Artikel Kementan: Lebaran Telah Usai, Harga Bawang Merah Berangsur Normal pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Kementerian Pertanian terus melakukan koordinasi intensif dengan otoritas setempat dan juara Berdiri di berbagai pusat produksi,” kata Idil dalam pernyataan tertulis hari Minggu di Jakarta (6/4/2025).
Itil mengatakan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan bahwa distribusi itu fleksibel, sehingga stabilitas harga dipertahankan dan ketersediaan bawang merah memastikan masyarakat. Itil menekankan bahwa ketersediaan tawaran bawang sangat memadai.
“Berdasarkan sistem nasional untuk peringatan dini di Bawang Raya Nasional, konsumsi April siap untuk lebih dari 100.000 ton. Pengiriman April setelah umumnya aman. Banyak panen Indramayu, Panture, Solok dan Bandung Raya siap untuk menjamin kebutuhan nasional,” kata ITIL.
Salah satu petugas di pasar Suminto Kramat Jati (PIKJ) yang paling penting menyerahkan distribusi pusat produksi ke pasar yang paling penting, mulai bangkit lagi pada akhir periode liburan Idul Fitri. Suminto mengatakan bahwa kisaran bawang merah dalam minuman, yang menjadi barometer harga nasional, terus menunjukkan tren positif.
“Dari Jumat (4/4/2025) di pagi hari maksimal 18 mobil atau setara dengan 64 ton bawang akan masuk. Diperkirakan itu akan normal lagi minggu depan. Dikatakan bahwa itu normal jika akses penuh kebahagiaan ke orang tua atau 90 ton per 100 ton,” kata Suminto.
Ini juga disepakati oleh Jhon Munthe, salah satu penjual Red Onion di pasar, yang mengatakan bahwa kegiatan tersebut diharapkan untuk pulih sepenuhnya akhir pekan ini. Jhon mengatakan bahwa harga bawang merah di pikj untuk kualitas super pada 40 ribu rp 45 ribu per kilogram, sedangkan untuk kualitas media 35.000 hingga 38 ribu per kilogram.
“Minggu ini juga bisa menjadi normal lagi. Dia sudah selesai dengan Lebaran karena,” kata Jhon.
Artikel Kementan: Lebaran Telah Usai, Harga Bawang Merah Berangsur Normal pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Harga Singkong Anjlok, Kementan dan Satgas Pangan Cek Kondisi Pabrik Tapioka pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Harga Makanan Lool Perusahaan Tapioca
Dia mengatakan itu dilakukan karena pekerjaan makanan adalah memainkan peran perawatan, satu di perusahaan tapioka.
“Karena menu tingkat pertama, mereka mendeteksi situasi langsung ke administrator langsung ke Direktur.
Dia menjelaskan bahwa semua orang harus mengikuti aturan karena pertanian dan penegakan hukum.
Kemarin, Kementerian Pertanian telah menyiapkan aturannya sesuai dengan pesan ini, dan kami menunggu pemerintah. “Dia berkata.
Menurut ini, pilihan kebijakan konfigurasi adalah solusi untuk masalah perusahaan CASA dan tapiocyas.
“Kode ini dipilih di antara petani, bisnis dan pengguna yang tidak rusak,” katanya.
Jawaban kedua disebutkan oleh seorang petani yang merupakan anggota agen semen Indonesia (Ppuak Tike.
“Setelah aturan tentang CASSA, hanya ada beberapa perusahaan dan lebih banyak peluang tidak berhasil,” kata Kadek Tike.
Ini menjelaskan bahwa petani tersebut memiliki banyak tanaman yang ditahan di ubi jalar.
“Memang, ada beberapa petani yang sudah mulai mengembalikan tanah karena harga mereka akan naik setelah RP,” tambahnya.
Artikel Harga Singkong Anjlok, Kementan dan Satgas Pangan Cek Kondisi Pabrik Tapioka pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Merauke Menyala! Swasembada Pangan Bangkit dari Timur Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Kita mulai dari kiri. Cahaya dari timur menyinari barat,” kata Mentan Amran, Senin (25/11/2024). saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kurik Papua Selatan.
