Artikel Target Serapan Beras Sampai 3 Juta Ton, Ini Harapan Mentan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Sebagai langkah tertentu, pemerintah memberikan anggaran RP. 16 triliun dari anggaran pemerintah untuk mendukung kenaikan gandum. Pada awal sejuta juta juta juta juta juta juta juta juta juta juta juta juta juta juta dari juta juta dari juta juta dari juta, diperkirakan bahwa tujuan ini diperkirakan memperluas perlindungan dunia dan makanan yang cepat.
Mudah -mudahan pemerintah melalui sinergi antara pertanian pertanian, bullglog, bapanas, papama dan dukungan TNA dan Polor, tujuan menariknya makanan dapat ditemukan.
Artikel Target Serapan Beras Sampai 3 Juta Ton, Ini Harapan Mentan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Potong Rantai Distribusi Pangan, Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Bisa Jadi Solusi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Presiden memiliki ide besar, sebuah desa dengan satu tembaga. Kami menempatkan kerjasama merah -putih dan ini akan menjadi harga yang stabil, operasi pasar tidak lagi diperlukan,” kata Mentan dalam pengawasan operasi murah di pasar makanan di East Jakarta Post, Sabtu (8/3/2025).
Menteri Pertanian menekankan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Selain promosi operasi murah di pasar makanan, di masa depan, kerjasama Red -dan White Village akan diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subiano untuk mengurangi rantai pasokan dan memberikan harga staples bagi masyarakat.
Amran mengungkapkan bahwa rantai distribusi makanan dapat menyederhanakan dari delapan baris sebelumnya menjadi delapan baris sebelumnya menjadi tiga baris dengan perusahaan distribusi makanan. Oleh karena itu, harga staples bisa lebih terjangkau dan lebih stabil.
“Ini adalah solusi permanen bagi presiden yang merupakan rantai pasokan delapan hingga tiga jalur, dari petani, co -ss, langsung ke konsumen,” katanya.
Dia menjelaskan bahwa kehadiran Coch dan White Village co -ooperative dapat memberikan manfaat, salah satunya memiliki masalah praktik menengah (perantara) yang menggunakan distribusi staples ini.
“Middleman menghasilkan untung sembilan staples menjadi Rp 313 triliun. Pemerintah ini telah membangun sistem solusi permanen, setiap desa dengan satu kerja sama. Kekuatan pendorong yang indah? Ini adalah kekuatan pendorong kemudian, termasuk teka -teki PT Indonesia,” jelasnya.
Presiden Prabowo Subianto akan membentuk Coch dan White Village Co -ooperative sebagai solusi terintegrasi untuk mendukung keamanan pangan dan ekonomi desa. Kehadiran tujuan rekanan ini bertujuan untuk menyerap produksi pertanian komunitas pedesaan dengan harga pemerintah.
Oleh karena itu, program ini diharapkan memiliki dampak positif pada petani dan masyarakat yang lebih luas.
Selain itu, dalam pekerjaan pasar makanan murah di East Jakarta Post, Menta juga menekankan bahwa tidak ada pedagang menjual kopling di atas harga eceran tertinggi (HAT).
Dia menekankan bahwa akan ada langkah tertentu terhadap perusahaan atau pedagang yang meruntuhkan ketentuan topi.
“Ini adalah pesan presiden, jangan menjualnya dengan topi, tidak ada alasan. Mengapa? Ada banyak stok, panen panen beras berlimpah, stok di gudang berlimpah, minyak goreng kami adalah produsen terbesar di dunia. Tidak ada alasan, semua barang ini berlimpah,” kata menteri.
Artikel Potong Rantai Distribusi Pangan, Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Bisa Jadi Solusi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Amran Copot 11 Pegawai Kementan Diduga Terlibat Proses Pengadaan Pupuk Palsu pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Secara spesifik, empat perusahaan tidak memenuhi persyaratan. Kadar NPK hanya nol persen dari standar 15 persen. Kementerian Pertanian mengirimkan dokumen tersebut ke lembaga penegak hukum. Kemudian diproses di sana.
Pupuk dari 23 perusahaan sisanya tidak memenuhi standar yang ditetapkan Kementerian Pertanian. Saat ini sedang dalam proses internal yaitu di Irjen Kementerian Pertanian. Jika terbukti bersalah, mereka akan diserahkan ke aparat penegak hukum.
