Artikel Terkait Penetapan UMP, Kemnaker Minta Gubernur Ikuti Kebijakan Pemerintah Pusat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Saat ini peraturan kebijakan UM tahun 2025 masih dalam proses kajian, sehingga Kementerian Ketenagakerjaan meminta para gubernur menunggu aturan terbarunya,” kata Kepala Kantor Humas Kementerian Sumber Daya Manusia Sunardi Manampiar Sinaga, di Jakarta. Kamis (21 November 2024).
Sunardi mengatakan, Kementerian Ketenagakerjaan telah mengeluarkan dokumen kepada para gubernur untuk menunggu aturan terkait keputusan UM tahun 2025. Aturan baru tersebut nantinya akan mempertimbangkan berbagai aspek termasuk materi pasca putusan Mahkamah Konstitusi terkait pengujian UU tersebut. bahan. Undang-Undang Cipta Kerja.
Oleh karena itu, sebagaimana disampaikan Menteri Sumber Daya Manusia Yassierli pada kesempatan berbeda, Pemerintah akan menghormati dan mempertimbangkan putusan MK, ujarnya.
Lebih lanjut, Sunardi menyampaikan bahwa proses pembahasan dan revisi kebijakan UM tahun 2025 melibatkan seluruh pihak, pengusaha dan serikat pekerja serta pemangku kepentingan lainnya.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara juga memastikan bahwa peraturan ini akan memiliki partisipasi yang signifikan, yang sebelumnya sudah dilaporkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara kepada Presiden Prabowo Subianto, jelasnya.
Kementerian Ketenagakerjaan meminta kesabaran semua pihak terkait resolusi UM 2025, karena Pemerintah akan berhati-hati dan penuh perhatian terhadap kebijakan yang diambilnya demi memperhatikan kepentingan semua pihak, baik pegawai/pegawai maupun pengusaha.
“Yang pasti UM akan meningkat pada tahun 2025,” kata Sunardi.
Artikel Terkait Penetapan UMP, Kemnaker Minta Gubernur Ikuti Kebijakan Pemerintah Pusat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Menaker Tegaskan Penetapan UMP 2025 tak Diumumkan Hari Ini pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Tidak, tidak, tidak (akan diumumkan hari ini), kata Menteri Ketenagakerjaan saat ditemui di kantor Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta, Kamis (21/11/2024).
Saat ini, pihaknya masih melakukan negosiasi dengan sejumlah pihak yang terlibat dalam penetapan gaji pekerja dan diakuinya pengerjaannya masih terus dilakukan.
Kalau UMP seperti yang saya bilang, kita tetap masuk,” ulangnya.
Mereka ingin merampungkan pembentukan UMP tahun 2025 untuk disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto pada akhir bulan ini. “Kami akan menemui Presiden Prabowo Subianto untuk menerima instruksi darinya,” ujarnya.
Yasirli, Kementerian Ketenagakerjaan sebelumnya sempat memberikan sinyal dan angin segar kepada kaum buruh terkait UMP 2025 yang akan meningkat. Menurut dia, penurunan UMP tidak mungkin dilakukan karena pemerintah fokus untuk mendapatkan upah yang baik bagi pekerja berupah minimum.
“Iya tentu (naik), sudah waktunya jangan naik,” kata Yasirli, Rabu (6/11).
Dalam kebanyakan kasus, mereka tidak mau menentukan besaran upah minimum, namun mereka memastikan bahwa semua pihak yang terkait dengan upah pekerja diajak berdiskusi dan bekerja sama untuk mencari jalan yang tepat.
Artikel Menaker Tegaskan Penetapan UMP 2025 tak Diumumkan Hari Ini pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Wamenaker Sebut Akan Kembali Cek ke Pabrik Sritex untuk Pastikan tak Ada PHK pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Immanuel diketahui mengunjungi pabrik Sritex di Sukoharjo pada Senin (28/10/2024) untuk memastikan puluhan ribu pekerja tidak terkena dampak PHK. Kunjungan tersebut dilakukan usai perusahaan tersebut dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga (PN) Semarang pada Senin (21/10/2024). Hasil kunjungan menunjukkan sama sekali tidak ada penurunan.
Namun pasca kunjungan tersebut, berbagai pemberitaan pun beredar, mulai dari permasalahan bea cukai yang menghambat operasional, keputusan memecat pekerja, hingga penambahan pekerja. Untuk itu, pada hari ini Rabu (13/11/2024), Immanuel menelepon Pimpinan Sritex yang merupakan Komisaris PT Sritex, Komisaris Iwan Setiawan Lukminto untuk mengklarifikasi informasi tersebut.
“Kemarin saya konfirmasi tidak ada (pemecatan), saya telepon Pak (Iwan Setiawan Lukminto) sekarang, jadi saya akan kembali (lagi) nanti.” Yang penting saya segera telepon ketua komisi dan dia menjawab saya sehingga semua spekulasi tidak berdasar selama ini terjawab, kata Immanuel. Imanuel berkata: 13/13). 11/2024).
Namun Immanuel belum menyebutkan kapan tepatnya dirinya akan mengunjungi Sukoharjo. Ia hanya menegaskan, pemerintah sangat prihatin dengan permasalahan yang dialami Sritex, terkait dampaknya terhadap para pekerja yang sebagian di antaranya sedang cuti.
Komisaris PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto menjelaskan, pihaknya tidak menyerukan aksi mogok. Namun, diakuinya saat ini ada ribuan pekerja yang terkena PHK.
“Sejauh ini Sritex tidak melakukan PHK selama kebangkrutan ini, namun Sritex telah mem-PHK sekitar 2.500 pekerjanya karena masalah bahan baku. Kemarin terjadi krisis manajemen.”
Iwan mengatakan, jumlah pekerja yang dipecat akan terus bertambah jika tidak ada keputusan dari komisaris dan hakim untuk mengontrol izin melanjutkan usaha. Mereka masih menunggu keputusan.
“Jadi ini proses yang berkelanjutan, hakim pengadilan harus cepat mengambil keputusan, karena ini akan membantu kita dalam jangka panjang. Kalau ini ada, kita akan kembalikan (kinerja).” Sekarang ketersediaan bahan bakunya akan terus ada hingga tiga minggu ke depan,” jelasnya.
Artikel Wamenaker Sebut Akan Kembali Cek ke Pabrik Sritex untuk Pastikan tak Ada PHK pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>