Artikel Malut United Pastikan Sayuri Bersaudara tak Alami Cedera pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Lalu pada menit ke-88, giliran Yance yang diusir keluar lapangan dan digantikan Muhamad Rio Saputro. Namun Malut melalui tim dokter yakni dr. Feras Ardiles memastikan kedua pemainnya tidak mengalami cedera.
Dokter tim Malut United memastikan Yakob dan Yance Sayuri tidak mengalami cedera serius saat melawan Persita Tangerang pada Senin, demikian isi surat yang diterima wartawan dari manajemen Malut.
Yakob dan Yance dipanggil kembali oleh pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong untuk laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Jepang dan Arab Saudi. Pada babak kualifikasi Piala Dunia 2026 sebelumnya, kedua pemain tersebut tidak dipanggil oleh Pelatih Shin.
Dalam jumpa pers usai laga, Pelatih Malut Imran Nahumarury menyambut baik kembalinya Sayuri bersaudara ke timnas Indonesia.
“Saya rasa ini kesempatan bagus untuknya, agar masyarakat di sana tidak berpikir negatif jika dia menolak setiap kali dipanggil. Dengan pemanggilan ini, menurut saya itu bagus untuknya dan dia berkomitmen untuk bergabung dengan tim nasional. “Secara pribadi, teman-teman saya yang mewakili manajemen mengucapkan selamat kepada saudara-saudara Sayuri yang telah bergabung di timnas,” kata Imran.
Timnas Indonesia akan menghadapi Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 15 November sebelum menjamu Arab Saudi pada 19 November.
Artikel Malut United Pastikan Sayuri Bersaudara tak Alami Cedera pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Pelatih Arema FC Ungkap Kunci Keberhasilan Taklukkan Malut United pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Dalam jumpa pers pascalaga di Kota Blithar, Joel Malut mengatakan transisi cepat diterapkan secara maksimal saat melawan United. Apalagi setelah masuknya Dedik Setiawan dan William Markilio.
“Di babak pertama, kami bertahan dan melakukan umpan-umpan cepat, namun Dedic, William Dalberto, dan Locolingoy melakukan tendangan bebas untuk membantu transisi berhasil,” kata Joel.
Menurut Joel, kedatangan William dan Dedick mempengaruhi aliran bola dari lini pertahanan ke sektor penyerangan tim. Selain itu, para pemain di lapangan bisa lebih leluasa bergerak untuk mengatur serangan dengan bola-bola pendek atau mencari ruang untuk dimanfaatkan.
Kehadiran kedua pemain tersebut dilengkapi dengan masuknya pemain lainnya, Samuel Balinsa, yang turut berkontribusi dalam kemenangan Arema FC pada laga tersebut.
“Dua pekan ini saya sudah memikirkan transisi cepat, yakni memperkuat lini tengah, dan selanjutnya kami akan lebih siap mengalahkan Malut United,” ucapnya.
Arema FC mengalahkan Malut United 3-1 lewat tiga gol Singo Edan yang dicetak William Markilio menit ke-52, 90+1, dan Dalberto menit ke-81. Sementara satu-satunya gol Malut United dicetak Obakob Sayuri pada menit ke-39.
Tambahan tiga poin membawa Arema FC ke peringkat kedelapan dengan 12 poin, sedangkan Malut United di peringkat kesembilan dengan 11 poin.
Kemenangan atas Malut United ini menjadi modal bagi Arema FK yang akan melakoni laga kandang keempat Liga 1 musim 2024/2025 pada 26 Oktober 2024 melawan Persija Jakarta di Stadion Soepriadi.
“Kedepannya kami berharap dapat memberikan hasil positif untuk para penggemar selama kami berada di sini dan sebelum kami kembali ke Kanjuraho.”
Pemain Arema FC Samuel Balinsa mengaitkan kemenangan tersebut berkat semangat juang yang ditunjukkan seluruh rekan satu timnya di lapangan. Pasalnya meski tertinggal, para pemain Singo Edan terus berjuang untuk meraih tiga poin pertama di laga kandang.