Mentan Amran mengaku bangga dengan perkembangan pertanian di Merauke, karena telah disusun program strategis optimalisasi lahan (pemanfaatan) dan pengembangan sawah. Ia mengungkapkan potensi Merauke sebagai keranjang pangan karena kaya akan sumber daya alam, lahan pertanian yang luas dan subur, serta didukung generasi muda yang inovatif dan berjiwa inovatif.
“Kita lihat perkembangan lahan di Merauke seluas 40.000 hektare, IP (indeks perkebunan) naik dua kali lipat dari sebelumnya 1 kali lipat. Produksinya 2-3 ton. Saat Presiden bertanya langsung ke petani saat sedang bekerja, mereka menjawab produktivitasnya sudah mencapai 7 ton. “Kalau melihat antusiasme warga Merauke di bagian timur, sepertinya kita bisa swasembada pangan empat. bertahun-tahun yang lalu,” katanya.
Menteri Pertanian Amran pun merasa bangga dengan semangat para petani muda di Merauke. Kegigihan petani dalam menggarap lahannya tidak hanya membangun sektor pertanian, namun juga berdampak pada kesejahteraannya.
“Kita bangga punya generasi muda yang sangat termotivasi untuk menggarap lahan. Penghasilannya bisa Rp 10-15 juta per bulan. Jadi kita harus bangunkan lahan tidur Merauke, kita harus bangunkan generasi milenial Merauke. , ”katanya.
Menurut Menteri Pertanian Amran, prospek Merauke sebagai daerah penyangga pangan harus ditingkatkan dengan teknologi pertanian. Program optimalisasi (budidaya) lahan basah atau usaha sawah harus menggunakan pendekatan komprehensif, top-down, dan berbasis teknologi.
“Pendekatan kita dari atas, dimulai dari bibit paling atas, kemudian pengolahan dengan traktor, kemudian penanaman dengan rice grafter, panen dengan mesin pemanen, kemudian pengeringan dengan pengering, lalu ke gudang.” dia menjelaskan.
Oleh karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) siap terus mendukung pertanian di Merauke dan seluruh Indonesia dengan memberikan bibit, pompa, alat dan mesin pertanian (alsintan) gratis hingga bekerja sama dengan perbankan.
“Kita semua sama saudara-saudara. Saya penolong rakyat, kita dukung penuh pertanian Merauke. Hidup Merauke! Swasembada pangan, Merauke berkarya!” dia menutup
Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Kurik menghadiri rapat Brigade Pangan di kabupaten tersebut dan memantau kesiapan kelompok Brigade Pangan 214 yang dibentuk untuk mengembangkan pertanian Merauke. Kegiatan ini turut serta dalam kegiatan tersebut Gubernur Papua Selatan, anggota Komisi IV DPRK, Wakil Aster Kasad, Danrem 174, dan Danlanthamal.
Artikel Merauke Menyala! Swasembada Pangan Bangkit dari Timur Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Kementan Sidak Gudang Importir Daging Domba dan Kambing, Ada Apa? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Sekaligus menjaga keberlangsungan peternak lokal dalam menghadapi persaingan dengan produk impor. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Agong Suganda yang memimpin sidak di salah satu gudang di Depok, Jawa Barat, menekankan pentingnya pemantauan ini.
Agung dalam keterangan resmi Kementerian Pertanian mengatakan, “Kami ingin memastikan impor dan peredaran daging impor, khususnya daging kambing, sesuai dengan ketentuan. (Selasa 26/10/2024).
Dijelaskannya, peninjauan tersebut sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (alm) Andi Amar Sulaiman untuk melindungi peternak lokal dari dampak murahnya harga domba (daging kambing) impor. Turunnya harga produk impor berpotensi menurunkan harga daging dalam negeri. “Jika ditemukan pelanggaran, kami akan mengambil tindakan tegas,” kata Agung.
Selain pemeriksaan dokumen, tim juga memastikan kualitas daging yang disimpan di gudang memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Agung menjelaskan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan pasar daging sapi dalam negeri tetap layak dan tidak merugikan peternak lokal. Sebelumnya, Kementerian Pertanian menghentikan sementara penerbitan rekomendasi terkait evaluasi dan penghitungan stok di gudang importir untuk impor daging kambing.
“Kami tidak ingin impor daging musim semi meningkat sehingga harga daging domba dan kambing lokal turun, sehingga peternak tidak mendapatkan harga yang adil. Tugas kami adalah melindungi mereka,” kata Kepala Departemen Perlindungan Hewan. . dan Kesehatan Hewan di Kementerian Pertanian.