“Ada pegawai Kementerian Pertanian yang memproses semua lelang ini. Mohon maaf, ada 11 orang yang kami disabilitas. Hari ini kami minta suratnya, 11 orang penyandang disabilitas,” kata Amran dalam siaran persnya. Konferensi di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (26/11/2024).
Ia mempersilakan perwakilan media untuk meminta informasi detail kepada Irjen Kementerian Pertanian. Dia mengisyaratkan, yang ada hanyalah direktur, disusul pejabat eselon II, eselon III, dan juga staf yang menangani pembelian pupuk. Menurut Mentan, pihaknya merespons laporan tersebut melalui kontak bersama.
Nomor kontak 081235397615. Amran mengucapkan terima kasih kepada awak media yang turut andil dalam pendistribusian nomor tersebut. Oleh karena itu, beberapa dugaan pelanggaran di wilayah Kementerian Pertanian, termasuk yang baru saja terjadi, mulai bermunculan.
“Soal pertanian, sampaikan langsung kepada kami, rakyat kecil, apa saja yang akan merugikan pertanian kita. Setelah menerima laporan tersebut, kami langsung menyelidiki direktur tersebut dan memecatnya. Kita keluarkan lalu dicek lagi, barang yang masuk, sampelnya benar, jadi kita periksa sampelnya di lab, awalnya benar, semuanya benar, tapi yang dikirim ke petani ternyata salah. . Tidak sesuai spesifikasi, ada yang abal-abal, bukan pupuk, sudah kita konfirmasi, kita proses penegakan hukum,” kata Bone, Sulawesi Selatan.
Amran mencatat, proses verifikasi sampel dilakukan sesuai prosedur. Mereka mengirimkannya ke laboratorium pengujian Institut Pertanian Bogor (IPB), pusat pengujian standar tanah dan pupuk, dll. Sebanyak tiga laboratorium digunakan. Semuanya menunjukkan empat perusahaan memiliki pupuk palsu.
Hal ini menjamin transparansi seluruh proses di Kementerian Pertanian. Semua pihak bisa mengikuti dinamika apa pun yang ada di dalamnya. Termasuk mengambil tindakan terhadap dugaan pelanggaran.
Artikel Amran Copot 11 Pegawai Kementan Diduga Terlibat Proses Pengadaan Pupuk Palsu pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Cetak Sawah dan Optimalisasi Lahan, Ini Dua Cara Konkret Kejar Swasembada Pangan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Setelah mengembangkan ide-ide yang berbeda, pejabat dari Departemen Pertanian turun ke lapangan untuk menerapkan metode yang diusulkan. Keduanya merupakan bagian dari proyek Oplah (Percetakan Sawah dan Optimasi Lahan). Contoh nyata dari praktik ini adalah yang dilakukan oleh Brigade Pangan di Kalimantan Tengah.
“Hari ini kami meninjau langsung pencetakan dan produksi beras yang dilakukan kelompok pangan. Harapannya swasembada bisa segera tercapai,” kata Amran saat berkunjung ke Blok B2, Desa Sumber Agung, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Jumat (22/11/2024), dikutip dari keterangan resmi Kementerian. Pertanian, Minggu (24/11 .2024).
Sebagai dukungan konkrit, Kementerian Pertanian memberikan paket bantuan berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan), benih, dolomit, dan pupuk. Pemerintah juga memberikan kesempatan memperoleh dana melalui perbankan untuk mendukung kelompok brigadir utama dalam meningkatkan produksi.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Andi Nur Alamsyah menjelaskan, proyek ini diharapkan dapat meningkatkan Indeks Tanam (IP) dari satu kali menjadi tiga kali dalam setahun.
“Kami berharap akan ada peningkatan besar dalam budidaya padi di negara ini di masa depan. Khususnya tujuannya untuk meningkatkan IP dari satu menjadi dua atau bahkan tiga,” jelas Andi.
Sejauh ini, pekerjaan pencetakan padi telah dilakukan pada lahan di Kabupaten Kapuas seluas 1.414,9 hektare, dari target tahun 2024 seluas 1.785 hektare. Pemerintah juga berencana memperluas lahan pada tahun 2025 dengan target seluas 150.000 hektare di Kalimantan Tengah.
