sesuai kebutuhan satuan pendidikan, misalnya untuk SLB dan SMK.

Vivi mengatakan, program Merdeka Belajar tidak hanya dapat meningkatkan hasil belajar siswa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pendidikan secara keseluruhan. Guru masa kini semakin termotivasi untuk terus belajar dan mengembangkan diri melalui pelatihan Platform Merdeka Mengajar (PMM). “Perubahan pendidikan tidak hanya berdampak pada siswa, tapi juga guru. “Guru kini lebih siap dan berkualitas untuk mengajar lebih efektif,” ujarnya.

Dalam seminar yang sama, Fitriana, koordinator nasional Komunitas Guru kita, menyampaikan pendapatnya sebagai seorang guru tentang pengaruh Merdeka Belajar. Menurutnya, program ini telah membawa perubahan di berbagai bidang antara lain teknologi pendidikan, kebijakan, kepemimpinan, dan kurikulum.

“Kebebasan belajar membuat guru semakin bersemangat belajar. “Selain meningkatkan kualifikasi guru, program ini juga akan meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan sehingga guru dapat bekerja dalam lingkungan yang aman dan nyaman,” kata Fitriana.

Susi Sukaesih, Tokoh Masyarakat/Motor Sidina, mengatakan, ada lebih dari 200 instruktur yang siap membantu sosialisasi Merdeka Belajar dari sudut pandang orang tua.

“Jadi kita bantu sosialisasinya. Penontonnya kebanyakan orang tua dan pelajar. Informasi yang paling banyak diminta dari pelajar adalah tentang bahayanya bullying,” ujarnya.

Susi mengamini, masyarakat orang tua sangat senang dengan program Merdeka Belajar karena mutakhir dan sejalan dengan perkembangan saat ini. Ia pun memotivasi rekan-rekannya untuk memulai gerakan Mobilisasi Ibu.

“Saya memulainya sejak tahun 2022. Sejak itu diadakan pelatihan secara daring, materinya fokus pada pemutakhiran program He Learn seperti kurikulum Merdeka, profil siswa Pancasila dan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan atau PPKSP,” ujarnya. dikatakan.

Beberapa program Merdeka Belajar favorit kami antara lain transisi menarik dari pendidikan anak usia dini ke sekolah dasar; Program PPKSP yang memberikan ruang aman bagi siswa, guru, dan kepala sekolah; Sistem Informasi Akuntansi Indonesia (SIBI); dan kurikulum mandiri.

“Sekarang dengan kurikulum mandiri, proyeknya banyak, jadi anak-anak ditantang untuk berkreasi,” kata Susi.

Salah satu penerima tunjangan mahasiswa Program Mandiri Kampus Belajar (MBKM), Almendo Imanuel, merasa Program Mandiri Kampus ini luar biasa dan memberikan pengaruh baik bagi dirinya.

“Program yang saya ikuti, Pertukaran Mahasiswa Merdeka, banyak memberikan pengaruh dan membawa perubahan dan perkembangan pada tubuh saya, misalnya meningkatkan semangat, rasa percaya diri, dan daya saing,” ujarnya.

Almendo menempuh pendidikan di program studi Pendidikan Fisika Universitas Musamus Merauke. Program MBKM yang dilaksanakan adalah Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Angkatan 4 dan berhasil meraih penghargaan sebagai ketua terbaik PMM 4 INBOUND UI.

Pemerintah tetap berkomitmen untuk melanjutkan dan mengembangkan kebijakan pendidikan yang ada guna mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045. Dalam konteks ini, perkembangan pendidikan nasional dalam sepuluh tahun terakhir merupakan tonggak penting dalam upaya menciptakan generasi yang berdaya saing. tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga siap menghadapi tuntutan global yang terus meningkat.

Artikel Satu Dekade Pembangunan Pendidikan, Semakin Berdampak dan Bermanfaat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/satu-dekade-pembangunan-pendidikan-semakin-berdampak-dan-bermanfaat-2/feed/ 0
Satu Dekade Pembangunan Pendidikan, Semakin Berdampak dan Bermanfaat https://jahangircircle.org/satu-dekade-pembangunan-pendidikan-semakin-berdampak-dan-bermanfaat/ https://jahangircircle.org/satu-dekade-pembangunan-pendidikan-semakin-berdampak-dan-bermanfaat/#respond Sun, 27 Oct 2024 22:34:25 +0000 https://jahangircircle.org/satu-dekade-pembangunan-pendidikan-semakin-berdampak-dan-bermanfaat/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perkembangan pendidikan di Indonesia terus berkembang pesat dalam satu dekade terakhir. Hal ini tidak lepas dari kebijakan dan program yang dikembangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Hal ini bertujuan untuk menjamin keadilan, kesetaraan dan meningkatkan...