Pemerintah meminta importir menghentikan peredaran daging sapi dan kambing karena harga domba dan kambing di tingkat peternak sedang anjlok. Importir juga didorong untuk menyerap daging domba dan daging domba lokal melalui asosiasi rumah peternakan sesuai dengan klaster yang dibentuk.
Pemerintah berupaya mempertemukan importir dan distributor dengan peternak lokal untuk meningkatkan daya serap daging sapi lokal. Bersama Malaysia dan Brunei, upaya pemenuhan kebutuhan ekspor juga dipercepat, sehingga tambahan produksi kambing dan domba lokal dapat terserap di pasar internasional.
“Kami optimis langkah yang diambil, termasuk pengawasan ketat terhadap impor, akan memperkuat posisi peternak lokal dan menjamin kelestarian ternak masyarakat,” tutup Agung dalam sambutannya.
Artikel Kementan Sidak Gudang Importir Daging Domba dan Kambing, Ada Apa? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Mentan Kejar Target Swasembada Sekaligus Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Adat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Amran baru saja mengunjungi Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Ia mengajak masyarakat untuk bahu-membahu mewujudkan konsep nasional tersebut. Menurut dia, proyek produksi pangan bergizi tidak hanya soal pangan. Proyek ini juga membantu penduduk asli merasakan kemakmuran gerakan Seni.
Ia berkata: “Mari kita bekerja sama untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Vanam, masyarakat Melake. Hal tersebut disampaikan Mentan saat memimpin Wanam Pangan Tentara Pangan, Minggu (24/11/2024), demikian dilansir laman resmi Kementerian Pertanian (Kementan), Senin. (25/11/2024).
Dalam kunjungannya tersebut, ia meninjau langsung distribusi sawah di Vanam dan kesiapan Wanam Food Group. Ia mencatat, Kementerian Pertanian siap memberikan bantuan dan pendampingan untuk mendukung kerja pertanian percetakan di lapangan.
“Kami menyumbangkan traktor ini ke bank makanan.” Katanya: “Kita kasih traktor, nanti kita kasih bibit gratis, pupuk, untuk pengembangan lahannya. Lahan ini ada jalan,” ujarnya.
Menteri Pertanian Amran mengharapkan Wanam menjadi pusat pertumbuhan ekonomi melalui partisipasi masyarakat sekitar. Sebelumnya Kementerian Pertanian melakukan rintisan di Kurik dan hasilnya bagus.
“Kita mulai di Kurik, sebelumnya kita produksi dua ton,” tanya Presiden langsung. 7 ton saat ini. Dulu penanaman pohon 3 kali dan ada pemanen yang mendapat penghasilan 6 juta per bulan. “Jadi kami berharap hal ini terjadi di Wanam juga untuk kemaslahatan masyarakat. Akan meningkat,” jelasnya.
Untuk wilayah Vang Nam, Menteri Pertanian tidak hanya mendorong budidaya padi, tetapi juga tanaman lain dan produk lain yang ditanam secara umum. Peternakan tersebut didukung oleh sejumlah peralatan pertanian, antara lain traktor roda empat dan traktor roda dua. Alat ini diharapkan dapat mempermudah penutupan lahan yang sebelumnya membutuhkan tenaga manual
“Kami kirimkan traktor roda dua, traktor roda dua, dan tambah bibit, lalu tambah brigade.” “Karena kalau tidak ditindaklanjuti dengan brigade dan tidak ditindaklanjuti dengan teknologi maka akan sulit bertahan karena tidak bisa dilakukan dengan sekali klik,” kata Amran.
Mentan menyebut proyek ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan produksi pertanian dan mendorong perekonomian di wilayah tersebut. Proyek ini diharapkan menjadikan Merauke sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di India.
Ia juga meninjau lokasi penanaman padi seluas 20 hektar di kawasan Vanam. Mentan Amran berharap budidaya padi berkembang baik dengan teknologi tepat guna. “Saya melihat padi bisa tumbuh dengan baik.” “Itu pertanda baik makanan bergizi yang kita inginkan,” kata pria terlahir dengan tulang ini.
Sebelumnya, pada awal November 2024, Presiden Prabowo melihat persiapan rencana demonstrasi beras untuk meningkatkan produksi pangan di wilayah timur Indonesia.