“Dengan upaya ini, kami yakin swasembada pangan dapat tercapai dengan cepat dan efektif sesuai instruksi Menteri Pertanian,” kata Andi sambil menambahkan.
Direktur Jenderal Keuangan PSP Teddy Dirhamsyah mengungkapkan, proyek pencetakan dan pendistribusian padi ini melibatkan banyak pekerjaan dari perbankan, termasuk Himbara dan bank daerah. “Dukungan bank ini sangat penting untuk membantu kelompok tani yang mengurusi pertanahan, budidaya padi, dan distribusi di 12 wilayah,” kata Teddy.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran mengatakan kehadiran perbankan dan lembaga keuangan membawa minat baru dalam pengelolaan uang. Menurut dia, pihak perbankan juga melihat pasokan alat dan mesin pertanian sudah tepat dan bisa diukur.
Artikel Cetak Sawah dan Optimalisasi Lahan, Ini Dua Cara Konkret Kejar Swasembada Pangan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Kejar Swasembada Pangan, Prabowo Kunjungi Lahan Sawah di Papua pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Berdasarkan informasi resmi yang diterima di Jakarta, Prabowo langsung menerima dan berbicara dengan para petani yang sedang menanam padi, tak lama setelah mereka turun dari helikopter.
Presiden juga menyaksikan langsung proses penanaman padi dari atas menara observasi, didampingi Menteri Pertanian Andy Imran Suleiman. Mereka berdua serius menantikan untuk mengamati langkah-langkah teknis yang dilakukan para petani di lapangan.
Tak hanya itu, Presiden juga menyaksikan proses pemanenan padi menggunakan mesin pemanen gabungan, alat panen modern yang memudahkan pekerjaan petani di Meruk. Bahkan, Presiden sempat menaiki peralatan tersebut dan merasakan langsung proses panen padi.
Seorang petani di Desa Telaga Sari, Petros, mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen yang lebih baik berkat bantuan pemerintah.
Ia menambahkan, sebelum bantuan diberikan, hasil panen hanya sekitar dua ton gabah, namun kini dengan adanya perluasan lahan, hasil panen meningkat menjadi 7-8 ton.
“Saya bersyukur program ini diberikan kepada kami masyarakat petani Merauk, dan saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas program ini. Hasil panen kami meningkat, dan saya bersyukur dan mensyukuri program yang telah terjalin di Merauk daerah,” katanya. Petros.
Tak hanya para petani, Presiden juga menyempatkan diri menyapa masyarakat sekitar yang turut hadir menyambut kehadirannya. Atiqa, warga sekitar, mengaku sangat terharu bisa bertemu langsung dengan Presiden Prabowo.
“Saya menangis, karena saya hanya tahu itu di TV kan? Sekarang masyarakat sendiri yang tahu. Jadi saya peluk dan cium, dan itu sangat menyedihkan,” kata Atiqa dengan mata sayang.
Selain itu, mahasiswa yang hadir, Diaz, merasa bangga bisa bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Diaz yang mempelajari ilmu-ilmu pertanian modern ini berharap sektor pertanian di Indonesia, khususnya di Merauke, akan semakin maju dengan peralatan modern yang memadai.
“Saya bergerak di bidang pertanian modern, dan saya sangat bersyukur karena daerah ini sangat cocok untuk budidaya padi, terutama untuk lahan datar dan datar, serta bagus untuk menunjang pangan di Indonesia. Diharapkan pertanian Indonesia semakin maju. , lebih modern dan baru. Peralatannya akan menunjang pertanian di Merauk,” kata Diaz. Lebih baik.
Kunjungan Presiden diyakini menambah optimisme masyarakat Mirauk terhadap kemajuan sektor pertanian daerahnya.
Program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah diharapkan dapat terus meningkatkan produksi pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah timur Indonesia.
Artikel Kejar Swasembada Pangan, Prabowo Kunjungi Lahan Sawah di Papua pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Kawal Investasi Sapi Perah dari Vietnam, Mentan Siapkan Lokasi Lahan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Mentan menyampaikan, Pemerintah telah menyiapkan lahan di tiga tempat yaitu di Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan sebagai tempat pembangunan peternakan sapi perah untuk investasi dari Vietnam.