Artikel Satu Dekade Pembangunan Pendidikan, Semakin Berdampak dan Bermanfaat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perkembangan pendidikan di Indonesia terus berkembang pesat dalam satu dekade terakhir. Hal ini tidak lepas dari kebijakan dan program yang dikembangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Hal ini bertujuan untuk menjamin keadilan, kesetaraan dan meningkatkan akses universal terhadap pendidikan. Dampak positif dari kebijakan yang diterapkan tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga oleh guru, staf, dan masyarakat luas.

Vivi Andriani, Direktur Perencanaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mencatat pentingnya upaya untuk mendorong keadilan dan kesetaraan serta memperluas akses terhadap pendidikan. Ia mengatakan, Kemendikbud telah menerapkan berbagai kebijakan, antara lain dukungan pendidikan seperti program Indonesia Pintar, dan akreditasi pendidikan menengah dan tinggi.

“Masih banyak anak yang belum mendapatkan layanan pendidikan yang layak, bahkan ada yang tidak bisa bersekolah. “Makanya kebijakan-kebijakan ini perlu dijalankan,” kata Vivi saat webinar pembelajaran Silaturahmi gratis, Minggu (20 Oktober 2024).

Ia menambahkan, selama lima tahun terakhir, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerapkan beberapa kebijakan penting melalui program Merdeka Belajar. Tujuan dari upaya tersebut adalah menjadikan persekolahan lebih berpusat pada siswa dan sesuai dengan kompetensi dan kemampuan satuan pendidikan. Hal ini juga didukung oleh pendanaan berimbang, seperti penyaluran dana BOS (Dukungan Operasional Pendidikan) yang disalurkan secara berbeda ke satuan pendidikan berdasarkan wilayah dan tingkat kebutuhan, seperti SLB dan SMK.

Program Merdeka Belajar tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pendidikan mereka secara keseluruhan, kata Vivi. Para guru kini didorong untuk terus melanjutkan pembelajaran dan pengembangannya melalui pelatihan yang diberikan pada platform Merdeka Mengajar (PMM).

“Perubahan pendidikan tidak hanya berlaku bagi peserta didik tetapi juga bagi tenaga kependidikan. “Guru kini sudah siap dan berkompeten untuk mengajar dengan cara yang lebih efektif,” ujarnya.

Pada lokakarya yang sama, Fitriana, Koordinator Nasional Persatuan Guru Kita, menyampaikan pemikirannya sebagai guru tentang dampak Merdeka Belajar. Menurutnya, program tersebut telah membawa kemajuan di berbagai bidang termasuk teknologi pendidikan, kebijakan, kepemimpinan, dan kurikulum.

“Kebebasan belajar membuat guru semakin termotivasi untuk terus belajar. “Selain memperkuat kapasitas guru, program ini akan meningkatkan sarana pengajaran dan infrastruktur serta memastikan guru dapat bekerja di lingkungan yang aman dan nyaman,” kata Fitriana.

Susi Sukaesih, Ketua Masyarakat Sidina/Ibu Motor, mengatakan mereka memiliki lebih dari 200 fasilitator yang siap membantu komunitas Merdeka Belajar dari sudut pandang orang tua.

“Jadi kami membantu masyarakat. Audiens kami, terutama orang tua dan pelajar. Informasi yang paling banyak diminta oleh pelajar adalah tentang risiko bullying,” ujarnya.

 

Artikel Satu Dekade Pembangunan Pendidikan, Semakin Berdampak dan Bermanfaat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/satu-dekade-pembangunan-pendidikan-semakin-berdampak-dan-bermanfaat/feed/ 0
Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan untuk Wujudkan Indonesia Bahagia https://jahangircircle.org/rencana-induk-pemajuan-kebudayaan-untuk-wujudkan-indonesia-bahagia/ https://jahangircircle.org/rencana-induk-pemajuan-kebudayaan-untuk-wujudkan-indonesia-bahagia/#respond Sun, 27 Oct 2024 15:55:03 +0000 https://jahangircircle.org/rencana-induk-pemajuan-kebudayaan-untuk-wujudkan-indonesia-bahagia/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Peraturan Presiden (Prepres) Nomor 115 Tahun 2024 tentang Rencana Umum Pengembangan Kebudayaan (RIPK) Tahun 2025-2045 telah ditandatangani kebudayaan nasional, sebagai pilar utama untuk membangun Indonesia bahagia dan sejahtera melalui integrasi kebudayaan. Helmer Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan (Dirjenbud...

