Artikel BYD Sangat Mendominasi, 1 dari 2,8 Mobil Listrik yang Terjual adalah BYD pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Kendaraan Energi Baru (NEV) adalah kendaraan listrik murni (EV) dan kendaraan hibrida plug-in (PHEV). Data ini menunjukkan BYD mendominasi pasar.
Menurut data CPCA, penjualan BYD meningkat sebesar 58 persen tahun ke tahun dan 14 persen bulan ke bulan. Penjualan ini bersifat pabrik ke dealer, bukan eceran (penjualan ke konsumen).
BYD yang berada di posisi pertama menawarkan penjualan hampir lima kali lipat dari Geely Automobile yang berada di posisi kedua. Menurut data, BYD menyumbang 35,7% dari total penjualan, yang berarti 1 dari setiap 2,8 NEV yang terjual di Tiongkok. Dominasi ini sungguh luar biasa. Namun Tesla turun ke posisi ke-5, disusul SAIC GM Wuling di posisi ke-3, dan Changan di posisi ke-4.
Xiaomi diyakini berhasil menjual sekitar 20.000 unit, setara dengan Xpeng dan Nio.
10 merek mobil listrik terlaris di China.
BYD 500,526 Geely 108,722 SAIC GM Wuling 96,172 Changan 85,272 Tesla (Tiongkok) 68,280 Chery Automobile 66,868 Lee Auto 51,443 GAC Aion 40,052 Leapmotor 18,317,70 Series
Artikel BYD Sangat Mendominasi, 1 dari 2,8 Mobil Listrik yang Terjual adalah BYD pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Peminat Mobil Bensin Terus Turun , 3 dari 4 Mobil Merek China yang Terjual, Mobil Listrik pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Menurut data China Automobile Association, penjualan kendaraan energi baru mencapai 1,123 juta. Penjualan kendaraan energi baru meningkat 50,9 persen tahun-ke-tahun dibandingkan September tahun lalu.
Namun, indikator umum pasar mobil menunjukkan tren yang sangat berbeda. Penjualan pada bulan September berjumlah 2,109 juta, hanya 4,5 persen lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Ini adalah perbaikan bulan kedua berturut-turut setelah lima bulan mengalami tren penurunan.
Angka tersebut menunjukkan penjualan kendaraan berbahan bakar bensin (ICE) di China mengalami penurunan, dan peningkatan penjualan tersebut disebabkan oleh peningkatan penjualan NEV yang mempengaruhi angka penjualan ICE.
Menurut Fast Technology, tingkat penetrasi merek sendiri sebesar 74,9 persen. Artinya, hanya seperempat dari mobil tersebut yang masih berupa ICE.
Pabrikan tradisional Tiongkok menguasai 73 persen pasar NEV pada bulan September, naik satu poin persentase dari tahun lalu. Yang mengalami kerugian terbesar adalah kendaraan listrik dari perusahaan patungan, yang kini hanya menguasai 3,4 persen pasar, turun 2,3 poin persentase dari September 2023.
Sebaliknya, penerima manfaat terbesar adalah pendatang baru, yang kini mewakili 16,5 persen pasar, naik 2,6 poin persentase dibandingkan tahun lalu. Tesla juga memperoleh 0,6 poin dan kini menguasai 6,4 persen pasar.
Penjualan merek premium menjadi segmen terakhir dimana kendaraan ICE masih memiliki pangsa pasar yang signifikan. Di Tiongkok, tingkat penetrasi kendaraan listrik di segmen ini sebesar 33,5 persen.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Peminat Mobil Bensin Terus Turun , 3 dari 4 Mobil Merek China yang Terjual, Mobil Listrik pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>