“Kami mengunjungi Poso (Sulawesi Tengah) bersama perusahaan TH Group (Perusahaan Adal Vietnam). Lahan di sana luasnya 12 ribu hektare, lalu di Sulawesi Selatan 30 ribu hektare dan di Kalimantan Tengah 50 ribu hektare, kata Mentan dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/11/2024).
Ia mengatakan TH Group merupakan perusahaan besar asal Vietnam yang siap mendukung Indonesia dalam meningkatkan produksi daging sapi dan susu dalam negeri.
“Mereka berniat mengembangkan industri peternakan sapi, budidaya ternak, penyediaan pakan berkualitas, distribusi, pengolahan, dan peningkatan kapasitas peternak lokal,” ujarnya.
Dijelaskannya, investasi dari Vietnam tersebut merupakan hasil nota kesepahaman (MoU) di bidang pertanian yang ditandatangani pada 19 Mei 2024.
Mentan mengatakan pengenalan peternakan sapi sangat penting agar perah susu dapat dipercepat dalam program yang dicanangkan Presiden.
Menurut Mentan, untuk mencapai swasembada akan memakan waktu lebih lama tergantung stok bibit yang ada.
“Rencana investasi Vietnam untuk mengakuisisi sekitar 250 ribu ekor sapi akan sangat mempengaruhi kepentingan nasional,” kata Mentan.
Mentan sebelumnya menanggapi seruan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (31/10).
Dalam pertemuan tersebut, Mentan melaporkan upaya pemenuhan kebutuhan susu nasional melalui kemudahan impor sapi perah yang diharapkan dapat dilakukan oleh perusahaan investasi asal Vietnam pada tahun 2025.
Mentan menjelaskan investor Vietnam tertarik membangun peternakan sapi perah besar di Indonesia.
“Kami terus berupaya menyederhanakan prosesnya agar mereka tertarik berinvestasi di Indonesia,” jelas Mentan.
Menurut Mentan, impor sapi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mencapai swasembada daging dan susu dengan memperoleh sapi untuk diternakkan dari luar negeri.
“Rencana ini juga memberikan peluang bagi pengusaha lokal dan internasional untuk berkontribusi pada program pangan bergizi gratis yang merupakan salah satu agenda utama pemerintah saat ini,” kata Amran.
Artikel Kawal Investasi Sapi Perah dari Vietnam, Mentan Siapkan Lokasi Lahan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Dampingi Prabowo Naik Combine Harvester di Papua, Mentan Tekankan Pentingnya Alsintan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Merauke sendiri direncanakan menjadi salah satu lokasi pengembangan sentra produksi pangan di wilayah timur Indonesia dan akan didorong untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengakui peran pemuda Papua dalam pertanian modern di Merauke. Generasi muda diharapkan menjadi pionir dalam pemanfaatan inovasi dan teknologi di bidang pertanian dengan tetap menjaga keseimbangan ekologi sesuai tradisi lokal.
Kunjungan pertama Presiden Prabowo disambut hangat oleh ribuan warga setempat. Selain warga Kecamatan Kurik, turut hadir pula pelajar dan petani milenial, food crew serta guru pertanian setempat. Menteri Pertanian Amran mengatakan Merauke memiliki potensi besar sebagai gudang pangan dengan konsep pertanian modern.
“Langkah-langkah strategis untuk mencapai swasembada pangan akan kita ambil melalui beberapa program yaitu penanaman padi dalam 3-4 tahun seluas 3 juta hektar, pemompaan, optimalisasi dan rehabilitasi lahan, sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo.” jaringan irigasi tersier serta alat dan perlengkapan penunjang pertanian (Alsintan) untuk mempercepat proses tanam dan panen,” demikian keterangan resmi Amran dari Kementerian Pertanian, Senin (11/4/2024).
Tahun ini, pemerintah menyelesaikan Program Optimalisasi Lahan Basah tahap pertama seluas 40.000 hektar di Kabupaten Merauke. Saat ini 35.000 hektar sudah ditanami dan 5.000 hektar lagi sedang diolah untuk segera ditanami.
“Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan Indeks Tanam (IP) menjadi IP 300 dan meningkatkan produktivitas tanaman pangan,” kata Amran.