Artikel Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan untuk Wujudkan Indonesia Bahagia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Peraturan Presiden (Prepres) Nomor 115 Tahun 2024 tentang Rencana Umum Pengembangan Kebudayaan (RIPK) Tahun 2025-2045 telah ditandatangani kebudayaan nasional, sebagai pilar utama untuk membangun Indonesia bahagia dan sejahtera melalui integrasi kebudayaan.

Helmer Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan (Dirjenbud Kemendikbudristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, menekankan pentingnya kebijakan ini untuk menjawab tantangan globalisasi dan perkembangan modern. “RIPK 2025-2045 bukan hanya soal pelestarian warisan budaya, tapi juga menjadikan budaya sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat,” ujarnya baru-baru ini di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta.

Perpres ini, kata Helmer, hadir sebagai respons terhadap perlunya dokumen strategis kebudayaan jangka panjang yang tidak hanya berfokus pada pelestarian warisan budaya, namun juga memperkuat identitas nasional dan pengembangan budaya, serta kontribusi Indonesia kepada dunia. .sesuai dengan Pasal 32 UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Dalam RIPK dikembangkan visi besar “Indonesia Sejahtera Berbasis Keberagaman Budaya yang Menciptakan Kecerdasan, Perdamaian, dan Kemakmuran” yang menekankan kebudayaan sebagai aset nasional yang harus dilestarikan, dikembangkan, dan dipromosikan demi kesejahteraan masyarakat. Untuk digunakan dengan benar.

“Visi ini sangat sesuai dengan kebutuhan kita saat ini, dimana komunikasi budaya dan penggunaan budaya untuk diplomasi internasional menjadi semakin penting,” kata Helmer Fried.

Rencana Induk Pembangunan Kebudayaan 2025-2045 mempunyai tujuh misi utama, yaitu pertama, memberi ruang bagi keberagaman ekspresi budaya dan mendorong interaksi budaya antar kelompok untuk memperkuat budaya inklusif. Kedua, pelestarian dan pengembangan nilai-nilai dan ekspresi budaya tradisional agar dapat memperkaya kebudayaan nasional melalui peninggalan purbakala. Kedua, ketiga, pemanfaatan nilai-nilai budaya untuk meningkatkan posisi Indonesia di dunia internasional, khususnya melalui diplomasi budaya.

Keempat, tujuan pengembangan kebudayaan adalah untuk dijadikan alat kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata budaya. Kelima, mengedepankan budaya yang melindungi keanekaragaman hayati dan memperkuat ekosistem budaya dalam kaitannya dengan kelestarian lingkungan. Keenam, mendorong reformasi kelembagaan dan anggaran untuk mendukung pembangunan kebudayaan agar lebih efektif dan efisien. Ketujuh, meningkatkan peran negara sebagai fasilitator dalam pengembangan kebudayaan, dengan memberikan ruang partisipasi aktif masyarakat.

“Perpres RIPK merupakan kerangka penting bagi pengembangan kebijakan kebudayaan dalam 20 tahun ke depan,” kata Dirjen Kebudayaan.

Salah satu aspek kunci RIPK adalah penekanannya pada tiga untaian kebijakan utama dalam pengembangan kebudayaan, yaitu menjamin kebebasan masyarakat untuk mempertahankan dan mengembangkan nilai-nilai budayanya secara partisipatif dan inklusif. Kemudian, mewujudkan pengelolaan berkelanjutan bagi pengembangan kebudayaan (OPK) dan warisan budaya sebagai landasan kesejahteraan masyarakat dan memajukan pengaruh kebudayaan Indonesia di dunia internasional. Juga mewujudkan peningkatan kualitas pengelolaan sebagai salah satu faktor pengembangan kebudayaan.