Sesampainya di lokasi, Presiden Prabowo menuju pusat pelatihan teknik budidaya padi terkini. Di sana ia menyaksikan bagaimana lahan disiapkan untuk para petani sesuai dengan panen tahun berikutnya. Diharapkan dapat menjadi percontohan bagi petani lokal melalui teknik pertanian yang dapat meningkatkan hasil dan kualitas beras.
Presiden juga menyaksikan penanaman dan penaburan benih dolomit sebagai langkah penting untuk meningkatkan kesuburan tanah. Para petani melihat penyebaran dolomit di tanah, bahan alami yang mengurangi keasaman tanah, memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan unsur hara.
Artikel Mentan Kejar Target Swasembada Sekaligus Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Adat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Kementan Siapkan Strategi Agar Harga Sapi Hidup Minimal Rp 48 Ribu per Kilogram pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Langkah apa yang akan kita lakukan akan kita ukur. Jika kita temukan pelaku usaha yang mendorong harga sapi hidup di bawah 48.000 dan 50.000 dinar per kilogram beratnya, kita akan ambil tindakan tegas sesuai aturan,” kata Agung. Jakarta, Sabtu (23/11/2024).
Selain itu, lanjut Agung, pemerintah mengutamakan kebijakan yang ditujukan untuk mendukung peternak lokal, termasuk pengendalian impor daging sapi secara selektif.
“Impor dikontrol ketat agar tidak merugikan peternak lokal. Tujuan kami menciptakan lingkungan usaha yang sehat,” kata Agung.
Ia juga menegaskan, pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga di tingkat peternak bekerja sama dengan pemerintah daerah dan asosiasi peternak.
“Ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Ia menyatakan, langkah tersebut merupakan bukti pemerintah berpihak pada petani lokal. Dengan kebijakan yang mendukung, pemerintah berharap para peternak dapat terus bersaing secara sehat dan memberikan hasil terbaik dalam usahanya.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Mentan) menegaskan komitmennya untuk melindungi peternak lokal agar harga sapi hidup di peternak tidak turun di bawah 48.000 dan 50.000 kilogram bobot Indonesia.
Mentan menegaskan, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis dalam rangka menyeimbangkan harga produsen dan konsumen serta mendukung keberlangsungan usaha peternakan rakyat.
“Harus kita dukung dengan cadangan, jangan biarkan harga turun terlalu jauh. Harga konsumen dan harga produsen harus seimbang. Pesanan saya Rp 48.000. Minimal order Rp 50.000, jangan sampai lebih rendah,” kata Amran.
Menteri Pertanian Amran mengatakan hal itu setelah mendengar keluhan langsung para peternak terkait rendahnya penjualan sapi hidup.
Menanggapi hal tersebut, Mentan memerintahkan Direktorat Pemuliaan dan Kesehatan Hewan (Dietzen PKH) untuk segera memastikan stabilitas harga dan mencegah pihak-pihak tertentu melakukan manipulasi harga di pasar yang merugikan peternak.
“Dirjen PKH (Agung) tidak mengeluarkan rekomendasi impor (daging) yang berdampak pada peternak Indonesia. Ketika harga (jual) di bawah itu, dia turun tangan untuk mencari investor mana yang seenaknya memanipulasi pasar pada peternak kita.” Dia bersikeras akan hal itu.
Menteri Pertanian Amran juga menegaskan, pemerintah akan terus mendukung peternak lokal dengan berbagai kebijakan untuk mendukung mereka, termasuk memperketat aturan impor untuk melindungi pasar dalam negeri.
Artikel Kementan Siapkan Strategi Agar Harga Sapi Hidup Minimal Rp 48 Ribu per Kilogram pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Kementan Ungkap Ada Masalah Pajak yang Bikin Pengepul Susu Sapi di Boyolali Kesulitan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Tim pengelola PKH akan terus bekerja sama dengan instansi terkait. Ini akan berdampak pada 1.300 peternak sapi perah, kata Agung Suganda, Direktur Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, dalam keterangannya. .Jakarta, Sabtu (9/11/2024).
UD Pramono, seorang pedagang susu di Desa Singosari, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, berjuang mandiri menghadapi permasalahan sulit untuk mempertahankan usahanya.
