Artikel BTN Dorong Millennial Jadi Pemilik Rumah, KPR Subsidi Jadi Andalan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Direktur Utama BTN Nixon LP Naptopoulou menjelaskan program KPR bersubsidi merupakan solusi mendasar bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah, khususnya generasi muda. “75 persen peminjam KPR subsidi BTN adalah generasi milenial dengan usia 21 hingga 35 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan hunian masih menjadi prioritas tinggi bagi generasi muda di Indonesia, kata Nixon di Jakarta, Kamis (28/11/2024).
Indonesia, tegas Nixon, masih menghadapi tantangan besar dalam menyediakan perumahan yang layak. Data menunjukkan 24,6 juta rumah masih belum layak huni dan backlog kepemilikan rumah mencapai 9,9 juta unit. BTN memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan akses terhadap perumahan yang layak dengan menawarkan berbagai skema pembiayaan yang terjangkau.
“Program KPR subsidi kami dirancang untuk mendukung visi pemerintah dalam memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat, khususnya melalui program Tiga Juta Rumah. Kami akan memastikan perumahan mudah diakses oleh generasi muda,” tambah Nixon.
Selain KPR subsidi, BTN melihat pertumbuhan pada segmen KPR nonsubsidi, khususnya bagi masyarakat dengan kemampuan finansial tinggi. Hingga Oktober 2024, BTN telah mengoperasikan 9 pusat penjualan di berbagai kawasan strategis, antara lain kawasan premium Pantai Indah Kapuk, Pondok Indah, dan Sibuber.
“Pusat penjualan ini dirancang untuk melayani konsumen emerging affluent yang mencari rumah dengan harga tiket di atas Rp 750 juta. Permintaan pada segmen ini menunjukkan tren positif seiring dengan peningkatan daya beli masyarakat kelas menengah atas,” jelas Nixon.
BTN terus berinovasi untuk memberikan kemudahan pembiayaan perumahan bagi generasi milenial melalui digitalisasi layanan dan program pendidikan. Strategi tersebut bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan, mempermudah proses pengajuan KPR dan mendukung pembangunan perekonomian nasional melalui sektor perumahan.
“Kami berharap KPR BTN subsidi dan nonsubsidi dapat menjadi landasan bagi masyarakat untuk memiliki rumah idaman. Dikatakannya, program kami tidak hanya membantu generasi muda tetapi juga memperkuat perekonomian negara.
Artikel BTN Dorong Millennial Jadi Pemilik Rumah, KPR Subsidi Jadi Andalan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE BTN ke Satgas Perumahan Prabowo: Banyak Pengajuan KPR Ditolak karena Pinjol pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Kita punya yang namanya Risk Acceptance Criteria (RAC). Nah, sekarang menjamurnya pinjaman online jadi persoalan baru,” kata BUMN dalam konferensi pers “Strategi BUMN Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat Akan Perumahan Terjangkau” Indonesia Emas, Kamis. (10/10/2024) di Sarina, Jakarta.
Banyak program KPR berjangka yang ditolak karena kredit macet. Budi memperkirakan fenomena pinzol sedang menjalar ke generasi muda, khususnya pelajar.
“Jadi kalau dia ajukan pinjaman, asal lancar, tidak masalah. Soalnya kebanyakan jaminan online kualitasnya buruk,” kata Budi.
Budi mengatakan, BTN melaporkan hal tersebut ke tim tuan rumah Presiden terpilih Prabowo Subianto. Budi berharap pemerintahan mendatang bisa memberikan formula baru untuk mengatasi hal tersebut.
“Permasalahan ini sudah kami serahkan ke Pokja Perumahan agar ke depan harus ada mekanisme dan solusinya,” kata Budi. “Jika istirahat bisa diberikan, istirahat apa yang akan diberikan?”
Budi mengatakan, permasalahan tersebut tidak hanya menjadi perhatian BTN saja, tapi juga Asosiasi Pengembang Perumahan. Oleh karena itu, banyak pengembang yang kesulitan mengelola dan jual beli rumah, kata Budi.
“Kalau rumahnya dijual ke MBR, pinjamannya sering ditolak karena punya pinjaman bermasalah dan rata-rata pinjaman online karena jumlahnya tidak besar, ada yang Rp 3 juta, Rp 5 juta, paling besar Rp 20. .
Artikel JAHANGIR CIRCLE BTN ke Satgas Perumahan Prabowo: Banyak Pengajuan KPR Ditolak karena Pinjol pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Ada Usulan Tenor KPR Subsidi Jadi Hanya 10 Tahun, Ini Plus dan Minusnya pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Karena KPR rata-rata butuh waktu 10 tahun untuk melunasinya. Jadi sebetulnya tidak perlu lama-lama membantu masyarakat. Toh mereka memberi 20 tahun, mereka manfaatkan. 10 tahun,” kata Budi Gold BUMN Ekspansi ke Indonesia, – Strategi BUMN adalah menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat di Sarina, Jakarta pada Kamis (10/10/2024).
Menurut Budi, pengurangan angsuran KPR bersubsidi akan berdampak positif terhadap upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat berpendapatan rendah. Budi yakin hal ini juga akan mendorong BTN untuk meningkatkan investasi MBR di masa depan.
“Kalau jangka waktu bantuan dikurangi, jumlahnya bisa lebih sesuai kebutuhan anggaran,” kata Budi.
Budi mengatakan, BTN telah menyampaikan usulan tersebut kepada Satgas Perumahan Pemerintahan Prabowo Subianto. Atas permintaan Budi, BTN juga memberikan data rata-rata pembayaran KPR dalam jangka waktu 10 tahun.
“Sebenarnya dukungan tidak diperlukan lagi, sehingga bisa membantu orang lain,” kata Budi. “Masih sangat dibutuhkan, tapi kita lihat saja apakah bisa dimanfaatkan oleh kementerian atau pemerintahan baru.” .
Berbeda dengan Budi, pengamat real estate Anton Siturus mengatakan memperpendek jangka waktu KPR subsidi akan membebani MBR. Hal ini karena memperpendek jangka waktu akan mempengaruhi biaya pelunasan Anda.
“Saya kira 10 tahun itu terlalu singkat, 12-15 tahun itu normal,” kata Anton.
Anton mengatakan jangka waktu KPR bersubsidi adalah kuncinya dan mengatakan 12 hingga 15 tahun adalah angka yang ideal. Penyewaan yang terlalu pendek atau terlalu lama hanya membebani masyarakat, kata Anton.
“Kalau terlalu lama, itu juga tidak baik, karena semakin lama kita membayar, maka kita akan semakin rugi. Kemungkinan besar akan membayar tiga kali lipat. Kalau terlalu cepat membayar, cicilannya akan besar dan berat. Maka lakukanlah. .Di tengah.” kata anton.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Ada Usulan Tenor KPR Subsidi Jadi Hanya 10 Tahun, Ini Plus dan Minusnya pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>