Artikel Isu PHK Industri Hotel Akibat Efisiensi, Ini Kata Menteri Pariwisata pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Kami memiliki PRI.
Dia menekankan bahwa pemerintah akan terus memantau situasi. Terlepas dari dampak kinerja anggaran, pemerintah berharap bahwa industri pariwisata akan berlanjut dan berubah. “Tunggu pengumuman itu, itu akan segera diumumkan,” kata Denbar.
Sebelumnya, pemimpin Java Barat Dodi Ahmad Sofiyadi mengatakan bahwa banyak kementerian regional dan banyak mesin telah dibatalkan oleh hotel dan restoran sejak Januari 2025. Pembatalan adalah hasil dari kinerja anggaran yang digunakan oleh pemerintah pusat dan daerah.
Dikhawatirkan situasi ini akan berdampak besar pada industri perhotelan. “Hotel dan pariwisata dapat mengurangi karyawan mereka setidaknya 50 persen dari pekerja saat ini,” kata Dodi beberapa tahun yang lalu.
Dodi menambahkan bahwa pekerjaan hotel (industri) harus 50 persen sehingga kegiatannya akan stabil. Namun, sejak awal tahun 2025, pekerjaan rata -rata hanya 35 persen, membuat situasi lebih sulit. Jika situasi ini berlanjut, ancaman pemecatan akan jelas.
“Para pekerja di sub-kontraktor hotel adalah sama,” katanya. Dodi meminta pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan kinerja anggaran sehingga konsekuensinya tidak tersebar luas.
Artikel Isu PHK Industri Hotel Akibat Efisiensi, Ini Kata Menteri Pariwisata pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Menpar: Penyebaran Wisatawan di Bali Belum Merata pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyadari tantangan yang dihadapi Bali terkait dengan pemerataan wisatawan yang tercermin pada Fodor’s No List 2025, kata Widi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (23/11/2024).
Widi memastikan Kementerian Pariwisata akan terus berupaya mendorong pemerataan wisatawan di Bali. Kemenpar, lanjut Widi, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan meluncurkan paket wisata 3B yakni Banyuwangi-Bali Barat-Bali Utara yang bertujuan untuk meningkatkan pilihan destinasi wisatawan.
“Paket wisata yang ditawarkan mencakup seluruh daya tarik masing-masing daerah. Mulai dari alam, budaya, produk wisata buatan, desa wisata dan lain-lain seperti Desa Wisata Les, Lovina, hingga Pemuteran di Bali utara,” kata Widi.
Kabupaten Jembrana merupakan rumah bagi Taman Nasional Bali Barat dengan atraksi Burung Jalak Bali. Saat ini sudah banyak tempat wisata di banyuwangi seperti Desa Wisata Kemiren, G-Land, Alas Purwo dan yang tak kalah menariknya adalah Kawah Ijen.
Widi mengatakan, Kemenpar juga mengundang masyarakat untuk berdiskusi tentang perkembangan pariwisata di Bali Utara, serta mengundang sejumlah jurnalis lokal dan asing untuk memberitakan langsung dari beberapa lokasi di Kabupaten Buleleng Bali Utara. Dengan berbagai langkah tersebut, Widi berharap dapat mengurangi kesenjangan pariwisata dan mengembangkan pariwisata di Bali yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat setempat.
Wakil Menteri Pembangunan Infrastruktur Perekonomian Kemenpar Haryanto mengatakan Kemenpar berkomitmen mengembangkan kebijakan pariwisata berkelanjutan untuk melindungi budaya, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat Bali.
“Kami juga meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, dan masyarakat lokal untuk mengatasi permasalahan seperti pengelolaan sampah, pencemaran lingkungan, dan tekanan sosial yang ditimbulkan oleh pariwisata,” kata Haryanto.
Langkah praktis yang dilakukan adalah pengelolaan lokasi dengan mendistribusikan wisatawan ke berbagai wilayah Bali dan lima Situs Prioritas Tinggi (DPSP) yang berdekatan dengan Bali (Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang).
“Kami berupaya mengoordinasikan seluruh instansi untuk menindak tegas wisatawan yang melanggar hukum, adat istiadat, dan tradisi serta wisatawan yang menyalahgunakan visanya,” kata Harianto.
Kemenpar juga terus mendorong pariwisata berbasis komunitas, memperkuat peraturan lingkungan hidup, serta mengedukasi wisatawan dan pemangku kepentingan terkait agar lebih menghargai budaya lokal dan melestarikan alam Bali secara berkelanjutan.
Artikel Menpar: Penyebaran Wisatawan di Bali Belum Merata pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>