Agung mengatakan, organisasinya dan Pemerintah Kabupaten Boyolali mendukung komitmen UD Pramono dalam menopang penghidupan 1.300 peternak sapi perah yang menjadi mitra dan pemimpin. Dikatakannya, saat ini UD Pramono menyimpan 20 ribu liter susu segar per hari yang dipasok oleh peternak dari tujuh kabupaten Boyolali dan kabupaten Klaten.
Menurut Agung, ketua pengumpul, UD Pramono menjadi alasan utama para peternak rakyat menjual susunya dengan harga bagus dan susu segar di Solo Raya dan sekitarnya.
Namun meski berkontribusi signifikan, UD Pramono saat ini menghadapi permasalahan terkait beban pajak yang belum terselesaikan. Permasalahan ini berujung pada penangguhan rekening perusahaan pada 4 Oktober 2024 sehingga memaksa perusahaan menjual enam ekor sapi perah agar bisnisnya tetap bertahan.
Agung membenarkan sikap tersebut, antara lain Direktur PKH Kementerian Pertanian dan Komite Reformasi Perpajakan (Comwasjak) bergabung dengan Pemda Boyolali untuk bertemu dengan UD Pramono pada 6 November 2024. Temukan solusi terbaik untuk keberlangsungan bisnis.
“Kami mendengar di sana bahwa peternakan sapi perah mendorong perekonomian pedesaan.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Boylali, Lucia Diah Suchiati berharap UD Pramono bisa terus beroperasi.
“Usaha UD Pramono berdampak pada kehidupan 1.300 peternak. Boyolali merupakan produsen susu terbesar di Jawa Tengah. Usaha ini akan kami lanjutkan,” kata Lucia.
UD Pramono tidak hanya membeli susu dari peternak dengan harga terjangkau tetapi juga memberikan dukungan kepada peternak melalui bantuan pakan, pinjaman gratis dan lainnya.
Mitra utama UD Pramono, Susu Boyolali, mendukung program PMT di Magelang dengan mengkonversi susu segar menjadi produk susu pasteurisasi. Meski persoalan pajak belum terselesaikan, Pramono tetap mendapat pasokan susu dari peternak. Namun dia mengatakan kelanjutan bisnis ini bergantung pada penyelesaian permasalahan perpajakan.
Direktur PKH akan terus memantau perkembangan Dinas Peternakan Boylali dan mendukung UD Pramono dalam mengelola pekerjaan.
Menurut Direktur Komwasjak Amien Sunariadi, timnya akan melakukan penelusuran menyeluruh untuk memberikan rekomendasi kepada Direktur Pajak (DJP). Pemerintah daerah yang dipimpin Bupati Boyolali M Saeed Hidayat aktif menggalakkan dialog antara UD Pramono dan DJP untuk mencari solusi.
Artikel Kementan Ungkap Ada Masalah Pajak yang Bikin Pengepul Susu Sapi di Boyolali Kesulitan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Kementan Dorong Petani Laporkan Pungli Alsintan ke Pihak Berwenang pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Laporan terbaru berasal dari Desa Timurung, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, dan Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Ia mengatakan, petani diminta membayar hingga Rp5,5 juta jika menginginkan traktor dengan dukungan Kementerian Pertanian. Kementerian Pertanian telah memutuskan praktik ilegal (pungli) ini dan meminta masyarakat petani melaporkannya kepada pihak berwajib agar segera ditindaklanjuti.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Andi Nur Alam Syah menjelaskan, jasa mekanik tersebut tidak bisa dijual atau dikenakan pajak kepada pihak manapun. Jika ditemukan dokumen ilegal, Kementerian Pertanian menghimbau petani untuk melaporkan permasalahan ini kepada pihak berwajib.
“Kami benci adanya pemaksaan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Petani yang mengetahui adanya harga ilegal terkait bantuan mekanis akan segera melapor ke pihak yang berwajib,” kata Andi dalam keterangan Kementerian Pertanian, Jumat (8/11/2024).
Dia menjelaskan, seluruh subsidi mesin bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diatur dalam Pedoman Umum Mesin Pertanian. Biaya tersebut hanya untuk bahan bakar dan perawatan mesin, bukan untuk pembelian mesin.