Rencana strategis selanjutnya adalah melaksanakan program pengembangan sawah seluas 1 juta hektar di Kabupaten Merauke secara bertahap, dimulai dengan pilot plot di kawasan Sentra Produksi Pangan seluas 20 hektar di Wanam. kabupaten/kota sebagai teladan.
“Lokasi percontohan ini berfungsi sebagai alat percontohan bagi petani di Kabupaten Wanham untuk meningkatkan produktivitas pertanian mereka.”
Menteri Pertanian Amran menegaskan, modernisasi pertanian di Kabupaten Merauke menjadi kunci mencapai swasembada pangan.
“Untuk meningkatkan efisiensi dan hasil, pertanian skala besar seperti Merauke membutuhkan mesin pertanian seperti traktor, rice grafting, pompa air, dan mesin pemanen.
Sebagai langkah konkritnya, pemerintah telah menyediakan 65 unit traktor roda dua, 113 unit traktor roda empat, 76 unit penanam padi, 638 unit pompa air, 20 unit mesin pemanen, dan 90 unit alat penyemprot tangan. 214 brigade makanan.
“Swasembada pangan tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Papua,” kata Amran.
Artikel Dampingi Prabowo Naik Combine Harvester di Papua, Mentan Tekankan Pentingnya Alsintan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Menko Pangan Tegaskan Industri Harus Serap Susu Dalam Negeri, Baru Boleh Impor pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Kemarin Mentan sudah menyelesaikan pasokan susu yang responnya sangat cepat. Jadi industri sekarang harus menyerap 100 persen produksi dalam negeri untuk kemudian bisa diimpor,” kata Menko Julhas di kantor Kementerian. Pertanian. Jakarta, Selasa (11/12/2024).
Ia memahami produksi susu nasional masih belum mencukupi dibandingkan total kebutuhan. Meski demikian, bukan berarti industri langsung memutuskan melakukan impor. Hal ini diperlukan untuk menyerap produk dari peternak dan pengumpul susu lokal.
Lalu ada langkah-langkah spesifik yang harus diikuti. Kementerian Pertanian akan mengubah aturan agar industri susu bisa menyerap susu dari peternak lokal. Kesepakatan ini akan dikirimkan ke kantor peternakan regional dan departemen untuk ditindaklanjuti.
Melalui kebijakan ini, industri pengolahan susu dalam negeri harus mampu menyerap susu peternak secara maksimal. Kecuali susunya benar-benar basi. Amran meyakini kebijakan ini akan berdampak pada peningkatan semangat peternak sapi perah dalam berproduksi.
“Hal ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang ingin pemerintah berada di tengah-tengah agar industri dan peternak bisa tumbuh bersama,” kata pejabat Bon Born.
Kementerian Pertanian akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan kebijakan ini. Sementara itu, lima perusahaan pengolahan susu membekukan izin impornya untuk memenuhi kewajiban menyerap produksi susu peternak. Perusahaan lain masih menerima rekomendasi impor tanpa masalah.
Kebijakan Kementerian Pertanian tersebut disusul dengan Peraturan Presiden (Perpress) yang memperbolehkan industri menyerap produksi susu nasional. Peraturan ini diharapkan dapat membalikkan kebijakan yang ada sejak krisis keuangan tahun 1997/1998. Saat itu, Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 1985 tentang Koordinasi Pembangunan dan Pembangunan Nasional Sektor Persusuan dicabut pada awal tahun 1998 karena mengikuti letter of Intent antara pemerintah Indonesia dan IMF. Sejak itu, ketergantungan terhadap impor meningkat dari 40 persen pada tahun 1997 menjadi 80 persen saat ini.
Para peternak sapi di seluruh Indonesia mengapresiasi upaya pemerintah dalam mencari solusi permasalahan mereka. Menteri Pertanian (Menton) Andi Amran Sulaiman mengimbau para pelaku industri menyerap susu sapi populer secara besar-besaran.
“Kami menyambut positif kesepakatan yang difasilitasi pemerintah, dalam hal ini merupakan kemajuan langsung dari Menteri Pertanian (Amran Sulaiman) selaku Pak Klein yang meminta perusahaan untuk menyerap susu sapi rakyat,” kata Ketua Persatuan Peternak Kerbau Indonesia. . Nanang Perus Subendro, Senin 11 November 2024, dikutip dalam keterangan resmi Kementerian Pertanian, Selasa (11/12/2024).
