Artikel Menteri UMKM: Indonesia Punya Peringkat Unggul di Industri Modest Fashion Global pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Gedung Produksi Bersama ini diresmikan pada tanggal 17 Februari 2024 oleh Kementerian UMKM (d/h Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah) untuk mempromosikan produk kulit lokal agar terus berkembang dan berdaya saing di pasar. “Kami membangun Rumah Produksi Bersama (RPB), yaitu komunitas kulit di Garut yang merupakan salah satu bahan baku industri fashion yang kini sudah bergerak dan berjalan. “Setelah acara ini, saya selaku Menteri UMKM akan mencoba untuk meningkatkan volume pemesanan rumah kulit kombinasi untuk mendukung para desainer dan penggiat mode,” kata Maman saat membuka Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF), di Jakarta, Rabu (30/10/2024)).
Maman mengatakan Indonesia sudah memiliki ekosistem ekonomi sederhana yang kuat, menempati peringkat ketiga negara ekonomi sederhana terbaik tahun 2023 menurut Skor Indikator Ekonomi Islam Global. Oleh karena itu, keterlibatan UMKM dalam ajang IN2MF merupakan langkah strategis untuk menunjang potensi UMKM dan naik kelas.
“Indonesia mempunyai peringkat yang lebih tinggi dalam industri sederhana global. Peristiwa ini juga menunjukkan bahwa terdapat ruang dan peluang perbaikan yang sangat besar bagi UMKM,” kata Maman.
Maman mengapresiasi Bank Indonesia yang telah memfasilitasi UMKM untuk menampilkan koleksinya di panggung IN2MF. Ia juga berharap kedepannya UMKM bidang fashion dapat bersaing di pasar nasional dan internasional.
“Presiden Prabowo Subianto sudah memberikan amanah bagaimana mengembangkan UMKM di seluruh Indonesia. Faktanya UMKM yang dipromosikan belum banyak, jadi saya berharap acara ini bisa menjadi upaya kita semua agar UMKM bisa terus maju. di kelas,” kata Mman.
Sebagai informasi, Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) resmi digelar pada Rabu (30/10/2024) di Jakarta Convention Center (JCC). Dengan mengusung tema yang mengusung tema “Raising Sustainable Modest Fashion to the Global Stage”, IN2MF tahun ini melibatkan 218 desainer dan brand asal Indonesia, serta menampilkan 1573 koleksi busanamode terkini. IN2MF merupakan bagian dari Festival Ekonomi Syariah Indonesia (ISEF) 2024 yang merupakan acara ekonomi dan keuangan syariah tahunan terbesar di Indonesia yang menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai kegiatan di bidang ekonomi dan keuangan syariah.
Artikel Menteri UMKM: Indonesia Punya Peringkat Unggul di Industri Modest Fashion Global pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Menteri UMKM: Indonesia Punya Peringkat Unggul di Industri Modest Fashion Global pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Rumah Produksi Bersama ini diluncurkan pada tanggal 17 Februari 2024 oleh Kementerian UKM (dahulu Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah) untuk memajukan usaha lokal agar terus tumbuh dan bersaing di pasar. “Kami telah membangun Rumah Produksi Bersama (RPB), yaitu komunitas kulit di Garut yang merupakan salah satu bahan baku industri manufaktur yang kini akan terus bergerak dan beroperasi. “Setelah acara ini, saya dan Menteri Media akan berusaha meningkatkan jumlah pesanan pembuatan rumah kulit bersama untuk para penasihat dan aktivis ini,” kata Maman saat membuka Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF). di Batavia, Rabu (30/10/2024).
Maman mengatakan Indonesia sudah memiliki perekonomian moderat yang kuat, menduduki peringkat ketiga terbaik sebagai negara moderat pada tahun 2023, menurut Global Score Islamic Economic Indicator. Oleh karena itu, keikutsertaan UKM dalam ajang IN2MF merupakan langkah yang tepat untuk mendorong potensi UKM dan menciptakan kesadaran.
“Indonesia memiliki peringkat industri kecil yang lebih tinggi di dunia. Hasil ini juga menunjukkan posisi dan peluang yang sangat baik bagi kemajuan UKM,” kata Maman.
Maman Bank Indonesia terbukti memberikan kemudahan bagi UKM untuk menampilkan koleksinya di panggung IN2MF. Ia juga berharap ke depannya UKM Tanah Air mempunyai daya saing di pasar nasional dan internasional.
“Saya diinstruksikan oleh Presiden Prabowo Subianto bagaimana cara mengembangkan UKM di seluruh Indonesia. Kenyataannya saat ini tidak banyak UKM yang naik ke puncak, sehingga saya berharap acara ini dapat menjadi upaya kita semua untuk terus memajukan media umum,” kata Maman.