Setiap aspek kebijakan dijabarkan dalam strategi khusus yang akan dilaksanakan secara bertahap, antara lain penyediaan fasilitas bagi komunitas budaya, pengembangan budaya tradisional sejalan dengan budaya modern, dan peningkatan kualitas layanan dan infrastruktur budaya.

RIPK juga akan dilaksanakan melalui Rencana Aksi Nasional (RAN) pengembangan kebudayaan yang diperbarui setiap lima tahun sekali. Inovasi penting dalam implementasi kebijakan ini adalah penggunaan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) sebagai tolak ukur keberhasilan. Pada tahun 2023, IPK Indonesia mencapai 57,13 poin dan meningkat menjadi 68,15 poin pada tahun 2045.

Helmer Farid mengatakan: “Indeks ini merupakan kriteria penting untuk menilai apakah kebijakan budaya mampu memenuhi tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Dan kami berharap tujuan ini akan tercapai.”

Melalui Perpres Nomor 115 Tahun 2024, pemerintah daerah juga didorong untuk berperan aktif dalam mengembangkan program kebudayaan yang selaras dengan kebijakan nasional. Partisipasi aktif masyarakat dan komunitas budaya akan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan RIPK ini.

Melalui kerja sama yang erat antara pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, kami berharap RIPK 2025-2045 dapat mewujudkan kebudayaan sebagai motor penggerak pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Artikel Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan untuk Wujudkan Indonesia Bahagia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/rencana-induk-pemajuan-kebudayaan-untuk-wujudkan-indonesia-bahagia/feed/ 0
CIRCLE NEWS Nucleopad, Solusi Cepat untuk Deteksi Penyakit Infeksi https://jahangircircle.org/nucleopad-solusi-cepat-untuk-deteksi-penyakit-infeksi/ https://jahangircircle.org/nucleopad-solusi-cepat-untuk-deteksi-penyakit-infeksi/#respond Fri, 18 Oct 2024 10:29:09 +0000 https://jahangircircle.org/nucleopad-solusi-cepat-untuk-deteksi-penyakit-infeksi/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Perkembangan alat tes infeksi cepat seperti Nucleopad memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Dalam konteks pengobatan penyakit menular seperti tuberkulosis (TB), demam berdarah, dan chikungunya, waktu merupakan faktor penting dalam mendiagnosis dan memberikan pengobatan yang tepat. Dengan Nucleopad,...

Artikel CIRCLE NEWS Nucleopad, Solusi Cepat untuk Deteksi Penyakit Infeksi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Perkembangan alat tes infeksi cepat seperti Nucleopad memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Dalam konteks pengobatan penyakit menular seperti tuberkulosis (TB), demam berdarah, dan chikungunya, waktu merupakan faktor penting dalam mendiagnosis dan memberikan pengobatan yang tepat. Dengan Nucleopad, proses pendeteksian yang biasanya memakan waktu dan memerlukan peralatan rumit, kini dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.

Artikel CIRCLE NEWS Nucleopad, Solusi Cepat untuk Deteksi Penyakit Infeksi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/nucleopad-solusi-cepat-untuk-deteksi-penyakit-infeksi/feed/ 0
CIRCLE NEWS Demi Kemandirian Bangsa, Dana Padanan Kedaireka Dukung Inovasi Kendaraan Listrik https://jahangircircle.org/demi-kemandirian-bangsa-dana-padanan-kedaireka-dukung-inovasi-kendaraan-listrik/ https://jahangircircle.org/demi-kemandirian-bangsa-dana-padanan-kedaireka-dukung-inovasi-kendaraan-listrik/#respond Fri, 18 Oct 2024 07:28:12 +0000 https://jahangircircle.org/demi-kemandirian-bangsa-dana-padanan-kedaireka-dukung-inovasi-kendaraan-listrik/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dosen PENS Dadet Pramadihanto menunjukkan dengan semangat kemerdekaan Indonesia bahwa membuat kendaraan listrik bukanlah perkara mudah. Melalui program Match Fund 2023, ia dan timnya telah memulai perjalanan panjang inovasi.  “Pembuatan kendaraan listrik memerlukan proses yang panjang. Namun,...

Artikel CIRCLE NEWS Demi Kemandirian Bangsa, Dana Padanan Kedaireka Dukung Inovasi Kendaraan Listrik pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dosen PENS Dadet Pramadihanto menunjukkan dengan semangat kemerdekaan Indonesia bahwa membuat kendaraan listrik bukanlah perkara mudah. Melalui program Match Fund 2023, ia dan timnya telah memulai perjalanan panjang inovasi. 