Andi mengatakan, “Penyaluran mesin pelayanan APBN sudah berhasil karena sudah disalurkan oleh kabupaten pertanian, sedangkan sudah dikirim ke panitia petani yang menjadi tanggung jawab kemaslahatan rakyat,” kata Andi.
Bantuan alat mesin pertanian dari APBN 2024 yang masuk pada program bantuan pertanian daerah, jelas Andi, harus segera disalurkan kepada penerima manfaat sesuai peraturan perundang-undangan. Kementerian Pertanian juga meminta kepada organisasi pertanian di provinsi, daerah, dan kota untuk memperkuat pembinaan dan pengawasan teknologi di lapangan. Hal ini untuk memastikan penggunaan program yang terbaik untuk mendukung tercapainya kecukupan gizi.
“Teknologi ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin peruntukannya. Dengan teknologi saat ini, pertanian kita bisa efisien, di sana keuntungan dan produksi bisa meningkat,” kata Dirjen PSP Kementerian Pertanian.
Jika peralatan tersebut terbukti tidak efektif, Kementerian Pertanian akan meminta agar peralatan tersebut dipindahkan ke kelompok petani lain yang lebih membutuhkan. Intinya adalah kita perlu memprioritaskan pemanfaatan berkelanjutan untuk pembangunan pertanian.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menambahkan, bantuan peralatan mekanis diberikan secara gratis untuk memajukan pertanian modern dan membantu petani bercocok tanam dengan baik. “Teknologi ini kami sediakan agar pertanian Indonesia bisa maju dan mampu mencapai swasembada pangan. Semua layanan ini gratis,” tambah Amran.
Artikel Kementan Dorong Petani Laporkan Pungli Alsintan ke Pihak Berwenang pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Percepat Swasembada Pangan, Ini Kolaborasi Terbaru Kementan dan Kementerian PU pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Sebagai langkah pasti mewujudkan harapan tersebut, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan Menteri Pembangunan (PU) Doddy Hanggodo menandatangani kesepakatan di kantor pusat Kementerian Pertanian (Kementan) di Raguna, Selatan. Batavia, Jumat (11/8/2024) pagi WIB. Perjanjian ini bertujuan untuk memajukan infrastruktur pertanian guna mengoptimalkan produksi pangan dalam negeri. Hal ini sesuai arahan Presiden Prabowo untuk menjadikan swasembada bahan bakar sebagai salah satu perbaikan besar pemerintah saat ini.
Sinergi Kementerian Pertanian dan Kementerian Pembangunan mencakup beberapa hal. Meliputi koordinasi program, sinkronisasi anggaran, pengelolaan irigasi, pencetakan sawah dan pertukaran data. Hal ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat tingkat swasembada pangan pemerintah.
Mentan Amran menekankan pentingnya kerja sama Kementerian Pertanian dan Kementerian Pembangunan untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan.
“Saat ini proyek-proyek yang sangat kolaboratif untuk mencapai tujuan yang dijanjikan Presiden Prabowo, yakni secepatnya mewujudkan Indonesia swasembada pangan. Tanpa dukungan Kementerian Pembangunan, langkah Kementerian Pertanian akan terbatas. Kementerian Pembangunan sukses, pertanian Indonesia juga sukses,” kata Bone, pejabat kelahiran , itu, dalam keterangan resmi Kementerian Pertanian, Sabtu (11/9/2024).
Menurut dia, berkat kesepakatan ini, Kementerian Pertanian bisa mengoptimalkan seluruh lahan yang ada. Ia mengatakan dengan bantuan Kementerian Pembangunan, produksi pertanian bisa ditingkatkan secara signifikan.
“Tujuan kami adalah meningkatkan indeks tanam di seluruh negeri, terutama di lahan tadah hujan, satu hingga dua atau tiga kali lipat. Kalau kita pertimbangkan, jika kita meningkatkan indeks tanam satu juta hektar,” kami perkirakan Indonesia bisa berproduksi. Amran mengatakan, ada tambahan lima juta ton biji-bijian.
Beliau juga menjelaskan pentingnya integrasi perangkat lunak. Kementerian Pertanian akan memberikan bantuan teknis dan sumber daya seperti benih, pupuk dan traktor, sedangkan Kementerian Pembangunan akan bertanggung jawab untuk memastikan pasokan air yang memadai dengan membangun dan mengelola infrastruktur irigasi. Dengan cara ini, tanah yang ada dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dengan memanfaatkan air secara lebih baik.