Sebagai informasi, Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) resmi digelar pada Rabu (30/10/2024) di Batavia Convention Center (JCC). Mengusung tema “Elevating Modest Sustainable Fashion on the Global Stage”, IN2MF tahun ini menghadirkan 218 desainer dan brand asal Indonesia dan menampilkan 1573 koleksi terbaru mereka dalam gaya yang sederhana. IN2MF merupakan bagian dari Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024 yang merupakan acara ekonomi dan keuangan tahunan terbesar di Indonesia yang menjadi wadah integrasi berbagai kegiatan di sektor ekonomi dan keuangan.
Artikel Menteri UMKM: Indonesia Punya Peringkat Unggul di Industri Modest Fashion Global pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Maman Abdurrahman: Kementerian UMKM Siap Akselerasi Pertumbuhan 60 Juta Pelaku UMKM pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Pada kesempatan tersebut, Bapak Maman, Menteri UMKM menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan MenKopUKM Teten selama 5 tahun terakhir, banyak kemajuan yang terjadi di bidang koperasi dan UMKM.
“Jadi sangat mudah bagi saya untuk move on. Saya di sini dituduh menjamin kelancaran transisi dengan apa yang dibangun atau peninggalan Pak Teten. Menteri Maman mengatakan: “Saya akan melanjutkan apa yang telah dibangun Pak Teten.
Politisi Golkar itu menuturkan, sebagai menteri UMKM pertama yang dilantik Presiden Prabowo, ia bertugas mengawasi keberlangsungan program yang dilaksanakan selama 10 tahun terakhir pemerintahan, khususnya di bidang UMKM.
Senada dengan pemisahan Kementerian Koperasi dan Kementerian Usaha Kecil dan Menengah, Menteri Maman menegaskan hal itu bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat yang didominasi oleh 60 juta usaha kecil dan menengah, sehingga menciptakan hingga 90 peluang kerja.
Oleh karena itu diperlukan kementerian khusus untuk mengatasi persoalan-persoalan terkait usaha kecil dan menengah yang kami jamin. Bersama-sama UMKM merasakan kehadiran dan kontribusi UMKM,” kata Menteri UMKM.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Menteri Maman mengajak semua pihak untuk bahu-membahu menjalin kerja sama yang positif dan memberikan kontribusi yang efektif kepada 60 juta usaha kecil dan menengah di seluruh Indonesia.
“Hari ini saya juga mengundang mitra Komisi VII DPR. “Mulai dari Pertamina, PLN, MIND ID, BRI, BNI, Bank Mandiri hingga emiten lainnya, kami siap berkontribusi terhadap pertumbuhan usaha kecil dan menengah di Kabupaten secara keseluruhan.
Tak hanya itu, Menteri Hun Manet juga mengimbau semua pihak untuk tidak khawatir, meski Kementerian terpecah menjadi dua, namun tetap optimis terhadap kemajuan. Selain itu, optimisme pemerintahan Presiden Prabowo untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi hingga 8% harus didukung dengan menelusuri pertumbuhan dan kontribusi UMKM yang mencakup 90% angkatan kerja dan sebagian besar merupakan pekerja informal.
Insya Allah jangan khawatir, meski kementerian dibagi dua anggaran kecil, tapi cakupan kegiatannya luas, ”tegas Maman.
Hal ini menurut Menteri UMKM mencerminkan optimisme yang disampaikan kepada seluruh jajaran Kementerian UMKM dan seluruh pemangku kepentingan UMKM. Diharapkan dalam lima tahun ke depan, Kementerian UMKM bersama pemangku kepentingan, baik swasta maupun masyarakat, akan terus memberikan dukungan kepada usaha kecil. dan usaha menengah.
Sementara itu, Teten Masduki, MenKopUKM 2019-2024 menyampaikan dukungan dan terima kasih kepada Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Ia mengatakan, memperkuat perekonomian masyarakat bukanlah hal yang mudah, banyak tantangan yang harus dihadapi.
Saya yakin Maman dengan latar belakang dan pengalamannya di DPR serta menjadi pengusaha bisa lebih cepat dari saya, kata Teten.
Oleh karena itu, Teten yakin dengan kepemimpinan Kementerian UMKM di bawah Maman Abdurrahman saat ini, usaha kecil dan menengah akan terus berkembang.
“Semoga berhasil, Bu.” Insya Allah kalau butuh, saya selalu siap membantu, kata Teten.
Artikel Maman Abdurrahman: Kementerian UMKM Siap Akselerasi Pertumbuhan 60 Juta Pelaku UMKM pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>