“Pembuatan kendaraan listrik memerlukan proses yang panjang. Namun, semuanya bertujuan untuk kemandirian Indonesia,” kata Dadet Pramadihanto, dosen Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), penerima manfaat program Matching Fund 2023.

Sejalan dengan semakin besarnya komitmen global untuk mencapai net zero emisi (NZE), Indonesia juga mengalami kemajuan pesat dalam penerapan teknologi kendaraan listrik (EV). Dengan dukungan program Match Fund 2023, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) bekerjasama dengan PT VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) untuk mengembangkan komponen dan software kendaraan listrik. Program ini dilaksanakan oleh Center for Advanced Transportation Electrification Research and Innovation (CReATE) untuk mendukung kemandirian teknologi inti kendaraan listrik bangsa.

Saat ini, banyak komponen kendaraan listrik baik berupa sepeda motor maupun bus listrik yang masih diimpor dalam bentuk Completely Built (CBU) atau Completely Knock Down (CKD). Untuk mengatasi ketergantungan terhadap impor tersebut, perlu dikembangkan inovasi lokal yang dapat meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dan memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.

Kemitraan PENS dan VKTR didukung pendanaan sebesar Rp2,73 miliar dari program Kedaireka Matching Fund, dengan total nilai inovasi lebih dari Rp7 miliar. Kolaborasi ini telah melahirkan berbagai inovasi yang berpotensi besar dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik tanah air.

Melalui penelitian yang intensif, PENS dan VKTR telah mampu mengembangkan beberapa inovasi teknologi, antara lain lengan ayun dan komponen pendukung dengan kompatibilitas tinggi untuk konversi sepeda motor roda dua berbasis penggerak roda. Salah satu inovasi yang menonjol adalah motor aliran aksial tiga fasa dengan satu rotor dan dua stator, sebuah teknologi motor listrik yang menawarkan efisiensi energi lebih besar. Selain itu, mereka juga mengembangkan sistem manajemen armada bus cerdas yang bertujuan untuk meningkatkan manajemen dan pengoperasian bus flatbed listrik di bandara.

Namun inovasi hasil kolaborasi PENS dengan VKTR tidak hanya berfokus pada efisiensi dan performa kendaraan listrik saja, namun juga kelestarian lingkungan. Emisi karbon dapat dikurangi melalui penerapan teknologi kendaraan listrik, yang sejalan dengan upaya global dan nasional untuk mencapai target NZE 2060.

Menurut Dadet yang juga Kepala Pusat Penelitian CReATE, proses menuju kemandirian teknologi kendaraan listrik nasional tidaklah mudah. Salah satu tantangan terbesar yang kami hadapi adalah kesiapan manufaktur untuk produksi massal komponen kendaraan listrik di dalam negeri. Selama ini Indonesia belum memiliki pabrikan yang mampu memproduksi sepeda motor listrik berukuran besar, meski negara ini telah mengalami kemajuan signifikan dalam hal inovasi teknologi.

Meski demikian, Dadet optimistis kerja sama antara kampus profesional dan industri seperti yang dilakukan VKTR dengan dukungan Dana Pendampingan yang dibentuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), akan mempercepat kemajuan teknologi kendaraan listrik di Indonesia. . . Sejak awal kerja sama pada tahun 2021, PENS dan VKTR telah berhasil mematenkan 14 inovasi yang siap dikembangkan lebih lanjut.

“Kalau melihat negara-negara industri lain, kita masih tertinggal karena sudah lama melakukan penelitian. Tapi dibandingkan negara-negara sekelas Indonesia, kita tidak lebih buruk,” ujarnya.

Percepatan elektrifikasi kendaraan listrik di Indonesia merupakan langkah penting dalam mencapai kemandirian teknologi sekaligus mencapai tujuan lingkungan yang lebih baik. Inovasi-inovasi yang dihasilkan PENS dan VKTR, mulai dari sistem pengelolaan platform sepeda motor listrik hingga bus listrik, menunjukkan bahwa Indonesia mempunyai kemampuan bersaing di industri kendaraan listrik global. Meski masih menghadapi tantangan terutama dari sisi produksi, namun kerja sama yang kuat dan dukungan berbagai pihak akan membawa Indonesia memasuki era baru transportasi ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kolaborasi adalah kunci keberhasilan inovasi

Keberhasilan percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia tidak hanya bergantung pada riset dan pengembangan teknologi, tetapi juga kerja sama berbagai pihak. Dalam hal ini, kemitraan PENS dengan VKTR menunjukkan bagaimana sinergi antara akademisi dan industri mampu melahirkan inovasi-inovasi yang berdampak besar.