“Kami berharap Kementerian Pembangunan memiliki masa depan yang kuat untuk mendukung kebutuhan Kementerian Pertanian. Di Kementerian Pertanian kita memiliki Badan Penyuluhan dan Sumber Daya Manusia Pertanian yang berperan membantu petani, Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian untuk membantu alat dan sarana pengolahan, serta penyediaan benih. Juga Direktorat Jenderal Budidaya Pangan.
Diikuti oleh Kementerian Pertanian dan Kementerian Pembangunan, kerangka tersebut akan membentuk kerangka terkait Balai Wilayah Sungai (BWS) di bawah Kementerian Pelayanan Publik dan kelompok kerja Kementerian Pertanian. Tim ini diharapkan dapat bekerja sama secara efektif untuk memastikan bahwa setiap proyek dievaluasi dengan baik mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.
Menteri Pembangunan Doddy Hanggodo mengatakan saat ini partainya siap mencapai tujuan swasembada pangan di bawah arahan Presiden Prabowo.
“Di Kementerian Pembangunan kami akan mendukung penuh semua program yang dipimpin Kementerian Pertanian. Kami adalah ‘seniman’ yang bersedia membantu, Menteri Pertanian adalah pemimpin di bidang itu,” kata Doddy.
Ia menambahkan, Kementerian Pembangunan akan mengalihkan anggaran untuk mendukung kebutuhan infrastruktur pertanian.
“Dipastikan seluruh bendungan dan sistem irigasi yang ada di wilayah kami dapat berfungsi dengan baik untuk sawah dan lahan pertanian intensif,” jelas Doddy.
Begitu pula Kementerian Promosi yang akan menyiapkan daftar daerah yang akan menjadi sasaran kerja sama dengan Kementerian Pertanian. Dengan cara ini, kedua kementerian akan bekerja dalam komite yang sama dan menyesuaikan rencana mereka secara efektif.
Artikel Percepat Swasembada Pangan, Ini Kolaborasi Terbaru Kementan dan Kementerian PU pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Kementan dan BUMN Pangan Dorong Optimalisasi Produksi Pertanian pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Kami baru saja berbicara dengan BUMN Pangan. Kita menginginkan kerja sama, sinergi positif dan saling menguntungkan. Contohnya BUMN seperti Sang Hyang Seri yang mempunyai lahan, kapasitas, benih, dan padi untuk ditanam hingga 100.000 ton jika diperlukan. mungkin nilainya 2-3 triliun rupiah, tapi untuk saat ini belum maksimal, makanya nanti kita kerja sama,” kata Amran di Jakarta, Selasa (29/10/2024).
Dalam diskusi tersebut, Amran juga menyoroti pentingnya peran Perum Bulog dalam memperkuat cadangan pangan negara dan menjaga stabilitas harga bagi petani. Amran mengatakan, hal ini berdampak besar terhadap untung atau rugi petani.
“Kita perlu membuat cadangan lalu menghilangkan padi, jagung, dan lain-lain. Ini perlu dijaga dengan baik karena akan menentukan apakah petani kita untung atau rugi. Jika kita ingin swasembada, kita perlu menjaga kesehatan petani kita,” kata Amran.
Amran juga membahas rencana PTPN untuk meningkatkan produksi, khususnya produk kelapa sawit dan gula. Amran meminta PTPN membentuk klaster perkebunan terbaik khususnya tebu untuk meningkatkan kualitas dan nilai produk.
“Produksi tertinggi, produksi terbaik, pengrajin terbaik, peralatan terbaik. Jadi kita akan mendapatkan nilai tertinggi. Kedepannya akan menjadi laboratorium raksasa atau laboratorium raksasa,” lanjut Amran.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya antara Menteri Pertanian dan Menteri BUMN Erik Tahir. Amran menegaskan komitmennya untuk terus mengambil langkah konkrit bersama BUMN Pangan.
“Kami sepakat dengan Pak Eric minggu lalu. Dia kemudian bekerja langsung melalui direktur. Mungkin kita akan bertemu lagi minggu depan. Bagaimana langkah operasional untuk meningkatkan kinerja BUMN Pangan Kementerian Pertanian,” kata Amran.
Artikel Kementan dan BUMN Pangan Dorong Optimalisasi Produksi Pertanian pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>