Artikel Pelatih Arema FC Ungkap Kunci Keberhasilan Taklukkan Malut United pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Arema FC Amankan Tiga Poin Usai Kalahkan Malut United 3-1 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Tuan rumah sempat tertinggal 0-1 berkat gol Yakob Sayuri. Namun Arema FC mampu bangkit di babak kedua berkat tiga gol, masing-masing dua gol pemain pengganti William Moriera dan satu gol Dalberto.
Berkat tambahan tiga poin, Arema FC kini berada di peringkat kedelapan klasemen dengan raihan 12 poin hasil tiga kali menang, tiga kali imbang, dan dua kali kalah, sama dengan Persija dan PSBS Biak. Sedangkan Malut United masih berada di peringkat 11 dengan perolehan poin sembilan, hasil dua kali menang, tiga kali imbang, dan tiga kali kalah.
Pertandingan berjalan dengan kecepatan sedang sejak awal. Serangan mengalir dari kedua tim, namun tidak terlalu berbahaya.
Pada menit ke-22, Arema mendapat peluang terbaik melalui Charles Lokolingoy. Kemelut di depan gawang Malut United masih bisa diblok bek Malut United Cassio Scheid.
Pada menit ke-28, Malut United mendapat peluang melalui Adriano yang menerima umpan Darel, namun tendangannya masih melebar dari sasaran.
Pada menit ke-33, Arema mengancam lewat tendangan jauh Dalberto, namun sayang masih bisa diblok kiper Malut United. Semenit kemudian, Dalberto kembali mendapat peluang, setelah mendapat umpan matang di kotak penalti, tendangannya masih melebar.
Pada menit ke-40, Yakob Sayuri membuat Malut United unggul 1-0. Tendangan bebas di luar kotak penalti bisa dimaksimalkan. Bola melewati pagar hidup pemain Arema dan membobol gawang Lucas Frigeri.
Pada menit ke-45+2, Lokolingoy melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun masih jauh dari gawang Malut United. Semenit kemudian, Sayuri bersaudara mengancam gawang Arema FC namun gagal mencetak gol hingga babak pertama berakhir.
Arema mendominasi babak kedua. Pada menit ke-51, William Moriera yang masuk di awal babak kedua berhasil menyamakan kedudukan untuk Arema sehingga membuat kedudukan menjadi 1-1. Aksinya berkolaborasi dengan Dalberto, umpan back-heel diakhiri dengan bola yang ditempatkan di kanan gawang Malut United yang tak mampu dijangkaunya.
Pada menit ke-57, Arema mendapat dua peluang berturut-turut, semuanya berkat aksi Moriera. Namun bek Malut United masih mampu membloknya.
Tiga menit berselang, Dalberto yang berhadapan dengan kiper Malut Fahri tak mampu membawa Arema unggul. Fahri memblok tembakannya dari kotak penalti, yang hanya menghasilkan sepak pojok.
Pada menit ke-61, Thales Lira mendapat kartu kuning karena menjatuhkan pemain pengganti Malut United, Mansaray, dalam tendangan penalti. Setelah dilakukan pengecekan VAR, penalti diberikan kepada Malut United. Sayangnya, Mansaray yang kemudian menjadi algojo gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangan penalti diberikan kiper Arema, Lucas Frigeri yang mampu memblok bola.
Pada menit ke-80, Dalberto Arema membuat kedudukan menjadi 2-1. Tendangan pertama dari luar kotak penalti membobol gawang Malut United, hasil umpan matang Samuel Gideon Balinsa yang baru datang pada menit ke-79.
Pada perpanjangan waktu, kiper Fahri melakukan blunder dengan memblok bola di kaki William Moriera. Ia melepaskan tendangan tak terlalu cepat ke samping yang tak mampu dijangkau Fahri. Gol ini membuat Arema unggul 3-1 dan mengamankan tiga poin.
Artikel Arema FC Amankan Tiga Poin Usai Kalahkan Malut United 3-1 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>