Program Dana Padanan dan Kedaireka yang diluncurkan pada tahun 2020 melalui Merdeka Belajar episode keenam semakin menunjukkan dampak positif. Kini, kerja sama penelitian antara perguruan tinggi dan industri meningkat secara signifikan. Jumlah proposal penelitian yang diterima perguruan tinggi dari perusahaan meningkat dari 1.200 pada tahun 2021 menjadi 5.600 pada tahun 2023. Pendanaan penelitian juga meningkat sebesar 420 persen. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Indonesia menduduki peringkat Global Innovation Index (GII) dari peringkat 87 pada tahun 2021 menjadi peringkat 61 pada tahun 2024.

Plt Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Plt. Dirjen Diksi) Kemendikbudristek Tatang Muttaqin memaparkan dampak koordinasi sumber daya dan shoprek terhadap pembelajaran di kampus vokasi. “Tiga tahun pelaksanaan program Matching Fund juga telah merangsang ekosistem kerja sama antara universitas profesional dan industri. Ribuan pelajar telah merasakan dampak dari program ini. Mereka belajar dan dibimbing langsung oleh ribuan profesional yang terlibat dalam program ini setiap tahunnya,” kata Tatang.

“Dengan langkah-langkah strategis dan kerja keras, pendidikan vokasi dapat menjadi mesin pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan dukungan pemerintah, industri, dan lembaga penelitian, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama industri kendaraan listrik global. Besar harapan kami terhadap inovasi-inovasi yang diciptakan oleh berbagai perguruan tinggi yang bermitra dengan industri seperti PENS dan VKTR, yang tidak hanya berkontribusi terhadap perkembangan industri kendaraan listrik, namun juga upaya mencapai tujuan kelestarian lingkungan.

Artikel CIRCLE NEWS Demi Kemandirian Bangsa, Dana Padanan Kedaireka Dukung Inovasi Kendaraan Listrik pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/demi-kemandirian-bangsa-dana-padanan-kedaireka-dukung-inovasi-kendaraan-listrik/feed/ 0
JAHANGIR CIRCLE Kemendikbudristek Terbitkan Aturan Baru Soal Dosen, Bagaimana Gaji Dosen? https://jahangircircle.org/kemendikbudristek-terbitkan-aturan-baru-soal-dosen-bagaimana-gaji-dosen/ https://jahangircircle.org/kemendikbudristek-terbitkan-aturan-baru-soal-dosen-bagaimana-gaji-dosen/#respond Wed, 09 Oct 2024 16:40:31 +0000 https://jahangircircle.org/kemendikbudristek-terbitkan-aturan-baru-soal-dosen-bagaimana-gaji-dosen/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) berupaya mendorong pembaca yang baik. Permendikbudristek edisi kali ini menyusul Edisi 44 Tahun 2024 tentang Profesi, Karir, dan Penghasilan yang dibacakan pada 10 September 2024. Abdul Haris, Direktur Jenderal Pendidikan...

Artikel JAHANGIR CIRCLE Kemendikbudristek Terbitkan Aturan Baru Soal Dosen, Bagaimana Gaji Dosen? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) berupaya mendorong pembaca yang baik. Permendikbudristek edisi kali ini menyusul Edisi 44 Tahun 2024 tentang Profesi, Karir, dan Penghasilan yang dibacakan pada 10 September 2024.

Abdul Haris, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Ristek, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengatakan organisasi ini akan mengembangkan regulasi untuk menjadikan profesi guru lebih bermartabat dengan hak-hak buruh yang semakin terlindungi. Permendikbudristek ini menyederhanakan aturan pelatihan, mutasi dan sertifikasi dosen, serta meningkatkan otonomi pembelajaran dalam menentukan mata kuliah dosen.

“Sekarang mahasiswa mempunyai keleluasaan untuk mengatur mata kuliahnya dan memutuskan untuk menyelesaikan kegiatan yang disepakati dengan pimpinan universitas,” kata Abdul, Kamis (3/10/2024) di Batavia.