Menurut Nanang, upaya Menteri Pertanian Amran kini sedang ramai dibicarakan di kalangan peternak. Mereka berterima kasih kepada pemerintah yang akhirnya turun tangan dan membantu petani kecil mengembangkan usahanya.
Nanong berharap melalui kebijakan ini, pemerintah terus menghidupkan dunia peternakan untuk mengembalikan dinamisme. “Peternak sangat mengharapkan uluran tangan pemerintah dengan mengajukan kebijakan-kebijakan yang bertujuan untuk merevitalisasi dunia peternakan. Baik itu subsidi konsentrasi, subsidi bunga perbankan maupun penggantian sapi eks-PMK yang ada dengan sapi yang lebih baik dan sehat,” katanya. dikatakan.
Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Pengolahan Susu (AIPS), Soni Effendi, bereaksi terhadap keputusan pemerintah terhadap permasalahan yang berkembang belakangan ini. Inilah aksi protes para peternak dan pengepul susu di Pasuruan dan Boolali.
Akibat pembatasan kuota pendapatan industri pengolahan susu, ribuan liter susu terbuang sia-sia oleh para peternak dan pengepul. Situasi ini memancing reaksi dari masyarakat. Pemerintah memaksa industri untuk menyedot susu dari petani lokal.
“Tidak ada masalah karena itu tanggung jawab kami,” kata Soni saat ditemui di kantor Kementerian Pertanian di Jakarta, Senin (11/11/2024).
Ia diminta menjelaskan mengapa IPS belum menyerap seluruh produk susu dari peternak lokal seperti sebelumnya. Menurutnya, faktor terpenting adalah kualitas. Mereka memiliki tanggung jawab untuk melindunginya.
Pasalnya, jika semuanya diadopsi maka masyarakatlah yang akan menjadi korbannya. Ia menyebutkan, air, minyak goreng, sirup gula, karbonat, dan hidrogen peroksida tidak boleh dicampur dengan susu.
“Sesuai standar BPOM, susu tidak boleh mengandung zat tersebut, sehingga wajib kita kelola,” kata Soni.
Inilah sebabnya mengapa industri memilih sebagian kuota dari impor. Susu impor berasal dari Selandia Baru, Amerika, dan Eropa. Pemerintah sekarang akan mengubah peraturan untuk menyedot susu dari petani lokal kecuali industri tersebut bangkrut.
Kuotanya pun tidak dibatasi. Industri juga mempunyai tanggung jawab untuk memimpin. Menurut Sony, yang terpenting adalah semua pihak bahu-membahu menjaga kualitas sesuai standar yang telah ditetapkan.
Artikel Menko Pangan Tegaskan Industri Harus Serap Susu Dalam Negeri, Baru Boleh Impor pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Aturan Penghapusan Kredit Macet Terbit, Mentan: Prabowo Cinta Petani Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Hal ini merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk mendapatkan lebih banyak dukungan di sektor pertanian. Apalagi di tengah permasalahan perekonomian yang semakin meningkat.
Presiden Prabowo sangat mencintai petani Indonesia. Beliau terus mencari cara untuk meringankan beban petani dengan menawarkan kebijakan-kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil. Saya sangat senang, kata Mentan Amran di Gedung Negara, Jakarta,. Selasa (5/11). /2024) diperoleh dari keterangan resmi Kementerian Pertanian.
Amran mengungkapkan, kebijakan keringanan pinjaman ini merupakan dukungan nyata pemerintah terhadap petani dan UMKM di sektor pertanian yang terdampak oleh kondisi perekonomian. Kenaikan harga pupuk baru-baru ini dan kesulitan ekonomi yang dialami banyak petani menjadikan pengurangan pinjaman ini sangat penting bagi mereka. “Kami berterima kasih kepada Presiden yang telah menunjukkan kepedulian dan dukungannya kepada para petani. Menteri Pertanian mengatakan, “Kebijakan ini tidak hanya akan meringankan beban mereka, tetapi juga akan membuat sektor pertanian berkembang dan semakin berkontribusi terhadap ketahanan pangan negara.”
