Artikel CIRCLE NEWS Pengamat: Lawan China Peluang Indonesia Raih Kemenangan Pertama pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Sebagai perbandingan langsung, data RSSSF menunjukkan Indonesia kalah dengan China yang hanya meraih satu kemenangan dari 17 pertandingan. Namun kali ini ceritanya berbeda. Tim besutan Shin Tae-yong berpeluang besar meraih kemenangan pertamanya di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
China saat ini berada di peringkat terbawah Grup C atau peringkat keenam. Tim besutan Branko Ivankovic tak meraih satu poin pun karena kalah sebanyak tiga kali dalam tiga laga yang dimainkan. China dibungkam Jepang 0-7, dikalahkan Arab Saudi 1-2, dan dikalahkan Australia 1-3.
Tim Garuda kini tak terkalahkan dalam tiga pertandingan, mengoleksi tiga poin, dan unggul satu tingkat dari China di Grup C. Dua lawan yang mengalahkan China ditarik oleh tim Garuda. Indonesia bermain imbang 1-1 dengan Arab Saudi, 0-0 dengan Australia, dan 2-2 dengan Bahrain.
“Peluang menang melawan China lebih besar. Tiongkok saat ini sedang dalam krisis. Semoga Indonesia bisa memanfaatkan momentum ini untuk meraih kemenangan pertamanya. Peluang meraih tiga poin sangat besar,” kata Kesit.
Kesit menekankan ketenangan dan konsentrasi permainan timnas Indonesia harus dijaga hingga pertandingan berakhir. Hal ini untuk mencegah terulangnya kemenangan yang menguap di depan mata saat melawan Bahrain.
Kesit menilai membangun chemistry di lini pertahanan sangat penting. Penggunaan Mees Hilger membuat pertahanan Indonesia yang dibangun Jay Idzes dan Jordi Amat cukup baik.
“Hanya ada detail kecil yang masih disempurnakan. Mungkin karena Hilgers baru debut,” ujarnya.
Kesit menyambut baik kehadiran Malik Risaldi yang sejak awal dipercaya Shin Tae-yong untuk bermain melawan Bahrain. “Dengan Malik Risaldi lini serang kami lebih variatif. Malik bisa diandalkan untuk mengganggu lini pertahanan lawan. Mobilitasnya cukup baik, bergerak dari kiri ke kanan dan tengah. “Itu penting untuk memecah konsentrasi pertahanan lawan,” ujarnya. Kotoran.
Artikel CIRCLE NEWS Pengamat: Lawan China Peluang Indonesia Raih Kemenangan Pertama pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE China Vs Indonesia, Rekor Pertemuan tak Memihak Skuad Garuda pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Melihat kondisi kedua tim saat ini, harapan untuk meraih kemenangan perdana di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia Asia 2026 sangat besar. Di grup C, tim Indonesia unggul satu tingkat dibandingkan tim Tiongkok. Tim Indonesia berada di peringkat kelima dengan tiga poin dari tiga kali seri, sedangkan tim Tiongkok nol poin dari tiga kekalahan.
Meski begitu, Jay Eases dkk tidak bisa menganggap remeh lawannya. Sebab jika melihat pertemuan kedua negara, China terlalu keras terhadap Indonesia. Menurut catatan Rec.Sport.Soccer Statistics Foundation (RSSSF), situs yang mencatat hasil sepak bola dunia, tim Indonesia dan China sudah saling berhadapan sebanyak 17 kali. Hasilnya, Indonesia hanya menang sekali dan seri dua kali. dan mengalami 14 kegagalan.
Satu-satunya kemenangan Indonesia diraih 67 tahun lalu, tepatnya pada laga pertama pertemuan Piala Dunia 1958 di Jakarta pada 12 Mei 1957. Saat itu, tim Indonesia menang 2-0.
Tim Garuda tidak pernah menang lagi. Maksimal hanya imbang. Pertemuan terakhir terjadi di China pada tahun 2013. Pada kualifikasi Piala Asia 2015, Indonesia kalah 0-1.
RSSSF mencatat ada pertandingan Piala Raja Thailand tahun 1987. Namun nama Indonesia saat itu adalah Galatama XI. Di babak penyisihan grup A, Galatama XI berhasil mengalahkan tim Tiongkok yang diwakili tim Hubei dengan skor 3-1. RSSSF tidak mencatat hal ini sebagai pertemuan formal antara Indonesia dan Tiongkok.
Melansir laman RSSSF, berikut transkrip pertemuan Indonesia-China:
1. 12 Mei 1957, Jakarta
Babak pertama kualifikasi Piala Dunia 1958
Indonesia 2-0 Tiongkok (menang)
2. 2 Juni 1957, Beijing, Tiongkok
Leg kedua babak pertama kualifikasi Piala Dunia 1958
Indonesia 3-4 Tiongkok (kalah)
3. 23 Juni 1957, Yangon
Babak pertama play-off kualifikasi Piala Dunia 1958
Indonesia 0-0 Tiongkok (seri)
,
Artikel JAHANGIR CIRCLE China Vs Indonesia, Rekor Pertemuan tak Memihak Skuad Garuda pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel CIRCLE NEWS China Bertekad Bangkit di Kualifikasi Piala Dunia Saat Jamu Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Karena itu, China bertekad bangkit dan meraih poin pertamanya saat menjamu Indonesia di kandang sendiri di Qingdao Youth Stadium, Selasa (15/9/2024) malam. Laga ini memberi kesempatan lagi bagi tim besutan Branko Ivankovic untuk bangkit.