Menurut Abdul, status dosen di Kemendikbud sudah semakin jelas, dimana seluruh dosen mempunyai jabatan akademik tetap. Pembaca dapat lebih leluasa dalam melaksanakan Tridharma sesuai kebutuhan universitas. Peraturan baru ini menekankan hak pembaca ASN dan non-ASN untuk memperoleh penghasilan lebih dari kebutuhan hidup minimum dan bekerja di lebih dari satu universitas.

“Ini merupakan upaya untuk meningkatkan pendapatan pembaca di Indonesia, sehingga gaji tidak hanya memenuhi kebutuhan minimum saja, tapi jaminan sosial bagi pembaca,” kata Harris.

Sementara itu, Plt Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tatang Mutakin menilai penerbitan panduan ini disesuaikan dengan perkembangan perundang-undangan saat ini dan kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap peraturan ini dapat memberikan kepastian hukum mengenai pemerintahan profesi dan karir pembaca, serta pemberian tunjangan dan penghasilan bagi ASN pembaca dan ASN pembaca,” kata Tatang.

Dengan terbitnya Permendikbudristek Nomor 44 Tahun 2024, maka tidak ada lagi pembaca NIDN, NIDK, dan NUP. Hanya ada dua jenis pembaca, pembaca persisten dan pembaca non-persisten. Dosen tetap adalah dosen yang bekerja penuh waktu di perguruan tinggi dan menyelesaikan 12 satuan kredit semester (SKS) atau lebih serta mempunyai gelar akademik. Dosen tidak tetap adalah dosen yang tidak bekerja penuh waktu pada suatu perguruan tinggi dan mempunyai beban kerja kurang dari 12 SKS.

Kebijakan ini melindungi hak-hak buruh pembaca, salah satunya dengan menegaskan bahwa upah pembaca harus di atas upah minimum hidup. Bagi ASN pembaca, skala gaji mengikuti peraturan ASN. Bagi dosen selain ASN, gaji kotor tunduk pada peraturan ketenagakerjaan dan bagi dosen yang melanggar ketentuan gaji dapat dikenakan sanksi. Selain gaji dan tunjangan yang berkaitan dengan gaji, pembaca ketakutan juga membutuhkan tunjangan profesi, tunjangan jabatan, tunjangan khusus, dan tunjangan honorarium.

Ketentuan pembaca transfer ASN yang sebelumnya memerlukan surat keputusan untuk mengajukan permohonan, kini bisa mengikuti aturan baru, dimana ASN pembaca transfer dan pembaca non-ASN menggunakan pedoman tersebut, tanpa prosedur tambahan. Oleh karena itu, istilah yang paling penting bukanlah metode pelatihan pembaca, karena pemilihan pembaca ASN tunduk pada peraturan ASN, dan pemilihan pembaca non-ASN tunduk pada aturan ketenagakerjaan.

Melalui organisasi ini juga telah dikembangkan kode etik nasional untuk pembaca, yang mencakup etika dan kode etik terkait kejujuran akademik, kekerasan, pelecehan, dan intoleransi.

Dalam tatanan baru ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan otonomi terhadap pengelolaan mata kuliah akademik di perguruan tinggi. Perguruan tinggi yang memenuhi persyaratan Kementerian dapat mengisi daftar dosennya dan kemudian mengangkat dosennya menjadi profesor dan profesor madya, dimana pada langkah-langkah sebelumnya merupakan kewenangan Kementerian.

Permendikbudristek 44/2024 mengatur sertifikasi pembaca dilakukan melalui uji kompetensi berupa buku pembaca. Penilaian portofolio dilakukan oleh universitas dimana HEIS mungkin masih memerlukan tes atau proses lainnya, namun hal tersebut tidak diwajibkan berdasarkan aturan ini. 