Dalam acara penandatanganan PP tersebut turut serta sejumlah pejabat tinggi pemerintah antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Pemerintahan, Sekretaris Dewan Menteri, Wakil Menteri Pertanian, dan Wakil Menteri Kelautan. dan Perikanan. , telah. Partisipasi mereka menunjukkan dukungan nyata dalam penguatan sektor pertanian dan UMKM yang menjadi penopang perekonomian Indonesia.
Dalam acara ini, selain para pemimpin pemerintah, perwakilan dari banyak asosiasi petani juga berpartisipasi dan mengucapkan terima kasih atas proses ini. Presiden RI Prabowo Subianto menandatangani Peraturan Umum (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Kredit Macet UMKM Bidang Pertanian, Peternakan, Peternakan dan Kelautan serta UMKM lainnya.
“Melalui hal ini, pemerintah berharap dapat membantu mitra-mitra sukses kita yang bekerja di sektor UMKM pertanian dan para nelayan yang merupakan produsen pangan penting, dapat melanjutkan usahanya dan mendapatkan penghasilan yang lebih banyak,” kata Presiden Prabowo.
Menurut Presiden Negara, semua persyaratan khusus yang terkait dengan peraturan ini akan dipatuhi oleh departemen dan organisasi terkait. Jutaan keluarga akan mendapatkan manfaat dari keputusan ini.
Artikel Aturan Penghapusan Kredit Macet Terbit, Mentan: Prabowo Cinta Petani Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Ini Penyebab Petani Kerap Terlambat Dapat Pupuk Subsidi dari Pemerintah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Berbagai kemajuan telah dilakukan pemerintah. Cara lainnya adalah dengan menambah kuota. Pada tahun 2024 saja, kuota bantuan sebanyak 9,5 juta ton dibandingkan sebelumnya 4,7 juta ton. Sayangnya, yang diolah hanya sekitar 5 juta ton.
“Kenapa? Karena itu perintah Menteri, perintah Gubernur, makanya saya teriak. Oleh karena itu, walaupun besaran subsidinya besar, tapi kalau prosedurnya lama tidak bisa dimasukkan,” ujarnya. Menteri Pangan Zulkifli Hasan saat jumpa pers di Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (11 Desember 2024).
Jika terus berlanjut maka akan menghambat gagasan pokok pemerintahan saat ini. Apalagi jika itu tidak berhubungan dengan makanan. Untuk mencapai swasembada, perlu dilakukan peningkatan produktivitas pertanian.
Berkat itu, tindakan perbaikan telah diambil. Menteri Pangan dan Pertanian bertemu dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan pejabat kementerian/departemen lain di Kemenperin. Hasilnya adalah pengeditan yang mudah. Kementerian Pertanian adalah badan pengatur utama.
“Jadi banyak regulasi yang kita kurangi hari ini,” kata Zulhas. Ini adalah kabar baik bagi petani Indonesia.”
Menteri Pertanian Amran menambahkan, mengingat situasi sebelumnya sangat sulit. Perizinan disertakan dalam beberapa bisnis. Itu tidak akan disebutkan di bagian.
Lebih sulit lagi jika negara atau wilayah tersebut berada dalam tahun politik. “Bayangkan, kemarin kita putuskan di bulan Januari, tapi bulan Juni pesanannya baru selesai 50%, yang jadi korban adalah petani,” kata nomor lahir Bone itu.
Akibat musyawarah nasional tersebut, ada 145 aturan yang dipotong sehingga memperlambat proses distribusi. Nanti akan dikoreksi oleh Presiden, namun akan dikoreksi di hadapan Menteri Pertanian. Memberi akan menjadi mudah.
Kementerian Pertanian segera memutuskan untuk mengalokasikan setiap areal kepada PT Pupuk Indonesia. Kemudian muncullah Gabungan Gabungan Petani (Gapoktan). Gapoktan memberikan dukungan langsung kepada petani.
“Kalau pupuknya dialokasikan, keluar perintah, kelompok tani terima, mudah,” kata Amran.
Menurut Menteri Integrasi Zulhas, kebijakan ini akan berlaku setelah Keppres ditandatangani, sekitar Januari tahun depan.
Artikel Ini Penyebab Petani Kerap Terlambat Dapat Pupuk Subsidi dari Pemerintah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>