China mengawali babak kualifikasi dengan buruk, dipermalukan Jepang 7-0 sebelum dikalahkan 2-1 oleh Arab Saudi yang bermain dengan 10 pemain. Pada hari Kamis, Tiongkok kehilangan keunggulan 1-0 dan kalah 1-3 dari Australia pada hari Kamis. Kekalahan berturut-turut membuat China berada di posisi terbawah Grup C dengan poin nol dan selisih gol 2-12 atau minus 10 gol.
Dua tim teratas di setiap grup akan langsung lolos ke Piala Dunia, sedangkan tim peringkat ketiga dan keempat akan melaju ke babak keempat kualifikasi tambahan. Ivankovic menekankan bahwa Tiongkok mengincar finis empat besar. Laga melawan Indonesia adalah awal dari pertarungan sesungguhnya, kata sang pelatih dikutip Xinhua, Senin (16/10/2024).
Saat ini, finis di dua posisi teratas grup akan menjadi tugas yang sulit bagi Tiongkok, namun mencapai babak kualifikasi keempat adalah tujuan yang realistis. Setelah kalah dari tiga tim reguler Piala Dunia Jepang, Arab Saudi dan Australia, Tiongkok tidak boleh melakukan kesalahan apa pun saat melawan Indonesia.
Komentar Ivankovic mungkin membuat heran karena beberapa masalah telah disorot dalam tiga pertandingan pertama di Tiongkok. Timnas China menunjukkan kelemahan dalam bertahan dari kotak penalti, kendala fisik di fase akhir pertandingan, dan tidak bermain reguler. Meskipun demikian, manajer dan pemain telah menyatakan ambisi mereka dan bagi sebagian besar pendukung tuan rumah, kemenangan kandang akan dianggap sebagai kegagalan.
Tiongkok masih mengalami beberapa masalah kesehatan setelah Fei Nanduo meninggalkan tempat latihan. Di sisi lain, pencetak gol Australia Si Weneng juga mengalami cedera ringan. Namun, ada juga kabar baik karena pencetak gol Wu Lei kembali bersama penyerang kelahiran Brasil A Lan.
Berharap China bisa memberikan respons yang menggembirakan, Indonesia pun berharap bisa meraih tiga poin. Tim-tim Asia Tenggara sudah lama menjadi tim yang mudah dikalahkan oleh Tiongkok, namun kini segalanya berbeda.
Meski memiliki rekor buruk melawan China, Indonesia merupakan tim yang lebih baik dibandingkan laga sebelumnya. Dengan bantuan tambahan dari pemain naturalisasi, yang banyak di antaranya bermain di Liga Europa, Tiongkok melihat Indonesia sebagai tim baru yang tidak bisa diabaikan, sebagaimana dibuktikan dengan penampilan kuat di pertandingan pembuka mereka melawan Arab Saudi, Australia, dan Bahrain.
Meskipun pemimpin klasemen Jepang mengumpulkan sembilan poin dari sembilan pertandingan, lima tim tersisa di grup hanya tertinggal empat poin dari mereka, jadi kemenangan bisa membalikkan keadaan.
Terakhir, Ivankovic berada di bawah tekanan yang semakin besar karena ia dikritik karena taktiknya, pergantian pemain, dan bahkan beberapa komentarnya dalam konferensi pers.
Meskipun Asosiasi Sepak Bola Tiongkok memberikan mosi percaya kepada sang pelatih, pria berusia 70 tahun itu masih membutuhkan dorongan moral untuk memulihkan reputasinya.
Artikel CIRCLE NEWS China Bertekad Bangkit di Kualifikasi Piala Dunia Saat Jamu Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel CIRCLE NEWS Timnas Indonesia Gelar Latihan Perdana di Qingdao pada Sabtu pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Latihan ini sebagai persiapan tim Garuda menghadapi China pada laga keempat Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Asia Piala Dunia 2026 Zona. Laga tersebut akan digelar di Qingdao Youth Football Stadium pada Selasa 15 Oktober 2024 pukul 19:00 WIB.
Para pemain tampak antusias dengan persiapan sesi latihan kali ini. Mereka sepertinya sudah melupakan kekecewaan karena disamakan Bahrain lewat gol di menit akhir yang kontroversial.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, membagi latihan pagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah para pemain yang turun ke lapangan untuk bertanding melawan Bahrain. Kelompok pemain ini sedang berlatih di gym.
Sedangkan pemain yang kemarin tidak bermain berlatih normal di lapangan, kata Shin Tae Yong dalam keterangan resmi PSSI usai memimpin sesi latihan.
Terkait kondisi sang pemain, pelatih berusia 53 tahun itu menyebut tidak ada masalah berarti. Hanya Jordi Amat dan Sandy Walsh yang mengalami luka ringan dan akan pulih dalam waktu dekat.
“Kecuali Jordi Amat dan Sandy Walsh yang mengalami luka ringan, semua orang baik-baik saja. “Kita tinggal beradaptasi dengan cuaca dan cuaca, karena cuacanya berbeda dari sebelumnya,” kata Sheen.
Artikel CIRCLE NEWS Timnas Indonesia Gelar Latihan Perdana di Qingdao pada Sabtu pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>