Artikel JAHANGIR CIRCLE Kemendikbudristek Terbitkan Aturan Baru Soal Dosen, Bagaimana Gaji Dosen? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/kemendikbudristek-terbitkan-aturan-baru-soal-dosen-bagaimana-gaji-dosen/feed/ 0
JAHANGIR CIRCLE Gerakan Sekolah Sehat Belum Banyak Diketahui, Begini Penjelasan Kemendikbudristek https://jahangircircle.org/gerakan-sekolah-sehat-belum-banyak-diketahui-begini-penjelasan-kemendikbudristek/ https://jahangircircle.org/gerakan-sekolah-sehat-belum-banyak-diketahui-begini-penjelasan-kemendikbudristek/#respond Wed, 09 Oct 2024 13:28:50 +0000 https://jahangircircle.org/gerakan-sekolah-sehat-belum-banyak-diketahui-begini-penjelasan-kemendikbudristek/ REPUBLIKA.CO.ID, XHAKARTA — Ketua PDM 11 Gerakan Sekolah Sehat Kemitraan (GSS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek, Catur Budi Santoso mengatakan, GSS fokus pada peningkatan lima kondisi kesehatan di masing-masing sekolah. bagian dari pendidikan. “Saat ini fokusnya pada lima kondisi kesehatan...

Artikel JAHANGIR CIRCLE Gerakan Sekolah Sehat Belum Banyak Diketahui, Begini Penjelasan Kemendikbudristek pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, XHAKARTA — Ketua PDM 11 Gerakan Sekolah Sehat Kemitraan (GSS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek, Catur Budi Santoso mengatakan, GSS fokus pada peningkatan lima kondisi kesehatan di masing-masing sekolah. bagian dari pendidikan.

“Saat ini fokusnya pada lima kondisi kesehatan yang meliputi kesehatan pangan sehat, kesehatan jasmani, kesehatan imunisasi, kesehatan mental, dan kesehatan lingkungan,” kata Catur dalam wawancara online di Jakarta, Kamis.

Ditegaskannya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menargetkan pada akhir tahun 2024, 80 persen satuan pendidikan sudah sadar akan SGSH dan 90 persen satuan pendidikan sudah menggunakan GSS.

Namun berdasarkan penelitian yang dilakukan, sejak awal berdirinya hingga saat ini, belum banyak lembaga pendidikan yang mengenal GSS, sehingga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merasa perlu melakukan upaya kampanye GSS kepada pihak-pihak yang berminat. khususnya di bidang pendidikan”, kata Catur. .

Sementara itu, Lead Workstream PDM 11 Gerakan Sekolah Sehat Kemendikbud Minhajul Ngabidin menjelaskan rekomendasi program yang bisa dilakukan di satuan pendidikan terkait penerapan lima sehat.

“Pertama, untuk memiliki kesehatan dan gizi yang baik dapat dilakukan dengan cara mempraktekkan minum air putih yang cukup, meningkatkan kesadaran dan membiasakan makan makanan bergizi terutama tinggi protein, buah-buahan dan sayur-sayuran di pagi hari. atau makan bersama minimal seminggu sekali,” ujarnya.

Selain itu, pola makan sehat juga dapat ditingkatkan dengan menghindari atau mengurangi makanan cepat saji dan makanan tinggi gula, garam atau lemak, serta membiasakan remaja putri SMA/sederajat meminum pil darah. dan SMA/sederajat.

Kedua, agar sehat jasmani, bisa berolahraga, membiasakan olah raga tradisional dan permainan tradisional, serta membiasakan jalan kaki,” ujarnya.

Selain itu, dalam imunisasi sehat dapat dilakukan dengan mengukur status imunisasi dan memberikan layanan imunisasi komprehensif di lembaga pendidikan.

“Kemudian untuk kesehatan mental, cara lainnya adalah dengan memastikan anak bisa beribadah sesuai keyakinannya. “Rekomendasi lain mungkin mencakup konseling psikologis tentang cara mengendalikan emosi dan menangani pelecehan,” katanya.

Dari sisi kesehatan jiwa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga telah menerbitkan Permendikbudristek nomor 46 tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan di Satuan Pendidikan yang dapat menjadi pedoman pelaksanaan berbagai program terkait kesehatan jiwa.

“Terakhir, yaitu lingkungan yang sehat, harus ada aturan yang jelas agar tidak ada sampah sembarangan di sekolah, hal ini dapat dilakukan melalui program kebersihan di sekolah, awal dari lingkungan yang dilarang merokok atau dilarang merokok di sekolah, serta seperti menawarkan kantin sehat,” ujarnya.

Artikel JAHANGIR CIRCLE Gerakan Sekolah Sehat Belum Banyak Diketahui, Begini Penjelasan Kemendikbudristek pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/gerakan-sekolah-sehat-belum-banyak-diketahui-begini-penjelasan-kemendikbudristek/feed/ 0