Artikel Susun Kurikulum OBE, Prodi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri Hadirkan Pakar pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Mata kuliah ini dibuka oleh Direktur Digital Marketing Universitas Nusa Mandiri (UNM), Lia Mazia yang memaparkan pentingnya penyiapan informasi OBE untuk kebutuhan bisnis dan mencetak lulusan di era digital.
“Dengan menyusun kurikulum berbasis OBE, kami berharap dapat melahirkan lulusan yang mampu bersaing dan mampu menghadapi pesatnya perkembangan ekonomi digital global,” kata Lia dalam siaran persnya, Jumat (8/11/2024). .
Lia menambahkan, tujuan program pelatihan kurikulum OBE adalah untuk memastikan kurikulum sesuai dengan Standar Pendidikan (OBE) sehingga menghasilkan lulusan yang mampu bekerja.
Lia mengatakan “Perbaiki kurikulum dan kebutuhan dunia usaha dengan menyusun kurikulum terkait ekonomi digital modern, sehingga mahasiswa memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar,” kata Lia.
Menurut Lia, untuk meningkatkan hasil pendidikan tinggi harus mampu membuat kurikulum yang fokus pada pencapaian hasil pembelajaran yang jelas dan terukur, agar tercipta mahasiswa yang mampu bersaing dan era digital.
“Meningkatkan peran guru dalam pemanfaatan informasi dengan memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada guru mengenai desain dan penggunaan kurikulum OBE, sehingga guru dapat secara sukarela berkontribusi terhadap hasil pengajaran dan penilaian.
Lia menambahkan, penyusunan kurikulum berbasis OBE memerlukan kerjasama guru untuk menciptakan kesempatan bagi guru berdiskusi dan bekerjasama dalam menyusun kurikulum, sehingga tercipta lingkungan kerjasama – yang mendukung penggunaan informasi yang benar.
“UNM terus berupaya untuk mengedepankan metode-metode baru dalam pendidikan dengan mengembangkan fakultas yang memiliki pemahaman tentang OBE untuk mempromosikan metode-metode baru dalam pendidikan, untuk meningkatkan hasil belajar mengajar mahasiswa,” imbuhnya.
Lia juga berharap proyek ini dapat menjadi langkah penting dalam mengikuti program Bisnis Digital UNM.
“Kami berharap dengan adanya mata kuliah ini tujuan proyek dapat tercapai, dan seluruh peserta mendapat informasi baru dari pelanggan sehingga dapat berkontribusi dalam pengembangan program pendidikan guna menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang baik dan bersedia berkontribusi pada masyarakat,” tutupnya.
Artikel Susun Kurikulum OBE, Prodi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri Hadirkan Pakar pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Prodi Sains Data UNM Berkontribusi pada Buku Panduan Kurikulum Berbasis OBE APTIKOM pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Untuk mendukung implementasi kurikulum OBE secara keseluruhan, APTIKOM (Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer) meluncurkan Buku Pedoman Kurikulum Berbasis OBE/KKNI/SKKNI APTIKOM 2024 pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) APTIKOM di Medan pada Jumat (25/25). Oktober 2024.
Buku panduan ini disusun oleh Forum Dosen Indonesia (Fordi) Data Science APTIKOM yang melibatkan sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Veteran Jawa Timur, Universitas Nusa Mandiri, Universitas Budi Luhur, Telkom University, Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Surabaya, ITT Telkom Purwokerto, ITT Telkom Surabaya dan Universitas Teknologi Yogyakarta.
Rektor Universitas Nusa Mandiri, Prof. Dwiza Riana menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Since Data Science khususnya Prodi Data Science UNM atas keterlibatannya dalam penyusunan panduan kurikulum berbasis OBE.
“Kami sangat bangga atas keterlibatan Prodi Ilmu Data dalam tim yang menyusun panduan ini. Partisipasi ini menunjukkan bahwa UNM selalu berperan aktif dan memberikan kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan nasional, ujar Prof. Dwiza dalam rilis yang diterima, Rabu (6/11/2024).
Ia berharap dengan bimbingan tersebut, semakin banyak program studi di Indonesia yang dapat mengadopsi kurikulum berbasis OBE dan mempersiapkan lulusan dengan keterampilan unggul.
“Harapannya panduan ini menjadi acuan yang dapat memfasilitasi program gelar ilmu komputer untuk mengembangkan kurikulum yang merespon perkembangan teknologi dan kebutuhan industri sehingga menghasilkan lulusan yang unggul,” imbuhnya.
Sementara itu, Anton, Dekan Fakultas Teknologi Informasi (FTI), menjelaskan komitmennya dalam menerapkan kurikulum berbasis OBE untuk memastikan lulusan memiliki keterampilan yang praktis dan relevan.
“Penerapan kurikulum berbasis OBE di FTI sangat penting untuk memastikan lulusan kita memiliki daya saing di era digital,” kata Anton.
Anton berharap prodi yang berada di bawah FTI dapat terus berpikir inovatif dalam mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri.
– Dengan kurikulum berbasis OBE, kami yakin prodi di FTI dapat melahirkan calon-calon yang berdaya saing tinggi, tegas Anton.
Dalam kesempatan tersebut, Tati Mardiana, Ketua Program Studi Ilmu Data UNM menjelaskan keterlibatannya dalam penyusunan panduan kurikulum berbasis OBE bersama APTIKOM Ilmu Data Karena.
“Keterlibatan kami dalam penyusunan panduan ini merupakan wujud komitmen Prodi Ilmu Data UNM dalam mendukung pendidikan berbasis kinerja. Panduan ini akan menjadi acuan penting bagi perguruan tinggi dalam mengembangkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, kata Tati .
Tati juga menyampaikan bahwa peluncuran panduan ini menjadi momentum bagi Prodi Ilmu Data UNM untuk memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan industri, seiring dengan pengembangan program berbasis OBE.
“Harapannya dengan adanya pembinaan ini, Prodi Ilmu Data UNM dapat terus berkembang dan menghasilkan lulusan yang berkompeten dan mudah beradaptasi. Kurikulum yang kami terapkan akan mendorong mahasiswa untuk berprestasi dan berinovasi, serta menjadi solusi nyata tantangan industri. ” tutupnya.
Artikel Prodi Sains Data UNM Berkontribusi pada Buku Panduan Kurikulum Berbasis OBE APTIKOM pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>